Skip to main content

Budidaya Sayur Bayam: Pembibitan, Media Tanam, Penanaman, Pemupukan, Perawatan, dan Pemanenan Sayur Bayam

Bayam merupakan salah satu tanaman yang ditanam untuk dikonsumsi bagian daunnya sebagai sayuran hijau. Kebanyakan orang mengenal bayam sebagai salah satu sayuran dengan kandungan zat besi yang tinggi. Sayur ini memiliki beberapa nutrisi yang diperlukan bagi tubuh, yaitu kalsium, protein, serat, folat, magnesium, mangan, sumber vitamin K dan vitamin A. Berkat kandungan tersebut, bayam termasuk jenis sayuran hijau yang bernutrisi lengkap. 

Jenis sayur bayam yang dibudidayakan

Bayam siap panen

Bayam ada yang dibudidayakan ada juga yang tidak dibudidayakan. Bayam yang liar dan tidak dibudidayakan ada dua jenis, yaitu bayam tanah (Amaranthus blitum L) dan bayam berduri (Amaranthus spinosus L). Bayam tersebut enak dimakan walaupun agak keras dan kasap. Warna batangnya kemerah-merahan. Sementara itu, bayam yang biasa dibudidayakan umumnya berbiji hitam, di antaranya adalah bayam cabut dan bayam tahun 

Bayam cabut (Amaranthus tricolor L.) 

  • Biasa disebut bayam sekul. 
  • Batang ada yang berwarna kemerah-merahan (bayam merah) dan ada yang hijau keputih-putihan (bayam putih). 
  • Berbunga pada ketiak daun. 
  • Jenis buah ini biasa dijual dengan akarnya dalam bentuk ikatan sebesar lingkaran dua jari. 
  • Jenis yang dianjurkan ditanam ialah giti hijau dan giti merah. 

Bayam tahun (Amaranthus hybridus L.)

  • Biasa disebut bayam sekop atau bayam kakap.
  • Berdaun lebar. 
  • Memiliki dua varietas, yaitu varietas caudatus dan varietas paniculatus.
  • Warna biji putih, dikenal dengan nama bayam maksi Amaranthus hypochondriacus). Biji bayam maksi enak dimakan sebagai bubur atau campuran roti. Sewaktu masih kecil batang bayam maksi berwarna merah, setelah dewasa berwarna hijau kemerahan. 
  • Jenis bayam lainnya adalah bayam belanda atau spinach/spinas (Spinacia oleracea). Spinas yang terkenal adalah marisca, samba dan movera. Spinas hanya baik ditanam di dataran tinggi Jenis bayam ini sangat terkenal dan enak.

Cara budidaya sayuran bayam

Bayam dapat tumbuh sepanjang tahun baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Bayam dapat ditanam di kebun dan pekarangan rumah sehingga bisa dikonsumsi sendiri. Jenis bayam yang ditanam di pekarangan biasanya bayam tahun, sedangkan yang ditanam di tegalan, yaitu bayam sekul. Waktu penanaman yang baik adalah pada awal musim hujan atau pada awal musim kemarau. 

Syarat tumbuh bayam agar dapat tumbuh dengan baik, yaitu derajat keasaman (pH tanah) sekitar 6-7. Bila pH kurang dan 6 tanaman bayam akan merana Sementara itu, pada pH di atas 7, tanaman bayam akan mengalami klorosis, yaitu timbul warna putih kekuning-kuningan terutama pada daun yang masih muda. 

Kebutuhan biji untuk penanaman satu hektar sebanyak 5-10 kg biji atau 0,5-1 g biji setiap m2. Biji biji bayam dapat langsung ditebar di lahan atau disemaikan terlebih dahulu.

TAHAPAN PENANAMAN BAYAM SECARA LANGSUNG

  1. Siapkan tanah untuk penanaman bayam yang sudah disiapkan sebelumnya.
  2. Biji ditebar berbaris membujur dari barat ke timur dengan jarak antar baris 20 cm. Penebaran biji harus dilakukan dengan hati-hati supaya merata dan tidak bertumpuk. Agar penyebaran merata, biji bisa dicampur dengan sedikit pasir atau abu dapur. 
  3. Biji-biji bayam akan tumbuh setelah 3-5 hari ditebar.
  4. Tanaman yang telah berumur dua minggu, setiap pagi digerak-gerakkan ke kanan-kiri dengan ujung sapu lidi yang dipegang mendatar. Dengan cara ini, tanaman dapat menjadi kuat, cepat tumbuh, dan terbebas serangga berbahaya. 
  5. Tanaman yang berumur tiga minggu (berdaun kurang lebih empat helai), sebaiknya diberikan Urea sebanyak 100 kg/ha yang ditebarkan di antara dua baris tanaman. 

TAHAPAN PENANAMAN BAYAM SECARA TIDAK LANGSUNG (PENYEMAIAN)

  1. Biji disemai dengan menggunakan wadah penyemaian berupa tray atau baki plastik 
  2. Isi baki plastik dengan media tanam yang sudah disiapkan. Buat barisan tanaman dengan kedalaman kurang lebih 0,5 cm. 
  3. Tabur biji di barisan tanaman, lalu tutup dengan media secara tipis-tipis. 
  4. Simpan wadah penyemalan di tempat yang teduh. 
  5. Pindah tanaman ke bedengan dilakukan setelah tinggi tanaman mencapai 10 cm. Jarak tanamnya 20 cm x 40 cm. 
  6. Lakukan pemupukan tanaman seperti pada penanaman langsung. 

1. Cara tanam

Bayam dikembangbiakkan dengan bijinya. Lahan yang akan digunakan harus dipersiapkan dengan cara dicangkul sedalam 20-30 cm, lalu diberi pupuk kandang atau kompos sebanyak 10 ton/ha atau 1 kg/m2. Lahan dibuat bedengan dengan lebar 1 m untuk memudahkan saat panen dan memperbaiki drainase tempat penanaman. Setiap bedengan dapat memuat lima baris tanaman. 

2. Pemeliharaan tanaman

Tindakan pemeran tanaman bayam berupa penggemburan tanah, penyiangan gulma, dan pemberantasan hama yang ada di sekitar penanaman. Gulma yang tumbuh biasanya alang-alang dan rumput teki, sedangkan hama yang juga biasanya ulat daun dan belalang. Jika penanaman di pekarangan, pemberantasan ulat daun cukup dilakukan secara manual dengan tangan. 

3. Pemanenan

Saat tanaman berumur satu bulan mulai dilakukan penjarangan. Tanaman yang besar dan rapat dicabut hingga jarak antar baris menjadi 40 cm. Hasil penjarangan ini merupakan panen pertama. Setelah dilakukan penjarangan tanaman bayam dapat dibiarkan tumbuh di kebun lebih lama, biasanya sampai musim tanam berikutnya.

Pemangkasan tanaman dilakukan sebelum bunga muncul pada ketiak daun atau ujung batang. Tujuannya agar tanaman memiliki banyak cabang. Selanjutnya pemangkasan dapat dilakukan pada setiap daun atau pada ujung-ujung cabang yang telah panjang saja. Hasil pemangkasan dapat dijual. Namun, pada saat ini penjualan bayam dalam bentuk daun atau pangkasan sudah tidak umum bayam selalu dijual dalam bentuk cabutan. 

Setelah tanaman berumur 1-1,5 bulan, tingginya mencapai 20-30 cm. Saat ini seluruh tanaman dapat dipanen dengan cara tanaman dicabut beserta akarnya. Tanaman bayam yang terawat dengan baik dan sehat dapat menghasilkan 3 ton/ha.

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved