Cara Mengatasi “Windows Cannot Connect to the Printer” (Operation Failed): Panduan Lengkap untuk Printer USB, WiFi, dan Shared Printer + Solusi Error 0x0000011b
Diperbarui: 12 Januari 2026
Ringkasan cepat:
- Jangan langsung instal ulang. Mulai dari langkah aman: cek jenis koneksi (USB vs WiFi vs printer shared), lalu bereskan dari sisi Windows (hapus-tambah printer, troubleshooter, spooler).
- Kasus paling sering “cannot connect” terjadi pada printer jaringan/shared: beda jaringan, network discovery mati, atau aturan keamanan/izin.
- Kalau printer pakai IP tertentu (kantor/rumah), pastikan IP satu subnet dan stabil; panduan lengkap ada di Cara Set IP Address Manual di Windows 10/11: Static IP, Gateway, DNS (Contoh Angka).
- Jika masalah muncul setelah update dan terasa “menyeluruh”, opsi terakhir yang aman adalah reset Windows tanpa menghapus file; lihat Panduan Reset Windows 10 Tanpa Kehilangan Data (Keep my files).
Daftar isi
- Kenali dulu: printer USB, printer WiFi/IP, atau printer shared?
- Langkah aman yang sering langsung berhasil (tanpa utak-atik rumit)
- Hapus lalu tambah ulang printer (metode Windows yang paling disarankan)
- Kalau antrean macet / printer “ngambek”: reset Print Spooler
- Khusus printer jaringan & shared printer: langkah koneksi yang benar
- Jika muncul kode error (mis. 0x0000011b, 0x00000709): cara berpikirnya
- Tabel diagnosis cepat (gejala → penyebab → langkah aman)
- FAQ
Kenali dulu: printer USB, printer WiFi/IP, atau printer shared?
Pesan “Windows cannot connect to the printer” bisa muncul pada beberapa skenario. Supaya tidak salah obat, tentukan dulu jenisnya:
| Jenis koneksi | Ciri-ciri | Fokus perbaikan |
|---|---|---|
| USB / lokal | Printer tersambung kabel USB langsung ke PC | Driver, port USB, spooler, re-add printer |
| WiFi / Network Printer (IP) | Printer punya IP (contoh 192.168.1.50), bisa diakses banyak perangkat | Jaringan (satu WiFi), IP/subnet, add via IP |
| Shared Printer via PC lain | Printer colok ke PC A, lalu dishare ke PC B/C (pakai \\NAMA-PC\NamaShare) | Network discovery, izin share, update Windows, RPC/keamanan |
Jika Anda masih bingung Anda pakai Windows 10 atau Windows 11 (agar tidak salah menu), cek dulu di Perbedaan Windows 10 dan 11.
Langkah aman yang sering langsung berhasil (tanpa utak-atik rumit)
1) Matikan–nyalakan printer dan restart PC (power cycle)
- Matikan printer, cabut kabel listrik 10–20 detik, lalu nyalakan lagi.
- Restart PC/laptop Windows.
- Coba print 1 halaman kecil (misalnya Test Page).
2) Pastikan “satu jaringan” (khusus WiFi/IP dan shared printer)
- PC dan printer harus di WiFi/router yang sama (SSID sama).
- Jika pakai jaringan kantor, pastikan tidak terpisah VLAN (tanya admin kalau perlu).
Kalau laptop Anda sering bermasalah koneksi WiFi (putus/adapter hilang), selesaikan dulu akar masalahnya lewat Kenapa WiFi Tidak Terdeteksi di Laptop? Penyebab dan 7 Cara Mengatasinya.
3) Cek apakah printer bisa “standalone”
- Jika printer punya tombol/layar: coba cetak status page/self-test (tiap merek beda).
- Jika self-test gagal, masalahnya bukan Windows, tapi printer/ink/roller/kertas.
Hapus lalu tambah ulang printer (metode Windows yang paling disarankan)
Microsoft menyarankan memakai alur “Add/Install printer” dari Windows dan (jika perlu) troubleshooter otomatis. Jika error Anda muncul saat instal driver dari aplikasi pabrikan, coba metode Windows dulu.
Langkah 1: Jalankan troubleshooter printer (Get Help)
- Buka Start → ketik Get Help (Dapatkan Bantuan).
- Cari “Printer” / “Fix printer problems”.
- Ikuti langkah otomatis sampai selesai.
Langkah 2: Hapus printer yang bermasalah
- Buka Settings → Devices → Printers & scanners.
- Klik printer yang bermasalah → pilih Remove device.
- Restart PC sekali.
Langkah 3: Tambahkan printer lagi (pilih sesuai jenis)
- USB: colok kabel USB, Windows biasanya auto-detect.
- WiFi/IP: pilih Add a printer or scanner → jika tidak muncul, pilih opsi “The printer that I want isn’t listed” lalu tambah via IP/hostname.
- Shared printer: tambah melalui path seperti \\PC-KASIR\PRINTER-KASIR (contoh), atau tambah dari “Add device” bila muncul.
Rujukan resmi Microsoft (panduan umum): Menambahkan atau menginstal printer di Windows dan Perbaiki masalah koneksi printer dan pencetakan di Windows.
Kalau antrean macet / printer “ngambek”: reset Print Spooler
Jika printer tidak merespons, job menumpuk, atau muncul error saat print, seringnya layanan Print Spooler bermasalah. Cara aman: reset spooler dan bersihkan antrean.
Langkah cepat (paling aman untuk pemula)
- Buka Settings → Devices → Printers & scanners.
- Pilih printer → buka Open queue → batalkan semua job.
- Restart PC.
Langkah resmi (kalau masih macet)
Ikuti panduan Microsoft untuk memperbaiki spooler dan membersihkan antrean cetak di Windows:
Memperbaiki layanan spooler cetak yang tidak berjalan / bermasalah
Khusus printer jaringan & shared printer: langkah koneksi yang benar
1) Untuk printer WiFi/IP: pastikan IP benar dan “tidak pindah-pindah”
Di kantor/rumah, printer sering dibuat IP tertentu. Jika IP printer berubah (DHCP), Windows bisa gagal connect. Cara aman:
- Catat IP printer (contoh: 192.168.1.50).
- Pastikan PC Anda satu subnet (contoh PC: 192.168.1.20).
- Jika memang butuh IP stabil, gunakan panduan: Cara Set IP Address Manual di Windows 10/11: Static IP, Gateway, DNS (Contoh Angka).
2) Untuk shared printer via PC lain: cek 4 syarat paling sering dilupakan
- PC yang menjadi “host/share” harus menyala dan terhubung jaringan yang sama.
- Printer sudah terpasang normal di PC host (bisa print dari PC host).
- Nama share benar, contoh: \\PC-KASIR\PRINTER-KASIR (tulis persis).
- Network discovery + File and Printer Sharing aktif (terutama jika jaringan diset “Public”).
3) Jika jaringan rumah sering dipakai tamu/kosan: pastikan Guest Network tidak memblok LAN
Beberapa router mematikan “LAN access” pada Guest Network. Akibatnya, HP/laptop tamu bisa internetan tapi tidak bisa akses printer (LAN). Untuk memahami logikanya dan setting yang aman, lihat Checklist Amankan WiFi Rumah Setelah Ganti Password: Matikan WPS, Guest Network, dan IP Static.
Jika muncul kode error (mis. 0x0000011b, 0x00000709): cara berpikirnya
Jika Windows menampilkan “Operation failed” plus kode tertentu, jangan langsung “hapus update” atau instal aplikasi aneh. Pakai urutan aman berikut:
Langkah 1: Pastikan Windows Update terbaru di PC host dan PC client
- Update di PC yang menjadi host printer (yang dishare) dan PC yang mau connect.
- Restart setelah update.
Langkah 2: Jika error 0x0000011b (umum pada shared printer)
Microsoft menjelaskan ada perubahan keamanan RPC untuk printing jaringan/shared demi keamanan. Ini bisa membuat printer shared lebih “ketat” dalam komunikasi. Solusi utama yang paling aman: pastikan update terbaru terpasang dan konfigurasi sesuai lingkungan Anda.
Rujukan resmi tentang perubahan RPC printing: Windows RPC connection updates for print.
Opsi terakhir (workaround) untuk jaringan lokal yang dipercaya: beberapa kasus memakai registry key tertentu agar koneksi printer shared kembali jalan. Karena ini berpotensi menurunkan keamanan, lakukan hanya jika:
- ini jaringan rumah/kantor kecil yang Anda kontrol,
- printer harus segera jalan,
- dan Anda paham risikonya.
Catatan: pembahasan workaround ini sering muncul di komunitas Microsoft Q&A (bukan panduan resmi langkah demi langkah). Jika Anda berada di kantor/sekolah, lebih aman minta admin IT menyesuaikan kebijakan RPC/print server, bukan Anda mengubah sendiri.
Langkah 3: Jika error 0x00000709 (sering terkait default/izin)
- Hapus printer bermasalah → tambah ulang → set sebagai default.
- Pastikan Anda punya izin akses ke printer share (kadang butuh username/password PC host).
Tabel diagnosis cepat (gejala → penyebab → langkah aman)
| Gejala yang terlihat | Penyebab paling sering | Langkah aman (urut) |
|---|---|---|
| Printer tidak muncul saat Add printer | Jaringan beda / discovery mati | Pastikan satu WiFi → jalankan troubleshooter → add via IP atau \\PC\Share |
| “Cannot connect” padahal dulu bisa | PC host mati / IP printer berubah / update membuat aturan lebih ketat | Pastikan host menyala → cek IP → update Windows dua sisi → re-add printer |
| Print job menumpuk, tidak jalan | Spooler/queue macet | Batalkan job → restart → reset spooler sesuai panduan Microsoft |
| Error 0x0000011b saat connect ke shared printer | Perubahan keamanan komunikasi print (RPC) | Update Windows host+client → re-share → jika kantor, minta admin; workaround hanya opsi terakhir |
| Masalah terasa “acak” dan makin parah | Sistem Windows sudah tidak stabil | Pertimbangkan reset Windows (Keep my files) setelah backup |
FAQ
1) Kenapa muncul “Windows cannot connect to the printer” padahal printer menyala?
Paling sering karena beda jaringan (WiFi berbeda), printer shared host-nya mati, atau pengaturan discovery/izin belum benar. Ikuti langkah “Kenali jenis” lalu “Hapus & tambah ulang”.
2) Apa langkah paling aman untuk pemula?
Jalankan troubleshooter printer (Get Help), hapus printer, restart, lalu tambah lagi dari menu Windows.
3) Kalau antrean cetak macet, harus bagaimana?
Batalkan semua job, restart, lalu jika perlu reset spooler memakai panduan Microsoft (spooler crash/queue stuck).
4) Apakah boleh menginstal driver dari situs tidak resmi?
Jangan. Selain berisiko malware, driver tidak cocok juga sering membuat error makin parah. Gunakan metode Windows atau situs resmi pabrikan printer.
5) Kapan saya sebaiknya reset Windows?
Jika sudah coba troubleshooter, re-add printer, spooler reset, dan perbaikan jaringan tetapi error tetap “liar” dan sistem terasa tidak stabil. Untuk jalur aman, ikuti Panduan Reset Windows 10 Tanpa Kehilangan Data.
Penutup: Baca juga di Beginisob.com
- Cara Memperbaiki “Windows Error Recovery” (Windows Gagal Booting): Startup Repair, WinRE, dan Urutan Aman
- Cara Mengatasi Komputer “No Signal” di Monitor: Urutan Cek dari Kabel sampai Setting Display
- Antivirus Terbaik untuk Windows 2025: Gratis & Berbayar, Mana yang Cocok?
- Cara Mengatasi Keyboard Laptop Error: Bedakan Setting Windows vs Hardware (Tes BIOS)
- Cara Ganti “Font” di Windows 10 Tanpa Aplikasi: Opsi Resmi (Text Size, ClearType)
Comments
Post a Comment