Skip to main content

Format Jurnal Harian Guru di Excel: Template 4 Sheet, Rumus Rekap, dan Cara Cetak Rapi

Diperbarui: 31 Mei 2026

Format jurnal harian guru di Excel membantu guru mencatat kegiatan mengajar dengan lebih rapi, mudah dicari, dan mudah direkap. Banyak guru sebenarnya sudah punya format jurnal, tetapi masih kesulitan saat harus menghitung jumlah pertemuan, total JP, status kelas yang tertunda, atau menyiapkan laporan mingguan. Karena itu, artikel ini tidak hanya memberi contoh kolom, tetapi juga struktur 4 sheet, rumus rekap, dropdown, cara audit data, dan cara mencetak jurnal agar siap dipakai di sekolah. Format ini bisa disesuaikan untuk SD, SMP, SMA, SMK, madrasah, guru mapel, maupun wali kelas sesuai kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.

Ringkasan cepat:
  • Gunakan 4 sheet utama: SETUP, JADWAL, JURNAL_HARIAN, dan REKAP.
  • Kolom wajib: tanggal, hari, kelas, mapel, jam ke, JP, materi, tujuan pembelajaran, kegiatan, catatan, tindak lanjut, dan status.
  • Gunakan dropdown untuk kelas, mapel, metode, dan status agar input tidak berantakan.
  • Rumus penting: TEXT, IF, COUNTIFS, dan SUMIFS.
  • Jurnal sebaiknya ditulis objektif, jujur, dan tidak membuka aib siswa.

Apa Itu Jurnal Harian Guru?

Jurnal harian guru adalah catatan pelaksanaan kegiatan mengajar yang dibuat berdasarkan pertemuan di kelas. Isinya biasanya mencakup tanggal, kelas, mata pelajaran, jam pelajaran, materi, tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, catatan kelas, tindak lanjut, dan status pelaksanaan.

Fungsi jurnal ini bukan sekadar administrasi. Jika dibuat dengan benar, jurnal bisa membantu guru melihat kelas mana yang tertinggal, materi mana yang perlu diulang, berapa kali pertemuan sudah terlaksana, dan tindak lanjut apa yang harus dilakukan pada pertemuan berikutnya.

Format dalam artikel ini bukan format baku nasional yang wajib sama untuk semua sekolah. Gunakan sebagai dasar praktis, lalu sesuaikan dengan kebijakan sekolah, madrasah, kepala sekolah, wakil kurikulum, atau format administrasi yang sudah berlaku di tempat Anda.

Kenapa Format Excel Lebih Praktis?

Excel cocok untuk jurnal harian guru karena data jurnal sebenarnya berbentuk tabel. Setiap pertemuan bisa dicatat dalam satu baris, lalu guru dapat memfilter berdasarkan kelas, tanggal, mapel, status, atau minggu tertentu.

Keunggulan lainnya, Excel bisa merekap otomatis. Guru tidak perlu menghitung manual berapa kali kelas 7A sudah belajar, berapa total JP yang terlaksana, atau berapa pertemuan yang tertunda. Selama datanya rapi, rumus bisa membantu mempercepat pekerjaan.

Agar tabel tidak mudah rusak saat baris bertambah, sebaiknya gunakan Excel Table. Panduan lengkapnya bisa dibaca di Cara Membuat Excel Table (Ctrl+T) yang Benar untuk Pemula.

Struktur File Jurnal Harian Guru

Kesalahan yang sering terjadi adalah membuat semua data dalam satu sheet besar tanpa daftar pilihan dan tanpa rekap. Awalnya terlihat cepat, tetapi setelah data banyak, file menjadi sulit dicek. Struktur yang lebih aman adalah 4 sheet berikut.

Nama Sheet Fungsi Isi Utama
SETUP Menyimpan daftar pilihan. Kelas, mapel, metode, status, semester, tahun pelajaran.
JADWAL Pegangan jadwal mengajar. Hari, jam ke, kelas, mapel, jumlah JP, ruang.
JURNAL_HARIAN Tempat input kegiatan harian. Tanggal, materi, tujuan, kegiatan, catatan, tindak lanjut, status.
REKAP Rekap otomatis. Jumlah pertemuan, total JP, terlaksana, tertunda, diganti, libur.

Sheet SETUP

Sheet SETUP dipakai sebagai sumber dropdown. Tujuannya agar guru tidak mengetik data secara bebas yang akhirnya berbeda-beda. Misalnya, satu kelas bisa tertulis “7A”, “VII A”, “Kelas 7A”, atau “VII-A”. Perbedaan kecil seperti ini bisa membuat rekap tidak terbaca benar.

Buat sheet bernama SETUP, lalu ketik contoh berikut mulai dari sel A1.

A: Kelas B: Mapel C: Metode D: Status E: Semester F: Tahun Pelajaran
7A Matematika Diskusi Terlaksana Ganjil 2026/2027
7B Bahasa Indonesia Tanya Jawab Tertunda Genap 2027/2028
8A IPA Praktik Diganti
8B IPS Penugasan Libur

Daftar ini bebas disesuaikan. Guru SD bisa mengisi kelas 1A, 1B, 2A, dan seterusnya. Guru mapel SMP/SMA/SMK bisa mengisi kelas yang diajar saja agar file lebih ringan.

Sheet JADWAL

Sheet JADWAL berfungsi sebagai pembanding. Saat jurnal diisi, guru bisa mencocokkan apakah kelas, mapel, dan jumlah JP sudah sesuai dengan jadwal mengajar.

A: Hari B: Jam_Ke C: Kelas D: Mapel E: Jumlah_JP F: Ruang G: Keterangan
Senin 1-2 7A Matematika 2 Ruang 7A Rutin
Senin 3-4 7B Matematika 2 Ruang 7B Rutin
Selasa 5-6 8A Matematika 2 Ruang 8A Rutin

Kolom Jumlah_JP sebaiknya diisi angka saja, misalnya 2 atau 3. Jangan mengetik “2 JP” di dalam sel, karena nantinya lebih sulit dijumlahkan dengan rumus.

Sheet JURNAL_HARIAN

Sheet JURNAL_HARIAN adalah tempat input utama. Prinsipnya: satu baris untuk satu pertemuan. Jangan membuat satu tabel baru untuk setiap hari, karena data akan sulit direkap.

A: No B: Tanggal C: Hari D: Jam_Ke E: Kelas F: Mapel G: JP H: Materi_Topik I: Tujuan_Pembelajaran J: Kegiatan_Inti K: Metode L: Catatan_Kelas M: Tindak_Lanjut N: Status O: Cek
1 02/06/2026 Selasa 1-2 7A Matematika 2 Bilangan bulat Siswa mampu menjelaskan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Apersepsi, contoh soal bertahap, latihan individu, pembahasan. Diskusi Sebagian siswa perlu penguatan pada soal bilangan negatif. Berikan 5 soal latihan tambahan pada pertemuan berikutnya. Terlaksana OK

Kolom Catatan_Kelas sebaiknya ditulis objektif. Hindari kalimat yang merendahkan siswa. Lebih baik menulis “sebagian siswa perlu penguatan” daripada “siswa malas belajar”. Jurnal adalah catatan amanah, bukan tempat membuka aib atau melampiaskan kekesalan.

Sheet REKAP

Sheet REKAP membantu guru melihat ringkasan per kelas dalam rentang tanggal tertentu. Dengan sheet ini, guru bisa membuat rekap mingguan, bulanan, atau per semester tanpa menghitung manual.

Di bagian atas sheet, isi tanggal awal dan tanggal akhir rekap.

Sel Isi Contoh
B1 Tanggal Awal 01/06/2026
C1 Tanggal Akhir 07/06/2026

Lalu buat tabel rekap seperti berikut.

A: Kelas B: Pertemuan_Terlaksana C: Total_JP D: Tertunda E: Diganti F: Libur G: Catatan
7A Rumus Rumus Rumus Rumus Rumus Manual

Rumus Excel yang Dipakai

Contoh rumus di bawah memakai koma sebagai pemisah. Jika Excel Anda memakai titik koma, ganti koma menjadi titik koma.

1. Rumus Nomor Otomatis

Di sheet JURNAL_HARIAN, isi A2 dengan:

=IF(B2="","",ROW()-1)

Rumus ini membuat nomor hanya muncul jika tanggal sudah diisi.

2. Rumus Hari Otomatis

Jika tanggal ada di B2, isi C2 dengan:

=TEXT(B2,"dddd")

Jika hasil hari muncul dalam bahasa Inggris, itu biasanya mengikuti pengaturan bahasa Excel atau komputer. Anda bisa tetap memakai hasil otomatis, atau mengisi hari secara manual jika sekolah meminta bahasa Indonesia.

3. Rumus Cek Kelengkapan Baris

Di O2, isi rumus berikut:

=IF(H2="","Isi materi",IF(I2="","Isi tujuan",IF(N2="","Pilih status","OK")))

Rumus ini membantu guru melihat baris mana yang belum lengkap. Jika materi kosong, muncul “Isi materi”. Jika tujuan kosong, muncul “Isi tujuan”. Jika status belum dipilih, muncul “Pilih status”.

4. Rumus Pertemuan Terlaksana

Di sheet REKAP, misalnya kelas ada di A4, tanggal awal di B1, dan tanggal akhir di C1. Untuk menghitung jumlah pertemuan terlaksana, isi B4 dengan:

=COUNTIFS(JURNAL_HARIAN!$E:$E,$A4,JURNAL_HARIAN!$B:$B,">="&$B$1,JURNAL_HARIAN!$B:$B,"<="&$C$1,JURNAL_HARIAN!$N:$N,"Terlaksana")

5. Rumus Total JP Terlaksana

Untuk menghitung total JP yang terlaksana, isi C4 dengan:

=SUMIFS(JURNAL_HARIAN!$G:$G,JURNAL_HARIAN!$E:$E,$A4,JURNAL_HARIAN!$B:$B,">="&$B$1,JURNAL_HARIAN!$B:$B,"<="&$C$1,JURNAL_HARIAN!$N:$N,"Terlaksana")

6. Rumus Pertemuan Tertunda

Isi D4 dengan:

=COUNTIFS(JURNAL_HARIAN!$E:$E,$A4,JURNAL_HARIAN!$B:$B,">="&$B$1,JURNAL_HARIAN!$B:$B,"<="&$C$1,JURNAL_HARIAN!$N:$N,"Tertunda")

7. Rumus Pertemuan Diganti

Isi E4 dengan:

=COUNTIFS(JURNAL_HARIAN!$E:$E,$A4,JURNAL_HARIAN!$B:$B,">="&$B$1,JURNAL_HARIAN!$B:$B,"<="&$C$1,JURNAL_HARIAN!$N:$N,"Diganti")

8. Rumus Pertemuan Libur

Isi F4 dengan:

=COUNTIFS(JURNAL_HARIAN!$E:$E,$A4,JURNAL_HARIAN!$B:$B,">="&$B$1,JURNAL_HARIAN!$B:$B,"<="&$C$1,JURNAL_HARIAN!$N:$N,"Libur")

Jika ingin memahami SUM, SUMIF, SUMIFS, dan SUBTOTAL dari dasar, baca panduan Cara Menghitung Jumlah di Excel untuk Pemula.

Dropdown membuat input lebih rapi. Ini sangat penting untuk kolom kelas, mapel, metode, dan status. Tanpa dropdown, data yang sama bisa tertulis dalam banyak versi dan membuat rumus rekap tidak akurat.

Contoh membuat dropdown status:

  1. Blok kolom status di JURNAL_HARIAN, misalnya N2:N500.
  2. Klik menu Data.
  3. Pilih Data Validation.
  4. Pada bagian Allow, pilih List.
  5. Pada bagian Source, arahkan ke daftar status di SETUP, misalnya =SETUP!$D$2:$D$5.
  6. Klik OK.

Lakukan langkah yang sama untuk kelas, mapel, dan metode. Jika ingin panduan yang lebih lengkap, baca Cara Membuat Dropdown List di Excel Pakai Data Validation.

Cara Mengisi Jurnal Harian Guru

Agar jurnal benar-benar berguna, isi jurnal setelah kegiatan mengajar selesai atau paling lambat di hari yang sama. Jangan menunggu terlalu lama, karena detail kelas, kendala, dan tindak lanjut mudah terlupa.

Kolom Cara Mengisi yang Baik Contoh
Materi_Topik Tulis topik spesifik, bukan hanya “Bab 1”. Penjumlahan bilangan bulat
Tujuan_Pembelajaran Tulis kemampuan yang diharapkan setelah belajar. Siswa mampu menyelesaikan soal penjumlahan bilangan bulat.
Kegiatan_Inti Tulis alur kegiatan secara ringkas. Apersepsi, contoh, latihan, pembahasan.
Catatan_Kelas Tulis fakta pembelajaran secara objektif. Sebagian siswa perlu latihan soal bertahap.
Tindak_Lanjut Tulis langkah yang akan dilakukan berikutnya. Remedial singkat 10 menit di awal pertemuan.

Jika guru juga mengelola nilai siswa, format jurnal sebaiknya tetap dipisah dari format nilai. Jurnal mencatat proses pembelajaran, sedangkan nilai mencatat hasil asesmen. Untuk contoh tabel nilai, lihat Contoh Data Nilai Siswa Excel yang Rapi.

Cara Cetak Jurnal agar Rapi

Jurnal harian guru biasanya perlu dicetak untuk arsip atau pemeriksaan administrasi. Karena tabelnya lebar, jangan langsung menekan Print tanpa pengaturan.

1. Pilih Kolom yang Dicetak

Untuk cetak mingguan, kolom yang biasanya cukup adalah tanggal, hari, jam ke, kelas, mapel, JP, materi, tujuan pembelajaran, catatan, tindak lanjut, dan status. Kolom bantu seperti Cek bisa disembunyikan jika tidak perlu.

2. Gunakan Landscape

Masuk ke Page Layout, pilih Orientation, lalu pilih Landscape. Ini membuat tabel lebih muat di kertas.

3. Atur Print Area

Blok area yang ingin dicetak, lalu pilih Page Layout > Print Area > Set Print Area. Dengan begitu, Excel tidak mencetak kolom kosong atau data yang tidak dibutuhkan.

4. Ulangi Header di Setiap Halaman

Jika tabel lebih dari satu halaman, buka Page Layout > Print Titles, lalu pilih baris header tabel agar judul kolom muncul di setiap halaman.

5. Simpan PDF untuk Arsip

Sebelum disetor, simpan juga sebagai PDF. File Excel bisa berubah karena diedit, tetapi PDF membantu menyimpan versi laporan yang sudah final.

Checklist Audit Sebelum Disetor

Sebelum jurnal disetor ke wali kelas, kurikulum, atau kepala sekolah, lakukan audit sederhana berikut.

Yang Dicek Cara Mengecek Tanda Aman
Tanggal Filter tanggal kosong atau tanggal di luar rentang. Tidak ada tanggal kosong.
Kelas dan Mapel Cek apakah semua memakai dropdown. Tidak ada variasi penulisan.
JP Pastikan berisi angka, bukan teks. Bisa dijumlahkan dengan SUMIFS.
Materi dan Tujuan Filter kolom Cek yang bukan OK. Semua baris bernilai OK.
Status Cek status Terlaksana, Tertunda, Diganti, atau Libur. Tidak ada status kosong.

Kesalahan Umum Saat Membuat Jurnal Harian Guru

1. Membuat Tabel Terpisah untuk Setiap Hari

Ini membuat jurnal terlihat rapi di awal, tetapi sulit direkap. Lebih baik gunakan satu tabel utama dengan satu baris untuk satu pertemuan.

2. Menulis Status Secara Manual Tanpa Dropdown

Status yang ditulis manual mudah berbeda. Misalnya “Terlaksana”, “terlaksana”, dan “Selesai”. Bagi guru terlihat sama, tetapi rumus bisa membacanya sebagai data berbeda.

3. Mengisi JP dengan Teks

Isi kolom JP dengan angka saja. Jangan menulis “2 JP” di dalam sel karena akan menyulitkan penjumlahan.

4. Catatan Kelas Terlalu Menyudutkan Siswa

Catatan kelas harus membantu perbaikan pembelajaran, bukan mempermalukan siswa. Tulis fakta dan tindak lanjut seperlunya.

5. Tidak Mengecek Rekap

Rumus bisa salah jika nama sheet berubah, range bergeser, atau status tidak konsisten. Cek sheet REKAP sebelum jurnal disetor.

6. Menganggap Jurnal Hanya Formalitas

Jika diisi asal-asalan, jurnal tidak memberi manfaat. Jurnal yang baik membantu guru melihat proses pembelajaran, bukan hanya memenuhi administrasi.

Kesimpulan

Format jurnal harian guru di Excel sebaiknya dibuat dengan struktur yang jelas: SETUP untuk daftar pilihan, JADWAL untuk pegangan mengajar, JURNAL_HARIAN untuk input kegiatan, dan REKAP untuk ringkasan otomatis. Dengan struktur ini, guru bisa mencatat kegiatan mengajar, menghitung jumlah pertemuan, menjumlahkan JP, dan menyiapkan laporan mingguan dengan lebih cepat.

Kunci keberhasilannya adalah konsistensi input. Gunakan dropdown, isi JP dengan angka, tulis catatan secara objektif, dan cek hasil rekap sebelum disetor. Dengan cara ini, jurnal harian guru tidak hanya menjadi administrasi, tetapi juga alat evaluasi pembelajaran yang bermanfaat dan lebih amanah.

FAQ Format Jurnal Harian Guru di Excel

1. Apa itu jurnal harian guru?

Jurnal harian guru adalah catatan pelaksanaan kegiatan mengajar yang berisi tanggal, kelas, mapel, materi, tujuan pembelajaran, kegiatan, catatan kelas, tindak lanjut, dan status pelaksanaan.

2. Apakah format jurnal harian guru harus sama di semua sekolah?

Tidak selalu. Setiap sekolah atau madrasah bisa memiliki format administrasi sendiri. Format di artikel ini bisa dijadikan dasar lalu disesuaikan dengan kebijakan sekolah.

3. Sheet apa saja yang sebaiknya ada dalam jurnal guru Excel?

Minimal ada 4 sheet: SETUP, JADWAL, JURNAL_HARIAN, dan REKAP. Struktur ini membuat data lebih rapi dan mudah dihitung otomatis.

4. Rumus apa yang paling penting untuk jurnal guru Excel?

Rumus yang paling penting adalah TEXT untuk hari otomatis, IF untuk cek kelengkapan, COUNTIFS untuk menghitung jumlah pertemuan, dan SUMIFS untuk menjumlahkan total JP.

5. Kenapa dropdown penting dalam jurnal guru?

Dropdown mencegah variasi penulisan seperti kelas, mapel, metode, dan status. Jika input konsisten, rekap otomatis akan lebih akurat.

6. Apakah jurnal guru perlu memakai macro atau VBA?

Tidak perlu. Untuk jurnal harian guru, Excel Table, dropdown, COUNTIFS, SUMIFS, dan IF sudah cukup. Tanpa macro, file biasanya lebih aman dan mudah dibuka di komputer sekolah.

7. Bagaimana cara mencetak jurnal harian guru agar rapi?

Gunakan orientasi Landscape, atur Print Area, pilih kolom yang penting saja, ulangi header di setiap halaman, lalu simpan juga sebagai PDF untuk arsip.

8. Apakah boleh menulis masalah siswa di catatan jurnal?

Boleh jika berkaitan langsung dengan pembelajaran, tetapi tulislah secara objektif dan seperlunya. Hindari kalimat yang membuka aib, merendahkan, atau menyudutkan siswa.

Baca Juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2026 beginisob.com, All right reserved