Skip to main content

Cara Menghitung Penjumlahan Pecahan: Rumus Dasar, Samakan Penyebut, Pecahan Campuran, + Contoh Soal & Pembahasan

Diperbarui: 13 Desember 2025

Ringkasan cepat:

  • Kalau penyebut sama: jumlahkan pembilang, penyebut tetap.
  • Kalau penyebut beda: samakan penyebut (pakai KPK), lalu baru jumlahkan.
  • Pecahan campuran sebaiknya diubah dulu menjadi pecahan biasa agar hitungan rapi.
  • Terakhir: sederhanakan hasil (bagi pembilang & penyebut dengan FPB yang sama).

Daftar isi

Kapan kita perlu penjumlahan pecahan?

  • Menghitung waktu (misal 1/2 jam + 1/4 jam).
  • Menghitung resep masakan (misal 1/3 sendok + 1/6 sendok).
  • Menghitung panjang/ukuran (misal 2 1/2 meter + 3/4 meter).
  • Latihan matematika sekolah (SD–SMP) yang sering keluar di ulangan.

Apa itu pecahan (biasa, campuran, desimal)?

  • Pecahan biasa: a/b (contoh 3/4). a = pembilang, b = penyebut.
  • Pecahan campuran: bilangan bulat + pecahan (contoh 2 1/3).
  • Pecahan desimal: bentuk koma (contoh 0,75). Bisa dikonversi ke pecahan biasa.

Syarat sebelum menghitung

  • Pastikan kamu tahu mana pembilang dan mana penyebut.
  • Untuk penyebut beda, kamu perlu bisa cari KPK penyebut.
  • Biasakan menyederhanakan hasil menggunakan FPB (biar jawabannya paling sederhana).

Langkah penjumlahan pecahan (paling mudah)

1) Jika penyebut sama

Rumus:

a/b + c/b = (a + c) / b

Artinya: pembilang dijumlahkan, penyebut tetap.

2) Jika penyebut berbeda (cara KPK)

  1. Cari KPK dari kedua penyebut.
  2. Ubah kedua pecahan jadi penyebut KPK.
  3. Jumlahkan pembilangnya.
  4. Sederhanakan.

3) Jika pecahan campuran

  1. Ubah dulu pecahan campuran menjadi pecahan biasa.
  2. Lakukan penjumlahan seperti biasa (samakan penyebut kalau perlu).
  3. Kalau hasilnya bisa jadi campuran lagi, boleh diubah ke bentuk campuran.

Contoh soal penjumlahan pecahan + pembahasan

Contoh 1: Penyebut sama

Soal: 2/7 + 3/7 = ?

Jawab:

  • Penyebut sama (7), jadi cukup jumlahkan pembilang: 2 + 3 = 5
  • Hasil = 5/7

Contoh 2: Penyebut berbeda

Soal: 1/4 + 1/6 = ?

Jawab langkah demi langkah:

  • KPK dari 4 dan 6 adalah 12
  • Ubah 1/4 jadi penyebut 12: 1/4 = 3/12
  • Ubah 1/6 jadi penyebut 12: 1/6 = 2/12
  • Jumlahkan: 3/12 + 2/12 = 5/12
  • Hasil akhir: 5/12 (sudah paling sederhana)

Contoh 3: Pecahan campuran

Soal: 2 1/3 + 1 1/6 = ?

Jawab langkah demi langkah:

  • Ubah 2 1/3 menjadi pecahan biasa: (2×3 + 1)/3 = 7/3
  • Ubah 1 1/6 menjadi pecahan biasa: (1×6 + 1)/6 = 7/6
  • Samakan penyebut: KPK dari 3 dan 6 adalah 6
  • 7/3 = 14/6
  • Jumlahkan: 14/6 + 7/6 = 21/6
  • Sederhanakan: 21/6 = 7/2
  • Ubah ke campuran: 7/2 = 3 1/2

Contoh 4: Pecahan desimal (opsional)

Soal: 0,25 + 1/2 = ?

  • 0,25 = 25/100 = 1/4
  • 1/4 + 1/2 = 1/4 + 2/4 = 3/4
  • Hasil = 3/4 atau 0,75

Tips cepat agar tidak salah

  • Jangan pernah menjumlahkan penyebut. Kesalahan pemula: 1/4 + 1/6 jadi 2/10 (ini salah).
  • Kalau penyebut beda, pakai KPK agar cepat.
  • Setelah dapat hasil, cek bisa disederhanakan atau tidak (pakai FPB).
  • Untuk campuran, ubah dulu ke pecahan biasa biar rapi.
  • Kalau ragu, cek kembali dengan kalkulator (untuk memastikan), tapi tetap pahami langkahnya.

Kesalahan umum

  • Salah KPK sehingga penyebut jadi tidak sama.
  • Lupa mengalikan pembilang saat mengubah penyebut.
  • Tidak menyederhanakan hasil padahal masih bisa diperkecil.
  • Untuk campuran, sering salah di langkah (bilangan bulat × penyebut) + pembilang.

FAQ

1) Apakah penyebut boleh dijumlahkan?
Tidak. Penyebut tidak dijumlahkan. Yang benar: samakan penyebut dulu (kalau beda), baru jumlahkan pembilang.
2) Kapan harus pakai KPK?
Saat penyebut pecahan berbeda, KPK dipakai untuk menyamakan penyebut.
3) Bagaimana cara cepat menyederhanakan pecahan?
Cari FPB pembilang dan penyebut, lalu bagi keduanya dengan FPB tersebut.
4) Pecahan campuran lebih enak dihitung bagaimana?
Ubah dulu ke pecahan biasa, lakukan penjumlahan, lalu kalau mau ubah lagi ke campuran.
5) Hasilnya boleh dalam desimal?
Boleh, tergantung kebutuhan. Di pelajaran matematika biasanya diminta bentuk pecahan paling sederhana, tapi di konteks ukuran/uang kadang desimal lebih praktis.

Baca juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved