Skip to main content

Cara Memperbaiki “Windows Error Recovery” (Windows Gagal Booting): Pilih Startup Repair, Masuk WinRE, Perbaiki Boot, Tanpa Install Ulang Dulu

Diperbarui: 3 Januari 2026

Ringkasan cepat:

  • Jika muncul layar “Windows Error Recovery” (umumnya Windows 7/Vista): coba Launch Startup Repair (recommended) dulu, lalu lanjut System Restore bila perlu.
  • Jika Windows 10/11 boot loop “Automatic Repair”: masuk WinRE → Startup Repair → System Restore/Uninstall Updates → SFC/CHKDSK (opsional) → terakhir Reset “Keep my files”.
  • Sebelum langkah berat: lepas USB/flashdisk eksternal, pastikan charger terpasang, dan jangan paksa restart berulang-ulang tanpa arah.
  • Kalau data penting: prioritaskan selamatkan data sebelum “reset/install ulang”.
  • Hindari tool/aktivator bajakan untuk “memperbaiki Windows” karena sering memicu kerusakan sistem dan ini juga bermasalah secara syariat (melanggar hak).

Daftar isi

Kenali gejala “Windows Error Recovery” vs “Automatic Repair”

Windows Error Recovery biasanya tampil di Windows 7/Vista dengan pilihan seperti:

  • Launch Startup Repair (recommended)
  • Start Windows Normally

Sementara di Windows 10/11, gejalanya sering berupa “Preparing Automatic Repair”, “Automatic Repair couldn’t repair your PC”, atau boot loop ke menu Advanced options (WinRE).

Kalau Anda masih bingung versi Windows yang dipakai (10 atau 11), Anda bisa cek pembeda dasarnya di artikel Perbedaan Windows 10 dan 11 agar langkah perbaikannya tidak salah jalur.

Persiapan aman sebelum memperbaiki

  • Colok charger (jangan perbaiki saat baterai kritis).
  • Lepas perangkat eksternal: flashdisk, HDD eksternal, dongle tertentu, printer. Kadang BIOS/UEFI salah boot ke USB.
  • Jika laptop “seolah mati” sebelum logo Windows muncul, bedakan dulu masalah OS vs daya. Panduan pembeda ada di Kenapa Laptop Tidak Bisa Nyala Tapi Lampu Power Hidup.
  • Kalau Anda baru utak-atik setting/registry (mis. tweak font/tema), hentikan eksperimen dulu. Banyak tweak yang bikin UI/boot bermasalah—lihat peringatan dan opsi aman di Cara Ganti “Font” di Windows 10 Tanpa Aplikasi.

Tabel diagnosis cepat (gejala → langkah)

Gejala Langkah paling aman Kalau gagal
Windows Error Recovery (Win7/Vista) muncul sekali setelah mati listrik Launch Startup Repair (recommended) System Restore → cek disk (CHKDSK) → bootrec (jika perlu)
Boot loop “Automatic Repair” (Win10/11) Advanced options → Startup Repair System Restore/Uninstall Updates → SFC/CHKDSK → Reset “Keep my files”
Layarnya hitam tapi laptop hidup (ada suara kipas/indikator) Cek output display + Safe Mode Ikuti panduan khusus layar hitam di Cara Mengatasi Laptop Blank Hitam Tapi Hidup di Windows 10
Stuck di logo Windows / loading lama Masuk WinRE → Startup Repair CHKDSK → SFC → System Restore
Sering gagal shutdown sebelum kejadian Perbaiki akar masalah shutdown Lihat checklist di Kenapa Laptop Tidak Mau Mati atau Shutdown dengan Benar

Langkah perbaiki Windows Error Recovery (Windows 7/Vista)

1. Pilih “Launch Startup Repair (recommended)” dulu

  1. Pilih Launch Startup Repair (recommended).
  2. Biarkan proses berjalan sampai selesai (jangan dimatikan di tengah).
  3. Jika diminta restart, restart dan lihat apakah Windows bisa masuk desktop.

Rujukan resmi Microsoft tentang Startup Repair: Perbaikan Startup (Startup Repair).

2. Kalau Startup Repair gagal: coba “System Restore”

  1. Masuk ke menu pemulihan/Advanced options (jika muncul).
  2. Pilih System Restore.
  3. Pilih restore point sebelum masalah terjadi (mis. sebelum update driver/aplikasi).

Rujukan resmi: System Restore.

3. Masih gagal? Masuk Safe Mode (jika bisa) lalu uninstall perubahan terakhir

  • Tekan F8 saat boot (pada sebagian laptop/PC lama) → pilih Safe Mode.
  • Uninstall driver/aplikasi yang baru dipasang sebelum error.

Langkah perbaiki boot loop di Windows 10/11 (WinRE)

1. Masuk ke WinRE (Advanced Startup)

Kalau Windows tidak bisa masuk desktop:

  • Biasanya WinRE otomatis muncul setelah beberapa kali gagal boot.
  • Jika tidak muncul: nyalakan → saat logo Windows muncul, tahan tombol power untuk mematikan. Ulang 2–3 kali sampai muncul “Preparing Automatic Repair” lalu “Advanced options”.

Rujukan resmi WinRE: Windows Recovery Environment (WinRE).

2. Jalankan Startup Repair

  1. Troubleshoot → Advanced options → Startup Repair.
  2. Pilih akun jika diminta.
  3. Tunggu sampai selesai, lalu restart.

3. Jika masih gagal: System Restore atau Uninstall Updates

  • Advanced options → System Restore (paling aman jika ada restore point).
  • Jika error muncul setelah update Windows: pilih Uninstall Updates (hapus update terbaru).

Langkah lanjutan via Command Prompt (SFC/CHKDSK/BOOTREC/BCDBOOT)

Peringatan: langkah ini untuk kondisi Windows benar-benar tidak boot. Lakukan pelan-pelan. Jika ragu, stop di sini dan minta bantuan teknisi agar data tidak ikut rusak.

1. Buka Command Prompt dari WinRE

  1. Troubleshoot → Advanced options → Command Prompt.
  2. Pastikan Anda tahu huruf drive Windows (kadang bukan C: saat di WinRE).

2. Perbaiki error disk: CHKDSK

Jalankan pemeriksaan disk (contoh untuk drive C:):

chkdsk C: /f /r

Kalau Windows Anda ternyata berada di D:, ganti C: menjadi D:.

Rujukan perintah resmi: CHKDSK (Microsoft Learn).

3. Perbaiki file sistem: SFC (offline)

Contoh format umum SFC offline (huruf drive bisa berbeda):

sfc /scannow /offbootdir=C:\ /offwindir=C:\Windows

Rujukan perintah resmi: SFC (Microsoft Learn).

4. Jika masalah di boot loader/BCD: BOOTREC (umumnya Win7/Vista, kadang membantu di kasus tertentu)

Microsoft mendokumentasikan langkah Bootrec.exe untuk memperbaiki masalah startup tertentu. Rujukan resmi (termasuk contoh rebuild BCD):

Menggunakan Bootrec.exe di Windows RE untuk memecahkan masalah startup

5. Alternatif modern untuk file boot: BCDBOOT

BCDBoot digunakan untuk mengonfigurasi file boot Windows (skenario perbaikan partisi sistem/boot). Ini biasanya dipakai saat file boot kacau atau habis terhapus.

Rujukan resmi: Opsi Command-Line BCDBoot (Microsoft Learn).

Kapan sebaiknya Reset / Install ulang?

  • Jika Startup Repair + System Restore + perintah dasar tidak menyelesaikan boot loop.
  • Jika Windows sering rusak berulang setelah perbaikan (indikasi file sistem/disk bermasalah).
  • Jika Anda butuh cepat normal dan siap install ulang aplikasi.

Untuk Windows 10/11, opsi “Reset this PC” bisa menjadi jalan tengah karena ada pilihan Keep my files (file pribadi dipertahankan, aplikasi dan setting ter-reset).

Rujukan resmi: Reset your PC.

FAQ

1. Boleh pilih “Start Windows Normally” saja?

Boleh mencoba jika sebelumnya hanya mati listrik mendadak dan biasanya Windows akan normal. Tapi jika layar “Windows Error Recovery” muncul berulang, lebih aman jalankan Startup Repair.

2. Startup Repair jalan lama, apakah harus dimatikan?

Jangan dimatikan di tengah kecuali benar-benar stuck berjam-jam tanpa progres. Kalau ragu, tunggu minimal 30–60 menit (tergantung kondisi disk) sebelum mengambil keputusan.

3. Saya takut data hilang. Langkah mana yang paling aman?

Urutan aman: Startup Repair → System Restore. Hindari Reset/Install ulang sebelum data diselamatkan.

4. Kenapa WinRE tidak bisa dipakai karena keyboard/mouse tidak jalan?

Pada sebagian update Windows 11 tertentu, ada kasus perangkat input USB tidak terbaca di WinRE. Coba pakai keyboard laptop bawaan, mouse/keyboard wireless (dongle tertentu), atau metode lain untuk masuk pemulihan.

5. Apakah aktivator/crack bisa dipakai untuk “memperbaiki” Windows error recovery?

Hindari. Selain berisiko merusak sistem/menambah malware, penggunaan crack/aktivator juga bermasalah secara syariat karena melanggar hak. Fokus ke langkah pemulihan resmi (WinRE, Startup Repair, System Restore, Reset).

Baca juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved