Skip to main content

Cara Mengatasi Komputer “No Signal” di Monitor: Urutan Cek dari Kabel, Input Source, Port VGA, Sampai Safe Mode (Aman untuk Pemula)

Diperbarui: 10 Januari 2026

Ringkasan cepat:

  • “No Signal” biasanya berarti monitor tidak menerima sinyal video—bukan berarti monitornya rusak.
  • Urutan paling aman: cek input monitor → cek kabel/port → pastikan colok ke port yang benar (GPU vs motherboard) → uji silang.
  • Kalau BIOS/logo awal tampil tapi hilang saat masuk Windows, kemungkinan kuat ada masalah driver VGA / resolusi / refresh rate—coba Safe Mode.
  • Kalau sejak awal tidak ada tampilan sama sekali, fokus ke hardware dasar (RAM, VGA card, power, motherboard).
  • Hindari “cara cepat” yang berisiko (bongkar PSU, korslet sembarangan). Ikuti langkah bertahap agar aman.

Daftar isi

Pahami dulu: “No Signal” vs “layar hitam”

  • No Signal = monitor hidup, tetapi tidak menerima sinyal dari PC/laptop (biasanya muncul tulisan “No Signal / Check input”).
  • Layar hitam = bisa jadi sinyal masuk tapi tampilannya hitam (mis. brightness 0, panel bermasalah, atau Windows crash).
  • Bedanya penting karena langkahnya juga beda: “No Signal” lebih fokus ke jalur kabel/port/output VGA.

Tabel diagnosis cepat (gejala → penyebab → langkah pertama)

Gejala Penyebab paling sering Langkah pertama yang aman
Monitor menulis “No Signal” sejak awal nyala Input source salah / kabel longgar / colok ke port yang salah Cek input monitor + cabut-pasang kabel + coba port lain
Logo BIOS sempat muncul, lalu “No Signal” saat masuk Windows Driver VGA/setting resolusi atau refresh rate bermasalah Masuk Safe Mode / Startup Settings lalu rollback/uninstall driver
No Signal hanya di monitor tertentu Kabel/port monitor itu bermasalah Coba kabel lain / input lain / uji monitor ke perangkat lain
Kipas nyala, lampu nyala, tapi tidak pernah tampil apa pun RAM/VGA longgar, PSU lemah, motherboard bermasalah Uji minimal (1 RAM, tanpa perangkat tambahan), reseat RAM/VGA

Langkah 1: Pastikan monitor benar (power & input source)

1. Pastikan monitor benar-benar ON

  • Cek lampu indikator monitor.
  • Coba stop kontak lain (kadang adaptor/terminal bermasalah).
  • Kalau ada tombol menu (OSD), coba buka menu: jika menu bisa muncul, monitor biasanya masih hidup normal.

2. Pilih input source yang sesuai

  • Kalau Anda memakai HDMI, pastikan input monitor diset ke HDMI (bukan DP/VGA).
  • Kalau memakai DisplayPort, set ke DP.
  • Jika ragu, gunakan tombol “Input/Source” pada monitor untuk memutar pilihan sumber.

Langkah 2: Cek kabel dan port (HDMI/DP/VGA/DVI)

1. Cabut-pasang ulang kabel (kedua sisi)

  • Lepas kabel dari monitor dan dari PC/laptop, lalu pasang kembali sampai terasa rapat.
  • Untuk DisplayPort, beberapa kabel punya “pengunci” yang harus ditekan saat mencabut (jangan ditarik paksa).

2. Tes cepat kabel dan port

  • Coba kabel lain (kabel adalah penyebab paling murah dan sering).
  • Coba port lain di monitor (mis. HDMI1 vs HDMI2) dan port lain di PC/GPU.
  • Jika pakai converter (mis. HDMI-to-VGA), coba lepas converter dulu dan gunakan kabel langsung jika memungkinkan (converter sering bikin problem handshake).

Jika Anda butuh konteks soal penggunaan HDMI yang “paling stabil” dibanding mirroring nirkabel, Anda bisa melihat pembahasan praktis di Cara menghubungkan AnyCast ke laptop Windows 7: pahami batasannya dulu agar tidak salah langkah.

Langkah 3: Pastikan colok ke port yang benar (GPU vs motherboard)

Ini kesalahan yang sering terjadi: PC punya VGA card (GPU diskrit), tapi kabel monitor malah dicolok ke port HDMI/VGA di motherboard. Akibatnya monitor bisa “No Signal” karena output aktif ada di VGA card.

1. Cara membedakan port motherboard vs port VGA card

  • Port motherboard biasanya berada dekat port USB/LAN (di panel belakang atas).
  • Port VGA card biasanya lebih bawah, sejajar dengan slot ekspansi (posisinya horizontal).

2. Aturan praktis yang aman

  • Kalau PC Anda memakai VGA card, colokkan monitor ke port VGA card.
  • Kalau PC tidak punya VGA card (hanya iGPU), colokkan ke port motherboard.

Langkah 4: “Power reset” (buang sisa listrik) + cek konektor

Tujuan: menghilangkan kondisi “hang” pada port/monitor setelah mati listrik atau restart tidak bersih.

1. Power reset yang aman

  1. Matikan komputer (shutdown kalau bisa; kalau tidak, tekan power 5–10 detik sampai mati).
  2. Cabut kabel listrik PC dan kabel listrik monitor.
  3. Tekan tombol power PC selama 10–15 detik (untuk buang sisa listrik).
  4. Pasang listrik monitor dulu, nyalakan monitor.
  5. Pasang listrik PC, nyalakan PC.

Jika PC Anda sering bermasalah setelah shutdown/restart, pola “shutdown tidak bersih” bisa jadi pemicu masalah sistem lain juga. Pembahasannya ada di Kenapa laptop tidak mau mati atau shutdown dengan benar (konsepnya relevan untuk kebiasaan shutdown yang rapi).

Langkah 5: Uji silang untuk memastikan sumber masalah

Gunakan tabel uji silang ini supaya Anda tidak menebak-nebak:

Uji Kalau hasilnya begini… Kemungkinan penyebab
Monitor A + kabel A dipakai ke laptop lain Normal tampil Monitor & kabel kemungkinan aman
PC bermasalah dipakai ke monitor lain Tetap “No Signal” Masalah ada di PC (port/GPU/RAM/boot)
Ganti kabel saja Langsung normal Kabel/converter bermasalah
Pindah port (HDMI1 → HDMI2 / DP → HDMI) Normal di port tertentu Port tertentu bermasalah / input source salah

Langkah 6: Kalau BIOS tampil tapi hilang saat masuk Windows

Ini kasus yang sering membuat bingung: berarti jalur monitor-kabel-PSU “sebagian besar” bekerja, tapi saat Windows mulai loading, sinyal hilang. Biasanya terkait driver VGA/setting display.

1. Masuk Startup Settings / Safe Mode (cara paling aman)

  1. Matikan PC.
  2. Nyalakan PC, saat mulai masuk Windows dan layar gelap/no signal, tahan tombol power untuk mematikan.
  3. Ulangi 2–3 kali sampai muncul menu pemulihan (Advanced options/Automatic Repair).
  4. Pilih Startup Settings → pilih Safe Mode.

Panduan pemulihan Windows yang lebih lengkap (termasuk Startup Repair dan System Restore) bisa Anda ikuti di Cara Memperbaiki “Windows Error Recovery” (Windows Gagal Booting/Boot Loop): Urutan Aman dari Startup Repair sampai System Restore.

2. Jika sudah masuk Safe Mode, lakukan ini

Catatan: setelah update besar Windows, driver kadang berubah dan membuat sistem tidak stabil. Jika Anda merasa masalah muncul setelah update, Anda bisa membandingkan gejalanya dengan artikel Memperbaiki Laptop Lemot Setelah Update Windows 11: Penyebab dan Solusi yang Paling Aman.

Langkah 7: Uji minimal (POST) untuk kasus tidak tampil sama sekali

Catatan keamanan: lakukan hanya jika Anda nyaman membuka casing PC. Jangan bongkar PSU. Cabut listrik sebelum menyentuh komponen.

1. Lepas perangkat tambahan

  • Lepas semua USB yang tidak perlu (flashdisk, printer, dongle, dll).
  • Jika ada HDD/SSD tambahan, boleh lepas sementara (opsional) untuk uji minimal.

2. Cek dan pasang ulang RAM (paling sering penyebab)

  1. Cabut listrik PC.
  2. Lepas RAM, bersihkan debu ringan (kuas halus), lalu pasang kembali sampai “klik” sempurna.
  3. Uji dengan 1 keping RAM saja (kalau Anda punya 2 keping), coba bergantian slot.

3. Jika pakai VGA card, reseat VGA card

  • Lepas VGA card lalu pasang ulang (pastikan terkunci di slot).
  • Pastikan kabel power VGA (6/8 pin) terpasang jika GPU membutuhkannya.

4. Clear CMOS (opsional, untuk reset setting BIOS)

  • Jika Anda pernah mengubah setting BIOS (mis. memilih iGPU/dGPU, overclock, dll), reset BIOS bisa membantu.
  • Ikuti manual motherboard (metode jumper/baterai CMOS berbeda-beda).

Kapan harus stop dan bawa ke teknisi

  • Tercium bau hangus, ada percikan, atau PSU berbunyi tidak wajar.
  • PC mati-nyala sendiri (restart loop) dan Anda tidak yakin menyentuh komponen.
  • Sudah uji kabel/monitor lain, sudah uji 1 RAM, sudah coba port yang benar—tetap tidak ada tampilan.
  • Anda melihat komponen longgar/retak/korosi parah atau PC pernah kena air.

FAQ komputer no signal

1. Kenapa CPU nyala (kipas muter) tapi monitor “No Signal”?

Karena “nyala” belum tentu berhasil mengirim output video. Penyebab umum: input monitor salah, kabel/port longgar, salah colok port (GPU vs motherboard), atau RAM/GPU bermasalah.

2. “No Signal” bedanya apa dengan “blank hitam”?

“No Signal” biasanya pesan dari monitor bahwa tidak ada sinyal masuk. “Blank hitam” bisa terjadi walau sinyal masuk (misalnya masalah driver/Windows/crash atau setting brightness).

3. Kalau BIOS tampil tapi hilang saat masuk Windows, harus ngapain dulu?

Coba masuk Safe Mode/Startup Settings, lalu rollback/uninstall driver VGA. Setelah normal, install driver dari situs resmi GPU.

4. Saya pakai VGA card, tapi saya colok ke HDMI motherboard. Bisa no signal?

Bisa. Umumnya output aktif ada di port VGA card. Pindahkan kabel monitor ke port VGA card.

5. Apakah reset BIOS (Clear CMOS) aman?

Relatif aman jika mengikuti manual motherboard dan PC dalam keadaan mati/cabut listrik. Namun jika Anda ragu, lebih baik minta bantuan teknisi agar tidak salah jumper atau salah pasang.

Baca juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved