Cara Membuat Gantt Chart di Excel untuk Jadwal Proyek: Timeline Otomatis + Progress % (Lengkap dengan Contoh Tabel & Rumus per Sel)
Diperbarui: 30 Desember 2025
Ringkasan cepat:
- Metode paling rapi: buat tabel tugas → hitung Offset, Durasi, Progress Hari, Sisa Hari → buat Stacked Bar Chart.
- Agar timeline otomatis, tetapkan ProjectStart (tanggal mulai proyek) lalu Offset = Start − ProjectStart.
- Progress % paling aman diubah jadi Progress_Hari (Durasi × Progress%) supaya bar progress terlihat jelas.
- Alternatif tampilan kalender: buat kolom tanggal mendatar + Conditional Formatting untuk bar (lebih mirip Gantt klasik).
- Pastikan kolom tanggal benar-benar format Date (bukan teks). Kalau datanya hasil copy dari PDF/WA, rapikan dulu sebelum bikin chart.
Daftar isi
- Persiapan: struktur file & konsep Gantt (Offset–Durasi)
- Contoh tabel tugas (siap ketik) + rumus per kolom
- Metode 1 (disarankan): Gantt Chart dari Stacked Bar + progress
- Metode 2: Gantt gaya kalender (grid) pakai Conditional Formatting
- Tips agar timeline otomatis & file tidak berat
- FAQ Gantt Chart di Excel
- Baca juga di Beginisob.com
Persiapan: struktur file & konsep Gantt (Offset–Durasi)
Gantt Chart di Excel pada dasarnya adalah “batang” yang dimulai dari tanggal Start dan panjangnya mengikuti Durasi. Trik Excel-nya: kita bikin batang itu dari Stacked Bar yang terdiri dari:
- Offset = jarak (hari) dari ProjectStart ke tanggal Start
- Progress_Hari = berapa hari yang sudah selesai (Durasi × Progress%)
- Sisa_Hari = Durasi − Progress_Hari
Supaya tabel rapi dan rumus ikut turun otomatis saat kamu menambah task baru, jadikan range sebagai Excel Table (Ctrl+T) yang benar.
Contoh tabel tugas (siap ketik) + rumus per kolom
Langkah 1 — Tetapkan tanggal mulai proyek (ProjectStart)
Di sheet SETUP (atau di atas tabel), isi:
| Sel | Isi | Keterangan |
|---|---|---|
| B1 | ProjectStart | Label |
| C1 | 01/01/2026 | Tanggal mulai proyek (contoh) |
Langkah 2 — Buat tabel tugas di sheet TUGAS (mulai dari sel A1, lalu Ctrl+T)
| No | Tugas | PIC | Start | End | Durasi_Hari | Progress_% | Offset_Hari | Progress_Hari | Sisa_Hari | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Riset kebutuhan | Andi | 02/01/2026 | 05/01/2026 | (rumus) | 25% | (rumus) | (rumus) | (rumus) | (rumus) |
| 2 | Desain mockup | Budi | 06/01/2026 | 12/01/2026 | (rumus) | 0% | (rumus) | (rumus) | (rumus) | (rumus) |
| 3 | Implementasi | Citra | 13/01/2026 | 25/01/2026 | (rumus) | 60% | (rumus) | (rumus) | (rumus) | (rumus) |
Langkah 3 — Isi rumus per kolom (contoh versi alamat sel biasa)
1) Durasi_Hari
Di F2:
=E2-D2+1
Kalau kamu butuh pemahaman selisih tanggal (hari/bulan/tahun) agar tidak salah hitung, lihat penjelasan dasarnya di Cara Menghitung Umur dan Jumlah Hari di Excel (DATEDIF, selisih tanggal, hari kerja).
2) Offset_Hari
Di H2 (anggap ProjectStart ada di SETUP!C1):
=D2-SETUP!$C$1
3) Progress_Hari
Di I2:
=ROUND(F2*G2,0)
Progress_% (kolom G) harus benar-benar format persen. Kalau kamu masih sering bingung format %, konsep hitung persen yang benar bisa kamu pelajari di Cara Menghitung Persen Kenaikan dan Penurunan (contoh di Excel).
4) Sisa_Hari
Di J2:
=F2-I2
5) Status (opsional tapi enak untuk kontrol)
Di K2:
=IF(G2>=1,"Selesai",IF(G2>0,"Berjalan","Belum"))
Jika rumus jadi aneh karena angka/percent terbaca sebagai teks (misalnya 25% terbaca “25%” sebagai string), rapikan dulu datanya dengan checklist di Audit Data “Angka Tersimpan sebagai Teks” (TRIM/CLEAN/NUMBERVALUE).
Metode 1 (disarankan): Gantt Chart dari Stacked Bar + progress
Target: Batang tugas muncul sebagai (Offset) + (Progress) + (Sisa) dalam 1 bar, sehingga progress terlihat jelas.
1) Siapkan range data untuk chart
Pakai kolom berikut: Tugas, Offset_Hari, Progress_Hari, Sisa_Hari.
2) Buat chart Stacked Bar
- Blok kolom Tugas sampai Sisa_Hari (tanpa No/PIC/Start/End).
- Insert → Chart → pilih Stacked Bar.
- Pastikan urutan series: Offset_Hari lalu Progress_Hari lalu Sisa_Hari.
3) Hilangkan tampilan Offset (agar batang mulai dari tanggal start)
- Klik series Offset_Hari → Format Data Series.
- Set Fill menjadi No Fill (atau transparan).
4) Ubah sumbu (Axis) agar berbasis tanggal (opsional tapi bikin “timeline” terasa)
Cara paling mudah: tampilkan label tanggal di bawah chart dengan membantu “tanggal start proyek” sebagai acuan. Kalau kamu ingin benar-benar presisi tanggal, biasanya kamu atur axis minimum/maximum dan major unit (mis. 1 hari atau 7 hari). Intinya: Offset dihitung dari ProjectStart, jadi skala hari tetap konsisten.
5) Rapikan tampilan
- Balik urutan tugas (Format Axis → Categories in reverse order) supaya task 1 ada di atas.
- Kurangi gap width agar bar lebih tebal.
- (Opsional) Tambah label Progress_% di samping bar (Data Labels).
Metode 2: Gantt gaya kalender (grid) pakai Conditional Formatting
Metode ini membuat “kalender mendatar” (kolom = tanggal) dan sel diwarnai seperti bar. Ini enak untuk jadwal harian.
1) Buat header tanggal mendatar
Di sheet GANTT_GRID:
- H1 isi:
=SETUP!$C$1(ProjectStart) - I1 isi:
=H1+1lalu tarik ke kanan (misalnya 60 kolom untuk 60 hari proyek)
2) Hubungkan baris task
Misal di baris 2 adalah Task 1, dan Start/End/Progress_Hari mengambil dari sheet TUGAS:
- A2:
=TUGAS!B2(nama tugas) - B2:
=TUGAS!D2(Start) - C2:
=TUGAS!E2(End) - D2:
=TUGAS!I2(Progress_Hari)
3) Buat “nilai bantu” untuk conditional formatting
Di H2 (sel grid pertama), isi rumus berikut lalu tarik ke kanan dan ke bawah:
=IF(AND(H$1>=$B2,H$1<=$C2),1,"")
4) Pasang 2 aturan Conditional Formatting (bar biasa + bar progress)
Aturan A (bar tugas): warnai jika sel bernilai 1 (hasil rumus di atas).
Aturan B (bar progress lebih gelap): warnai jika tanggal <= (Start + Progress_Hari - 1).
- Contoh formula rule B (diterapkan pada area grid):
=AND(H$1>=$B2,H$1<=($B2+$D2-1))
Tips agar timeline otomatis & file tidak berat
- Jangan pakai merge cell di tabel tugas. Ini sering bikin sort/filter/format kacau.
- Kalau task makin banyak, pakai Excel Table (Ctrl+T) agar rumus ikut memanjang otomatis.
- Untuk “monitoring cepat” (filter per PIC/status), kamu bisa meniru pola dashboard sederhana (Pivot+Slicer/Timeline) seperti konsep di Dashboard Laporan Tahunan di Excel (Pivot Table + Slicer + Timeline).
- Gunakan Gantt untuk proyek yang halal dan amanah. Jangan manipulasi progress hanya untuk “mengelabui” atasan/klien.
FAQ Gantt Chart di Excel
1. Lebih bagus metode chart atau grid?
Kalau butuh visual ringkas untuk presentasi: chart (Stacked Bar). Kalau butuh detail harian seperti kalender: grid + conditional formatting.
2. Kenapa bar Gantt saya tidak mulai dari tanggal Start?
Biasanya karena Offset belum dihitung dari ProjectStart yang benar, atau series Offset belum dibuat “No Fill”.
3. Progress % tidak terlihat atau selalu 0, penyebabnya apa?
Umumnya karena format persen salah (misalnya 25 ditulis tapi dianggap 2500%) atau angka terbaca teks. Pastikan kolom Progress_% format Percent.
4. Bagaimana kalau proyeknya pakai minggu (weekly) bukan harian?
Ubah unit: Offset dan Durasi tetap hari, tapi axis/kolom timeline dibuat per 7 hari (header tanggal tiap 7 hari) agar lebih ringkas.
5. Bisa bikin Gantt tanpa chart sama sekali?
Bisa: pakai metode grid + conditional formatting. Itu sudah cukup untuk banyak kebutuhan jadwal sederhana.
Baca juga di Beginisob.com
- Cara Membuat Dropdown List (Pilihan) di Excel Pakai Data Validation: Manual, Dari Range, Dinamis, sampai Dependent
- Menjumlah Data yang Difilter di Excel: SUBTOTAL vs AGGREGATE (Biar Rekap Tidak Salah Saat Filter Aktif)
- Link Excel Beda Sheet: Cara Mengambil Data Antar Sheet (Sheet1!A1) + Tips Biar Tidak #REF!
- Cara Mengurutkan Data di Excel untuk Pemula: Sort A–Z, Multi-Level Sort, dan Custom Sort
- Contoh Data Excel untuk Latihan (Siap Ketik) + Tantangan Rumus Bertahap
Comments
Post a Comment