Skip to main content

Beragam Cara Pemijahan Ikan Hias Air Tawar

Secara umum ada 2 cara pemijahan, yaitu ikan beranak dan bertelur. Semua ikan yang bertelur disebut sebagai egg layer. Egg layer dibagi menjadi beberapa cara lagi, di antaranya egg-scatterers, egg-depositors, egg-burriers, mouth-brooders, dan nest builders.

1. Egg-scatterers (Menyerakkan Telur) 

Ikan jenis ini bertelur dengan cara menyerakkan atau menyebarkan telurnya. Telur-telur tersebut ada yang jatuh di substrat berupa daun, akar pohon, pecahan batu, dan sebagainya. Ada telur yang melekat, ada juga yang tidak mempunyai daya lekat. Ikan ini memijah secara berpasangan atau secara massal. Biasanya benih cepat menetas. Induk ikan jenis ini tidak peduli dan tidak merawat telurnya.

2. Egg-depositors (Menyimpan Telur)

Ikan jens ini meletakkan telurnya di atas substrat secara sengaja, tidak dengan cara diserakkan. Kelompok ini masih dibagi lagi menjadi 2 jenis. Jenis pertama adalah induk yang peduli, mengawasi, serta merawat telur dan anaknya, seperti kelompok ikan siklid dan catfish (lele-lelean/ikan bersungut). Jenis kedua adalah ikan yang tidak peduli terhadap telur dan anaknya, seperti kelompok ikan killifish, cyprinid, dan beberapa catfish.

Berdasarkan posisi substrat, kelompok ini juga masih dibagi menjadi 2 jenis. Pertama adalah ikan yang meletakkan telurnya di tempat tersembunyi seperti di gua, celah, dan daerah terlindung lainnya yang disebut sebagai Cavity Spawner. Kedua adalah ikan yang meletakkan telurnya di tempat terbuka dan dijaga dengan sepenuh hati yang disebut sebagai Open Spawner.

Ikan dalam golongan Open Spawner adalah petarung yang tangguh. Mereka akan mempertahankan telurnya sampai mati. Bahkan penyerang yang ukurannya 2 kali ukuran tubuhnya juga masih dilawan.

3. Egg-burriers (Membenamkan Telur) 

Ikan jenis ini membenamkan telurnya di lumpur. Saat musim kemarau, telur-telur itu dapat bertahan dan akan menetas saat musim hujan berikutnya. Ikan killifish annual biasanya berkembang biak dengan metode ini.

4. Mouth-brooders (Pengeram Mulut) 

Pengeram telur dimulai dengan cara ikan betina mengeluarkan telur di atas substrat. Selanjutnya ikan betina akan mengambil telur tersebut dan memasukkannya ke mulutnya, sementara si jantan mengeluarkan spermanya dan dimasukkan ke mulut betina yang sudah berisi telur. Pembuahan terjadi di mulut ikan betina.

Suatu ritual yang unik, di mana proses ini kadang dibantu oleh spot egg atau corak bulat yang ada di sirip anal ikan jantan. Ikan betina mengira spot egg adalah telur yang dibawa jantan untuk dimasukkan ke mulut betina, padahal yang dimasukkan adalah sperma. Jenis yang melakukan cara memijah seperti ini adalah ovophiles mouthbrooder, misalnya ikan silkid asal Afrika.

Jenis lainnya adalah Larvophiles mouthbrooder, di mana ikan betina akan mengeluarkan telur dan dibuahi oleh ikan jantan. Telur yang terletak di atas substrat akan dijaga oleh kedua induk sampai menetas. Setelah menetas, induk akan memasukkan larva ke mulut untuk menyembunyikannya dari predator. Saat keadaan sekitarnya aman, mereka akan keluar dari mulut induknya. Kebanyakan ikan siklid Amerika dalam kelompok eartheater/ geophagus.

5. Nest-builders (Pembuat Sarang)

Ikan jenis ini memijah dengan cara membuat sarang dari busa yang dibuat oleh ikan jantan. Bubble nest atau sarang busa ini dibuat dari kotoran tumbuhan dan air liur ikan (kelenjar saliva).

Ikan-ikan labirin seperti cupang, gurami, sepat, dan beberapa jenis ikan lain biasanya membuat sarang busa di permukaan air. Tanaman air digunakan untuk membuat struktur yang memudahkan penyusunan sarang

6. Livebearers

Ikan dalam kelompok ini adalah ikan yang beranak. Ikan-ikan dari suku poecilidae adalah kelompok livebearer seperti gupy, molly, platy, dan lain-lain.

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2020 beginisob.com, All right reserved