Skip to main content

Internet Rakyat Gratis 3 Bulan? Cara Cek Link Pendaftaran Resmi dan Menghindari Penipuan Internetrakyat.id Palsu

Diperbarui: 3 Desember 2025

Ringkasan cepat:

  • Beredar di media sosial link pendaftaran “Internet Rakyat gratis 3 bulan” yang ternyata hoax dan berpotensi penipuan (phishing) data pribadi dan keuangan.
  • Secara resmi, pendaftaran Internet Rakyat hanya melalui domain internetrakyat.id dan mytelemedia.id; selain itu wajib dicurigai.
  • Modus umum: link mirip domain resmi, menjanjikan gratis 3 bulan, meminta upload KTP, selfie, OTP, atau nomor rekening di halaman yang tidak aman.
  • Cara aman: selalu cek domain, HTTPS, ejaan alamat web, sumber informasi, dan jangan pernah membagikan OTP perbankan / e-wallet kepada siapa pun.
  • Bagi muslim, menjaga data dan harta dari penipuan adalah bagian dari menjaga amanah; jangan tergoda iming-iming “gratis” jika caranya tidak jelas dan berpotensi haram.

Daftar isi

  1. Kapan perlu curiga dengan link Internet Rakyat gratis 3 bulan?
  2. Apa sebenarnya yang terjadi dengan promo Internet Rakyat gratis 3 bulan di media sosial?
  3. Modus dan pola penipuan link Internet Rakyat palsu
  4. Syarat dan checklist sebelum klik link pendaftaran apa pun
  5. Langkah cek apakah link Internet Rakyat resmi atau palsu
  6. Tips menjaga data dan keuangan tetap aman sesuai syariat
  7. Risiko jika terlanjur mengisi link Internet Rakyat palsu
  8. FAQ: Pertanyaan yang sering ditanyakan soal Internet Rakyat gratis 3 bulan
  9. Baca juga di Beginisob.com

Kapan perlu curiga dengan link Internet Rakyat gratis 3 bulan?

Program Internet Rakyat memang sedang ramai dibahas karena menawarkan WiFi rumah 5G FWA sekitar 100 Mbps dengan tarif sekitar Rp100.000 per bulan. Namun, justru karena ramai inilah muncul banyak link dan broadcast yang mengatasnamakan Internet Rakyat.

Anda perlu mulai curiga ketika melihat hal-hal berikut:

  • Link menawarkan gratis 3 bulan tanpa syarat yang jelas.
  • Alamat webnya mirip, tapi bukan internetrakyat.id atau mytelemedia.id.
  • Link disebar lewat grup WhatsApp/Telegram tanpa sumber resmi.
  • Halaman pendaftaran meminta data berlebihan: PIN, OTP, password email, hingga data kartu ATM.
  • Bahasa di poster/website penuh typo, desain asal-asalan, atau mendorong klik dengan kalimat “CEPAT SEBELUM DITUTUP”.

Jika tanda-tanda di atas muncul, anggap dulu sebagai potensi penipuan sampai Anda berhasil memverifikasi kebenarannya lewat sumber resmi.

Apa sebenarnya yang terjadi dengan promo Internet Rakyat gratis 3 bulan di media sosial?

Beberapa hari terakhir, beredar poster dan link yang mengklaim:

  • “PENDAFTARAN INTERNET RAKYAT GRATIS 3 BULAN, KUOTA UNLIMITED, BURUAN DAFTAR DI LINK INI >> [link abal-abal]”.
  • “KHUSUS PENERIMA PERTAMA, BAYAR 0 RUPIAH SELAMA 3 BULAN”.

Lembaga cek fakta dan pihak resmi telah menegaskan bahwa link-link tersebut tidak berasal dari portal resmi Internet Rakyat. Secara teknis, ini termasuk phishing: penjahat membuat halaman mirip pendaftaran Internet Rakyat untuk mengumpulkan data.

Di sisi lain, bukan tidak mungkin suatu hari nanti ada promo resmi dari penyedia Internet Rakyat. Namun, promo resmi pasti diumumkan lewat kanal resmi (website utama, media resmi perusahaan, atau rilis pemerintah), bukan sekadar link random di kolom komentar atau status akun tidak jelas.

Modus dan pola penipuan link Internet Rakyat palsu

Beberapa pola yang perlu diwaspadai:

1. Domain mirip tapi bukan resmi

Contoh: menambahkan huruf/angka tertentu, memakai subdomain panjang, atau memakai domain gratis yang tidak profesional. Sekilas mirip internetrakyat.id, tapi kalau diperhatikan beda satu-dua huruf.

2. Janji “gratis 3 bulan” tanpa penjelasan detail

Janji berlebihan tapi tanpa syarat dan ketentuan yang jelas sering dipakai untuk memancing korban. Secara syariat, transaksi yang terlalu mengandung ketidakjelasan (gharar) juga perlu dihindari.

3. Meminta data sensitif di luar kewajaran

Misalnya:

  • PIN atau OTP m-banking.
  • PIN e-wallet dan kode OTP yang dikirim SMS.
  • Password email atau akun media sosial.

Pendaftaran layanan internet resmi biasanya hanya butuh nama, alamat, kontak, dan mungkin KTP; tidak butuh data finansial sedetail itu di awal.

4. Broadcast masif lewat grup tertutup

Link penipuan sering disebar lewat:

  • Grup keluarga/RT/RW.
  • Grup alumni atau komunitas.
  • Grup jual beli, dengan narasi “info dari orang dalam”.

Semakin menekan Anda untuk segera daftar tanpa pikir panjang, semakin besar kemungkinan itu jebakan.

Syarat dan checklist sebelum klik link pendaftaran apa pun

Sebelum klik link yang mengatasnamakan Internet Rakyat (atau program bantuan lain), pastikan minimal hal berikut:

  • Anda tahu nama resmi program dan pihak penyelenggaranya.
  • Anda sudah tahu domain resmi yang dipakai.
  • Anda bisa menemukan informasi serupa di media kredibel atau website resmi pemerintah/perusahaan.
  • Tidak ada kewajiban langsung membayar ke rekening pribadi perseorangan tanpa bukti yang jelas.
  • Anda tidak diminta memberikan OTP atau PIN apa pun.

Jika satu saja dari poin di atas tidak terpenuhi, tahan dulu. Cari informasi pembanding sebelum meneruskan.

Langkah cek apakah link Internet Rakyat resmi atau palsu

1. Cek domain yang dipakai

2. Perhatikan ejaan dan tampilan halaman

  • Website resmi biasanya rapi, konsisten, dan tidak penuh typo.
  • Waspadai halaman dengan logo dicomot asal, warna tidak konsisten, dan teks campur aduk.

3. Lihat apakah ada HTTPS dan sertifikat valid

  • Cek apakah alamat web diawali https:// dan ada ikon gembok di browser.
  • Meski HTTPS tidak menjamin 100% aman, ketiadaan HTTPS di halaman pendaftaran adalah tanda bahaya besar.

4. Bandingkan isi dengan pengumuman resmi

  • Buka juga situs resmi Internet Rakyat dan cek apakah ada pengumuman promo gratis 3 bulan.
  • Jika tidak ada info di sana, tapi hanya ada di broadcast forward-forward, besar kemungkinan itu promo palsu.

5. Jangan klik link dari pesan mencurigakan

  • Jika menerima link via chat dari orang yang tidak dikenal atau akun yang baru dibuat, abaikan saja.
  • Lebih aman: ketik sendiri alamat web resmi di browser, jangan mengandalkan link yang dikirim orang lain.

6. Cross-check di media kredibel

  • Cari di mesin pencari: “cek fakta internet rakyat gratis 3 bulan”.
  • Jika media cek fakta sudah menyatakan hoax, jangan teruskan link tersebut ke orang lain.

Tips menjaga data dan keuangan tetap aman sesuai syariat

  • Anggap semua tawaran “gratis” di internet sebagai mencurigakan sampai terbukti resmi, bukan sebaliknya.
  • Jangan serakah: keinginan mendapat sesuatu tanpa bayar sering dimanfaatkan penipu. Dalam Islam, harta orang lain punya hak yang harus dijaga.
  • Gunakan perangkat yang aman: pastikan HP dan browser up to date, jangan menginstal aplikasi aneh yang meminta izin berlebihan.
  • Aktifkan verifikasi dua langkah di perbankan dan e-wallet, dan jangan pernah memberikan OTP kepada siapa pun.
  • Belajar prinsip keamanan dasar; Anda bisa mulai dari artikel 7 Tips Aman Belanja Online di Marketplace agar Terhindar dari Penipuan.

Risiko jika terlanjur mengisi link Internet Rakyat palsu

Jika seseorang terlanjur memasukkan data di website palsu, risikonya bisa sangat besar, misalnya:

  • Nomor WhatsApp dipakai untuk penipuan atas nama Anda.
  • Data KTP dan selfie dipakai mendaftar pinjaman online atau akun lain tanpa sepengetahuan Anda.
  • Rekening bank atau e-wallet dibobol jika pelaku berhasil mendapatkan OTP/PIN.
  • Email atau akun media sosial dibajak karena password dan recovery email bocor.

Secara syariat, memberi peluang orang lain berbuat zalim melalui kelalaian kita juga perlu dihindari. Karena itu, berhati-hatilah setiap kali memasukkan data pribadi ke halaman web apa pun.

FAQ: Pertanyaan yang sering ditanyakan soal Internet Rakyat gratis 3 bulan

1. Apakah benar ada promo Internet Rakyat gratis 3 bulan?

Sampai artikel ini diperbarui, klaim link pendaftaran Internet Rakyat gratis 3 bulan yang beredar di media sosial telah dinyatakan hoax oleh lembaga cek fakta. Jika kelak ada promo resmi, informasi biasanya diumumkan di situs resmi dan kanal resmi perusahaan, bukan dari link asing yang beredar tanpa sumber jelas.

2. Apa saja domain resmi Internet Rakyat?

Informasi pendaftaran dan detail layanan Internet Rakyat sejauh ini disampaikan melalui domain internetrakyat.id dan kanal resmi mitra seperti Telemedia. Hindari memasukkan data di domain lain yang hanya menumpang nama mirip atau memakai domain gratis.

3. Apa yang harus saya lakukan kalau terlanjur mengisi data di link palsu?

Segera:

  • Ganti password email, akun penting, dan nonaktifkan sesi aktif yang mencurigakan.
  • Aktifkan OTP dan verifikasi dua langkah.
  • Hubungi bank atau penyedia e-wallet untuk memeriksa aktivitas mencurigakan.
  • Laporkan ke pihak berwajib bila terjadi kerugian finansial.

4. Apakah aman daftar Internet Rakyat lewat link yang dibagikan teman?

Aman jika link tersebut memang mengarah ke domain resmi dan teman Anda mengirimkan langsung (bukan sekadar meneruskan broadcast tidak jelas). Tetap biasakan mengecek sendiri alamat web di browser dan jangan klik link pendek yang mencurigakan.

5. Bagaimana cara mengikuti informasi resmi Internet Rakyat tanpa takut ketinggalan promo?

Ikuti kanal resmi penyedia layanan (website utama, akun resmi yang sudah terverifikasi) dan sesekali baca artikel teknis yang netral, misalnya di Beginisob tentang cara daftar dan review Internet Rakyat. Jangan mengandalkan broadcast viral yang sumbernya tidak jelas.

Baca juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved