Skip to main content

Sebutkan jati diri bangsa Indonesia yang mulai luntur dan tergerus oleh perubahan sosial, modernisasi, dan globalisasi!

Jati diri bangsa Indonesia adalah kepribadian atau perilaku yang mencerminkan bangsa Indonesia yang berbeda dari bangsa lain. Jati diri bangsa Indonesia disimbolkan dalam lagu kebangsaan, bendera nasional, Pancasila, dan bahasa Indonesia.

Jati diri bangsa Indonesia yang mulai luntur dan tergerus oleh perubahan sosial, modernisasi, dan globalisasi mungkin berbeda-beda tergantung pada sudut pandang masing-masing orang. 

Jati diri bangsa Indonesia yang mulai luntur dan tergerus oleh perubahan sosial, modernisasi, dan globalisasi

Berikut ini jati diri bangsa Indonesia yang mulai luntur dan tergerus oleh perubahan sosial, modernisasi, dan globalisasi adalah:

  1. Kurangnya rasa nasionalisme dan cinta tanah air 
  2. Menurunnya semangat gotong royong dan solidaritas 
  3. Berkurangnya penghargaan terhadap nilai-nilai budaya lokal 
  4. Meningkatnya pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan Pancasila 
  5. Melemahnya pemahaman dan pengamalan Pancasila sebagai dasar negara

Begitulah beberapa jati diri bangsa Indonesia yang mulai luntur dan tergerus oleh perubahan sosial, modernisasi, dan globalisasi. Berikut ini penjelasan lengkapnya. 

1. Kurangnya rasa nasionalisme dan cinta tanah air

Rasa nasionalisme dan cinta tanah air merupakan hal yang penting dalam membangun kebersamaan dan kesatuan bangsa Indonesia. Namun, dengan adanya modernisasi dan globalisasi, banyak orang lebih fokus pada kepentingan individual atau kelompoknya sendiri daripada kepentingan bangsa. Hal ini dapat terlihat dari meningkatnya perilaku yang merugikan kepentingan nasional, seperti korupsi, penyelewengan, dan tindakan yang tidak bertanggung jawab terhadap lingkungan. Hal ini mengancam integritas bangsa Indonesia dan memudahkan bagi negara asing untuk memanfaatkan kelemahan tersebut.

2. Menurunnya semangat gotong royong dan solidaritas

Semangat gotong royong dan solidaritas merupakan nilai-nilai budaya yang turun temurun di Indonesia. Namun, dengan adanya perubahan sosial, modernisasi, dan globalisasi, semangat gotong royong dan solidaritas mulai terkikis. Banyak orang lebih fokus pada urusan pribadi dan keluarganya daripada kepentingan bersama. Selain itu, individualisme juga membuat orang enggan membantu sesama, bahkan saat mereka membutuhkan bantuan. Hal ini membuat kerjasama antarindividu dan antarwarga menjadi kurang efektif, dan dapat memperburuk kondisi sosial di masyarakat.

3. Berkurangnya penghargaan terhadap nilai-nilai budaya lokal

Budaya lokal adalah warisan nenek moyang yang harus dijaga dan dilestarikan. Namun, dengan adanya perubahan sosial, modernisasi, dan globalisasi, banyak orang mulai meremehkan nilai-nilai budaya lokal dan lebih menghargai budaya asing. Banyak anak muda lebih mengidolakan budaya pop Barat daripada budaya lokal. Hal ini mengancam keberadaan budaya lokal dan membuat nilai-nilai tradisional semakin terpinggirkan.

4. Meningkatnya pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan Pancasila

Indonesia adalah negara yang multikultural dan memiliki keanekaragaman budaya yang kaya. Namun, dengan adanya modernisasi dan globalisasi, pengaruh budaya asing semakin kuat dan dapat mempengaruhi nilai-nilai dan keyakinan masyarakat Indonesia. Beberapa budaya asing yang masuk ke Indonesia tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, seperti budaya konsumtif, individualisme yang berlebihan, dan hedonisme. Hal ini dapat memicu kerusakan moral dan sosial yang merusak jati diri bangsa Indonesia.

5. Melemahnya pemahaman dan pengamalan Pancasila sebagai dasar negara.

Pancasila adalah ideologi dan dasar negara Indonesia yang harus dipahami dan dijunjung tinggi oleh seluruh warga negara. Namun, dengan adanya perubahan sosial, modernisasi, dan globalisasi, pemahaman dan pengamalan Pancasila mulai melemah. Banyak orang tidak memahami nilai-nilai Pancasila dan tidak mempraktikkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat mengakibatkan hilangnya jati diri bangsa Indonesia sebagai bangsa yang berdasarkan Pancasila. Selain itu, pemahaman yang kurang terhadap Pancasila dapat membuka celah bagi ideologi atau pandangan lain yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila untuk masuk ke Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi warga negara Indonesia untuk memahami dan mengamalkan Pancasila sebagai dasar negara.

Comments

Edukasi Terpopuler

Pada masa kemerdekaan, masa demokrasi parlementer, dan masa demokrasi terpimpin keadaan ekonomi Indonesia cenderung memburuk. Menurut pendapatmu, apa saja yang menyebabkan buruknya perekonomian Indonesia waktu itu? Jelaskan!

Pada masa kemerdekaan, masa demokrasi parlementer, dan masa demokrasi terpimpin keadaan ekonomi Indonesia cenderung memburuk. Menurut pendapatmu, apa saja yang menyebabkan buruknya perekonomian Indonesia waktu itu? Jelaskan!

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved