Workflow Tugas Kuliah Minim Revisi: Cara Temukan DOI Jurnal, Tulis Daftar Pustaka APA 7 untuk Peraturan (UU/PP/Permen), dan Buat Kuis Pilihan Ganda di Google Form
Diperbarui: 25 Desember 2025
Ringkasan cepat:
- Workflow ini dibuat supaya tugas/skripsi/jurnal kamu minim revisi: DOI valid, sitasi peraturan rapi, dan kuis Google Form bisa dinilai otomatis.
- Urutan paling aman: rapikan data sumber → cari & verifikasi DOI → susun format APA 7 (termasuk peraturan) → baru finalisasi kuis/penilaian.
- Jangan mengarang DOI atau “menebak” format peraturan: verifikasi dulu di doi.org dan gunakan sumber resmi peraturan (mis. JDIH) sebagai rujukan.
- Di bagian contoh ada tabel simulasi (data mentah → hasil jadi) agar kamu bisa meniru tanpa bingung.
Daftar isi
- Checkpoint: terverifikasi vs belum pasti
- Siapkan data inti (biar tidak bolak-balik)
- Langkah 1 — Temukan & verifikasi DOI jurnal (anti DOI palsu)
- Langkah 2 — Susun APA 7 untuk peraturan (UU/PP/Permen/Perda) dengan cara aman
- Langkah 3 — Buat kuis pilihan ganda di Google Form (nilai otomatis)
- Contoh tabel simulasi: dari data mentah → jadi daftar pustaka + setting kuis
- Checklist cek akhir 10 menit sebelum dikumpulkan
- FAQ workflow tugas kuliah minim revisi
- Baca juga di Beginisob.com
Checkpoint: terverifikasi vs belum pasti
- Yang sudah terverifikasi: DOI yang valid biasanya bisa ditemukan di halaman publisher/jurnal, PDF artikel, atau lewat Crossref; format DOI yang aman untuk APA adalah bentuk tautan https://doi.org/.... Google Form mode Quiz memungkinkan kunci jawaban + skor agar penilaian otomatis.
- Yang belum pasti/berpotensi berubah: aturan sitasi peraturan di kampus bisa berbeda (sebagian kampus punya “APA versi kampus”). Tampilan menu Google Form/setting router bisa berubah mengikuti update Google.
- Cara aman: ikuti pedoman kampus kalau ada; kalau tidak ada, gunakan format yang konsisten dan sumber resmi peraturan (misalnya JDIH). Untuk Google Form, fokus pada prinsipnya (aktifkan Quiz → isi kunci + poin → atur rilis nilai), bukan menghafal posisi tombol.
Siapkan data inti (biar tidak bolak-balik)
Sebelum mulai, kumpulkan data mentah berikut (ini yang paling sering bikin revisi kalau kurang lengkap):
- Untuk jurnal: judul artikel (lengkap), penulis (minimal penulis pertama), tahun, nama jurnal, volume/issue, halaman atau artikel number, dan URL halaman artikel (kalau ada).
- Untuk peraturan: jenis peraturan (UU/PP/Permen/Perda), nomor & tahun, judul resmi, lembaga/instansi penerbit, dan URL sumber resmi (misalnya halaman JDIH).
- Untuk kuis Google Form: daftar soal, opsi jawaban, kunci jawaban, bobot poin per soal, dan aturan ujian (boleh lihat skor kapan, boleh lihat jawaban benar atau tidak, dll.).
Langkah 1 — Temukan & verifikasi DOI jurnal (anti DOI palsu)
Kalau kamu ingin versi langkah cepat yang benar-benar khusus DOI (Crossref, Scholar, publisher), ikuti panduan internal ini: Cara Menemukan DOI Jurnal untuk Daftar Pustaka APA 7: Crossref, Google Scholar, dan Publisher (Langkah Cepat).
1. Cek lokasi DOI yang paling sering (urutan paling efisien)
- Halaman artikel di website jurnal/publisher (biasanya paling akurat). Cari label: DOI, Cite, Citation, Article information.
- PDF artikel: gunakan Ctrl+F lalu ketik doi atau 10. (sering ada di halaman awal).
- Crossref jika dua langkah di atas gagal. Pakai halaman resmi Crossref Metadata Search: https://search.crossref.org/
2. Verifikasi DOI (wajib, 30 detik)
Setelah dapat DOI (misalnya 10.1234/abcd.2025.001), uji dengan membuka:
- https://doi.org/ lalu tempel DOI kamu (atau langsung buka https://doi.org/DOI-kamu).
Kalau halaman yang terbuka tidak sesuai judul/penulis/tahun, anggap DOI itu belum valid (seringnya karena salah salin, tertukar artikel, atau metadata tidak cocok).
3. Kalau artikel memang tidak punya DOI, jangan dipaksa
- Jika jurnalnya lama atau memang tidak mendaftarkan DOI, kamu pakai format bibliografi lengkap + URL halaman artikel (kalau online).
- Jangan mengarang DOI. Ini salah secara ilmiah dan tidak amanah.
Langkah 2 — Susun APA 7 untuk peraturan (UU/PP/Permen/Perda) dengan cara aman
Untuk format lengkap (dengan contoh untuk UU, PP, Permen, dan Perda), pakai rujukan internal ini: Daftar Pustaka APA 7 untuk Undang-Undang, PP, Permen, dan Perda: Format yang Rapi + Contoh Jadi.
1. Prinsip aman (yang biasanya diterima kampus)
- Peraturan Indonesia sering paling aman ditulis sebagai dokumen pemerintah (lembaga sebagai penulis/group author).
- Pastikan judul peraturan sesuai teks resmi (jangan “disingkat” sampai berubah makna).
- Sumber URL utamakan yang resmi (misalnya JDIH), bukan blog reupload.
2. Template praktis (buat kamu copy-paste lalu ganti datanya)
- Format aman (umum): Lembaga. (Tahun). Judul peraturan (Jenis & nomor). Sumber resmi. URL
- Di teks (in-text) yang paling aman: (Lembaga, Tahun) atau jika kampus menghendaki, bisa menambahkan nomor peraturan sesuai pedoman kampus.
3. Bedakan “format APA 7 murni” vs “APA versi kampus”
Kalau kampusmu punya pedoman, ikuti pedoman kampus. Jika tidak ada, gunakan format yang konsisten dan bisa ditelusuri (ada sumber resmi dan data lengkap). Ini biasanya lebih disukai dosen karena mudah diverifikasi.
Langkah 3 — Buat kuis pilihan ganda di Google Form (nilai otomatis)
Kalau kamu butuh langkah klik-per-klik membuat soal PG + kunci jawaban + skor, pakai panduan internal: Cara Membuat Soal Pilihan Ganda di Google Form + Kunci Jawaban dan Skor (Quiz) untuk Ujian/Kuis Kelas.
1. Urutan aman membuat kuis (biar tidak ulang dari nol)
- Buka Google Form: https://forms.google.com
- Buat form baru → masuk Settings → aktifkan Make this a quiz (mode Kuis).
- Buat pertanyaan Multiple choice.
- Untuk tiap soal: isi Answer key + tentukan Points.
- Atur kapan nilai ditampilkan (langsung / nanti setelah review).
2. Tips minim kecurangan (tanpa berlebihan)
- Acak urutan pertanyaan (shuffle questions) jika memungkinkan.
- Buat variasi opsi jawaban yang mirip (tetap jelas, jangan menjebak).
- Jika ujian penting, pecah jadi beberapa sesi atau gunakan bank soal (bukan 1 link dipakai berhari-hari).
Contoh tabel simulasi: dari data mentah → jadi daftar pustaka + setting kuis
Contoh A — Data mentah jurnal (untuk cari DOI)
| Field | Contoh data mentah | Catatan |
|---|---|---|
| Judul artikel | Pengaruh X terhadap Y pada Z | Pakai judul lengkap saat cari di Crossref |
| Penulis pertama | Ahmad | Cukup penulis pertama untuk mempersempit hasil |
| Tahun | 2023 | Bantu verifikasi kecocokan |
| Nama jurnal | Jurnal Contoh | Kalau hasil banyak, tambahkan nama jurnal |
Simulasi hasil DOI: jika ketemu DOI 10.1234/jurnalcontoh.2023.001, maka format tautan DOI yang aman adalah:
https://doi.org/10.1234/jurnalcontoh.2023.001
Contoh B — Data mentah peraturan (untuk APA 7)
| Field | Contoh data mentah | Catatan |
|---|---|---|
| Jenis | Undang-Undang | Jangan ketuker UU vs PP vs Permen |
| Nomor & tahun | Nomor 1 Tahun 2024 | Tulis sesuai dokumen resmi |
| Judul resmi | Tentang ... | Salin judul resmi (bukan ringkasan) |
| Lembaga | Republik Indonesia | Sesuaikan pedoman kampus/JDIH |
| URL resmi | (URL JDIH) | Utamakan URL sumber resmi |
Simulasi format aman (tinggal ganti datanya):
Republik Indonesia. (2024). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang .... (Undang-Undang). JDIH. https://....
Contoh C — Setup kuis Google Form (ringkas)
| Komponen | Contoh | Tujuan |
|---|---|---|
| Jenis soal | Multiple choice | Bisa dinilai otomatis |
| Poin | 10 soal × 10 poin | Total 100 (mudah dibaca) |
| Rilis nilai | Later, after manual review | Lebih aman kalau kamu mau cek dulu |
Kalau kamu butuh referensi tambahan untuk contoh format daftar pustaka lintas jenis sumber (buku, jurnal, website, YouTube, dll.), lihat: Contoh Daftar Pustaka APA Style (APA 7) dari Berbagai Jenis Sumber: Buku, Jurnal, Website, dan YouTube.
Checklist cek akhir 10 menit sebelum dikumpulkan
- DOI: semua DOI yang kamu tulis bisa dibuka di doi.org dan mengarah ke artikel yang benar (judul/penulis/tahun cocok).
- Daftar pustaka: semua entri yang ada di daftar pustaka benar-benar disitasi di teks (tidak ada “entri nyangkut”).
- Peraturan: nomor-tahun-judul sesuai dokumen resmi, dan URL-nya sumber resmi (bukan reupload).
- Google Form: mode Quiz aktif, tiap soal punya kunci + poin, dan kamu sudah tes 1 kali sebagai “siswa” (preview).
- Amanah ilmiah: tidak ada sumber fiktif, tidak ada DOI “hasil tebak”, dan tidak ada kutipan tanpa referensi.
FAQ workflow tugas kuliah minim revisi
1) Kalau DOI tidak ditemukan, apakah saya harus tetap menulis DOI?
Tidak. Kalau memang tidak ada DOI, jangan mengarang. Pakai data bibliografi lengkap + URL halaman artikel (jika sumber online).
2) Apakah semua jurnal pasti punya DOI?
Tidak. Banyak jurnal lama atau jurnal tertentu tidak memakai DOI. Yang penting kamu menulis referensi dengan data lengkap dan bisa ditelusuri.
3) Saya bingung format peraturan karena kampus minta “versi tertentu”. Harus ikut mana?
Ikuti pedoman kampus jika ada. Kalau tidak ada, gunakan format yang konsisten dan cantumkan sumber resmi (mis. JDIH) supaya dosen mudah memverifikasi.
4) Kenapa Google Form saya tidak ada menu kunci jawaban?
Biasanya karena mode Quiz belum diaktifkan. Masuk Settings lalu aktifkan “Make this a quiz”.
5) Bolehkah saya membagikan link kuis ke banyak kelas tanpa diubah?
Boleh, tapi untuk mengurangi kecurangan sebaiknya atur rilis nilai dan pertimbangkan variasi soal (bank soal) atau buat beberapa versi form.
Baca juga di Beginisob.com
- 10 Kesalahan Umum dalam Daftar Pustaka APA 7 (dan Cara Mengeceknya Sebelum Dikumpulkan ke Dosen)
- Cara Membuat Daftar Pustaka APA Style di Word Secara Otomatis dan Manual (APA 7)
- Cara Membuat Daftar Pustaka APA di Google Docs (Tanpa Word): Manual dan Otomatis
- Aplikasi Pembuat Soal dan Kartu Soal: Alternatif Selain Google Form
- Cara Menghitung Nilai 10 Pilihan Ganda + 5 Essay: Rumus Manual dan Excel (Otomatis, Anti Salah Hitung)
Comments
Post a Comment