Skip to main content

Cara Menghitung Usia Kehamilan: Dari HPHT, USG, dan HPL (Rumus Naegele) + Contoh Hitung Minggu ke Berapa

Diperbarui: 12 Desember 2025

Ringkasan cepat:

  • Usia kehamilan paling sering dihitung dari HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir) dengan patokan “minggu”.
  • Rumus sederhana untuk memperkirakan HPL (Hari Perkiraan Lahir) adalah Rumus Naegele: HPHT + 7 hari − 3 bulan + 1 tahun (untuk siklus 28 hari).
  • Kalau siklus haid kamu tidak teratur atau tidak ingat HPHT, patokan yang lebih akurat biasanya USG trimester 1.
  • Perhitungan usia kehamilan adalah perkiraan. Jika ada nyeri hebat, perdarahan, pingsan, atau gerak janin berkurang (trimester lanjut), segera periksa.

Daftar isi

Kapan perlu menghitung usia kehamilan?

Menghitung usia kehamilan membantu ibu dan keluarga untuk:

  • Memperkirakan perkembangan trimester dan jadwal kontrol (ANC).
  • Memahami kapan biasanya mulai terasa gerak janin, kapan perlu cek tertentu, dan kapan mendekati waktu persalinan.
  • Mengatur aktivitas, istirahat, dan persiapan kelahiran dengan lebih tenang.

Apa itu usia kehamilan, HPHT, HPL, dan usia janin?

  • Usia kehamilan biasanya dihitung dari HPHT (hari pertama haid terakhir). Karena itu, saat “baru telat haid”, hitungan usia kehamilan bisa sudah 4–5 minggu.
  • Usia janin (usia konsepsi) kira-kira 2 minggu lebih muda dari usia kehamilan (karena pembuahan umumnya terjadi sekitar 2 minggu setelah HPHT pada siklus 28 hari).
  • HPL adalah Hari Perkiraan Lahir, bukan tanggal pasti. Normalnya persalinan bisa terjadi beberapa minggu sebelum/ sesudah HPL.

Syarat/data yang dibutuhkan

Siapkan salah satu dari data ini:

  • HPHT (paling umum dan paling mudah).
  • Hasil USG, terutama USG trimester 1 (biasanya lebih akurat jika HPHT tidak jelas).
  • Info panjang siklus (misal 28 hari, 30 hari, 35 hari) jika ingin menyesuaikan hitungan.

Cara menghitung usia kehamilan dari HPHT (minggu ke berapa)

Prinsipnya: hitung selisih hari antara tanggal hari ini dan HPHT, lalu ubah menjadi minggu.

Langkah cepat

  1. Tentukan HPHT (hari pertama haid terakhir).
  2. Hitung selisih hari dari HPHT sampai hari ini.
  3. Ubah ke minggu: minggu = selisih hari ÷ 7.
  4. Sisa hari = selisih hari mod 7.

Contoh format penyebutan: “12 minggu 3 hari” atau “masuk minggu ke-13”.

Cara menghitung HPL dengan Rumus Naegele

Rumus Naegele umum dipakai untuk siklus haid 28 hari:

HPL = HPHT + 7 hari − 3 bulan + 1 tahun

Atau cara lain yang setara: HPHT + 280 hari (40 minggu).

Kalau siklus tidak 28 hari / tidak teratur, bagaimana?

Jika siklusmu lebih panjang/lebih pendek dari 28 hari, perkiraan bisa bergeser. Cara sederhana untuk pemula:

  • Jika siklus lebih panjang (misal 35 hari), ovulasi cenderung lebih lambat → HPL bisa lebih mundur beberapa hari.
  • Jika siklus lebih pendek (misal 24 hari), ovulasi cenderung lebih cepat → HPL bisa lebih maju.

Namun, untuk siklus tidak teratur, patokan terbaik biasanya USG trimester 1 karena mengukur ukuran janin di awal secara lebih presisi.

Cara menentukan usia kehamilan dari USG

Dokter/bidan biasanya memakai parameter seperti ukuran janin (misal CRL di trimester 1) untuk memperkirakan usia kehamilan.

Kapan USG paling akurat untuk penentuan usia?

  • Umumnya trimester 1 lebih akurat untuk menentukan usia kehamilan dan HPL.
  • Semakin besar usia kehamilan, variasi pertumbuhan janin makin beragam, sehingga penentuan usia dari USG bisa sedikit lebih “lebar” rentangnya.

Jika hasil USG dan HPHT berbeda jauh, tenaga kesehatan biasanya akan memakai acuan yang dianggap paling valid (seringnya USG trimester 1).

Contoh hitung lengkap (usia kehamilan & HPL)

Contoh 1 — Menghitung HPL dari HPHT dengan Rumus Naegele

Misal HPHT: 10 Maret 2025.

  1. HPHT + 7 hari → 17 Maret 2025
  2. Kurangi 3 bulan → 17 Desember 2024
  3. Tambah 1 tahun → 17 Desember 2025

Jadi HPL perkiraan: 17 Desember 2025.

Contoh 2 — Menghitung usia kehamilan (minggu ke berapa) dari HPHT

Misal HPHT: 1 September 2025. Hari ini (sesuai tanggal artikel) 12 Desember 2025.

Selisih hari dari 1 Sep ke 12 Des (perkiraan):

  • Sep: 1 Sep → 30 Sep = 29 hari
  • Okt: 31 hari
  • Nov: 30 hari
  • Des: 1 Des → 12 Des = 11 hari

Total ≈ 29 + 31 + 30 + 11 = 101 hari.

Usia kehamilan ≈ 101 ÷ 7 = 14 minggu sisa 3 hari14 minggu 3 hari (masuk minggu ke-15).

Catatan: hitungan manual seperti ini cukup untuk perkiraan, tetapi untuk kepastian medis (misal jadwal kontrol/skrining), ikut hasil nakes/USG.

Tips agar hitungan tidak meleset jauh

  • Catat HPHT di kalender/HP setiap bulan, terutama jika sedang program hamil.
  • Kalau siklus tidak teratur, lakukan kontrol lebih awal agar bisa USG trimester 1.
  • Jangan terpaku pada tanggal HPL sebagai “tanggal pasti”. HPL itu perkiraan.
  • Kalau ada perbedaan jauh antara HPHT dan USG, ikuti arahan dokter/bidan.

Risiko salah hitung & tanda bahaya

Salah hitung bisa membuat jadwal kontrol/skrining tidak pas atau membuat keluarga panik saat “melewati HPL” padahal masih dalam rentang normal.

Segera periksa bila ada salah satu tanda berikut:

  • Perdarahan banyak atau nyeri perut hebat.
  • Pusing berat sampai pingsan.
  • Demam tinggi berkepanjangan.
  • Trimester lanjut: gerak janin berkurang drastis atau tidak terasa seperti biasa.

Artikel ini untuk edukasi, bukan pengganti pemeriksaan tenaga kesehatan.

FAQ

1) Cara menghitung usia kehamilan yang paling umum?
Paling umum dari HPHT. Hitung selisih hari dari HPHT sampai hari ini, lalu bagi 7 untuk mendapat minggu.
2) Rumus Naegele itu apa?
Rumus Naegele untuk memperkirakan HPL (siklus 28 hari): HPL = HPHT + 7 hari − 3 bulan + 1 tahun (setara HPHT + 280 hari).
3) Kalau tidak ingat HPHT bagaimana?
Biasanya penentuan usia kehamilan dan HPL lebih akurat memakai USG, terutama USG trimester 1.
4) Kenapa usia kehamilan dihitung dari haid, bukan dari pembuahan?
Karena HPHT biasanya lebih mudah diketahui daripada tanggal pembuahan. Pada siklus 28 hari, pembuahan rata-rata terjadi sekitar 2 minggu setelah HPHT.
5) HPL apakah selalu tepat?
Tidak selalu. HPL adalah perkiraan. Persalinan bisa terjadi beberapa minggu sebelum atau sesudah HPL dan masih dianggap normal, tergantung kondisi ibu dan bayi.

Baca juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved