Langsung ke konten utama

Mengapa Budaya Indonesia Sangat Beragam?

Baca Juga

Terkadang kebudayaan di suatu wilayah bisa bertolak belakang dengan kebudayaan di wilayah yang lain. Kebudayaan antara satu lokasi dengan lokasi yang beda berbeda. Kebudayaan ini pasti saja telah diamini oleh masyarakat yang menjalani kebudayaan tersebut. Kebudayaan ialah pola pikir manusia. Kebudayaan adalahsuatu sistem gagasan, tindakan, serta hasil karya dalam kehidupan masyarakat yang menjadi kepunyaan manusia. Banyak sekali kebiasaan yang ada di dalam bangsa anda ini.

ragam kebiasaan indonesia

Saya melihat sejumlah faktor yang menyebabkan kenapa kebudayaan itu dapat berbeda-beda. Misalnya di suku Jawa, kenapa ada bahasa Jawa yang berbeda-beda, sebenarnya namanya sama-sama bahasa Jawa. Inilah faktor-faktor mengapa budaya Indonesia sangat beragam?

1. Tempat Tinggal 
Dimana seseorang tersebut tinggal, memprovokasi suatu kebudayaan yang mereka jalani, contohnya seseorang yang bermukim di wilayah pantai mata pencaharian hidupnya tidak mungkin menggali teh sebab tidak cocok dengan lokasi tinggalnya

2. Pengaruh dari Luar
pengaruh dari luar ini tidak terbatas. Misalnya untuk daerah Jawa Tengah, kemudian terpengaruh oleh Jawa Timur. Untuk Jawa Tengah, Jawa Timur tersebut termasuk pengaruh dari luar. Namun, pengaruh dari luar ini pun termasuk pengaruh dari bangsa asing yang dulu memang pernah menjajah Indonesia. Misalnya di Indonesia unsur timur tidak sedikit yang menganut agama kristen, sementara di unsur barat tidak sedikit yang menganut agama islam sebab terpengaruh Turki, dll.

3. Iklim Wilayah
iklim pun mempengaruhi kebudayaan yang dijalani oleh masyarakat. Hawa dan suhu lingkungan pun dapat menilai apa yang anda lakukan. Misalnya, untuk orang-orang yang bermukim di wilayah Eropa, udara disana dingin, sampai-sampai mereka memerlukan sesuatu yang bisa menghangatkan badannya, salah satunya dengan meminum alkohol. Sedangkan di Indonesia urusan itu dilarang guna dilakukan, sebab Indonesia beriklim tropis sampai-sampai udaranya tidak terlampau dingin dan pun terkadang tidak begitu panas, sampai-sampai memang tidak memerlukan alkohol guna dikonsumsi.

4. Turunan Nenek Moyang
turunan dari nenek moyang ini, atau dapat katakan semacam tradisi yang diturunkan untuk setiap anggota keluarganya. Misalnya bahasa Jawa yang berbeda-beda, walaupun namanya tersebut sama-sama bahasa Jawa. Hal ini disebabkan keturunan dari nenek moyang anda yang terdahulu. Mereka berkomunikasi dengan memakai bahasa-bahasa tersebut sampai-sampai dari generasi ke generasi bahasa yang dipakai berbeda-beda, walaupun seringkali tingkat kekentalan berbahasa wilayah itu semakin berkurang.

5. Mobilisasi
mobilisasi ini bisa menciptakan kebiasaan baru. Misalnya terdapat orang Jawa yang bermukim di Palembang. Sehingga apa yang terdapat disuku Jawa orang itu di gabungkan dengan apa yang terdapat di Palembang, sampai-sampai terbentuk kebiasaan baru (terjadi akulturasi).

6. Jarak dan Lingkungan
ketika terjadi jarak dan lingkungan yang bertolak belakang maka pun terjadi perbedaan budaya. Misalnya kebiasaan didaerah Sumatera Utara bertolak belakang dengan kebiasaan di wilayah Jawa Timur. Bahkan urusan ini juga dapat terjadi didalam satu rumah, misalnya kelaziman si adik dan si kakak dikamar mereka masing-masing.

7. Kepercayaan yang dianut
kepercayaan pun mempengaruhi kebudayaan. Misalnya di wilayah Bali banyak sekali menganut agama Hindu, sementara di Medan tidak sedikit yang menganut agama kristen. Ritual-ritual dan upacara agama yang dilaksanakan disetiap wilayah tersebut berbeda-beda, dan urusan ini karena diprovokasi oleh perbedaan kepercayaan.

8. Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Kemajuan IPTEK menjadi hal pembentuk keberagaman di Indonesia, seperti pemakaian media sosial, seluruh ada di internet, dari hal-hal kecil hingga besar. Kita bisa menemui sekian banyak  macam orang yang berada di semua penjuru dunia. Hal ini memprovokasi munculnya kebiasaan bar.

Ada pun yang dinamakan dengan wilayah kebudayaan yakni penggabungan atau penggolongan dari suku-suku bangsa yang pelbagai kebudayaannya, namun mempunyai sejumlah unsur dan ciri mencolokyang serupa. Penggolongan sejumlah kebudayaan dalam suatu wilayah kebudayaan dilaksanakan menurut atas persamaan ciri-ciri yang mencolok. Tidak melulu dari ciri-ciri jasmani (misalnya alat-alat berburu, alat-alat bertani, senjata), tetapi pun unsur-unsur kebudayaan yang lebih abstrak dari sistem sosial atau sistem kebiasaan (misalnya unsur-unsur organisasi kemasyarakatan, sistem perekonomian, upacara-upacara keagamaan, ataupun adat istiadat).

Begitulah penjelasan dari mengapa budaya Indonesia sangat beragam, kebudayaan memang berbagai ragam, namun perbedaan itulah yang menciptakan kebudayaan tersebut menjadi menarik dan khas. Kebudayaan yang kini masih terdapat ini, mesti dapat anda lestarikan bersama supaya dapat tetap terus terdapat dan tidak hilang.

Komentar