Langsung ke konten utama

Bagaimana Pancasila Menjamin HAM?

Baca Juga

HAM yang terdapat di Indonesia. HAM yang terdapat di Indonesia merangkum pemberian kemerdekaan hak untuk setiap penduduk negaranya, tetapi tentu saja masih ditata dan terdapat batasannya laksana yang sudah diterangkan dalam pembahasan di atas. Setiap HAM itu ditata di dalam UUD 1945 sampai-sampai HAM dapat berjalan dengan baik dan mengurangi jenis-jenis pelanggaran HAM atau penyelewengan HAM.

Hubungan HAM dengan Pancasila, seperti yang anda tahu jati diri Indoenesia telah tertulis jelas di dalam Pancasila sebagai ideologi negara kita. Oleh karena tersebut sebagai penduduk Indonesia anda harus memahami secara tentu apa saja hubungan HAM dengan pancasila. Berikut ini ialah infromasi lengkapnya Bagaimana Pancasila Menjamin HAM?:

Bagaimana Pancasila Menjamin HAM?
Sila Pertama : “Ketuhanan Yang Maha Esa”
Untuk sila yang kesatu dan berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa” ini juga dapat dihubungankan dengan hak asasi yang dipunyai manusia. Di dalam sila kesatu ini disebutkan jika sila kesatu akan memastikan setiap penduduk negara Indonesia mempunyai hak atau kemerdekaan untuk mendekap sebuah agama dan keyakinan mereka masing-masing, bebas untuk mengerjakan ibadah cocok agama mereka. Selain tersebut setiap masayrakat ditekankan agar harus dapat menghormati perbedaan agama dan keyakinan yang ada disebabkan Indonesia itu ialah negara yang Bhineka Tunggal Ika dan berdiri dari sejumlah agama. Setiap penduduk negara Indonesia berhak mendekap agama yang mereka mau masing-masing tanpa terdapat gangguan atau paksaan dari pihak yang lainnya. Sila yang kesatu ini sangat sesuai dan cocok dengan Deklrasai Universal tentang HAM yang disana mencamtumkan perlindungan terhadap Hak Asasi Manusia. Ketahuilah pun tentang Makna pancasila sebagai ideolgi negara.

Sila kedua : “Kemanusiaan yang adil dan beradab”
Jika anda pahami dengan sungguh-sungguh, sila yang berbunyi “kemanusiaan yang adil dan beradab” ini tidak jarang kali menjunjung tinggi martabat dan kemanusiaan semua rakyat Indonesia. Hubungan HAM dengan sila ini ialah warga negara Indonesia seluruhnya mempunyai hak yang sama rata. Sila ini menjelaskan andai setiap penduduk memiliki status yang sama dalam hukum. Di samping itu, rakyat Indonesia pun mempunyai hak yang sama pun untuk mendapatkan garansi dan pun perlindungan hukum. Secara lebih luas sila kedua ini membahas andai seluruh penduduk Indonesia tersebut mempunyai persamaan derajat, persamaan hak dan pun kewajiban antara sesamanya laksana yang telah tercantum pada Deklarasi HAM andai tidak boleh terdapat diskriminasi di anatara sesama warga. Semua orang di dunia ini berhak untuk dinyatakan keberadaannya, mereka berhak dinyatakan kekurangan dan pun kelebihannya. Setiap orang yang hidup di dunia ini berhak menemukan perlakuan yang pantas dari pemerintah maupun masyarkat lainnya. Dengan istilah beda HAM bersangkutan dalam urusan kemanusiaan dalam sila ini.

Sila ketiga : “Persatuan Indonesia”
Sebagai penduduk negara yang baik pasti saja anda harus membela negara anda dan menambah rasa persatuan dan kesatuan sampai-sampai Bangsa Indoensia dapat lebih baik lagi kedepannya. Rupanya hal laksana ini pun ada di dalam Pancasila dan sangat sehubungan dengan HAM. Sila ketiga yang berbunyi “Persatuan Indonesia” ini menekankan untuk seluruh rakyat Indonesia andai semua penduduk Indonesia ini dicetuskan dengan hak dan keharusan yang sama, oleh karena tersebut usahakan tidak malu bersosialisasi dan bergaul dengan sesama untuk membina tali persaudaraan. Sila ketiga ini pun menekankan andai bangsa Indonesia ini dapat menjadi negara yang baik andai setiap penduduk negaranya mempunyai semangat bersatu dan rela berkorban guna kepentingan negara yang mesti lebih diprioritaskan dari kepentingan individu maupun kumpulan dan golongannya sendiri. Di samping itu, di dalam sila yang ketiga ini pun ditekankan andai supaya persatuan di Indonesia itu dapat tercapai maka masing-masing orang berhak guna mendapatkan rasa aman walau barangkali memilki perbedaan dengan penduduk yang lainnya seperti contohnya perbedaan asal daerah, ras, warna kulit, agama, bahasa, budaya, dan beda sebagainya.

Sila keempat : “Kerakyakatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan”
Makna dalam sila yang keempat ini juga bersangkutan dengan HAM. Dalam sila keempat ini menekankan andai HAM yang terdapat di Indonesia dapat dicerminkan melewati kehidupan dalam pemerintahan, bernegara, dan pun bermusyawarah. Setiap penduduk negara Indonesia diserahkan kekebebasan dalam mengucapkan pendapat mereka. Selain tersebut sila keempat ini pun akan menghargai masing-masing hak penduduk negara yang hendak menyelesaikan suatu masalah dengan bermusyawarah mufakat dan dilaksanakan tanpa adanya desakan atau paksaan dari beebrapa kelompok yang sifatnya barangkali akan memborgol hak-hak partisipasi masyarakat. HAM yang mempunyai kaitan dengan pancasila sila keempat ini menekankan masyarakat agar dalam menuntaskan masalah usahakan memakai masyawarah dan mufakat sampai-sampai keputusan yang dipungut itu lebih pasti sebab tidak dipungut sepihak atas keputusan sendiri karena dapat menganggu kemerdekaan orang lain. Setiap orang berhak guna mendapatkan kemerdekaan dan rasa aman dalam berasumsi tanpa adanya paksaan dari orang lain, HAM di dalam sila keempat ini cocok dengan pernyataan HAM. Ketahuilah pun tentang arti sila pancasila sampai-sampai kita lebih paham.

Silam kelima : “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”
Untuk yang terakhir kami akan membicarakan sila yang kelima atau yang terakhir yakni keadilan sosial untuk seluruh rakyat Indonesia. HAM pasti saja masih bersangkutan erat dengan sila kelima. Sila kelima mempunyai makna dalam HAM yakni mengakui seluruh hak kepunyaan individu, dimana hak itu dibentengi dan juga dipastikan negara dalam pemanfaatannya. Negara berhak guna memberikan peluang besar untuk masing-masing masyarakatnya, asas keadilan di dalam HAM terlukis pada sila kelima. Dimana HAM mesti memastikan keadilan yang ada untuk seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali, sampai-sampai di dalam masyarakat Indonesia tidak bakal ada pembedaan atau diskriminasi melulu karena perbedaan suku, agama, ras, dan pun budaya. Semua orang tanap terkecuali berhak menemukan keadilan yang seperti dilafalkan tadi. Entah tersebut pria, wanita, anak muda, orang tua semuanya berhak menemukan keadilan secara sosial, keadilan dalam beribadah, keadilan dalam menerbitkan suara laksana berpendapat, dan keadilan menerima kehidupan yang layak. Hal ini sudah paling sesuai dengan pernyataan HAM.

Sikap yang baik berhubungan hubungan HAM dengan Pancasila?

Karena HAM memang mempunyai hubungan dengan Pancasila maka pastinya sebagai penduduk Indonesia kita pun harus memuliakan dan menjalankannya. Oleh karena tersebut berikut ini ialah beberapa sikap anda menanggapi hubungan pancasila dan HAM yang dapat kita kerjakan :

Seperti yang dibicarakan pada sila kesatu, Indonesia sendiri kebiasaan dan pun agamanya paling beragam. Oleh karena tersebut sebagai WNI yang baik maka anda harus menjunung tinggi sikap toleransi yang tinggi dan tidak boleh sampai tidak menghargai orang beda yang bertolak belakang agama. faedah toleransi dalam kehidupan mesti anda terapkan dalam urusan ini.

Sila yang kedua menggambarkan kemanusiaan yang adil di negeri ini. Sebagai masyarakat anda harus menghargai hidup orang beda dan memperlakukan sesama sebagai layaknya manusia. Karena pada dasarnya setiap insan mempunyai hak guna hidup secara pantas seperti yang telah tertuang di dalam undang-undang dasar.

Sila ketiga ialah persatuan Indonesia, oleh karena tersebut dengan adanya sila tersebut kita seluruh diharapkan dapat bersatu di tengah perbedaan yang ada. Kunci persatuan Indonesia ialah rasa toleransi dan definisi yang tinggi masing-masing masyarakatnya. Oleh karena tersebut penting sekali adanya sikap saling menghargai sebab itulah di antara sikap yang dapat membangun Indonesia menjadi lebih maju lagi.

Pada sila keempat ini kita diinginkan untuk dapat menyelesaikan segala masalah dengan jalur musyawarah mufakat terlebih dahulu sampai-sampai dapat diamini dan diketahui tidak sedikit pihak yang terkaittanpa merugikan orang lain.

Di dalam sila yang kelima ini sebagai pribadi yang mempunyai HAM semenjak lahir anda mempunyai keadilan atau memilki urusan yang sama dalam sekian banyak  bidang.

Keberadaan Hak Asasi Manusia di Indoensia sendiri tidak dapat lepas dari eksistensi Pancasila, bagaimanapun HAM akan tidak jarang kali ada hubungannya dengan Pancasila. Seperti yang sudah seluruh kita ketahui andai Pancasila dijadikan sebagai landasan dasar hukum di Indonesia. Secara dasar Pancasila memang berisi lima sila dan dimana kelima sila ini pun berisi jiwa dan jati diri Bangsa Indonesia. Pancasila menyerahkan kekuatan guna hidup. HAM di dalam Pancasila sendiri sebetulnya sudah dirumuskan di dalam Pembukaan UUD 1945 dan diperinci di dalam batang tubuhnya. Oleh karena tersebut kali ini kami bakal memberikan kupasan penting tentang hubungan HAM dengan pancasila dan pun UUD 1945. Berikut ini ialah informasi lengkapnya :

Dasar HAM dalam Batang UUD 1945?

Sebelum membicarakan hubungan HAM dalam Pancasila terlebih dahulu anda harus memahami secara singkat apa saja dasar-dasar dari Hak asasi insan di dalam batang tubuh UUD 1945 sampai-sampai kita dapat lebih jelas memahami HAM secara lebih kuas di Indonesia :

Pasal 27 ayat 1 UUD 1945
Dasar dari HAM yang pertama ini didasarkan pada pasal 27 tepatnya pada ayat 1 yang berbunyi, “Segala Warga Negara bersamaan kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya”

Pasal 28 UUD 1945
Yang kedua didasarkan pada UUD pasal 28 yang berbunyi, “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang”

Pasal 29 ayat 2 UUD 1945
Yang selanjutnya, dasar hak asasi manusia ini ditetapkan pada pasal 29 ayat 2 yang berbunyi, “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaan itu”

Pasal 30 ayat 1 UUD 1945
Untuk yang keempat, HAM juga didasarkan pada pasal 30 ayat 1 yang berbunyi seperti ini, “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajiib ikut serta dalam usaha pembelaan negara”

Pasal 31 ayat 1 UUD 1945
Yang kelima berbunyi, “Tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran”

Itu dia beberapa infromasi penting dari kami mengenai hubungan HAM dengan pancasila.Yang terakhir ketahuilah juga mengenai upaya pemerintah dalam menjamin HAM. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua!

Komentar