Skip to main content

Keunggulan dan Kekurangan E-Commerce

E-commerce adalah bagian dari praktik direct marketing (zero-level channel dalam saluran distribusi nonkonvensional). Aksesibilitas dari internet membuat e-commerce menjadi kemungkinan yang realistis bagi pengusaha yang bergerak dalam usaha kecil dan menengah (Kathuria dan Joshi, 2007). Dalam perspektif makro, negara yang mengalami pertumbuhan ekonomi yang tinggi adalah negara yang sukses mengadopsi dan mengadaptasi teknologi untuk mempertahankan perkembangan ekonominya (Sebora, Lee dan Sukasame, 2009).

Dengan memanfaatkan e-commerce pelanggan memperoleh banyak benefit, yaitu ketersediaan terus-menerus, 24 jam sehari, dan 7 hari seminggu. Bagi wirausaha, mereka dapat menjangkau dan mempersonalisasi penawaran produk kepada prospek secara khusus. Mereka dapat membeli mailing list yang berisi nama dari kelompok khusus seperti orang kidal, orang yang berlebihan berat badan, dan miliarder (Kotler dan Keller, 2009). Pengusaha juga dapat menanyakan banyak informasi yang bersifat pribadi yang tak cuma berisi data demografis tetapi juga alamat, preferensi produk, nomor rekening, yang semuanya meningkatkan kepedulian konsumen terhadap kepentingan pribadi. Beberapa studi menunjukkan bahwa insentif finansial telah berhasil membujuk konsumen untuk mengungkapkan informasi pribadi meskipun tidak semua. Ada konsumen yang mau memberikan alamat e-mail tetapi tidak untuk nomor kartu kredit (Pourhosseini dan Korrapati, 2009).

Keunggulan lain yang dapat diperoleh pengusaha adalah dapat menurunkan biaya. Terdapat sepuluh cara mengapa e-commerce dapat menurunkan biaya (Krumwiede, Swain, Stocks, 2003), yaitu:

  1. Menurunkan biaya transaksi penjualan. Wirausaha menerima pesanan secara online terutama untuk pesanan dalam jumlah kecil. Hal ini menguntungkan karena dapat menekan biaya untuk menangani transaksi. Hal ini juga dapat menghemat waktu dari para tenaga penjual. Mereka dapat lebih fokus untuk menangani pesanan yang lebih kompleks dan perlu penanganan khusus.
  2. Menyediakan informasi secara online. Majalah Business Week melaporkan bahwa IBM mengeliminasi 99 juta panggilan pelanggan dan menghapus dua miliar dolar biaya pada tahun 2000 dengan menawarkan informasi secara online. Setiap perusahaan seharusnya berhati-hati dalam menilai dan memonitor perasaan pelanggan terhadap perubahan teknologi yang terjadi. Hanya transaksi rutin yang bernilai kecil yang dilakukan melalui web.
  3. Menggunakan invoice secara elektronik. Penerapan e-commerce merupakan salah satu metode untuk mengelola biaya dengan lebih baik lagi. Perusahaan yang fokus pada pelayanan pelanggan dan biaya rendah akan lebih terlibat dalam e-commerce daripada perusahaan dengan strategi kualitas tinggi dan diferensiasi produk. 
  4. Menyelesaikan perselisihan. Penggunaan e-mail sangat membantu dalam penanganan keuangan misalnya untuk menangani utang dan tagihan yang mesti dibayar. 
  5. Menggunakan supplier secara online. Perusahaan menggunakan internet untuk memperoleh supplier yang dapat memberikan harga terbaik. Banyak perusahaan juga menggunakan internet untuk mengurangi persediaan melalui online supplier. 
  6. Penawaran secara online. Banyak perusahaan menggunakan kecepatan internet untuk meningkatkan kompetisi di antara supplier. Internet mempermudah pertukaran informasi dengan supplier (seperti menyediakan ramalan permintaan) dan mencari supplier yang potensial. 
  7. Membeli peralatan online bekas. Sebuah industri berharap dapat membeli komoditas dan bahan baku mentah melalui internet, tetapi mayoritas supplier dan vendor tidak memiliki website yang interaktif dan tidak mencantumkan harga di internet. Apa yang dapat dilakukan perusahaan adalah mencari peralatan yang telah digunakan sebelumnya agar dapatdigunakan para pemasoknya sehingga dapat bertransaksi melalui internet.  
  8. Merekrut karyawan. Hire intellegence, perusahaan perekrutan online di Inggris, mengestimasi bahwa perekrutan karyawan secara online dapat mengurangi waktu dan biaya lebih dari 50% dalam proses perekrutan. Metode ini juga dapat memperbaiki kualitas melalui interviu video melalui internet. 
  9. Melakukan riset. Website memberikan kemudahan bagi pengusaha untuk melakukan riset. Cara ini mengurangi kebutuhan akan investasi secara material atau perjalanan untuk melakukan riset. 
  10. Pelatihan melalui internet. Cara yang unik untuk menghemat uang adalah dengan menyediakan pelatihan kepada karyawan yang berbasis pada web. Perusahaan menyediakan materi pelatihan di web. Para trainer didorong untuk mengkonversikan materi pelatihan ke dalam web.

Disamping keunggulan, e-commerce juga memiliki sejumlah kekurangan. Isu tentang keamanan dan privacy sepatutnya menjadi perhatian wirausaha. Pelanggan kerap mempertanyakan keamanan website jika mereka hendak bertransaksi melalui internet. Aspek privacy juga berkaitan dengan keamanan. Pencurian data melalui internet, seperti nomor kartu kredit menjadi hal yang patut diwaspadai konsumen.

Kekurangan lain adalah masih rendahnya persentase pengunjung online yang mengarah pada transaksi yaitu sebesar 1,8% dibandingkan dengan 5% pengunjung department store (Kotler dan Keller, 2009).

Sumber: Dasar Dasar Kewirausahaan Teori dan Praktik 2018

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2020 beginisob.com, All right reserved