Skip to main content

Tabulampot Sirsak: Pembibitan, Media Tanam, Penanaman, Penyiraman, Penggemburan, Pemupukan, Pemangkasan, dan Tips agar Sirsak Cepat Berbuah

Tanaman sirsak berbentuk perdu. Pohon sirsak memiliki tajuk berbentuk unik dengan bercabang hampir mulai dari pangkalnya. Batangnya keras, tetapi berukuran kecil, liat, dan mudah patah. Akarnya berupa akar tunggang dan akar samping yang kuat serta dalam. Umumnya bentuk buah lonjong dengan bagian ujung bengkok. 

Kulit buah berwarna hijau kekuningan dan mengilap. Daging buahnya bertekstur lunak, berserat, berwarna putih, dan berbiji hitam. Rasa buah sirsak ratu manis segar dan terasa lengket di lidah dengan tekstur daging buah agak kering. Aromanya harum.

Sirsak unggulan yang berpotensi dikembangkan dan perbaikan varietas adalah sirsak ratu. Sirsak ratu dapat ditemui pada daerah di Jawa Barat. Jenis ini termasuk tanaman yang mudah dibudidayakan dan tidak memerlukan perhatian khusus.

Cara Penanaman Sirsak di Pot

Media tanam

Berikut beberapa komposisi media tanam yang dapat dijadikan rujukan untuk penanaman sirsak di pot. Tanah, pupuk kandang, sekam. Dengan perbandingan 2:1:1.

Cara menanam

Cara menanam sirsak tidak terlalu sulit Berikut tahapannya. 

  • Siapkan bibit. Pilih bibit berumur sekitar 10-12 bulan setelah diokulasi atau disambung. Daun-daunnya akan tumbuh berwarna hijau segar dan rimbun. Batang tumbuh lurus dan kuat dengan diameter sekitar 2-3 cm.  
  • Siapkan pot. Biasanya wadah tanam tabulampot sirsak adalah pot dari drum. Drum ini harus diberi lubang-lubang kecil di bagian dasarnya, kemudian diberi ganjalan agar pembuangan air penyiraman lancar. 
  • Masukkan pecahan batu bata merah atau genting ke dalam dasar pot, lalu lapisi dengan ijuk, humus, atau daun-daun kering. 
  • Keluarkan bibit beserta media tanamnya. Caranya, sobek atau gunting polibag dengan hati-hati.
  • Masukkan bibit di lubang tanam dan padatkan media tanam di sekitar pangkal batang. 
  • Siram tanaman dan media tanam hingga basah.
  • Letakkan tanaman di tempat yang ternaung. 
  • Biarkan di tempat tersebut beberapa hari hingga tumbuh tunas lalu pindahkan ke tempat yang terkena cahaya matahari, terutama pagi hari. 

Tips Pemeliharaan

Tanaman harus tetap diperhatikan dengan cara dirawat dengan baik. Pemeliharaan yang tepat menjadi kunci keberhasilan penanaman sirsak. Berikut beberapa tips pemeliharaan yang harus dilakukan

Penyiraman

Di musim kemarau, penyiraman sangat perlu. Frekuensinya satu kali sehari pada sore hari. Usahakan agar air siraman tidak menggenang lebih dari 12 jam karena akan merangsang timbulnya penyakit busuk akar. 

Penggemburan

Penggemburan dilakukan karena media tanam memadat. Salah satu penyebabnya penyiraman yang berlebihan. Penggemburan dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak akarnya menggunakan sekop kecil.

Catatan: Serangan hama/penyakit pada tanaman sirsak umumnya sama dengan tanaman srikaya. Oleh karena itu, penyebab, gejala, dan pengendaliannya pun sama.

Pemupukan

Tabel Panduan Pemupukan Sirsak. 

Tabel Panduan Pemupukan Sirsak

Adapun pemberian pupuk kandang dapat dilakukan setiap enam bulan sekali. Penggunaannya untuk penanaman di pot sebanyak lima kilogram per pot. sedangkan penanaman di lahan sebanyak 15 kg per pohon

Pemangkasan

Agar penampilan tetap prima, perlu dilakukan pemangkasan dan pembentukan pohon. Caranya, pelihara hanya satu batang utama (pokok pada ketinggian 60-75 cm, tiga cabang primer terpilih sepanjang 30-50 cm dan sembilan cabang sekunder terpilih sepanjang 30-50 cm. Lakukan pemangkasan pada musim hujan. Lakukan pemangkasan pada ujung cabang. Setelah dipangkas, oles setiap luka pangkasan dengan minyak cat atau ter.

Tips Agar Rajin Berbuah

  • Untuk merangsang pembungaan, lakukan stres air yang dikombinasikan dengan pemberian pupuk daun yang kandungan P-nya tinggi.
  • Gunakan bibit dari hasil okulasi.

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2020 beginisob.com, All right reserved