Skip to main content

Cara Menghitung Kebutuhan Baja Ringan untuk Atap Limas: Hitung Luas Atap Miring, Jumlah Kuda-kuda, Reng, sampai Estimasi Batang

Diperbarui: 13 Desember 2025

Ringkasan cepat:

  • Langkah paling menentukan adalah menghitung luas atap miring (bukan luas lantai). Dari luas inilah kebutuhan rangka (kg/m²) dan kebutuhan reng bisa diestimasi.
  • Rumus cepat luas atap miring (dengan overstek): [(P+2O) × (L+2O)] ÷ cos(θ).
  • Jumlah kuda-kuda umumnya dihitung dari panjang bangunan ÷ jarak kuda-kuda lalu dibulatkan.
  • Untuk estimasi cepat total rangka baja ringan, banyak kontraktor memakai patokan kg/m² + cadangan potongan 5–10% (tetap wajib desain final oleh ahli struktur).

Daftar isi

Kapan perlu menghitung kebutuhan baja ringan atap limas?

  • Saat kamu ingin estimasi biaya awal sebelum minta penawaran kontraktor.
  • Saat kamu mau tahu apakah penawaran material kebanyakan atau kurang masuk akal.
  • Saat renovasi atap dan ingin membandingkan: baja ringan vs kayu (dari sisi kebutuhan material & bobot).

Apa itu atap limas & komponen baja ringannya?

Dalam praktik perumahan, “atap limas” sering merujuk ke atap model perisai/hip roof (memiliki bidang miring di semua sisi). Komponen rangka baja ringan yang biasanya dihitung:

  • Kuda-kuda (rangka utama) + bracing/ikatan angin
  • Usuk/gording (tergantung sistem yang dipakai)
  • Reng (dudukan genteng/penutup atap)
  • Jurai (garis sudut/hip rafter) & rangka pengisi bidang sudut
  • Roof screw, dynabolt/angkur, dan aksesoris sambungan

Penting: detail ukuran profil (mis. C75, C100, ketebalan, mutu baja) dan jarak pemasangan sangat dipengaruhi oleh beban penutup atap (genteng beton/keramik jauh lebih berat daripada spandek), bentang, angin, dan kondisi bangunan. Jadi artikel ini fokus ke cara hitung kebutuhan/estimasi, bukan menggantikan desain struktur.

Syarat data yang harus disiapkan

  • Panjang bangunan (P) dan lebar bangunan (L) (meter).
  • Overstek (O) per sisi (meter). Jika tidak ada, isi 0.
  • Kemiringan atap (θ) dalam derajat (mis. 30°, 35°, 40°).
  • Arah pemasangan kuda-kuda: biasanya kuda-kuda disusun sepanjang arah panjang bangunan.
  • Jarak kuda-kuda (Jkk) yang disepakati (mis. 1 m, 1,2 m, 1,5 m) sesuai desain.
  • Jarak reng (Jr) sesuai penutup atap (mis. 0,30–0,40 m untuk banyak kasus).
  • Panjang 1 batang profil yang kamu beli (umumnya 6 m) dan berat profil dari datasheet (kg/m) jika ingin konversi dari kg ke jumlah batang.

Langkah menghitung kebutuhan baja ringan atap limas

Langkah 1 — Hitung luas atap miring (pakai overstek)

Gunakan rumus cepat berikut:

Luas Atap Miring (m²) = [(P + 2O) × (L + 2O)] ÷ cos(θ)

Keterangan:

  • P = panjang bangunan (m)
  • L = lebar bangunan (m)
  • O = overstek (m)
  • θ = sudut kemiringan atap (derajat)

Catatan: rumus ini sangat membantu untuk atap limas/perisai karena menghitung dari “luas proyeksi horizontal” yang dikalikan faktor kemiringan.

Langkah 2 — Tentukan jumlah kuda-kuda (estimasi awal)

Rumus umum:

Jumlah kuda-kuda ≈ (Panjang arah kuda-kuda ÷ Jkk) + 1bulatkan ke atas

Contoh: panjang 11 m, jarak kuda-kuda 1,2 m → (11 ÷ 1,2) + 1 ≈ 10,17 → jadi 11 unit.

Catatan: untuk atap limas, bagian sudut/jurai biasanya butuh rangka pengisi tambahan. Ini biasanya “ikut” dalam cadangan material dan detail desain.

Langkah 3 — Hitung kebutuhan reng (lebih mudah & sering paling banyak batangnya)

Kalau jarak reng rata dan bidang atap seragam, pendekatan yang cukup rapi adalah:

Total panjang reng (meter) ≈ Luas atap miring (m²) ÷ Jr (meter)

Kenapa bisa begitu? Karena setiap 1 meter panjang reng “mewakili” strip area selebar Jr. Jadi area ÷ jarak ≈ total meter lari reng.

Lalu konversi ke batang:

Jumlah batang reng ≈ Total panjang reng ÷ panjang per batang → bulatkan ke atas

Langkah 4 — Estimasi total rangka utama (kanal C, top/bottom chord, web) pakai metode kg/m²

Untuk estimasi cepat (budgeting), banyak yang memakai patokan berat rangka per m²:

Total baja ringan (kg) ≈ Luas atap (m²) × patokan (kg/m²)

Lalu tambahkan cadangan potongan:

Total akhir (kg) = Total kg × (1 + cadangan 5–10%)

Catatan penting: angka kg/m² sangat dipengaruhi desain, bentang, beban, dan mutu profil. Karena itu ini hanya untuk estimasi awal—desain final tetap perlu perhitungan teknis.

Langkah 5 — Konversi dari kg ke jumlah batang (opsional, kalau kamu pegang datasheet profil)

  1. Cek berat profil dari datasheet: misalnya x kg/m.
  2. Hitung total panjang profil: Total meter profil = Total kg ÷ (kg/m).
  3. Konversi ke batang: Jumlah batang = Total meter profil ÷ 6 (jika 1 batang 6 m).

Contoh hitung (angka realistis untuk rumah)

Kasus: rumah P=10 m, L=8 m, overstek O=0,5 m, kemiringan 30°. Jarak kuda-kuda 1,2 m. Jarak reng 0,30 m. Panjang batang 6 m. Cadangan 10%.

1) Luas atap miring

  • (P + 2O) = 10 + 1 = 11 m
  • (L + 2O) = 8 + 1 = 9 m
  • Luas proyeksi = 11 × 9 = 99 m²
  • cos 30° ≈ 0,866
  • Luas atap miring ≈ 99 ÷ 0,866 = 114,3 m²

2) Jumlah kuda-kuda (estimasi)

  • Ambil arah panjang (11 m). Jumlah kuda-kuda ≈ (11 ÷ 1,2) + 1 ≈ 10,17 → 11 unit

3) Kebutuhan reng

  • Total panjang reng ≈ 114,3 ÷ 0,30 = 381 m
  • Tambah cadangan 10% → 381 × 1,10 = 419 m
  • Jumlah batang (6 m) ≈ 419 ÷ 6 = 69,8 → beli 70 batang

4) Estimasi total rangka (metode kg/m²) untuk gambaran biaya

Misalnya kamu pakai patokan 9–12 kg/m² (sekadar estimasi awal):

  • Minimum: 114,3 × 9 = 1.028,7 kg
  • Maksimum: 114,3 × 12 = 1.371,6 kg
  • Tambah cadangan 10% → kisaran menjadi sekitar 1,13 ton sampai 1,51 ton

Kesimpulan contoh: dari kasus ini kamu sudah bisa “cek kewajaran” penawaran material. Untuk detail jumlah kanal C, web, jurai, ikatan angin, dan sambungan, tetap rujuk gambar kerja/hasil kalkulasi teknis.

Tips biar hitungan tidak meleset

  • Jangan pakai luas lantai. Atap limas selalu lebih besar karena kemiringan + overstek.
  • Pastikan overstek dihitung (banyak orang lupa, padahal bisa menambah m² lumayan).
  • Samakan satuan (cm ubah ke meter sebelum masuk rumus).
  • Reng itu sering paling banyak batangnya, jadi cek jarak reng sesuai jenis genteng/penutup atap.
  • Minta breakdown material (kuda-kuda, reng, jurai, bracing, screw) supaya kamu tahu mana yang “dibesarkan”.
  • Jangan pelit cadangan 5–10% untuk potongan, sudut jurai, dan revisi lapangan.

Risiko kalau salah hitung

  • Kurang material → pekerjaan berhenti, ongkos kirim nambah, dan stok profil bisa beda batch/spesifikasi.
  • Kebanyakan material → uang nyangkut, sisa menumpuk.
  • Salah jarak kuda-kuda/reng → bisa memengaruhi kekuatan dan potensi masalah atap (gelombang, bocor, dll).
  • Overstek & jurai tidak terantisipasi → biasanya ini sumber “tiba-tiba kurang” di atap limas.

FAQ

1) Atap limas dihitung pakai rumus apa?
Untuk estimasi luas atap miring, salah satu rumus cepat adalah [(P+2O)×(L+2O)] ÷ cos(θ). Setelah luas ketemu, kebutuhan material bisa diestimasi dari luas tersebut.
2) Jarak kuda-kuda baja ringan yang umum berapa?
Banyak pemasangan berada di kisaran 1–1,5 meter, tetapi angka pastinya tergantung beban penutup atap, desain, dan rekomendasi teknis. Untuk atap berat (genteng beton/keramik), biasanya butuh desain yang lebih kuat.
3) Bagaimana cara hitung kebutuhan reng yang paling gampang?
Perkiraan praktis: total panjang reng (meter) ≈ luas atap miring (m²) ÷ jarak reng (meter). Setelah itu dibagi panjang batang (mis. 6 m) untuk dapat jumlah batang.
4) Kenapa estimasi kg/m² bisa beda jauh antar kontraktor?
Karena desain rangka, bentang, beban atap, mutu profil, dan detail penguat (jurai, bracing) bisa berbeda. Kg/m² bagus untuk estimasi awal, tetapi angka final harus mengikuti desain.
5) Perlukah pakai jasa hitung struktur?
Kalau atap kamu besar, penutup atap berat, berada di area angin kencang, atau bangunan bertingkat, sangat disarankan memakai perhitungan teknis/ahli struktur agar aman.

Baca juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved