Skip to main content

Tabulampot Belimbing Manis: Pembibitan, Media Tanam, Teknik Penanaman, Pemupukan, Pemangkasan, Pembungkusan, Penjarangan, dan Penanggulangan Hama Buah Belimbing Manis

Buah belimbing atau star fruits sangat nikmat jika dikonsumsi dalam bentuk segar karena rasanya manis dan kandungan airnya banyak. Buahnya berbentuk lonjong dengan panjang 15-20 cm dan diameter sekitar 10 cm. 

Buah yang matang berwarna kuning agak kemerahan dengan bagian pinggir tetap berwarna hijau. Buah dalam jumlah yang banyak akan bergelantungan di pohon sehingga menjadi daya tarik tersendiri, Tidak heran jika belimbing manis cocok ditanam pada lahan pekarangan. 

Tanaman belimbing manis mampu berbuah lebat terus-menerus sepanjang tahun. Perawatannya pun mudah. Belimbing menyukai tempat terbuka dan mendapat sinar matahari secara memadai, tetapi masih toleran terhadap naungan dengan intensitas penyinaran 45-50%. Untuk pertumbuhan optimal, dibutuhkan keadaan angin yang tidak terlalu kencang karena dapat menyebabkan gugurnya bunga atau buah. 

Penanaman Belimbing di Pot

Media tanam

Media tanam untuk tabulampot belimbing sebaiknya ringan, dapat menyimpan air, porous, gembur, dan bebas dari bibit hama penyakit Berikut beberapa komposisi media tanam yang dapat digunakan. Tanah, pupuk kandang, sekam, dengan perbandingan 2:1:1.

Cara menanam

Penanaman bibit belimbing dilakukan pagi atau sore hari, saat matahari tidak bersinar terik. Tahap penanaman belimbing dalam pot sebagai berikut.

  • Siapkan bibit yang sehat. Bibit hasil okulasi yang dipilih telah berumur enam bulan atau lebih, tinggi bibit antara 60-75 cm dan diameter batang 1-1,5 cm, bentuk batang lurus dan tidak bercabang, serta warna daun hijau mengilap dan telah membentuk 3-5 flush.
  • Siapkan pot berupa potongan drum bekas dengan diameter 60 cm dan tinggi 40 cm yang bagian dasarnya sudah diberi lubang. 
  • Masukkan pecahan genteng atau batu bata di bagian dasar pot setinggi 5 cm. 
  • Masukkan media tanam ke dalam pot hingga setengah pot. 
  • Keluarkan tanaman dari polibag dengan hati-hati. Potong sebagian akar-akar yang berlebihan. Usahakan media tanam terbawa bersama akar tanaman.
  • Tanam bibit tepat di tengah pot dengan posisi tegak.  
  • Tambahkan media tanam hingga hampir penuh, lalu padatkan bagian pangkal batang.  
  • Siram tanaman dengan air bersih secukupnya hingga media tanam basah. 
  • Tempatkan tanaman di lokasi teduh selama 1-2 minggu, lalu tempatkan di tempat terbuka dengan sinar matahari, terutama pagi hari. 

Tips Perawatan dan Pemeliharaan

Kunci kesuksesan membuahkan belimbing terletak pada cara perawatannya. Jika tidak dirawat dengan benar, tanaman akan merana dan kerdil. Beberapa hal yang perlu dilakukan dalam pemeliharaan tanaman buah adalah penyiraman, pemupukan, pemangkasan, dan pembungkusan buah. 

Penyiraman

Kunci keberhasilan penanaman belimbing dengan menjaga pasokan air sehingga penyiraman mutlak dilakukan. Namun, tanaman belimbing tidak menyukai air tergenang. 

Penyiraman sebaiknya dilakukan kontinu setiap hari sekali atau tergantung keadaan cuaca. Penyiraman dikurangi ketika sebagian besar buah hampir matang.

Pemupukan

Tabel Pemupukan Tanaman Belimbing. 

Tabel Pemupukan Tanaman Belimbing

Pupuk kandang dapat ditambahkan setiap enam bulan sekali sebanyak lima kilogram untuk penanaman di drum dan 15 kg untuk penanaman di lahan. 

Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan untuk membentuk tajuk tanaman agar tidak saling beradu dengan tajuk tanaman lain. Hal ini juga mendorong produksi buah dan memudahkan pemanenan dari tanaman yang tidak terlalu tinggi.

1. Pemangkasan bentuk

Percabangan dibentuk dengan mengacu sistem 13.9. Artinya, yang dipelihara hanya satu batang utama (batang utama dipotong pada ketinggian 60-70 cm dari tanah). tiga cabang primer cabang primer atau cabang yang tumbuh pada batang utama setelah pemangkasan dipotong sejauh 30-40 cm dari batang utama dan sembilan cabang sekunder atau cabang yang tumbuh di cabang primer setelah pemangkasan dipotong sejauh 30-40 cm dari cabang primer. 

Tujuannya agar sinar matahari dapat masuk sehingga mengurangi kelembapan. Cabang lain yang tidak dikehendaki dipangkas. Dari cabang sekunder ini akan tumbuh cabang-cabang tersier. Pemangkasan ini dilakukan pada tanaman yang belum produktif dengan umur sekitar 2-3 tahun. Pemangkasan tunas yang tumbuh di pangkal dan tengah cabang serta ujung ranting dilaksanakan setiap 1-2 bulan sekali. 

2. Pemangkasan untuk peremajaan

Pemangkasan ini dilakukan pada pohon berumur lebih dari 10 tahun yang produksinya mulai menurun. Batang utama dipotong miring pada ketinggian 60-70 cm dari permukaan tanah. 

Pembungkusan buah

Pembungkusan buah dilakukan saat ukuran buah sebesar kelereng. Dalam satu rangkaian, dipilih satu buah yang bentuk dan pertumbuhannya terbaik, lalu dibungkus. Bahan pembungkus dapat berupa dua lapis karbon bekas yang ujung dan pangkalnya diikat. 

Bahan pembungkus lain yang bisa digunakan adalah kantong plastik (PE) yang bagian bawahnya digunting untuk mencegah kelembapan tinggi. Untuk pembungkus plastik, bagian dalamnya dilapisi dengan kertas koran karena kertas koran dapat menyerap uap air hasil respirasi buah. 

Penjarangan buah

Penjarangan buah dilakukan untuk memberikan kesempatan buah yang terpilih tumbuh maksimal karena persaingan nutrisi dan unsur haranya berkurang. Sebaiknya dalam satu pohon dipilih hanya 500 buah saja. Penjarangan buah dilakukan bersamaan pembungkusan buah

Penanggulangan Hama dan Penyakit

Hama lalat buah

1. Penyebab: lalat Dacus dorsalis

2. Gejala serangan

  • Kulit buah terdapat bekas tusukan berwarna hitam.
  • Jika buah dibelah, terlihat larva yang menggerogoti daging buah sehingga berwarna cokelat kehitaman.
  • Buah busuk dan rontok sebelum masak.

3. Pengendalian:

  • Bungkus buah ketika berukuran jempol tangan (sekitar satu bulan setelah penyerbukan) dengan daun pisang, kertas, daun jati, dan kantong plastik.
  • Bakar buah yang berjatuhan di tanah agar larvanya mati. 
  • Gunakan bahan kimia yang bersifat sex pheromone seperti metil euganol. Tujuannya agar lalat jantan tertarik Dosis dan cara penggunaannya dapat dilihat pada label kemasan. 

Tips Agar Rajin Berbuah

  • Agar berbuah serempak, keringkan media selama 5-7 hari Setelah itu, siram.
  • Setelah dipanen, pangkas pucuk ranting yang patah dan mati.
  • Batang pohon disemprot dengan perangsang buah.
  • Batang pohon dibersihkan dari ranting yang tidak produktif. Buah yang menempel di batang akan terhalang oleh ranting tersebut dari penyinaran matahari. Padahal, buah membutuhkan minimal tujuh jam terkena sinar matahari agar tumbuh maksimal. 

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2020 beginisob.com, All right reserved