Diperbarui: 26 Mei 2026. Artikel ini membantu guru dan panitia sekolah menyusun jadwal MPLS Ramah tahun ajaran 2026/2027 untuk jenjang SD, SMP, serta SMA/SMK dengan format kegiatan 5 hari yang aman, mendidik, dan mudah disesuaikan.
MPLS bukan waktu untuk menguji keberanian murid baru dengan kegiatan yang menegangkan atau mempermalukan. Masa pengenalan seharusnya membantu anak merasa diterima, mengenal lingkungan sekolah, memahami kebiasaan belajar, dan berinteraksi secara positif dengan guru serta teman baru. Karena kebutuhan murid SD berbeda dari SMP maupun SMA/SMK, jadwal kegiatan tidak sebaiknya disalin sama persis untuk semua jenjang. Artikel ini menyediakan contoh agenda 5 hari yang dapat disesuaikan sekolah sambil tetap menjaga prinsip MPLS Ramah: aman, bermakna, menggembirakan, bebas kekerasan, dan berada dalam pengawasan guru.
- Kebijakan resmi menggunakan istilah MPLS Ramah, yaitu pengenalan lingkungan satuan pendidikan yang menghormati hak anak.
- Rujukan resmi yang tersedia saat artikel diperbarui menyebut pelaksanaan selama 5 hari pada jam sekolah formal, dengan kemungkinan penyesuaian sesuai kondisi sekolah.
- Jadwal harus memuat pengenalan warga sekolah, lingkungan, budaya belajar, karakter, sarana prasarana, serta kegiatan sesuai kebutuhan jenjang.
- Untuk SMP dan SMA/SMK, asesmen literasi dan numerasi dapat ditempatkan pada hari ketiga apabila sekolah menggunakan instrumen resmi yang tersedia.
- Dilarang memasukkan perpeloncoan, tugas tidak masuk akal, atribut memalukan, kekerasan, pungutan, atau kegiatan tanpa pengawasan guru.
- Contoh jadwal dalam artikel ini adalah template adaptif; sekolah wajib mengecek panduan resmi terbaru untuk tahun ajaran 2026/2027.
Apa Itu Jadwal MPLS Ramah?
Jadwal MPLS Ramah adalah susunan kegiatan harian yang dipakai sekolah untuk membantu murid baru beradaptasi dengan lingkungan satuan pendidikan secara aman dan menyenangkan. Jadwal ini bukan sekadar daftar acara pembukaan, melainkan alat agar tujuan pengenalan sekolah dapat berlangsung terarah, proporsional, serta tidak berubah menjadi kegiatan yang membebani murid.
Jadwal yang baik perlu menjawab beberapa kebutuhan dasar murid baru:
- siapa guru, wali kelas, tenaga kependidikan, dan teman barunya;
- di mana ruang kelas, toilet, UKS, perpustakaan, tempat ibadah, kantin, dan jalur keselamatan;
- bagaimana budaya belajar, tata tertib, layanan bantuan, serta kegiatan sekolah;
- bagaimana murid merasa aman, dihargai, dan siap memulai pembelajaran;
- bagaimana guru mengenali kebutuhan awal murid tanpa mempermalukan atau memberi label.
Jadwal kegiatan berbeda dari lembar presensi. Untuk membuat format kehadiran harian, dropdown Excel, dan rekap H/I/S/A, baca panduan terpisah berikut: Cara Membuat Daftar Hadir MPLS Ramah di Excel dan Word: Template 5 Hari untuk Tahun Ajaran 2026/2027.
Dasar Resmi dan Durasi MPLS Ramah
Laman resmi Kemendikdasmen menjelaskan bahwa kebijakan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan Ramah atau MPLS Ramah mulai ditetapkan pada tahun ajaran 2025/2026. MPLS Ramah dirancang untuk mengenalkan warga, kurikulum, dan lingkungan satuan pendidikan melalui pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, serta menggembirakan.
Rujukan resmi yang tersedia saat artikel ini diperbarui menyebut MPLS Ramah dilaksanakan selama 5 hari pada jam sekolah formal. Khusus sekolah berasrama, durasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan adaptasi lingkungan tempat tinggal. Sekolah dengan keterbatasan juga dapat mengoptimalkan kegiatan dalam 3 hari sampai 5 hari selama tujuan kegiatan tetap tercapai dan tidak menambah beban biaya.
Prinsip Menyusun Jadwal yang Aman
Jadwal MPLS Ramah sebaiknya tidak dimulai dari pertanyaan “acaranya mau dibuat seramai apa?”, tetapi dari pertanyaan “apa yang dibutuhkan murid agar merasa aman dan siap belajar?”. Gunakan prinsip berikut:
- Ramah dan menghormati martabat murid. Setiap kegiatan harus membuat murid merasa diterima, bukan takut atau malu.
- Edukatif dan relevan. Materi harus berkaitan dengan adaptasi sekolah, karakter, keselamatan, kurikulum, atau kebutuhan murid.
- Dalam pengawasan guru. Kakak kelas dapat membantu sebagai pendamping sesuai ketentuan sekolah, tetapi kegiatan tetap berada di bawah pengawasan guru.
- Tidak membebani orang tua. Hindari pungutan, perlengkapan aneh, atau tugas membeli barang yang tidak relevan.
- Disesuaikan dengan jenjang. Murid SD memerlukan aktivitas lebih sederhana dan singkat; murid SMP dan SMA/SMK dapat menerima kegiatan refleksi serta pengenalan program yang lebih mendalam.
- Inklusif. Jadwal perlu mempertimbangkan murid penyandang disabilitas, murid yang membutuhkan penyesuaian, serta perbedaan latar belakang keluarga.
- Menyediakan waktu istirahat. Jangan memadatkan agenda tanpa jeda, terutama untuk murid usia SD.
Unsur Kegiatan yang Perlu Masuk Jadwal
Berdasarkan rujukan resmi MPLS Ramah, jadwal kegiatan dapat memuat unsur berikut:
| Unsur Kegiatan | Tujuan | Contoh Aman |
|---|---|---|
| Penyambutan dan Pagi Ceria | Menciptakan suasana awal yang hangat dan positif | Sapaan guru, doa, lagu kebangsaan, aktivitas gerak ringan sesuai kondisi sekolah |
| Pengenalan warga sekolah | Murid tahu siapa yang dapat membantu mereka | Perkenalan wali kelas, guru, kepala sekolah, petugas UKS, dan tenaga kependidikan |
| Pengenalan lingkungan | Murid mengenal ruang dan fasilitas penting | Tur sekolah dengan pendamping guru: kelas, toilet, UKS, perpustakaan, kantin, tempat ibadah, titik kumpul |
| Budaya dan tata tertib | Murid memahami kebiasaan aman dan saling menghormati | Diskusi aturan kelas, anti-perundungan, kebersihan, dan cara meminta bantuan |
| Kurikulum dan kegiatan siswa | Murid memahami kegiatan belajar dan ruang berkembang | Pengenalan jadwal belajar, ekstrakurikuler, organisasi, atau program keahlian untuk SMK |
| Pemetaan awal kebutuhan murid | Guru memperoleh gambaran awal untuk mendampingi pembelajaran | Percakapan reflektif; asesmen literasi dan numerasi resmi untuk jenjang yang disediakan, bukan untuk ranking |
Format Umum Jadwal MPLS Ramah 5 Hari
Format berikut dapat digunakan sebagai kerangka awal sebelum disesuaikan menurut jenjang dan kondisi sekolah.
| Hari | Fokus Utama | Kegiatan Inti | Hasil yang Diharapkan |
|---|---|---|---|
| Hari 1 | Disambut dan merasa aman | Penyambutan, perkenalan guru/wali kelas, pengenalan kelompok, sosialisasi jadwal | Murid tahu pendampingnya dan merasa diterima |
| Hari 2 | Mengenal lingkungan fisik dan keamanan | Tur fasilitas, UKS, toilet, perpustakaan, kantin, jalur keselamatan, kebersihan | Murid mampu menggunakan fasilitas dengan aman |
| Hari 3 | Mengenal belajar dan kebutuhan awal | Kurikulum, cara belajar, aktivitas pemetaan awal; asesmen resmi untuk jenjang yang tersedia | Guru memperoleh informasi awal tanpa memberi label atau ranking |
| Hari 4 | Karakter dan interaksi positif | Budaya sekolah, anti-perundungan, kebiasaan baik, kegiatan siswa/ekstrakurikuler | Murid memahami budaya saling menghormati |
| Hari 5 | Refleksi dan kesiapan belajar | Refleksi, unjuk minat secara sukarela, komitmen kelas aman, informasi awal pembelajaran | Murid lebih siap memulai sekolah dengan positif |
Contoh Jadwal MPLS Ramah untuk SD
Untuk murid SD, terutama kelas 1, jadwal sebaiknya menggunakan kegiatan singkat, konkret, banyak jeda, dan tidak menuntut anak duduk mendengarkan terlalu lama. Guru dapat memperbanyak permainan pengenalan sederhana, cerita, menggambar, dan tur lingkungan dalam kelompok kecil.
| Hari | Sesi Awal | Sesi Inti 1 | Sesi Inti 2 | Penutup |
|---|---|---|---|---|
| Hari 1 | Penyambutan ramah, doa, lagu nasional/aktivitas ceria | Perkenalan guru kelas dan teman dengan permainan nama sederhana | Mengenal ruang kelas, tempat tas, aturan meminta izin dan bantuan | Cerita singkat: sekolah adalah tempat aman |
| Hari 2 | Pagi Ceria dan cek perasaan anak | Tur sekolah: toilet, UKS, perpustakaan, tempat ibadah, kantin | Latihan sederhana menjaga kebersihan dan antre | Menggambar tempat favorit di sekolah |
| Hari 3 | Gerak ringan dan sapaan pagi | Mengenal alat belajar, jadwal kelas, dan cara merawat barang | Aktivitas cerita/gambar untuk mengenali minat dan kenyamanan anak | Guru mencatat kebutuhan pendampingan tanpa memberi label |
| Hari 4 | Pembiasaan salam, senyum, dan saling menghargai | Cerita bergambar tentang berteman dan tidak mengejek | Permainan kerja sama sederhana tanpa kompetisi mempermalukan | Anak menyebut satu kebiasaan baik di sekolah |
| Hari 5 | Pagi Ceria | Mengulang kembali ruang penting dan siapa yang dapat dimintai bantuan | Unjuk karya sederhana secara sukarela: gambar, cerita, atau membaca singkat | Refleksi menyenangkan dan informasi hari belajar berikutnya |
Contoh Jadwal MPLS Ramah untuk SMP
Murid SMP mulai menghadapi perubahan jadwal belajar, lebih banyak guru mata pelajaran, organisasi siswa, dan interaksi sosial yang lebih luas. Jadwal MPLS dapat memberi ruang untuk pengenalan cara belajar, anti-perundungan, literasi digital, serta asesmen awal apabila sekolah menggunakan instrumen resmi.
| Hari | Sesi Awal | Sesi Inti 1 | Sesi Inti 2 | Penutup |
|---|---|---|---|---|
| Hari 1 | Penyambutan, doa, Pagi Ceria | Perkenalan kepala sekolah, wali kelas, guru BK, dan pendamping | Permainan interaksi positif serta penjelasan alur kegiatan 5 hari | Refleksi singkat: harapan masuk SMP |
| Hari 2 | Pagi Ceria dan literasi singkat | Tur sarana: kelas, laboratorium, perpustakaan, UKS, toilet, tempat ibadah, titik keselamatan | Budaya kebersihan, keamanan, cara melapor, dan layanan bantuan | Kuis ringan lingkungan sekolah tanpa hukuman |
| Hari 3 | Aktivitas pembuka dan penjelasan tujuan pemetaan awal | Asesmen literasi/numerasi menggunakan instrumen resmi jika sekolah melaksanakannya | Pengenalan cara belajar, jadwal mapel, dan dukungan guru BK | Penegasan: hasil asesmen bukan ranking atau bahan mempermalukan |
| Hari 4 | Pagi Ceria | Budaya sekolah aman: anti-perundungan, etika berkomunikasi, dan literasi digital dasar | Pengenalan OSIS/ekstrakurikuler sebagai ruang minat, bukan ajang senioritas | Murid memilih kegiatan yang ingin diketahui lebih lanjut |
| Hari 5 | Pagi Ceria dan penguatan kebiasaan baik | Kegiatan kolaborasi ringan atau kelas inspirasi yang relevan | Refleksi, saluran bantuan, dan informasi pembelajaran minggu berikutnya | Penutupan ramah bersama guru dan pendamping |
Contoh Jadwal MPLS Ramah untuk SMA/SMK
Pada jenjang SMA/SMK, murid perlu memahami lingkungan belajar yang lebih mandiri, pilihan kegiatan, layanan konseling, budaya keselamatan, dan arah pengembangan diri. Untuk SMK, jadwal dapat menambahkan pengenalan program keahlian, laboratorium atau bengkel praktik, serta keselamatan kerja sesuai kebutuhan sekolah.
| Hari | Sesi Awal | Sesi Inti 1 | Sesi Inti 2 | Penutup |
|---|---|---|---|---|
| Hari 1 | Penyambutan dan Pagi Ceria | Orientasi sekolah: visi, layanan, wali kelas, BK, tata tertib, kanal bantuan | Interaksi kelompok yang positif dan aman | Refleksi harapan serta kekhawatiran murid baru |
| Hari 2 | Penguatan kebiasaan disiplin dan menghormati sesama | Tur fasilitas umum, laboratorium, perpustakaan, UKS, ruang BK, jalur evakuasi | Untuk SMK: pengenalan area praktik dan keselamatan dasar tanpa praktik berisiko | Tanya jawab layanan sekolah |
| Hari 3 | Penjelasan tujuan asesmen sebagai pemetaan pembelajaran | Asesmen literasi/numerasi resmi apabila digunakan sekolah | Pengenalan kurikulum, pembelajaran, layanan konseling, dan dukungan belajar | Penegasan privasi hasil dan larangan membuat ranking MPLS |
| Hari 4 | Pagi Ceria | Budaya sekolah aman: anti-kekerasan, etika digital, kesehatan mental, dan pelaporan masalah | Pengenalan organisasi siswa serta ekstrakurikuler tanpa paksaan | Pemetaan minat secara sukarela |
| Hari 5 | Pembiasaan karakter dan refleksi | Kelas inspirasi, proyek sosial sederhana, atau unjuk minat secara sukarela | Informasi awal belajar, layanan bantuan, serta komunikasi orang tua/sekolah | Penutupan dan komitmen sekolah aman |
Contoh Penyesuaian Jadwal MPLS Ramah Menjadi 3 Hari
Jika sekolah perlu mengoptimalkan kegiatan dalam tiga hari, kegiatan tidak perlu dipadatkan secara berlebihan. Gabungkan materi yang saling terkait dan tetap sisakan waktu istirahat serta interaksi yang manusiawi.
| Hari | Fokus Gabungan | Contoh Kegiatan |
|---|---|---|
| Hari 1 | Penyambutan, warga sekolah, dan rasa aman | Pagi Ceria, perkenalan guru/wali kelas, pengenalan kelompok, tata tertib ramah, saluran bantuan |
| Hari 2 | Lingkungan, budaya, dan kurikulum | Tur fasilitas, keselamatan, budaya sekolah, jadwal belajar, kegiatan siswa; asesmen resmi jika digunakan dan waktunya memungkinkan |
| Hari 3 | Karakter, minat, refleksi, dan kesiapan belajar | Anti-perundungan, pengenalan minat/ekstrakurikuler, refleksi, informasi pembelajaran, penutupan ramah |
Penyesuaian tiga hari harus dilakukan karena kebutuhan dan kemampuan sekolah, bukan untuk mengganti kegiatan bermakna dengan agenda yang tergesa-gesa atau melelahkan murid.
Perangkat yang Perlu Disiapkan Panitia
Jadwal yang baik perlu didukung dokumen administrasi sederhana agar kegiatan dapat berlangsung tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.
- surat tugas atau SK panitia sesuai kebijakan sekolah;
- jadwal kegiatan final yang disampaikan kepada guru dan orang tua/wali;
- daftar hadir murid dan petugas pendamping;
- daftar ruang dan petugas pada setiap sesi;
- mekanisme izin, sakit, atau murid yang membutuhkan pendampingan;
- kontak bantuan sekolah dan saluran laporan apabila terjadi pelanggaran;
- lembar evaluasi kegiatan yang tidak mengungkap data pribadi secara berlebihan;
- dokumentasi kegiatan yang dilakukan secara wajar dan menjaga privasi anak.
Untuk membuat daftar hadir kegiatan lima hari dalam versi Excel dan Word, gunakan panduan internal berikut: Cara Membuat Daftar Hadir MPLS Ramah di Excel dan Word. Jika administrasi murid baru sebelum MPLS belum rapi, sekolah juga dapat melihat panduan Contoh Formulir Daftar Ulang Siswa Baru SD/SMP/SMA dan Daftar Ulang SPMB 2026 Setelah Lolos.
Kegiatan yang Tidak Boleh Dimasukkan ke Jadwal MPLS
Jadwal yang terlihat ramai belum tentu baik. Berikut kegiatan yang harus dihindari karena bertentangan dengan prinsip MPLS Ramah:
| Kegiatan yang Tidak Aman | Mengapa Harus Dihindari | Ganti dengan Kegiatan Aman |
|---|---|---|
| Membawa atribut aneh atau memalukan | Dapat merendahkan martabat dan membebani murid/orang tua | Gunakan kartu nama sederhana yang disediakan sekolah jika diperlukan |
| Hukuman fisik, bentakan, atau ejekan | Termasuk bentuk kekerasan dan intimidasi | Gunakan komunikasi positif dan pendampingan guru |
| Tugas membeli barang tidak relevan | Tidak edukatif dan dapat membebani keluarga | Aktivitas menggunakan fasilitas sekolah yang tersedia |
| Kegiatan oleh senior tanpa guru | Rentan bergeser menjadi tekanan senioritas atau perpeloncoan | Pendamping siswa bekerja di bawah pengawasan guru |
| Mengumumkan hasil asesmen sebagai ranking | Asesmen awal digunakan untuk perencanaan pembelajaran, bukan kompetisi murid | Gunakan hasil secara internal oleh guru untuk dukungan belajar |
Kesalahan Umum Menyusun Jadwal MPLS
- Menyalin jadwal jenjang lain tanpa penyesuaian. Kebutuhan murid SD berbeda dari SMP dan SMA/SMK.
- Mengira kegiatan harus selalu padat agar terlihat sukses. Murid membutuhkan jeda, interaksi positif, dan kegiatan yang proporsional.
- Memasukkan tugas atau atribut yang mempermalukan. Kegiatan semacam ini bertentangan dengan prinsip MPLS Ramah.
- Membiarkan kegiatan dipimpin senior tanpa guru. Seluruh kegiatan harus berada dalam pendampingan dan pengawasan guru.
- Menyajikan asesmen awal sebagai ujian atau ranking. Hasil asesmen digunakan untuk membantu pembelajaran, bukan menilai harga diri murid.
- Tidak menyosialisasikan jadwal kepada orang tua/wali. Orang tua perlu mengetahui agenda, jam kegiatan, aturan pakaian, dan saluran komunikasi.
- Menyusun kegiatan di luar sekolah tanpa izin yang tepat. Kegiatan di luar lingkungan sekolah harus mengikuti ketentuan dan izin tertulis orang tua/wali jika dipersyaratkan.
- Menggunakan jadwal 2025/2026 tanpa mengecek pembaruan 2026/2027. Jadikan template ini bahan persiapan, lalu cocokkan dengan petunjuk resmi terbaru.
Kesimpulan
Contoh jadwal MPLS Ramah 2026/2027 untuk SD, SMP, dan SMA/SMK perlu disusun berdasarkan kebutuhan murid, bukan tradisi lama yang berisiko mengarah pada perpeloncoan. Kerangka 5 hari yang aman dapat dimulai dari penyambutan dan rasa aman, dilanjutkan pengenalan lingkungan, kegiatan belajar, karakter serta interaksi positif, lalu ditutup dengan refleksi dan kesiapan memulai pembelajaran.
Perbedaan jenjang perlu diperhatikan. Murid SD membutuhkan kegiatan sederhana, singkat, dan menyenangkan. Murid SMP dapat dikenalkan pada perubahan cara belajar, lingkungan sosial, serta asesmen awal yang tidak dijadikan ranking. Murid SMA/SMK dapat memperoleh pengenalan program belajar, layanan konseling, organisasi, minat, dan khusus SMK pengenalan keselamatan area praktik secara aman.
Gunakan template ini sebagai dasar menyusun jadwal sekolah, lalu cek kembali pedoman resmi terbaru untuk tahun ajaran 2026/2027. Pastikan seluruh kegiatan berada di bawah pengawasan guru, tidak memungut biaya yang tidak semestinya, tidak mempermalukan murid, dan benar-benar membantu anak memulai sekolah dengan rasa aman serta semangat belajar.
FAQ
1. Apa itu MPLS Ramah?
MPLS Ramah adalah kegiatan awal bagi murid baru untuk mengenal warga, kurikulum, dan lingkungan satuan pendidikan melalui pengalaman belajar yang menghormati hak anak, bermakna, dan menggembirakan.
2. Berapa hari jadwal MPLS Ramah dibuat?
Rujukan resmi yang tersedia saat artikel diperbarui menyebut MPLS Ramah dilaksanakan selama 5 hari pada jam sekolah formal, dengan penyesuaian tertentu. Sekolah juga dapat mengoptimalkan kegiatan dalam 3 sampai 5 hari sesuai kondisi dan ketentuan terbaru.
3. Apakah contoh jadwal di artikel ini wajib dipakai sekolah?
Tidak. Jadwal dalam artikel ini adalah template adaptif. Sekolah tetap perlu mengikuti kalender pendidikan, petunjuk dinas, panduan Kemendikdasmen terbaru, dan kondisi murid masing-masing.
4. Apakah jadwal MPLS SD boleh sama dengan SMP atau SMA?
Tidak sebaiknya sama persis. Murid SD membutuhkan kegiatan lebih sederhana dan singkat, sedangkan SMP dan SMA/SMK dapat menerima pengenalan kurikulum, layanan sekolah, kegiatan siswa, serta pemetaan awal yang lebih mendalam.
5. Apakah asesmen boleh dimasukkan dalam jadwal MPLS?
Untuk jenjang yang disediakan instrumen resmi, asesmen literasi dan numerasi dapat dilakukan sebagai bahan guru menyiapkan pembelajaran. Hasilnya tidak boleh dijadikan ranking atau alat mempermalukan murid.
6. Apakah kakak kelas boleh membantu kegiatan MPLS?
Kakak kelas dapat dilibatkan sebagai pendamping sesuai kebutuhan dan ketentuan sekolah, tetapi seluruh kegiatan tetap harus berada di bawah pengawasan guru dan tidak boleh mengarah pada senioritas atau perpeloncoan.
7. Kegiatan apa yang dilarang dalam MPLS Ramah?
Kegiatan yang dilarang antara lain tugas tidak masuk akal, kekerasan fisik/verbal/psikis, perpeloncoan, atribut yang mempermalukan, pungutan yang membebani, serta kegiatan tanpa pengawasan guru.
Baca Juga
- Contoh Surat Pernyataan SPMB 2026 untuk Orang Tua: Format Word, Isi, dan Cara Mengisinya
- Checklist Berkas Masuk SMP/SMA 2026: KK, Akta, Ijazah/SKL, Rapor, Piagam, dan Foto
- SPMB 2026 Jalur Domisili: Syarat KK, Wilayah, Jarak Rumah, dan Kesalahan yang Bikin Gagal
Comments
Post a Comment