Langsung ke konten utama

Cara Mengubah Pikiran Negatif Menjadi Pikiran Positif

Baca Juga


Cara Mengubah Pikiran Negatif Menjadi Pikiran Positif

Beginisob Cara Mengubah Pikiran Negatif Menjadi Pikiran Positif

1. Memahami bahwa pikiran negatif memiliki fungsi 

Pikiran negatif tidak selamanya benar-benar merugikan hidup kita. Ada beberapa penelitian yang membuktikan bahwa pikiran negatif sebenarnya memiliki fungsi untuk kesehatan kita. Ya sudah pasti tidak pernah menyenangkan memiliki pikiran negatif. Kita jadi merasa gelisah, dan dan tidak tenang ketika pikiran negatif menyerang. Namun, penelitian yang dilakukan oleh beberapa psikolog itu mengatakan bahwa sedikit pesimisme ternyata dapat menyehatkan. Dengan sikap itu ternyata memaksa kita untuk lebih berusaha dan ber pikir dengan cepat saat kita mengalami situasi buruk.

2. Mengetahui saat pikiran negatif menjadi masalah 

Ketika pikiran negatif mempengaruhi perilaku kita dan mulai mengganggu kehidupan kita sehari-hari, maka saat itulah pikiran negatif kita mulai menjadi masalah. Ketika hal ini sudah terjadi, maka ada hal yang sangat progresif yang harus dilakukan. Kita harus mencari bantuan yang lebih profesional. Kita bisa meminta bantuan psikolog atau psikiater untuk membantu kita mengubah perilaku negatif itu. Atau jika dirasa kita masih bisa menolong diri sendiri dari pengaruh perlakuan negatif itu, maka kata-kata Stop! bisa menjadi awal untuk melakukan perubahan dalam hidup. Katakata Stop! ini bisa menjadi langkah awal penyadaran kita untuk mengubah berbagai pikiran negatif yang berkelindan di kepala dengan berbagai pikiran positif yang secara natural sudah kita miliki. Setiap manusia sejatinya memiliki energi dan pikiran positif yang tertanam dalam diri semenjak ia dilahirkan.

3. Sadari berbagai jenis pikiran negatif yang berbeda 

Pikiran negatif memiliki banyak bentuk yang amat beragam. Menyadari berbagai bentuk itu membantu kita mengetahui kapan pikiran negatif muncul, serta cara mengatasinya. Catatan nya adalah tidak semua pikiran negatif cocok dengan kriteria sebuah kategori. Tetapi ada beberapa kategori umum yang mungkin pernah kita alami.

4. Buat catatan untuk memahami motivasi di balik pikiran negatif 

Membiasakan diri menulis catatan harian adalah ke biasaan bagus agar kita dapat merefleksikan kembali apa saja yang sudah kita alami, lakukan dan rasakan pada satu hari itu. Salah satu yang baik dilakukan adalah menulis jurnal ten  tang pikiran negatif. Jurnal ini dapat membantu kita untuk me mahami berbagai pikiran negatif yang muncul serta dapat membantu kita untuk mengatasi hal itu. Kita mulai dengan menuliskan kejadian yang kita sesali. Kejadian yang menurut kita seharusnya bisa berjalan lebih baik, atau dapat kita tangani dengan lebih baik lagi.

5. Mengenali berbagai pikiran yang muncul tiba-tiba 

Berbagai pikiran negatif yang muncul tiba-tiba sebaiknya juga dicatat agar kita bisa mengetahui pikiran negatif bawah sadar kita. Jadi jurnal yang kita buat itu tidak hanya berisi pikiran negatif kita terkait situasi, juga catatan harian kita tentang hari itu, tetapi juga pikiran-pikiran otomatis yang muncul tiba-tiba.Berbagai pikiran itu muncul dalam kepala kita sepanjang waktu. Mereka sepertinya muncul tanpa peringatan ataupun tanpa alasan. Misalnya saja, mungkin tibatiba saja kita berpikir bahwa kita itu bodoh, kita itu jelek, kita itu selalu gagal, kita itu tidak menyenangkan.

6. Temukan kecemasan utama 

Untuk mengatasi berbagai pikiran negatif yang sudah menyerang, kita harus lebih menyadari pikiran-pikiran itu. Menyadari artinya memahami apa pikiran itu, apa pe nyebabnya serta apa anggapan dan kepercayaan yang menyebabkan pikiran negatif itu muncul. Pilihlah sebuah pikiran negatif, dan pikirkan tentang kecemasan yang mungkin menye babkan pikiran tersebut. Proses itu mungkin membuat Anda merasa tidak nyaman, tetapi penting untuk memahami motivasi di balik pikiran negatif. Misalnya saja, ketika pikiran negatif yang mengatakan bahwa kita bodoh sering muncul, maka kita harus tahu motivasi di balik pikiran itu. Bisa jadi, kita memiliki kecemasan utama tentang ketidakpercayadirian kita terhadap kepandaian dan kemampuan alami diri kita.

7. Periksa penyebab utama pikiran negatif 


Setelah mencatat berbagai pikiran negatif yang muncul, lalu mengetahui kecemasan utama dalam diri kita, maka tahap selanjutnya adalah mengetahui penyebab utama dari pikiran negatif tersebut. Kita harus ingat bahwa pikiran negatif berhubungan dengan kepercayaan yang kita miliki. Amat penting bagi kita berusaha untuk menemukan akar dari kepercayaan atau anggapan tersebut. Bila kita sudah me nemukan akar dari penyebabnya, maka sangat mungkin untuk dapat menghilangkan pikiran negatif itu. Misalnya saja, bila kita sering memiliki pikiran negatif tentang gagal dalam ujian, maka kita harus melihat ke belakang bagaimana orang tua dan guru kita mengembangkan kepercayaan itu da lam diri kita. Jangan-jangan orang tua dan guru kita sering berkata bahwa kita tidak akan sukses dalam hidup jika gagal terus-menerus dalam ujian. Kata-kata dari mereka itu janganjangan secara tidak sadar telah menyerap dalam pikiran kita, sehingga kita selalu tegang dan ketakutan ketika ujian menjelang.
Selanjutnya Cara Mengubah Pikiran Negatif Menjadi Pikiran Positif.

8. Tantang pikiran negatif 


Untuk memahami pikiran negatif dengan lebih baik, kita dapat menantang berbagai pikiran negatif tersebut dengan pertanyaan tertentu. Teknik itu dapat kita gunakan saat kita telah mampu menyadari dan mampu mengenali berbagai pikiran negatif kita sendiri. Ini dilakukan agar kita paham dan sadar bahwa berbagai pikiran negatif yang muncul itu belum tentu sebuah kebenaran. Bisa jadi pikiran-pikiran itu hanyalah sebuah reaksi terhadap suatu hal. Untuk menan tang pikiran negatif kita harus menanyakan sejumlah pertanyaan ini kepada diri kita sendiri.
➤    Apakah pikiran tersebut benar?
➤    Jika menurut kita pikiran itu benar, bagaimana kita tahu bahwa itu benar? Apa fakta-faktanya? ➤    Bagaimana kita bereaksi terhadap pikiran negatif? Apa yang kita lakukan, pikirkan, atau rasakan sebagai aki batnya?
➤    Bagaimana tindakan dan perilaku kita jika tidak ada pikiran negatif?

9. Identifikasi area 

Untuk merubah pikiran negatif menjadi pikiran positif, kita harus bisa menemukan dan memetakan area-area yang membutuhkan perubahan positif. Dengan menemukan area-area ini kita bisa fokus untuk menyelesaikan masalahmasalah yang sangat mendesak untuk diselesaikan. Untuk melakukan pemetaan ini kita harus menanyakan pada diri sendiri pikiran negatif kita cendertung terhubung dengan halhal apa saja dalam hidup kita, seperti pekerjaan, hubungan atau kesehatan fisik. Untuk menyelesaikan dengan tuntas, kita harus memulai pada satu area itu lalu kemudian menemukan berbagai solusi agar kita dapat memperbaiki kondisi itu.

10. Menyuarakan pikiran negatif 

Setelah kita memahami berbagai pikiran negatif yang sering muncul dan mencatatnya dalam jurnal, kita bisa me nyuarakan pikiran itu dengan lantang. Membahas de ngan lantang ini dapat membantu kita untuk mengatasi berbagai pikiran negatif yang sering muncul. Membahas dengan lantang ini bisa dengan menggunakan metode self­talk positif. Metode ini merupakan cara agar kita dapat membahas pikiran negatif. Metode ini juga dapat membantu kita merubah sudut pandang, dan seiring waktu, dengan metode self­talk positif, dapat mengurangi kritik terhadap diri sendiri.

11. Ubah pikiran negatif saat muncul 

Jika tiba-tiba saja pikiran negatif muncul, maka kita harus segera mengubahnya menjadi sesuatu yang positif. Jangan berlama-lama tenggelam dalam kenegatifan. Jika kenegatifan terus dibiarkan, maka hal itu akan membuat kita semakin menderita, akhirnya kita pun akan sangat sulit untuk bangkit dari keterpurukan itu.

12. Mengakui bahwa pikiran negatif itu ilusi 

Kita harus mengakui bahwa pikiran negatif itu adalah sebuah ilusi yang tidak nyata. Pikiran-pikiran itu tidak mencer minkan diri kita yang sebenarnya, dan pikiran negatif itu hanyalah pikiran yang masih ada di dalam kepala kita. Ketika pikiran negatif muncul, kita harus mengulangi ke pa da diri sendiri dengan lantang bahwa pikiran itu ilusi. Kita kemudian harus segera melabeli pikiran negatif yang mun cul itu hanya sebagai pikiran. Bukan kondisi diri kita yang sebenar nya. Misalnya, jika pikiran negatif muncul “saya adalah orang jelek”, kita harus mengakui bahwa yang keluar itu hanyalah sebuah pikiran. Kita harus dengan lantang mengucapkan kepada diri sendiri, “Saya memiliki pikiran bahwa saya adalah orang jelek.”

13. Ketahui motivasi di balik pikiran negatif 

Kita harus ingat bahwa pikiran negatif tidak selamanya buruk. Terkadang pikiran negatif memiliki fungsi cukup bermanfaat dalam hidup kita. Terkadang, pikiran kita hanya berusaha melindungi diri dari masalah atau mencegah sesu atu yang buruk terjadi.

14. Identifikasi cerita 

Karena pikiran negatif memiliki ragam jenis, ada baiknya jika kita mengidentifikasi jenis-jenis kenegatifan itu. Ini dilakukan agar lebih mudah bagi kita untuk mengelolanya dan mengubahnya menjadi sesuatu yang positif. Kita mungkin memiliki berbagai pikiran berbeda, namun bisa jadi berbagai pikiran itu memiliki arti dasar yang sama. Kita harus mencari dan melabeli pola-pola yang sama dari berbagai pikiran negatif itu. Cara ini dapat membantu kita memetakan pikiran negatif, sehingga dapat secara sistematis mengubah mereka dengan segera.

15. Ubah pikiran negatif menjadi lagu 

Ini merupakan salah satu metode mengubah pikiran ne gatif menjadi positif yang cukup menyenangkan. Kita tidak perlu terlalu serius menghadapi hidup ini bukan. Terkadang kita harus menghadapi hidup ini dengan lelucon, salah satunya untuk mengatasi dan memperbaiki pikiran negatif. Mungkin terdengar konyol dan tidak meyakinkan. Tetapi ini patut untuk dicoba, apalagi tidak ada kata rugi untuk mencoba sesuatu yang menyenangkan bukan.

16. Mengembangkan pikiran yang lebih positif 

Kita tidak mungkin benar-benar bersih dari pikiran negatif, karena selama kita masih jadi manusia, berbagai pikir an pasti akan selalu menyerang kita baikt itu positif atau pun negatif. Kita harus menerima fakta tersebut. Memiliki pikiran negatif bukanlah hal yang memalukan. Pi kiran negatif datang karena kegelisahan dan bukan karena sia pa kita sebenarnya. Berusaha mengusir pikiran negatif kemungkinan besar malah akan memperparah situasi. Yang bisa kita laku kan adalah menyadari bahwa pikiran negatif itu datang dan menyadari bahwa kita bukan pikiran negatif itu itu. Itu hanyalah pikiran bukan hal yang nyata. Jika kita sudah memiliki kesadaran itu, maka kita akan bisa mengendalikan pikiran itu dan segera menggantinya dengan hal yang positif. Pikiran negatif dapat berkurang seiring latihan dan waktu. Selama kita terus berlatih memeriksa pikiran dan perannya, baik sebagai pelindung diri ataupun berasal dari rasa gelisah, kita dapat mengendalikan pengaruh pikiran negatif terhadap diri. Kuncinya adalah niat dan keteguhan hati agar bisa mengurangi pikiran-pikiran negatif itu dan pada akhirnya bisa mengontrol mereka supaya tidak merusak kedamaian batin kita.

17. Alihkan dengan kegiatan positif 

Jangan sampai membiarkan diri kita melangut jauh dan tenggelam dalam khayalan tak tentu arah. Tidak apa sesekali, tetapi kalau terlalu sering, bisa-bisa pikiran negatif itu dengan mudah memasuki kepala kita. Jika kita memiliki ba nyak waktu luang, ada baiknya mengisinya dengan halhal positif yang bisa membangkitkan energi positif dan mengusir energi negatif dari diri kita. Carilah kegiatan yang kita nikmati atau, sesekali kita harus mencoba sesuatu yang baru.

18. Mantra positif untuk menyemangati diri 

Setiap hari kita harus melimpahi diri kita dengan berbagai mantra positif yang dapat berfungsi sebagai peneguhan diri yang positif. Peneguhan harian ini dapat membantu mengatasi emosi negatif yang sering kali menyertai pikiran negatif. Sebelum berktifitas, kalau bisa kita harus meluangkan waktu beberapa menit untuk menatap diri di cermin. Katakan sesuatu yang positif yang dapat menyemangati diri sendiri. Kita dapat mengatakan sesuatu yang kita percayai tentang diri sendiri atau sesuatu yang ingin kita percayai tentang diri sendiri

19. Memaafkan diri sendiri 

Jangan lupa untuk mencintai diri kita sendiri, karena siapa lagi yang akan mencintai diri kita sendiri tanpa tujuan apapun, kencuali untuk kebaikan diri kita sendiri.

20. Waktu hening 

Jika kita sudah merasa begitu menderita dengan berbagai pikiran negatif yang menyerang, maka ada baiknya sejenak mengambil waktu hening. Waktu hening ini bisa dilakukan di mana saja.

Cara Mengubah Pikiran Negatif Menjadi Pikiran Positif

Komentar

Posting Komentar