Langsung ke konten utama

Tabulampot: Pengertian, Jenis, dan Asal Bibit yang Cocok untuk di Tanam

Tinggal di wilayah perkotaan membuat keinginan untuk memiliki kebun buah seakan punah. Lahan yang sempit menghancurkan keinginan kita untuk memiliki tanaman buah sendiri. Apa daya, harga tanah begitu mahal sehingga hobi berkebun mati di rencana.

Namun keinginan untuk dapat menikmati segarnya udara di sekitar rumah yang dipenuhi dengan berbagai macam pohon di antara tingginya tingkat pencemaran udara tidak bisa dibendung. Apalagi jika pohon-pohon tersebut dapat berbuah dengan baik, sehingga kita bisa menikmatinya bersama keluarga. 

Keterbatasan seharusnya tidak membuat kita putus asa. Keinginan untuk memiliki tanaman buah sendiri bukan hal yang mustahil lagi. Dunia budidaya pertanian saat ini telah berkembang pesat. Kini telah berkembang budaya city farming, yaitu aktifitas budidaya pertanian di lokasi perkotaan yang padat dan lahan yang terbatas. Tabulampot adalah salah satu teknik city farming yang mulai banyak pecintanya.

Pengertian Tabulampot

Tabulampot tanaman buah jeruk

Tanaman Buah dalam Pot atau Tabulampot adalah tanaman buah di dalam pot yang dapat menghasilkan buah. Teknik ini mulai berkembang pada era 80-an. Pada saat polybag belum ditemukan, petani penangkar bibit biasanya memindahkan benih yang sudah disemai ke dalam keranjang agar tidak rusak pada saat dibawa. 

Pada saat itu petani penangkar tanaman buah seringkali mengalami kerugian ketika bibit tanaman buah yang ditangkarkan tidak laku. Sementara itu, bibit semakin tumbuh besar. Agar bibit tanaman yang tak laku tersebut tidak berkembang menjadi pohon, mereka memindahkan bibit tersebut ke dalam pot atau drum bekas. Awalnya tidak ada yang istimewa dalam perawatan, di luar dugaan ternyata tanaman menjadi cepat berbuah bahkan lebih sering dari tanaman yang ditanam langsung di tanah. Hal tersebut kemudian terus dikembangkan menjadi teknik tabulampot.

Tabulampot yang menggunakan media pot sebagai media tanam untuk buah buahan ini merupakan solusi bagi kita yang memiliki lahan terbatas namun membutuhkan tanaman buah di sekitar rumah kita. Dengan Tabulampot maka kebutuhan fisik, psikologis, maupun kesehatan akan terpenuhi.

Jenis Tanaman yang bagus untuk Tabulampot

Tidak semua tanaman buah dapat berbuah dengan mudah jika kita tanam dalam sebuah pot. Ada pula tanaman buah tertentu yang bisa kita percepat pertumbuhan baik di percepat tumbuh bunga maupun buahnya ketika kita tanam di dalam pot.

Tanaman buah yang sangat cocok ditanam dalam sebuah pot antara lain:

  • mangga, 
  • jeruk, 
  • belimbing, 
  • rambutan, 
  • nangka, 
  • dan lain sebagainya. 

Tanaman buah yang cocok ditanam di dalam pot biasanya memiliki karakteristik tertentu. Oleh sebab itu, tidak semua tanaman buah bisa tumbuh dengan sempurna ketika ditanam dalam pot.

Beberapa jenis tanaman buah mungkin saja dapat tumbuh ketika ditanam dalam pot. Namun, mereka tidak dapat berbuah dengan normal. Ketidaknormalan biasanya ditandai dengan jumlah buah tidak banyak, bentuk buah berubah, ukuran mengecil, rasa berbeda dari asli, dan lain-lain.

Tanaman yang sulit berbuah antara lain rambutan, lengkeng, manggis, duku dan jambu bol. Sedangkan tanaman alpukat dan durian masih belum berhasil berbuah optimal dalam lingkungan tabulampot.

Oleh sebab itu, sebelum menanam tanaman buah dalam pot, sebaiknya dikenali dahulu karakter tanaman tersebut. Sete itu, sesuaikan karakter tanaman buah tersebut dengan media yang digunakan untuk menanam. Untuk lebih jelas, mengenal media tanam dibahas secara khusus di bagian lain dalam blog ini. 

Asal Bibit

Persoalan Tabulampot selanjutnya adalah mengenal bibit. Bibit tanaman buah bisa saja didapat dari pembenihan melalui penyemaian biji. Namun, bibit yang berasal dari penyemaian biji rata-rata tidak dapat berbuah dengan cepat. Bibit tanaman merupakan hal yang sangat menentukan tingkat keberhasilan tabulampot. Terdapat dua jenis bibit tanaman, yaitu bibit hasil perbanyakan generatif atau dari biji dan bibit hasil perbanyakan vegetatif atau melalui proses cangkok, okulasi dan penyambungan.

Untuk budidaya tabulampot sebaiknya gunakan bibit hasil perbanyakan vegetatif. Kelebihan bibit hasil vegetatif yaitu sifat tanamannya bisa dipastikan, karena sama dengan sifat induknya. Sehingga keberhasilannya lebih mudah diprediksi. Selain itu, bibit perbanyakan vegetatif lebih cepat berbuah. Tingkat keberhasilan tabulampot sangat ditentukan oleh bibit tanaman. Oleh karena itu pilihlah bibit yang kita tahu persis sifat-sifatnya. Bebas dari hama dan penyakit tanaman. Untuk memastikannya biasanya bibit tersebut telah memiliki sertifikat dari komunitas atau lembaga terpercaya.

Komentar

Connect With Us

Copyright @ 2020 beginisob.com, All right reserved