Skip to main content

Cara Membuat Kalkulator IMT (BMI) di Excel & Google Sheets: Rumus Otomatis, Tabel Kategori, dan Contoh Template

Diperbarui: 13 Desember 2025

Ringkasan cepat:

  • Kalkulator IMT di Excel/Sheets membuat perhitungan otomatis: cukup isi berat (kg) dan tinggi (cm).
  • Rumus inti: IMT = kg ÷ (m²). Di Excel/Sheets, tinggi cm perlu diubah dulu jadi meter.
  • Kamu bisa menambahkan kolom Kategori (Kurus–Normal–Gemuk–Obesitas) dengan rumus IF bertingkat.
  • IMT adalah alat skrining, bukan diagnosis. Untuk kondisi khusus (hamil, atlet, remaja, lansia) jangan jadikan IMT satu-satunya patokan.

Daftar isi

Kapan perlu membuat kalkulator IMT di Excel/Sheets?

Kamu akan terbantu membuat kalkulator IMT kalau:

  • Sering memantau berat badan (misalnya tiap 2–4 minggu) dan ingin hasil konsisten.
  • Mau membuat rekap keluarga (tanpa hitung manual berulang).
  • Butuh format tabel untuk komunitas olahraga/UMKM/kantor, tapi tetap sederhana.
  • Ingin menghindari kesalahan umum (tinggi masih cm, lupa kuadrat, salah pembulatan).

Apa itu IMT, dan kenapa cocok dibuat otomatis?

IMT (Indeks Massa Tubuh) adalah angka perbandingan berat badan terhadap tinggi badan (dalam meter kuadrat) untuk mengelompokkan status berat badan secara cepat (kurus/normal/gemuk/obesitas).

Karena rumusnya tetap, IMT sangat cocok dibuat otomatis di Excel/Google Sheets: kamu tinggal input kg dan cm, lalu hasil + kategori langsung keluar.

Kalau kamu butuh versi hitung manual (pakai kalkulator HP) beserta contoh pembulatan, lihat artikel dasar ini: Cara Menghitung IMT (Indeks Massa Tubuh): Rumus, Cara Hitung Manual, dan Arti Kategorinya.

Syarat & data yang dibutuhkan

  • Berat badan dalam kilogram (kg).
  • Tinggi badan dalam centimeter (cm) atau meter (m).
  • (Opsional) Kolom nama/tanggal agar rekap lebih jelas.

Catatan penting: IMT bukan ukuran “sehat/tidak sehat” secara mutlak. Ia hanya indikator awal. Jangan jadikan angka IMT sebagai alasan melakukan cara ekstrem yang menyiksa diri. Menjaga kesehatan itu amanah, dilakukan bertahap dan dengan cara yang baik.

Langkah membuat kalkulator IMT di Excel/Google Sheets

  1. Buat header kolom: Nama, Berat (kg), Tinggi (cm), Tinggi (m), IMT, Kategori.
  2. Isi data berat dan tinggi.
  3. Ubah tinggi cm menjadi meter (dibagi 100).
  4. Hitung IMT: berat ÷ (tinggi(m)²).
  5. Tambahkan kategori dengan IF bertingkat.
  6. (Opsional) Buat pembulatan 1 angka desimal agar enak dibaca.

Contoh tabel (dengan kolom A, B, C...) + rumus per sel

Contoh struktur tabel berikut bisa kamu tiru persis.

Kolom Judul Kolom Isi yang dimaksud
A Nama Nama orang (opsional)
B Berat (kg) Berat badan dalam kilogram
C Tinggi (cm) Tinggi badan dalam centimeter
D Tinggi (m) Konversi dari cm ke meter (cm ÷ 100)
E IMT Hasil IMT/BMI otomatis
F Kategori Kurus/Normal/Gemuk/Obesitas (berdasarkan patokan yang kamu pilih)

Contoh data (mulai baris 2):

A B C D E F
Nama Berat (kg) Tinggi (cm) Tinggi (m) IMT Kategori
Andi 63 170 (rumus) (rumus) (rumus)
Budi 85 165 (rumus) (rumus) (rumus)
Citra 48 158 (rumus) (rumus) (rumus)

Rumus yang dipakai (jelas per sel)

  • D2 (Tinggi meter): =C2/100
  • E2 (IMT): =B2/(D2^2)
  • E2 versi dibulatkan 1 desimal: =ROUND(B2/(D2^2),1)

Rumus kategori (F2) patokan umum global:

  • Kurus: < 18,5
  • Normal: 18,5 – 24,9
  • Gemuk (Overweight): 25,0 – 29,9
  • Obesitas: ≥ 30,0

Contoh rumus IF bertingkat (F2):

=IF(E2<18.5,"Kurus",IF(E2<25,"Normal",IF(E2<30,"Gemuk","Obesitas")))

Kalau kamu tidak mau pakai kolom D, IMT bisa dihitung langsung dari cm (E2):

=ROUND(B2/((C2/100)^2),1)

Catatan Excel/Sheets: di beberapa setting bahasa, pemisah argumen fungsi bisa ; (titik koma) bukan koma. Jika rumus error, coba ganti koma menjadi titik koma.

Tabel kategori IMT (patokan umum)

Supaya pembaca tabelmu paham, kamu bisa tempel tabel kategori ini di bawahnya:

Kategori Rentang IMT Catatan singkat
Kurus < 18,5 Perlu cek pola makan, aktivitas, dan kondisi tubuh secara menyeluruh
Normal 18,5 – 24,9 Targetnya menjaga konsistensi kebiasaan baik
Gemuk 25,0 – 29,9 Mulai rapikan pola makan dan aktivitas harian secara bertahap
Obesitas ≥ 30,0 Risiko metabolik cenderung naik; pertimbangkan evaluasi tenaga kesehatan

Catatan: beberapa rujukan Asia/Indonesia memakai ambang yang sedikit berbeda (lebih “ketat” di angka atas). Jika kamu memilih patokan lokal tertentu, cukup ubah angka batas di rumus kategori.

Tips agar kalkulator rapi & enak dipakai

  • Pakailah Data Validation (opsional) agar berat/tinggi tidak bisa diisi teks.
  • Kunci format angka: kolom E tampilkan 1 angka desimal.
  • Tambahkan Conditional Formatting (opsional): misalnya “Obesitas” dibuat lebih mencolok supaya cepat terbaca.
  • Simpan sebagai template (xlsx / Google Sheets) agar tinggal duplikasi tiap bulan.
  • Tambahkan kolom Tanggal jika ingin grafik tren (naik/turun IMT dari waktu ke waktu).

Risiko salah hitung & kapan sebaiknya konsultasi

  • Risiko salah hitung paling sering: tinggi masih cm (bukan meter), lupa kuadrat, atau rumus kategori salah ambang.
  • Keterbatasan IMT: tidak membedakan lemak dan otot; kurang cocok sebagai patokan utama untuk ibu hamil, atlet berotot, remaja yang masih tumbuh, dan sebagian lansia.

Sebaiknya konsultasi ke dokter/ahli gizi jika IMT jauh dari normal dan disertai keluhan (misalnya lemas ekstrem, sesak, pusing berat, nyeri dada), atau jika kamu punya penyakit penyerta (diabetes, hipertensi, gangguan tiroid, dsb.).

FAQ

1) Apakah rumus IMT di Excel sama dengan di kalkulator HP?

Sama. Bedanya Excel/Sheets membuatnya otomatis untuk banyak baris data sekaligus.

2) Kenapa tinggi harus dibagi 100 dulu?

Karena rumus IMT memakai meter. Tinggi dalam cm harus dikonversi dulu: cm ÷ 100.

3) Bisa tidak membuat kategori IMT sesuai patokan Asia/Indonesia?

Bisa. Kamu tinggal ubah angka ambang pada rumus IF kategori (misalnya ambang “obesitas” dibuat lebih rendah sesuai patokan yang kamu pakai).

4) Saya rajin gym, IMT tinggi. Apakah pasti obesitas?

Belum tentu. IMT tidak memisahkan massa otot dan lemak. Pertimbangkan ukuran lain (misalnya lingkar perut) dan evaluasi tenaga kesehatan bila perlu.

5) Apakah kalkulator IMT ini bisa untuk anak?

Untuk anak dan remaja, penilaian status gizi biasanya memakai kurva/persentil berdasarkan usia, bukan kategori IMT dewasa. Jadi jangan pakai kategori dewasa untuk anak.

Baca juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved