Skip to main content

Strategi Bersaing dalam Sumber Daya Manusia Bisnis Ritel

Dari ketiga strategi bersaing sebelumnya, penentuan strategi mana yang terbaik tergantung pada beberapa faktor. Tentu saja, keinginan pelanggan dan sifat kompetitifnya merupakan faktor-faktor kunci. 

Seandainya pelanggan menuntut mutu, strategi pengurangan biaya tidak akan banyak bermanfaat dibandingkan strategi peningkatan mutu. Jika produk atau jasa relatif tidak begitu banyak berbeda, strategi penurunan harga kemungkinan merupakan jalan terbaik untuk meraih keunggulan bersaing. 

Strategi penurunan harga melalui kelonggaran gaji dan perampingan karyawan, meskipun tidak menyenangkan, relatif mudah diterapkan. Konsekuensi nya, strategi ini dapat ditiru oleh pesaing lainnya dengan menawarkan harga yang lebih murah yang pada gilirannya akan menghilangkan keunggulan kompetitif yang telah diraih sebelumnya.

Berbeda dengan strategi di atas, strategi peningkatan mutu, baik itu melalui otomatisasi maupun gugus kendali mutu, akan jauh lebih memakan waktu dan sulit diterapkan. Strategi ini memakan waktu guna mengatasi keunggulan kompetitif yang telah dicapai sebelumnya oleh pesaing lain.

Organisasi dapat menerapkan sekaligus lebih dari satu strategi. Penerapan beberapa strategi sekaligus akan menghadirkan tantangan karena insentif dan imbalan atas perilaku peran yang berbeda, dan pada saat yang sama mencoba mengelola konflik dan tekanan yang kemungkinan muncul. 

akibat strategi tersebut. Di sinilah esensi tugas manajemen puncak. Tugas manajemen puncak adalah memberikan fasilitas dengan memisahkan unit atau fungsi bisnis yang memiliki strategi kompetisi yang berbeda. 

Sejauh pemisahan ini dibatasi atau sebuah unit bisnis memiliki beberapa strategi, manajemen puncak perlu menyediakan saranan yang efektif demi tergalangnya kerja sama dan penangkalan konfrontasi (Simamora, 2004).

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2020 beginisob.com, All right reserved