Skip to main content

Cara Menentukan Komuditas yang akan di Ekspor

Jika Anda ingin memasuki perdagangan (pasar) ekspor, Anda harus menentukan terlebih dahulu komoditas yang akan diekspor. Namun, perlu Anda ingat, menentukan komoditas ekspor ini gampang gampang susah. Mengapa? Gampangnya, komoditas apa pun dapat diekspor selama dibutuhkan orang. Maka dari itu, komoditas yang Anda miliki atau komoditas yang bisa dipasok oleh produsen berpotensi untuk diekspor. Sulitnya, Anda harus jeli dalam menentukan jenis komoditas yang akan diekspor agar bisa mendatangkan banyak keuntungan. Jadi, Anda tidak boleh sembarangan dalam menentukan jenis komoditas tersebut.

Selanjutnya, yang menjadi pertanyaan mendasar adalah apakah yang dimaksud dengan komoditas?

Boleh jadi, bagi Anda yang sudah lama bergelut dengan dunia bisnis, khususnya bisnis ekspor, komoditas tidaklah terdengar asing. Ya, komoditas adalah setiap barang atau jasa yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Sementara itu, konsumen ialah orang yang membutuhkan, menginginkan, dan mampu membeli komoditas yang Anda tawarkan. Jadi, antara komoditas dengan konsumen bersifat mutualisme (saling membutuhkan dan menguntungkan).

Dengan demikian, harus ada nilai tertentu pada suatu benda atau jasa, sehingga bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Paling tidak, ada tiga nilai pada suatu komoditas, yakni manfaat dari benda atau produk, wujud fisik produk, dan manfaat ikutan. Nah, apa yang dimaksud dengan ketiganya?

Pertama, manfaat dari produk. Adapun manfaat yang diberikan oleh suatu produk untuk memenuhi kebutuhan seseorang disebut core product atau generic. Misalnya, nasi bermanfaat menghilangkan rasa lapar, air bermanfaat menghilangkan rasa haus, koran bermanfaat memberikan informasi, mobil bermanfaat untuk transportasi, dan lipstik bermanfaat menambah kecantikan. Nah, inilah beberapa contoh yang dimaksud dengan manfaat dari produk.

Kedua, wujud fisik dari produk. Wujud fisik atau penampilan dari suatu produk memegang peranan penting untuk memenuhi keinginan atau selera seseorang. Wujud fisik itu, seperti desain, tipe, gaya, model, kemasan, dan merek suatu produk. Pada umumnya, wujud fisik dari produk ini juga disebut sebagai tangible atau actual product. Contohnya, Elizabeth Arden adalah merek yang diingini untuk lipstik, Poppy Dharsono untuk gaya pakaian wanita, Iwan Tirta untuk desain kemeja batik, dan BMW sebagai lambang untuk mobil bergengsi.
Ketiga, manfaat ikutan dari suatu produk. Adapun yang dimaksud dengan manfaat ikutan adalah jasa tambahan dari suatu produk. Jasa tambahan ini dapat disebut dengan istilah augmented atau extended product. Misalnya, jika seorang pengrajin rotan mengekspor rotan ke luar negeri, maka kegiatan ini memberikan lapangan kerja baru bagi tukang kayu untuk membuat peti pengepak. Itu juga memberikan tambahan kerja bagi tukang sablon untuk memberi merek pada peti. Bahkan, ini pun memberikan kemungkinan bagi sopir truk untuk mendapat borongan transportasi, dan seterusnya. Itulah yang dimaksud dengan manfaat ikutan.

Dalam dunia ekspor, dikenal dua istilah yang telah dijelaskan sebelumnya, yakni eksportir dan produsen eksportir. Nah, jika Anda ingin mengekspor kayu, sedangkan Anda sendiri bukan produsen kayu, maka Anda bisa mencari hubungan dengan produsen kayu yang bersedia memasok kayu untuk Anda. Dalam hal ini, Anda sebagai eksportir, bukan produsen. Selain mendapat langsung dari produsen kayu, Anda juga dapat memperoleh pasokan kayu dari agen. Anda pun bisa mengadakan kontrak dengan keagenan atau menjadi export agent dari produsen kayu tersebut. Dari dua pilihan ini, terserah Anda mau pilih yang mana.

Lantas, komoditas apa yang laku di pasar internasional? 

Mungkin pertanyaan ini harus menjadi pertimbangan awal Anda sebelum menentukan jenis komoditas yang akan Anda ekspor. Mengapa? Sebab, pilihan komoditas yang tepat akan memberikan keuntungan yang besar kepada Anda. Singkatnya, jika Anda memilih komoditas yang dibutuhkan pasar, maka dapat dipastikan Anda akan menuai kesuksesan dari bisnis ekspor Anda. Sebaliknya, bila Anda keliru memilih komoditas ekspor, Anda justru akan gagal (bangkrut). Maka dari itu, ketahui terlebih dahulu jenis komoditas yang kira-kira laku di pasar internasional.

Secara umum, komoditas yang laku di pasar internasional adalah komoditas yang mempunyai daya saing tinggi. Nah, seperti apa komoditas dengan daya saing tinggi tersebut? Komoditas memiliki daya saing tinggi jika mutunya (desain, tipe, dan spesifikasi teknis), kegunaannya (function), daya tahannya (durability), harganya (price), waktu penyerahannya (shipment-date), dan pelayanan purna jualnya (after sales service) sesuai dengan selera dan daya beli pembeli di negara tujuan ekspor.

Adapun yang dimaksud dengan daya saing adalah kemampuan suatu komoditas untuk memasuki pasar luar negeri dan kemampuan untuk dapat bertahan dalam pasar tersebut. Daya saing suatu komoditas bisa diukur dari perbandingan pangsa pasar komoditas itu pada kondisi pasar yang tetap. Misalnya, total bola tennis ekspor-impor di pasar Amerika berjumlah 10 juta unit per tahun, dan ekspor bola tennis ke Amerika pada tahun yang sama berjumlah 6 juta unit. Ini menunjukkan bahwa bola tennis Indonesia menguasai 60% pangsa pasar bola tennis impor Amerika. Dengan demikian, daya saingnya sangat tinggi.

Sebagai negara yang terletak di daerah tropis, Indonesia mempunyai tenaga kerja yang berlimpah dan murah, sehingga komoditas yang memiliki daya saing tinggi adalah komoditas yang bahan bakunya bersumber dari kekayaan alam tropika, seperti kayu, hasil perkebunan (karet dan kopi), hasil tambang, hasil petro kimia, dan bahan baku wilayah tropis lainnya. Selain itu, ada pula komoditas hasil kerajinan rakyat, hasil industri padat karya (seperti garmen dan sepati), serta hasil kerajinan kulit lainnya.

Menurut para ekonom, komoditas yang mem punyai daya saing tinggi adalah komoditas yang mempunyai keunggulan mutal, keunggulan kompa ratif, dan keunggulan kompetitif. Dengan demikian, penentuan komoditas yang akan diekspor merupakan langkah strategis dan taktis yang penting dilakukan sebelum melakukan ekspor.

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2020 beginisob.com, All right reserved