Cara Memasak Pare agar Tidak Pahit (3 Teknik Paling Ampuh: Garam–Peras, Rendam, Blanch) + Resep Tumis Pare Praktis
Diperbarui: 1 Januari 2026
Ringkasan cepat:
- Kalau pare “terlalu pahit”, biasanya masalahnya ada di biji + bagian putih (empulur) dan cara olahnya yang kurang tepat.
- Metode paling stabil untuk pemula: buang biji & empulur → garami & peras → bilas → blanch (rebus 1–2 menit) → langsung masak.
- Untuk rasa paling “aman” di lidah: masak pare dengan bumbu kuat (bawang, cabai, terasi/ebi opsional) dan penyeimbang rasa (gula sedikit, kecap, atau tomat).
- Di artikel ini ada tabel takaran garam dan simulasi waktu agar hasil lebih konsisten.
Daftar isi
- Kenapa pare pahit (dan bagian mana yang paling pahit)?
- Cara memilih pare yang tidak terlalu pahit
- 3 teknik utama mengurangi pahit (paling direkomendasikan)
- Tabel takaran garam & waktu (biar tidak ngarang-ngira)
- Resep tumis pare tidak pahit (2 versi: sederhana & bumbu kuat)
- Masih pahit/layu/lembek? Penyebab dan solusinya
- FAQ memasak pare agar tidak pahit
- Baca juga di Beginisob.com
Kenapa pare pahit (dan bagian mana yang paling pahit)?
Pare (paria) memang punya rasa pahit alami. Yang sering bikin “pahitnya kebangetan” adalah: biji dan bagian putih di tengah (empulur/pith), serta cara olah yang membuat senyawa pahitnya tetap “terkunci” di daging pare. Jadi kunci pertama bukan bumbu—tapi bersih-bersih bagian dalam dan teknik pra-masak.
Cara memilih pare yang tidak terlalu pahit
Memilih bahan yang segar membantu rasa lebih “bersih” dan tekstur lebih enak. Patokan praktisnya sama seperti memilih sayur lain: utamakan yang tidak lembek, tidak berlendir, dan tidak berbau asam/busuk. Kalau Anda ingin checklist belanja yang lebih sistematis, pola “cek cepat” ini dibahas di artikel Cara Memilih Sayuran yang Baik di Pasar: 11 Ciri Sayur Segar (Daun, Batang, Akar) + Tips Mengurangi Risiko Residu Pestisida dengan Aman.
- Pilih pare muda (umumnya hijau cerah, masih kencang, tidak banyak bagian kuning/oranye).
- Hindari pare yang sudah mulai menguning atau ada titik lembek besar (biasanya rasanya makin kuat dan teksturnya cepat lembek).
- Kalau ada pilihan ukuran, banyak orang merasa pare kecil–sedang cenderung lebih “ramah” dibanding yang sangat besar dan tua (tidak mutlak, tapi sering demikian).
3 teknik utama mengurangi pahit (paling direkomendasikan)
1) Buang biji & empulur putih (wajib kalau Anda anti pahit)
- Belah pare memanjang.
- Kerok bagian tengah sampai bersih: buang biji dan bagian putih.
- Iris pare sesuai masakan (lebih tipis = lebih cepat “turun pahitnya”).
Prinsip “buang bagian pemicu pahit” ini mirip saat memilih/mengolah bahan lain yang bisa bikin masakan zonk karena pahit menyengat. Contoh bahan yang juga sensitif “pahit kalau kualitasnya salah” dibahas di artikel Cara Memilih Kluwek yang Bagus untuk Rawon: 9 Ciri Kluwek Matang (Isi Hitam, Tidak Pahit, Tidak Tengik) + Tips Aman Mengolah.
2) Garami + peras (cara paling cepat untuk pemula)
- Masukkan irisan pare ke mangkuk.
- Taburi garam, aduk rata, lalu diamkan 10 menit.
- Peras pelan (jangan dihancurkan) sampai keluar airnya.
- Bilas 1–2 kali sampai rasa asin berkurang.
Catatan: semakin lama didiamkan dan semakin kuat diperas, pahitnya bisa makin turun, tapi tekstur bisa makin lembek. Karena itu, untuk menjaga “kriuk” pare, lanjutkan dengan blanch singkat (langkah berikut).
3) Blanch (rebus singkat) + rendam air dingin (opsional tapi hasilnya rapi)
- Didihkan air (cukup banyak), tambahkan 1 sdt garam (opsional).
- Masukkan pare 1–2 menit saja (jangan kelamaan).
- Angkat, lalu masukkan ke air dingin/air es 1 menit agar teksturnya tetap renyah.
- Tiriskan, baru dimasak sesuai resep.
Tabel takaran garam & waktu (biar tidak ngarang-ngira)
Gunakan salah satu cara berikut. Kalau Anda sensitif pahit, kombinasi garami-peras + blanch biasanya paling aman.
| Metode | Takaran contoh | Waktu | Hasil rasa & tekstur |
|---|---|---|---|
| Garam kering (tabur) | 1/2 sdm garam untuk 2 pare ukuran sedang (iris) | 10 menit + peras | Pahit turun cepat, tapi bisa lebih lembek kalau kepanjangan |
| Rendam air garam | 1 liter air + 1 sdm garam | 15 menit | Pahit turun lebih halus, tekstur relatif aman |
| Blanch | Air mendidih + 1 sdt garam (opsional) | 1–2 menit | Pahit turun, tekstur rapi (apalagi lanjut air dingin) |
| Kombinasi (paling direkomendasikan) | Garam kering lalu blanch | 10 menit + 1 menit | Paling “aman” untuk yang anti pahit |
Resep tumis pare tidak pahit (2 versi: sederhana & bumbu kuat)
1) Tumis pare telur (versi sederhana, cepat)
Bahan (2–3 porsi):
- 2 pare sedang (olah dengan teknik di atas)
- 2 butir telur
- 5 bawang merah, iris
- 3 bawang putih, iris
- Cabai sesuai selera
- Garam secukupnya, gula sejumput (opsional)
- Minyak 2–3 sdm
Langkah:
- Tumis bawang merah & bawang putih sampai harum.
- Masukkan pare, tumis 2–3 menit.
- Geser pare ke pinggir wajan, masukkan telur, orak-arik.
- Campur rata, bumbui garam + gula sejumput. Masak 2–3 menit, koreksi rasa.
2) Tumis pare bumbu kuat (lebih “menang” lawan pahit)
Bahan tambahan (di luar bahan dasar tumis):
- 1 tomat (opsional, membantu segar-asam)
- 1 sdm kecap manis (opsional, penyeimbang)
- Terasi/ebi secukupnya (opsional, jika biasa dan halal dari sumber jelas)
Langkah singkat: tumis bumbu sampai benar-benar wangi, masukkan pare, lalu masukkan tomat/kecap di akhir agar rasanya seimbang dan tidak “mentah bumbu”.
Kalau Anda ingin pendamping yang lebih ringan (tanpa santan, tanpa bumbu berat), pare tumis bisa dipasangkan dengan sayur bening sederhana. Contoh resep yang ringan dibahas di Resep Sayur Bening Ramah Asam Lambung Tanpa Bawang Putih dan Santan: Menu Malam yang Ringan dan Halal.
Masih pahit/layu/lembek? Penyebab dan solusinya
| Masalah | Penyebab paling sering | Solusi aman |
|---|---|---|
| Masih pahit | Empulur putih belum bersih / hanya direndam tanpa diperas | Kerok empulur sampai bersih, lalu pakai kombinasi garam-peras + blanch 1 menit |
| Terlalu asin | Kebanyakan garam / kurang bilas | Bilas 1–2 kali lagi, atau tumis dengan tomat (asam segar) dan sedikit gula |
| Tekstur lembek | Didiamkan dengan garam terlalu lama / blanch terlalu lama | Kurangi waktu garam jadi 8–10 menit, blanch cukup 1 menit, lalu rendam air dingin |
| Kurang sedap | Bumbu kurang matang / bumbu kurang “nendang” | Tumis bumbu sampai harum matang (bukan sekadar layu), pakai penyeimbang rasa (tomat/kecap sedikit) |
Jika Anda punya pohon pare sendiri dan ingin panen yang lebih sering, Anda bisa mulai dari panduan budidayanya di Cara Budidaya Pare Organik di Pot.
FAQ memasak pare agar tidak pahit
1) Harus direndam garam atau cukup ditumis dengan bumbu kuat?
Kalau Anda “anti pahit”, jangan mengandalkan bumbu saja. Minimal kerok empulur + garami-peras. Bumbu kuat itu penyeimbang, bukan pengganti teknik pra-masak.
2) Berapa lama blanch pare supaya tidak pahit tapi tetap renyah?
Umumnya 1–2 menit cukup. Setelah itu rendam air dingin sebentar agar pare tetap segar teksturnya.
3) Kenapa pare saya jadi lembek?
Biasanya karena garam kelamaan atau blanch kelamaan. Kurangi waktunya, dan jangan masak pare terlalu lama saat menumis.
4) Apakah biji pare harus dibuang semua?
Untuk rasa yang paling “aman”, ya. Biji dan empulur putih adalah bagian yang paling sering menyumbang pahit kuat.
5) Boleh pakai gula untuk mengurangi pahit?
Boleh sebagai penyeimbang rasa (sedikit saja). Tapi jangan menjadikan gula “solusi utama”. Lebih baik turunkan pahit dari proses (kerok–garam–blanch), baru gula dipakai secukupnya.
Baca juga di Beginisob.com
- Resep Lauk Kering Tahan 3 Hari Tanpa Kulkas untuk Anak Kos: Masak Sekali Pakai Rice Cooker Saja
- Cara Memilih Ikan yang Segar di Pasar: 11 Ciri Paling Akurat (Mata, Insang, Bau, Tekstur) + Cara Membawa Pulang & Menyimpan
- Cara Memilih Telur yang Baik: 7 Ciri Telur Segar + Tes Air (Float Test) + Cara Simpan yang Aman
- Resep Nasi Bungkus Sarapan 5 Ribu-an untuk Jualan di Kampung: Sekali Masak Bisa 20 Porsi
- Cara Memilih Pepaya yang Manis: 9 Ciri Anti Hambar (Warna, Aroma, Tekstur) + Cara Mematangkan & Menyimpan
Comments
Post a Comment