Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Lantai & Dinding: Rumus m², Cadangan 5–15%, Konversi ke Dus, + Contoh Excel Pemula
Diperbarui: 12 Desember 2025
Ringkasan cepat:
- Inti hitung kebutuhan keramik adalah: luas bidang (m²) → tambah cadangan → ubah ke dus (berdasarkan “isi dus” atau “cover m² per dus”).
- Cadangan umum: 5–10% untuk pola lurus, 10–15% untuk pola diagonal/banyak potongan.
- Untuk dinding: hitung luas dinding lalu kurangi pintu/jendela.
- Kalau mau anti salah, pakai Excel: cukup isi panjang–lebar, ukuran keramik, dan cover dus → hasil otomatis.
Daftar isi
- Kapan perlu menghitung kebutuhan keramik sendiri?
- Apa yang perlu dipahami: m², ukuran keramik, dus, dan “cover per dus”
- Syarat data yang harus disiapkan
- Langkah menghitung kebutuhan keramik (lantai & dinding)
- Contoh hitung (angka nyata)
- Contoh Excel untuk pemula: tabel + arti kolom + rumus
- Tips agar tidak kurang/lebih jauh
- Risiko kalau salah hitung
- FAQ
- Baca juga di Beginisob.com
Kapan perlu menghitung kebutuhan keramik sendiri?
- Saat belanja keramik supaya tidak “kurang 1 dus” (yang sering bikin beda motif/beda tone).
- Saat mau pasang pola diagonal/herringbone (limbah potongan lebih banyak).
- Saat mau bandingkan 2 ukuran keramik (misalnya 40×40 vs 60×60) dari sisi biaya dan sisa potongan.
- Saat kontraktor memberi angka “perkiraan” dan kamu ingin cek kewajaran.
Apa yang perlu dipahami: m², ukuran keramik, dus, dan “cover per dus”
- m² = luas bidang yang akan dipasang (lantai/dinding).
- Ukuran keramik (cm) menentukan luas 1 keping.
- Dus/box keramik biasanya punya info:
- Isi dus (misalnya 4 pcs, 6 pcs, 10 pcs)
- atau cover per dus (misalnya 1,44 m²/dus)
- Cadangan diperlukan untuk potongan, pecah, salah potong, dan perbaikan di masa depan (warna/kaliber produksi bisa berubah).
Syarat data yang harus disiapkan
- Lantai: panjang ruangan (m) dan lebar ruangan (m).
- Dinding: panjang dinding (m) × tinggi dinding (m) lalu kurangi luas pintu/jendela.
- Ukuran keramik (contoh 60×60 cm atau 30×60 cm).
- Info dus: cover per dus (m²/dus) atau jumlah keping per dus.
- Cadangan: 5–10% (lurus), 10–15% (diagonal/banyak sudut).
Langkah menghitung kebutuhan keramik (lantai & dinding)
Langkah 1 — Hitung luas bidang (m²)
Lantai: Luas = Panjang × Lebar
Dinding: Luas dinding = (Panjang dinding × Tinggi) − (Luas pintu/jendela)
Langkah 2 — Tambahkan cadangan
Luas + cadangan = Luas × (1 + Persen cadangan)
- Pola lurus/ruangan simpel: 5–10%
- Pola diagonal/herringbone/banyak potongan: 10–15%
Langkah 3 — Ubah ke dus (paling praktis)
Kalau di dus tertulis “cover 1,44 m²”, pakai rumus:
Jumlah dus = (Luas + cadangan) ÷ Cover per dus
Lalu bulatkan ke atas.
Alternatif: hitung berdasarkan keping
Kalau yang kamu tahu adalah “isi dus = 4 pcs”, bisa begini:
- Luas 1 keping (m²) = (panjang cm ÷ 100) × (lebar cm ÷ 100)
- Keping dibutuhkan = (Luas + cadangan) ÷ luas 1 keping
- Dus = keping dibutuhkan ÷ isi dus (pcs)
Contoh hitung (angka nyata)
Contoh 1 — Lantai 3 m × 4 m, keramik 60×60, cover dus 1,44 m²
- Luas lantai = 3 × 4 = 12 m²
- Cadangan 10% (pola lurus, ruangan ada potongan) → 12 × 1,10 = 13,2 m²
- Jumlah dus = 13,2 ÷ 1,44 = 9,17 dus → dibulatkan 10 dus
Contoh 2 — Dinding 1 sisi: 4 m × 2,8 m, ada jendela 1,2×1 m
- Luas dinding kotor = 4 × 2,8 = 11,2 m²
- Luas jendela = 1,2 × 1 = 1,2 m²
- Luas bersih = 11,2 − 1,2 = 10 m²
- Cadangan 15% (banyak potongan) → 10 × 1,15 = 11,5 m²
- Tinggal bagi dengan cover dus keramik dinding yang kamu pilih → bulatkan ke atas.
Contoh Excel untuk pemula: tabel + arti kolom + rumus
Di Excel, kolom itu huruf (A, B, C…), dan baris itu angka (1, 2, 3…).
Di contoh ini, kita pakai susunan kolom seperti berikut:
- Kolom A = Nama Ruangan/Bidang
- Kolom B = Panjang (meter)
- Kolom C = Lebar (meter)
- Kolom D = Luas (m²)
- Kolom E = Cadangan (%)
- Kolom F = Luas + Cadangan (m²)
- Kolom G = Cover per Dus (m²/dus)
- Kolom H = Jumlah Dus (dibulatkan ke atas)
| (A) Ruangan | (B) Panjang (m) | (C) Lebar (m) | (D) Luas (m²) | (E) Cadangan | (F) Luas+Cadangan | (G) Cover/Dus | (H) Dus Dibeli |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Lantai Ruang Tamu | 4 | 3 | =B2*C2 | 0.10 | =D2*(1+E2) | 1.44 | =ROUNDUP(F2/G2,0) |
Penjelasan rumus (bahasa awam, pakai alamat sel)
- D2 berisi luas lantai. Rumus
=B2*C2artinya: “panjang di B2 dikali lebar di C2”. - E2 berisi cadangan. Di contoh kita isi
0.10artinya 10%. - F2 adalah luas setelah cadangan. Rumus
=D2*(1+E2)artinya: “luas D2 dikali (1 + cadangan)”. - G2 adalah cover per dus (misalnya 1,44 m²).
- H2 jumlah dus yang harus dibeli. Rumus
=ROUNDUP(F2/G2,0)artinya: “hasil bagi luas (F2) dengan cover dus (G2), lalu dibulatkan ke atas jadi bilangan bulat”.
Tips agar tidak kurang/lebih jauh
- Wajib ambil cadangan. Minimal 5%, dan naikkan kalau pola diagonal atau banyak sudut.
- Samakan tone/kaliber. Belanja dalam satu batch lebih aman. Kalau kurang belanja belakangan, bisa beda warna/ukuran.
- Pisahkan hitung lantai dan dinding. Ukuran dan cover/dusnya sering beda.
- Periksa info dus. Ada yang tulis “m²/dus”, ada yang tulis “pcs/dus”. Jangan tertukar.
- Kalau ada plin/skirting, hitung terpisah (berdasarkan meter lari), jangan dicampur m² lantai.
Risiko kalau salah hitung
- Kurang bahan → pekerjaan berhenti, tambah ongkir, dan risiko beda tone.
- Kebanyakan jauh → uang nyangkut jadi stok tidak terpakai.
- Kalau tidak ada cadangan, saat ada 1–2 keping pecah di masa depan, kamu bisa kesulitan cari pengganti yang sama.
FAQ
- 1) Cadangan keramik ideal berapa persen?
- Umumnya 5–10% untuk pola lurus dan ruangan sederhana. Untuk diagonal/herringbone atau banyak potongan, 10–15% lebih aman.
- 2) Lebih akurat hitung pakai m²/dus atau pcs/dus?
- Paling praktis pakai cover m² per dus karena sudah dihitung pabrik. Kalau hanya ada pcs/dus, hitung dulu luas per keping lalu konversi.
- 3) Untuk dinding, apakah pintu/jendela dikurangi?
- Ya, agar tidak kebanyakan. Hitung luas dinding lalu kurangi luas bukaan (pintu/jendela), baru tambah cadangan.
- 4) Kalau hasilnya 9,1 dus, beli 9 atau 10?
- Beli 10 dus. Karena keramik tidak bisa dibeli “setengah dus” dan harus antisipasi pecah/potongan.
- 5) Kenapa keramik 60×60 sering cover 1,44 m² per dus?
- Karena 1 keping 60×60 luasnya 0,36 m². Jika 1 dus isi 4 keping, totalnya 4 × 0,36 = 1,44 m².
Comments
Post a Comment