Skip to main content

Jelaskan pengertian dari prinsip motivasi dan prinsip perhatian pada teknik berbicara!

Jelaskan pengertian dari prinsip motivasi dan prinsip perhatian pada teknik berbicara! - Hallo para pelajar yang semua, Beginisob Pada kesempatan kali ini kita akan membahas Jelaskan pengertian dari prinsip motivasi dan prinsip perhatian pada teknik berbicara!, kami telah mempersiapkan ulasan terbaik untuk kamu baca dan ketahui. Pelajaran yang akan saya bagikan ini mempunyai kategori Bisnis, Cukup menarik bukan? Jika iya, mari kita lanjut!!.

Pembahasan bisnis kali ini adalah Jelaskan pengertian dari prinsip motivasi dan prinsip perhatian pada teknik berbicara! , yang bisa kamu dapatkan gratis di sini: Jelaskan pengertian dari prinsip motivasi dan prinsip perhatian pada teknik berbicara! . Kamu juga bisa membaca postingan menarik lainnya yang tidak kalah bermanfaatnya disini.

Jelaskan pengertian dari prinsip motivasi dan prinsip perhatian pada teknik berbicara! 

1. Prinsip motivasi

Prinsip motivasi adalah prinsip memberikan dorongan atau rangsangan untuk membangkitkan minat bicara terhadap seseorang, kelompok, atau umum. Menurut prinsip ini, apabila seorang pembicara ingin mengefektifkan pembicaraannya, dia harus memberikan dorongan/rangsangan kepada pendengarnya agar mempunyai minat untuk mendengarkan pembicaraan yang disampaikan.

Cara-cara yang dapat dilakukan untuk memberikan motivasi kepada pendengar adalah sebagai berikut.

a. Memberikan dorongan

Dorongan yang dimaksud, yaitu dengan menyampaikan kebutuhan pendengar mengenai pentingnya materi yang dibicarakan.

b. Menghargai pendengar/komunikan 

Pembicara yang baik hendaknya mau menghargai pendengar/ komunikan. Bentuk penghargaan yang dapat dilakukan, misalnya, dengan mengucapkan terima kasih atas kehadiran para pendengar serta mau menerima kritik atau saran dari pendengar. 

c. Memanfaatkan dorongan rasa ingin tahu

Membangkitkan rasa ingin tahu pendengar dapat dilakukan dengan membiarkan pendengar /komunikan menerka atas apa yang disampaikan oleh pembicara. Setelah rasa ingin tahu itu muncul, pembicara dapat mulai menjelaskan materi yang ingin dibicarakannya.

2. Prinsip perhatian

Dalam prinsip ini, seorang komunikator harus mampu menarik perhatian pendengar komunikan Tujuan dari prinsip ini adalah agar pendengar/komunikan tetap fokus ketika mendengarkan apa yang disampaikan pembicara.

Hal hal yang dapat dilakukan pembicara untuk menarik perhatian pendengar komunikan adalah sebagai berikut.

a. Berikan hal-hal yang aneh. 

Brasanya orang akan tertarik pada hal-hal yang aneh atau pembicara dapat mengutip hal-hal aneh yang terdapat di rubrik karikatur ataupun surat kabar majalah untuk menarik perhatian pendengar jarang terjadi Seorang. 

b. Berikan hal-hal yang lucu

Ketika berbicara, pembicara juga dapat menyelipkan cerita-cerita yang lucu agar pendengar/komunikan tertarik terhadap pesan yang disampaikan. Cerita-cerita lucu tersebut dapat mengusir rasa kantuk atau bosan.

c. Berikan hal-hal yang sesuai kebutuhan

Pendengar/komunikan akan tertarik perhatiannya jika pembicara membicarakan hal-hal yang menyangkut kepentingan pendengar/komunikan. 

d. Berikan hal-hal yang mencolok

Untuk menarik perhatian pendengar/komunikan, pembicara dapat menekankan hal-hal yang penting saat menyampaikan materi Penekanan tersebut dapat dilakukan dengan cara mengeraskan atau melambatkan pengucapannya.

e. Berikan hal-hal yang seketika terjadi 

Jika pendengar/komunikan sudah bosan dengan materi pembicaraan yang disampaikan, seorang pembicara dapat melakukan hal-hal seperti mengetuk meja berkali-kali atau bersenandung yang tujuannya untuk menarik perhatian pendengar/komunikan.

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2020 beginisob.com, All right reserved