Skip to main content

Cara Budidaya Ikan Kobia di Keramba Jaring Apung (KJA)

Benih kobia untuk budi daya dapat diperoleh dari penangkapan dan pembenihan. Benih kobia ditangkap dengan pancing dan jaring di lepas pantai. Ukuran benih yang tertangkap antara 200-300 gr/ekor. Sedangkan benih dari pembenihan tersedia di BBRPBL Gondol, Bali.

PEMELIHARAAN IKAN KOBIA DI KJA

Untuk menghasilkan kobia ukuran konsumsi (> 10 kg/ekor) dibutuhkan waktu pemeliharaan 18-20 bulan. Kobia merupakan ikan mencapai ukuran besar sehingga pemeliharaan dilakukan secara bertahap.

1. Pendederan

Padat penebaran benih ikan kobia di KJA adalah 70-80 ekor/m3 untuk benih ukuran 25 gr/ekor. Setelah masa pemeliharaan 3-4 bulan ikan akan mencapai ukuran 1 kg/ekor, maka padat penebaran diturunkan, 5-10 ekor/m3.

Selama pendederan, ukuran pakan yang diberikan harus disesuaikan dengan lebar bukaan mulut kobia. Sebagai pakannya, dapat digunakan daging ikan rucah (minced fish) yang segar atau pelet. Jumlah pakan yang diberikan 10-15% per hari dari berat biomassa ikan dengan frekuensi pemberian pakan adalah 3-4 kali/hari. Agar pakan yang diberikan mencukupi maka sebaiknya setiap kali pemberian pakan diberikan hingga ikan benar-benar kenyang.

2. Penggelondongan

Setelah 3-4 bulan di pendederan, benih ikan kobia telah mencapai bobot 1 kg/ekor. Karena itu, benih dapat dipindahkan ke dalam keramba penggelondongan yang telah disiapkan Padat penebaran dalam tahap ini sebaiknya berkisar 5-10 ekor/m3. 

Pada tahap penggelondongan, ikan kobia diberi pakan berupa ikan rucah segar yang dipotong sesuai dengan lebar bukaan mulut ikan. Dapat juga diberikan pakan buatan berupa pelet. Frekuensi pemberian pakan yaitu 3- 4 kali sehari, yaitu pada pagi, siang dan sore hari dengan dosis (jumlah pakan) 8-10% dari total bobot badan ikan.

3. Pembesaran

Biasanya setelah dipelihara 3-4 bulan di KJA penggelondongan, ikan kobia telah mencapai ukuran 5-7 kg/ekor. Pada saat ini, ikan kobia dipindahkan ke keramba pembesaran Padat penebaran dalam keramba pembesaran adalah berkisar antara 1-3 ekor/m3. 

Pada tahap ini, pakan yang diberikan berupa ikan-ikan rucah segar atau pelet. Bila menggunakan pakan berupa ikan rucah, maka dosis pakan sebesar 4-6% dari total bobot ikan per hari yang diberikan 2 kali sehari. yaitu pada pagi dan sore hari. Namun bila menggunakan pelet yang mengandung protein 45-55%, dosis pakan yang diberikan cukup 2-3% dari bobot ikan sebanyak 2 kali sehari. Setelah dipelihara 16-18 bulan, kobia akan mencapai ukuran konsumsi dengan berat > 10 kg/ekor. Kobia merupakan ikan yang pertumbuhannya cukup cepat. Ikan ukuran 5-7 kg. 

dapat tumbuh 1-2 kg/bulan. Selama pemeliharaan, KJA perlu dirawat dengan baik sehingga mendukung usaha peningkatan produksi. Mata jaring yang kecil akan memudahkan jaring keramba menjadi cepat kotor ditempeli organisme pengganggu, misalnya beberapa jenis alga, teritip dan kerang-kerangan. Menempelnya organisme tersebut akan menghambat pertukaran air. Untuk mengatasinya, jaring keramba harus diganti. Jaring keramba yang kotor, dicuci dan dikeringkan, sehingga nantinya siap untuk menggantikan jaring keramba yang kotor. Biasanya bagi jaring keramba berukuran mata jaring kecil (1 inci), membutuhkan waktu ganti jaring 2 minggu, sedangkan bagi keramba jaring bermata 2 inci, membutuhkan waktu ganti antara 3-4 minggu.

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved