Skip to main content

Posts

Faktor budaya yang Mempengaruhi perilaku konsumen

Faktor budaya memberikan pengaruh paling luas dan dalam pada perilaku konsumen.  Perusahaan harus mengetahui peranan yang dimainkan oleh budaya, sub-budaya dan kelas sosial pembeli.  Budaya adalah penyebab paling mendasar dari keinginan dan perilaku seseorang.  Budaya merupakan kumpulan nilai-nilai dasar, persepsi, keinginan dan perilaku yang dipelajari oleh seorang anggota masyarakat dari keluarga dan lembaga penting lainnya.  Setiap kebudayaan terdiri dari sub-budaya-sub-budaya yang lebih kecil yang memberikan identifikasi dan sosialisasi yang lebih spesifik untuk para anggotanya.  Sub-budaya dapat dibedakan menjadi empat jenis: kelompok nasionalisme, kelompok keagamaan, kelompok ras, area geografis.  Banyak sub budaya membentuk segmen pasar penting dan pemasar sering kali merancang produk dan program pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.  Beberapa dari sikap dan perilaku yang lebih penting yang dipengaruhi oleh budaya adalah rasa diri dan ruang, komunikasi dan bahasa
Faktor budaya yang Mempengaruhi perilaku konsumen

Faktor yang Mempengaruhi keputusan Pembelian konsumen

Mempelajari perilaku konsumen bertujuan untuk mengetahui dan memahami berbagai aspek yang ada pada konsumen, yang akan digunakan dalam menyusun strategi pemasaran yang berhasil. Assael (1992) dikutip oleh Sutisna (2002) secara jelas menggambarkan mengenai model perilaku konsumen dalam pengambilan keputusan sebagai berikut: Gambar di atas menunjukkan adanya interaksi antara pemasar dengan konsumennya. Komponen pusat dari modal ini adalah pembuatan keputusan konsumen yang terdiri atas proses merasakan dan mengevaluasi informasi merek produk, mempertimbangkan bagaimana alternatif mereka dapat memenuhi kebutuhan konsumen, dan pada akhirnya memutuskan merek apa yang akan dibeli.  Terdapat tiga faktor yang memengaruhi pilihan konsumen, yaitu: 1. Konsumen individual Di mana pilihan untuk membeli suatu produk dengan merek tertentu dipengaruhi oleh hal-hal yang ada pada diri konsumen seperti kebutuhan, persepsi terhadap karakteristik merek, sikap, kondisi demografis, gaya hidup dan karakteristi
Faktor yang Mempengaruhi keputusan Pembelian konsumen

Contoh Variabel Perilaku Konsumen

Ada tiga variabel dalam perilaku konsumen yaitu variabel stimulus, variabel respons, dan variabel antara. Hal ini sesuai dengan pendapat David L. Loudon dan Albert J. Della Bitta (1984) dalam bukunya Anwar Prabu M (1998: 4-5) yang mengemukakan bahwa: "Three classes of variables are involved in understanding consumer behavior in any of these specific situations: stimulus variables, response variables and intervening variables." Variabel dalam perilaku konsumen 1. Variabel stimulus Variabel stimulus merupakan variabel yang berada di luar diri individu (faktor eksternal) yang sangat berpengaruh dalam proses pem belian. Contohnya, mereka dan jenis barang, iklan, pramuniaga, penataan barang dan ruangan toko. 2. Variabel respons Variabel respons merupakan hasil aktivitas individu sebagai reaksi dari variabel stimulus. Variabel respon sangat bergantung pada faktor individu dan kekuatan stimulus. Contohnya, keputusan membeli barang, pemberi penilaian terhadap barang, perubahan sikap
Contoh Variabel Perilaku Konsumen

Pengertian Perilaku Konsumen Menurut Para Ahli

Sebelum kita melangkah lebih jauh membahas mengenai perilaku konsumen dan segala aspek yang lingkupinya, perlu mengenal dan memahami perilaku konsumen secara definitif.  Berikut ini beberapa pengertian tentang perilaku konsumen 1. Menurut American Marketing Association atau disingkat AMA  Mendefinisikan bahwa perilaku konsumen (consumer behavior) sebagai interaksi dinamis antara pengaruh dan kognisi, perilaku, dan kejadian di sekitar kita di mana manusia melakukan aspek dalam hidup mereka. Paling tidak ada tiga ide penting dalam definisi di atas, yaitu: perilaku konsumen adalah dinamis, perilaku konsumen melibatkan interaksi antara pengaruh dan kognisi, perilaku, dan keja dian di sekitar, dan hal tersebut melibatkan pertukaran (Peter & Ol son, 2000) Perilaku konsumen adalah dinamis. Definisi di atas menekankan bahwa perilaku konsumen itu dinamis berarti seorang konsumen, grup konsumen, serta masya rakat luas selalu berubah dan bergerak sepanjang waktu. Hal ini memiliki implikasi te
Pengertian Perilaku Konsumen Menurut Para Ahli

Cara Mengubah Ancaman Menjadi Peluang untuk Pelaku Bisnis Ritel

Bagaimana dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM? Tentu jawabnya adalah banyak sekali, terutama menyangkut mengenai harga, baik harga barang atau harga jasa yang akan menyesuaikan atas kenaikan BBM tersebut, dan penyesuaian di sini menuju pada kenaikan harga produk.  Dengan adanya kenaikan harga berbagai produk juga berakibat pada perilaku konsumen yang akan menyesuaikan juga anggaran belanja sehari-hari, antara lain mengurangi pembelian, dan belanja seefisien mungkin atau melakukan penghematan pengeluaran biaya anggaran rumah tangga. Dalam bisnis ritel, juga melakukan penyesuaian agar dapat melayani para konsumen dengan harga yang masih terjangkau. Untuk itu diperlukan perencanaan bisnis ritel yang matang. Namun kalau pada akhirnya ga gal pada sebuah rencana, rencana cadangan telah siap untuk dijalankan.  Pengusaha yang tangguh adalah yang dapat mengubah berbagai ancaman menjadi sebuah peluang. Oleh karena itu sebelum bertindak untuk mengambil sebuah peluang, harus cer
Cara Mengubah Ancaman Menjadi Peluang untuk Pelaku Bisnis Ritel

Apa saja Penyebab Pelanggan Meninggalkan Bisnis Ritel?

Dalam bisnis ritel, Customer service menjadi satu poin penting yang harus diperhatikan, agar pelanggan bisa kembali datang ke toko kita. Seperti, melatih SDM agar bisa memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Belajar memahami kemauan pelanggan, menciptakan loyalty program, sampai bagaimana menghadapi pelanggan yang tidak puas. Kita perlu memahami hal-hal apa saja yang bisa menghancurkan bisnis, kalau kita ingin membesarkan sebuah bisnis ritel.  Setidaknya ada lima hal yang bisa menyebabkan pelanggan kabur antara lain 1. Salah menentukan harga Selain harga pokok produk, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan harga, yaitu pasar, rantai distribusi, dan persaingan. Pasti kan kita menghitung betul, berapa harga pokok pro duk kita. Pertimbangkan juga berapa pesaing kita menjual produk yang sama, apakah lebih mahal atau sebaliknya. Kita juga perlu memperhatikan rantai distribusi, tentunya kita bisa memberi harga yang lebih murah jika membeli langsung dari pabriknya
Apa saja Penyebab Pelanggan Meninggalkan Bisnis Ritel?

Apa saja Faktor Sukses Menjalankan Bisnis Ritel?

Sebagai pemilik bisnis ritel, keberhasilan tergantung pada bagaimana menjalankan bisnis sesuai dengan aturan dan memperhatikan perubahan perubahan yang terjadi. Bisnis ritel Anda tidak akan sukses kecuali Anda memenuhi berbagai perubahan yang terjadi dalam menjalankan bisnis. Tentunya diperlukan kemampuan-kemampuan manajemen yang baik dalam mengelola sebuah bisnis.  Apa saja Faktor Sukses Menjalankan Bisnis Ritel?  Selain itu, Anda juga harus mempunyai beberapa faktor di bawah ini: 1. Kegigihan Sebagai pemilik bisnis ritel, Anda harus ulet, bertahan dalam menghadapi rintangan serta mempunyai kemampuan berpikir di luar kotak. Pada awal bisnis, Anda mungkin tidak memiliki pendapatan yang banyak. Pengetahuan ini berguna untuk membantu Anda dalam menempat kan kesulitan dalam perspektif yang positif. 2. Kreativitas Sebagai pemilik bisnis, Anda harus kreatif dalam mengembangkan dan memasarkan produk serta mencari cara untuk menjalankan perusahaan Anda dengan baik menggunakan sumber daya yang
Apa saja Faktor Sukses Menjalankan Bisnis Ritel?

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2020 beginisob.com, All right reserved