Skip to main content

Posts

Cara Budidaya Mentimun Organik di Pot

Cara MENANAM Timun di rumah  Budidaya mentimun - Cara terbaik untuk mendapatkan mentimun organik adalah dengan menanamnya sendiri. Kita dapat menggunakan pot untuk menanam mentimun organik. Keunggulan menanam mentimun organik dalam pot di antaranya tidak memerlukan pekarangan yang luas dan mudah dipindahkan. Mentimun yang dihasilkan lebih sehat untuk dikonsumsi. Kegiatan ini dapat menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan mengingat harga mentimun organik lebih mahal dibanding mentimun non-organik. Selain itu, bagi mereka yang hobi bercocok tanam, menanam mentimun organik dalam pot merupakan kegiatan yang menyenangkan. Tahapan di dalam menanam mentimun organik dalam pot adalah penyiapan media tanam, pemilihan dan penanaman bibit, pemeliharaan bibit, penanggulangan hama dan penyakit, proses panen, dan pengolahan hasil panen.  1. Media Tanam Pot yang digunakan untuk menanam mentimun ada bermacam-macam, antara lain pot plastik, pot tanah liat, pot anyaman bambu, kaleng bekas, dan pot da
Cara Budidaya Mentimun Organik di Pot

Cara Budidaya Ikan Kuwe Macan di Keramba Jaring Apung (KJA)

Benih kuwe macan untuk budi daya berasal dari penangkapan di alam dan dari pembenihan terkontrol di hatchri. Penangkapan benih kuwe macan dilakukan di daerah teluk, padang lamun, dan sekitar terumbu karang. Sedangkan benih dari hatchri telah diproduksi di BBRPBI. Gondol, Bali. PEMELIHARAAN KUWE MACAN DI KJA Kuwe macan dapat dipelihara di bak dan KJA. Untuk produksi ikan hias, kuwe macan dipelihara di bak-bak Kuwe macan mulai dipasarkan sebagai Ikan hias pada ukuran 3-5 cm. Sedangkan untuk produksi ikan konsumsi. kuwe macan dijual pada ukuran > 300 gr/ekor. 1. Pendederan Benih kuwe macan mulai dipasarkan pada ukuran 3-5 cm/ekor. Benih kuwe macan yang ditangkap di alam ukurannya 20-50 gr/ekor. Untuk pendederan dilakukan pada benih ukuran 3-5 cm. Padat penebaran benih kuwe macan di KJA adalah 70-80 ekor/m3 untuk benih ukuran 3-5 cm. Setelah masa pemeliharaan 1,5-2 bulan ikan akan mencapai ukuran 20-45 gr/ekor, maka padat penebaran diturunkan, 60-70 ekor/m3. Selama pendederan, ukuran pa
Cara Budidaya Ikan Kuwe Macan di Keramba Jaring Apung (KJA)

Cara Budidaya Ikan Sunu di Keramba Jaring Apung (KJA)

Benih kerapu sunu untuk budidaya berasal dari penangkapan di alam dan pembenihan terkontrol di hatchri. Benih kerapu sunu ditangkap di daerah terumbu karang. Sedangkan benih dari pembenihan terkontrol telah diproduksi di Gondol, Bali dan Lampung.  PEMELIHARAAN KERAPU SUNU DI KJA Pemeliharaan kerapu sunu di KJA untuk menghasilkan kerapu konsumsi ( 400 gr/ekor) telah umum dilakukan. Untuk menghasilkan kerapu sunu ukuran konsumsi > 400 gr dibutuhkan waktu pemeliharaan 8-9 bulan. Sistem pemeliharaan dilakukan secara bertahap sebagaimana kerapu lainnya.  1. Pendederan Pendederan di KJA harus melalui proses aklimatisasi yang dilakukan dengan dengan cara membuka kemasan berisi benih dan ditempatkan di sisi keramba selama 0,5-1 jam. agar terjadi penyesuaian suhu lingkungan secara perlahan. Kemudian, kantong dibuka dan posisi kantong dimiringkan dengan mulut kantong diturunkan ke arah permukaan air pada keramba pendederan, sehingga air di keramba pendederan sedikit demi sedikit masuk ke dala
Cara Budidaya Ikan Sunu di Keramba Jaring Apung (KJA)

Cara Budidaya Ikan Klon di Bak

Ikan klon, nemo, giru, clow fish, anemone demoiselle, atau clown anemon fish (Amphiprion sp) tergolong dalam famili Pomacentridae. Ikan dari famili ini berukuran kecil, cantik, berwarna mencolok dan gerakannya cepat. Bentuk badannya bulat, panjang dan pipih. Mulut berukuran kecil terminal, dan sedikit protraktil. Sisik berukuran besar dan stenoid. Pipi dan operkulumnya bersisik. Gurat sisi memanjang sampai ke belakang dasar sirip punggung dan dapat berlanjut sampai ke dekat dasar ekor. Pre-operkulum bergerigi. Tepi sirip ekor berlekuk atau bercagak. Ikan dalam famili ini mempunyai satu sirip punggung yang terdiri dari 9-14 jari-jari keras dan 11-18 jari-jari lemah, serta sirip dubur yang terdiri dari 2-3 jari-jari (Poernomo et al., 2003). BENIH IKAN KLON Untuk budidaya, benih klon diperoleh dari alam maupun dari pem benihan terkontrol di hatchri. Penangkapan benih dan klon dewasa dilakukan di daerah terumbu karang. Klon telah dibenihkan di BERPBL Gondol-Bali dan BBPBL Lampung.  PEMELIH
Cara Budidaya Ikan Klon di Bak

Cara Budidaya Ikan Kobia di Keramba Jaring Apung (KJA)

Benih kobia untuk budi daya dapat diperoleh dari penangkapan dan pembenihan. Benih kobia ditangkap dengan pancing dan jaring di lepas pantai. Ukuran benih yang tertangkap antara 200-300 gr/ekor. Sedangkan benih dari pembenihan tersedia di BBRPBL Gondol, Bali. PEMELIHARAAN IKAN KOBIA DI KJA Untuk menghasilkan kobia ukuran konsumsi (> 10 kg/ekor) dibutuhkan waktu pemeliharaan 18-20 bulan. Kobia merupakan ikan mencapai ukuran besar sehingga pemeliharaan dilakukan secara bertahap. 1. Pendederan Padat penebaran benih ikan kobia di KJA adalah 70-80 ekor/m3 untuk benih ukuran 25 gr/ekor. Setelah masa pemeliharaan 3-4 bulan ikan akan mencapai ukuran 1 kg/ekor, maka padat penebaran diturunkan, 5-10 ekor/m3. Selama pendederan, ukuran pakan yang diberikan harus disesuaikan dengan lebar bukaan mulut kobia. Sebagai pakannya, dapat digunakan daging ikan rucah (minced fish) yang segar atau pelet. Jumlah pakan yang diberikan 10-15% per hari dari berat biomassa ikan dengan frekuensi pemberian pakan
Cara Budidaya Ikan Kobia di Keramba Jaring Apung (KJA)

Cara Budidaya Ikan Lencam di Keramba Jaring Apung (KJA)

Benih ikan lencam untuk budi daya diperoleh dari penangkapan di alam. Ikan yang tertangkap mulai dari ukuran 20 gr/ekor hingga ukuran besar. Untuk budi daya sebaiknya menggunakan benih dari ukuran 20-150 gr/ekor. Sampai saat ini belum ada pembenihan lencam secara terkontrol di hatchri.  PEMELIHARAAN IKAN LENCAM DI KJA Untuk menghasilkan ikan lencam ukuran konsumsi (> 300 gr/ekor) diperlukan pemeliharaan 5-9 bulan tergantung dari ukuran awal benih yang ditebar. Jika benih yang ditebar mencapai ukuran 100-150 gr/ekor. setelah dipelihara 5-6 bulan telah mencapai ukuran > 300 gr/ekor. sedangkan benih ukuran 40 gr/ekor, untuk mencapai ukutan > 300 gr/ekor dipelihara selama 7-9 bulan.  1. Penggelondongan Benih ikan lencam yang ditangkap ukurannya tidak seragam. Karena itu, pemeliharaan dilakukan bertahap. Untuk benih ukuran 20-60 gr/ekor dapat ditebar dengan kepadatan 60-70 ekor/m3 sedangkan benih yang mencapai ukuran 70-150 gr/ekor ditebar dengan kepadatan 50-60 ekor/m3. Pada tahap
Cara Budidaya Ikan Lencam di Keramba Jaring Apung (KJA)

Cara Budidaya Kuda Laut di Bak

Benih kuda laut untuk budi daya diperoleh dari hasil penangkapan di alam dan pembenihan terkontrol di hatchri. Penangkapan benih kuda laut dilakukan di perairan dangkal pada padang lamun, rumput laut, dan ekosistem terumbu karang. Sedangkan benih kuda laut produksi hatchi tersedia di BBPBL Lampung PEMELIHARAAN KUDA LAUT DI BAK Benih kuda laut yang digunakan untuk pembesaran umumnya berumur > 30 hari. Pada umur tersebut benih kuda laut yang disebut juwana sudah dapat memegang substrat dengan ekor prehensile-nya.  Pemeliharaan kuda laut dapat dilakukan di bak, hampang. KJA. JKD atau tambak. Namun umumnya, pemeliharaan kuda laut dilakukan di bak, baik bak papan yang dilapisi terpal/plastik, bak fiberglass, ataupun bak beton. Penebaran benih kuda laut di dalam wadah pembesaran dilakukan pagi atau sore hari agar benih tidak mengalami stres. Benih ditebar dengan kepadatan 5-10 ekor/liter. Pemeliharaan kuda laut untuk menghasilkan kuda laut berukuran > 10 cm membutuhkan waktu 3-4 bulan
Cara Budidaya Kuda Laut di Bak

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2020 beginisob.com, All right reserved