Skip to main content

Cara Membuat Magnet pada Gambar adalah dengan Cara Apa? Penjelasan 3 Metode + Contoh Soal IPA

Diperbarui: 7 Desember 2025

Ringkasan cepat:

  • Di pelajaran IPA, ada 3 cara utama membuat magnet: dengan cara digosok, induksi, dan elektromagnetik (arus listrik searah).
  • Soal “cara membuat magnet pada gambar adalah dengan cara...” biasanya menunjukkan salah satu dari tiga metode itu dalam bentuk gambar.
  • Ciri gambar gosokan: magnet permanen digosokkan ke besi/baja satu arah berulang-ulang.
  • Ciri gambar induksi: besi/baja didekatkan atau digantung pada magnet permanen tanpa digosok, kadang disusun berjajar seperti rantai.
  • Ciri gambar elektromagnetik: ada paku/besi yang dililit kawat dan dihubungkan ke baterai sehingga menjadi magnet ketika dialiri arus listrik.

Daftar isi

Kapan muncul soal “cara membuat magnet pada gambar”?

Soal seperti:

“Cara membuat magnet pada gambar adalah dengan cara ....”

biasanya muncul di:

  • IPA SMP (kelas 7–9), bab Kemagnetan dan Pemanfaatannya.
  • Soal ujian sekolah atau latihan try out yang menampilkan gambar paku, magnet batang, kabel, baterai, dan lain-lain.

Tugas kita sebagai siswa adalah menghubungkan gambar dengan metode pembuatan magnet yang benar.

Apa itu magnet dan 3 cara membuat magnet?

Magnet adalah benda yang dapat menarik benda-benda tertentu seperti besi, baja, nikel, kobalt. Magnet punya dua kutub: Utara (U/N) dan Selatan (S).

Dalam IPA, magnet buatan bisa dibuat dengan 3 cara utama:

  1. Metode gosokan – besi/baja digosok dengan magnet permanen satu arah berulang-ulang.
  2. Metode induksi – besi/baja didekatkan atau ditempelkan pada magnet permanen sehingga terinduksi menjadi magnet.
  3. Metode elektromagnetik (arus listrik searah) – besi (misalnya paku) dililit kawat dan dialiri arus listrik dari baterai sampai menjadi elektromagnet.

Dalam banyak kunci jawaban, kalimat “cara membuat magnet pada gambar adalah dengan cara...” diisi dengan salah satu dari tiga kata: gosokan, induksi, atau elektromagnetik (arus listrik searah).

Syarat bahan dan alat untuk membuat magnet

Agar percobaan berhasil, perhatikan bahan & alat berikut:

1. Bahan yang bisa dijadikan magnet

  • Besi (paku, obeng, baut).
  • Baja (bisa menyimpan kemagnetan lebih lama).

Bahan ini disebut feromagnetik, yaitu bahan yang mudah termagnetisasi.

2. Alat bantu

  • Magnet permanen (batang, U, cincin, dsb.).
  • Kawat berisolasi (untuk metode elektromagnetik).
  • Baterai (1,5 V atau 9 V) untuk arus listrik.
  • Penjepit kertas/serbuk besi untuk menguji apakah sudah menjadi magnet.

3. Keamanan (penting untuk siswa)

  • Gunakan baterai kecil, jangan pernah memakai listrik PLN langsung.
  • Jangan menyentuh kabel yang panas terlalu lama, hentikan jika kawat terasa sangat panas.
  • Jauhkan magnet kuat dari alat elektronik, kartu ATM, dan media penyimpanan.

Langkah membuat magnet dengan cara digosok (metode gosokan)

Metode gosokan adalah cara paling sering muncul di gambar soal. Biasanya gambar menunjukkan:

  • Sebuah magnet batang.
  • Batang besi/baja yang sedang digosok searah oleh magnet.
  • Panah menunjukkan arah gosokan dari salah satu ujung ke ujung lain.

Langkah percobaan (bisa dipraktikkan di rumah/sekolah)

  1. Siapkan sebatang besi/baja (misalnya paku besar atau obeng).
  2. Siapkan magnet permanen (magnet batang).
  3. Pilih salah satu ujung magnet (misalnya kutub Utara).
  4. Gosokkan ujung magnet ke besi searah, dari ujung A ke ujung B terus-menerus, jangan bolak-balik.
  5. Ulangi gosokan hingga ratusan kali (1–5 menit).
  6. Uji dengan penjepit kertas:
    • Jika penjepit menempel di ujung besi, berarti besi sudah menjadi magnet.

Prinsip yang terjadi

Gosokan searah membuat domain magnetik (magnet elementer) di dalam besi yang awalnya acak menjadi tersusun searah. Karena itu besi berubah menjadi magnet (biasanya sementara).

Jika soal menunjukkan gambar seperti ini...

  • Magnet digosokkan satu arah pada paku/besi.
  • Ada panah menunjukkan arah gosokan.

Maka jawaban yang benar untuk kalimat:

“Cara membuat magnet pada gambar adalah dengan cara ....”

adalah:

→ dengan cara digosok (metode gosokan).

Langkah membuat magnet dengan cara induksi

Pada metode ini, besi tidak digosok tetapi hanya didekatkan atau digantung pada magnet.

Gambaran pada soal

  • Sebuah magnet permanen yang menggantung.
  • Beberapa paku/besi menempel dan tersusun seperti rangkaian/rantai.
  • Tidak ada gerakan gosokan, hanya “didekatkan” atau “ditempel”.

Langkah percobaan induksi

  1. Siapkan magnet permanen dan beberapa paku besi.
  2. Tempelkan paku pertama pada magnet (paku A).
  3. Tempelkan paku kedua pada paku pertama (paku B), dan seterusnya.
  4. Perhatikan: paku A dapat menarik paku B, paku B menarik paku C, dst.
  5. Coba lepas paku dari magnet, lalu dekatkan ke serbuk besi/penjepit kertas untuk mengecek apakah masih bersifat magnet.

Prinsip yang terjadi

Medan magnet dari magnet permanen menginduksi besi di dekatnya sehingga domain magnetnya ikut tersusun. Selama berada dalam medan magnet, besi akan bertindak sebagai magnet (magnet sementara).

Jika soal menampilkan gambar seperti ini...

  • Besi dipasang dekat magnet tanpa gosokan.
  • Paku disusun berjajar menempel pada magnet.

Maka jawaban yang benar:

→ dengan cara induksi.

Langkah membuat magnet dengan arus listrik (elektromagnetik)

Metode ini membuat elektromagnet, yaitu magnet yang hanya bersifat magnet ketika dialiri arus listrik.

Ciri gambar pada soal

  • Ada paku/besi.
  • Besi tersebut dililit kawat berkali-kali.
  • Dua ujung kawat dihubungkan ke baterai (1,5 V atau 9 V).

Langkah percobaan elektromagnet

  1. Siapkan paku besar dari besi.
  2. Lilitkan kawat berisolasi pada paku (10–50 lilitan), rapat dan rapi.
  3. Kupas sedikit ujung kawat (±1 cm) agar tembaga terlihat.
  4. Hubungkan ujung kawat ke kutub positif dan negatif baterai.
  5. Uji dengan mendekatkan ujung paku ke penjepit kertas/serbuk besi:
    • Saat terhubung ke baterai → paku menjadi magnet dan menarik benda logam kecil.
    • Saat kabel dilepas dari baterai → sifat magnetnya berkurang/hilang.

Prinsip yang terjadi

Arus listrik yang mengalir di dalam kawat menghasilkan medan magnet di sekitar kawat. Karena kawat dililitkan pada besi, medan magnet ini membuat besi termagnetisasi. Semakin banyak lilitan dan semakin besar arus, semakin kuat elektromagnet yang dihasilkan.

Jika soal menampilkan gambar seperti ini...

  • Paku yang dililit kawat.
  • Dua ujung kawat terhubung ke baterai.

Maka jawaban yang benar untuk kalimat:

“Cara membuat magnet pada gambar adalah dengan cara ....”

adalah:

→ dengan cara elektromagnetik / dialiri arus listrik searah.

Tips mengerjakan soal “cara membuat magnet pada gambar...”

Agar tidak bingung, gunakan tabel ringkas di bawah ini saat mengerjakan soal:

Ciri gambar Nama cara Kata kunci jawaban
Magnet digosokkan satu arah pada besi/baja Metode gosokan Gosokan / digosok
Besi didekatkan / digantung pada magnet (seperti rantai paku) Metode induksi Induksi
Paku dililit kawat, ujung kawat ke baterai Metode elektromagnetik Dialiri arus listrik / elektromagnetik

Langkah cepat saat mengerjakan soal:

  1. Lihat dulu gambarnya, jangan langsung baca opsi jawaban.
  2. Cari ciri paling menonjol (gosokan, digantung, atau pakai baterai).
  3. Cocokkan dengan tabel di atas.
  4. Pilih jawaban yang menyebut metode yang tepat.

Risiko & kesalahan umum saat membuat magnet

  • Gosokan bolak-balik:
    • Jika menggosok besi dengan magnet secara bolak-balik, banyak domain magnet yang kembali acak sehingga kemagnetan lemah.
  • Memilih bahan yang salah:
    • Besi non-feromagnetik atau logam lain (aluminium, tembaga murni) tidak bisa menjadi magnet dengan metode ini.
  • Terlalu lama menghubungkan baterai:
    • Pada elektromagnet, kawat bisa panas jika dibiarkan lama, ini berbahaya terutama bagi siswa kecil.
  • Salah menafsirkan gambar soal:
    • Banyak siswa tidak memperhatikan detail panah, kabel, atau baterai, akhirnya salah menyebut metode.
  • Keyakinan berlebihan pada “magnet mistik”:
    • Magnet dalam sains hanya alat, bukan benda sakti. Sebagai muslim, kita diajari bahwa yang memberi manfaat dan mudarat hanya Allah, magnet hanyalah sebab fisika biasa.

FAQ seputar cara membuat magnet

1. Cara membuat magnet pada gambar adalah dengan cara apa?

Jawabannya tergantung gambar:

  • Jika magnet digosok searah pada besi → gosokan.
  • Jika besi didekatkan/digantung pada magnet tanpa gosokan → induksi.
  • Jika paku dililit kawat dan dihubungkan ke baterai → elektromagnetik / arus listrik searah.

2. Dari tiga cara tadi, mana yang paling kuat hasil magnetnya?

Umumnya, elektromagnet bisa menghasilkan medan magnet yang lebih kuat dan bisa diatur dengan mengubah jumlah lilitan kawat dan besar arus. Namun kemagnetannya hilang jika arus dihentikan.

3. Mengapa besi harus digosok satu arah?

Gosokan satu arah membuat domain magnet di dalam besi tersusun searah. Jika digosok bolak-balik, domain bisa kembali acak sehingga kemagnetan lemah atau hilang.

4. Apakah magnet yang dibuat dengan gosokan bersifat permanen?

Biasanya sementara. Jika bahan yang dipakai baja, sifat magnetnya bisa lebih lama. Jika besi lunak, magnetnya mudah hilang saat diguncang atau dipanaskan.

5. Apakah percobaan elektromagnet aman untuk anak SMP?

Aman jika:

  • Hanya memakai baterai kecil, bukan listrik PLN.
  • Tidak menghubungkan kawat ke baterai terlalu lama (supaya tidak panas).
  • Dibimbing guru/orang dewasa dan memperhatikan petunjuk keselamatan.

Baca juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved