Format Rapor SMP Kurikulum Merdeka Terbaru 2025/2026 di Excel: Template Tabel, Rumus Rekap Nilai, Predikat, dan Deskripsi (Fleksibel)
Diperbarui: 4 Januari 2026
Ringkasan cepat:
- Artikel ini fokus membuat template Excel untuk rekap rapor SMP Kurikulum Merdeka yang fleksibel (bisa disesuaikan format sekolah/dinas), bukan menggantikan aplikasi rapor resmi.
- Struktur aman: SETUP (bobot & predikat) → SISWA → NILAI → RAPOR (cetak) + opsional P5/Projek.
- Data rapi dulu: ubah tabel menjadi Excel Table (Ctrl+T) supaya range ikut memanjang otomatis (panduan di Beginisob: Cara Membuat Excel Table (Ctrl+T) yang Benar untuk Pemula).
- Input nilai yang konsisten: pakai dropdown (Data Validation) atau form entri data (panduan di Beginisob: Cara Membuat Form Entri Data di Excel (Tanpa VBA)).
- Rumus inti yang dipakai: AVERAGE, ROUND, IFS, XLOOKUP (opsional), dan deskripsi gabungan yang aman (semi-otomatis).
Daftar isi
- Catatan penting: “terbaru” itu bisa beda antar sekolah
- Struktur file Excel yang disarankan (4–5 sheet)
- Contoh tabel (siap ketik) untuk SISWA dan NILAI
- Langkah 1: Buat sheet SETUP (bobot, predikat, mapel)
- Langkah 2: Buat sheet SISWA (master data)
- Langkah 3: Buat sheet NILAI + rumus Nilai Akhir & Predikat
- Langkah 4: Deskripsi capaian (cara aman, tidak “mengarang”)
- Langkah 5: Buat sheet RAPOR (siap cetak) + tips layout
- Opsional: Tambah sheet Projek/P5 (catatan & rekap)
- FAQ seputar format rapor Kurikulum Merdeka di Excel
Catatan penting: “terbaru” itu bisa beda antar sekolah
Istilah “format rapor Kurikulum Merdeka terbaru” sering bikin bingung karena:
- Format rapor bisa mengikuti kebijakan sekolah/dinas (mis. urutan komponen, istilah predikat, bobot penilaian).
- Banyak sekolah juga memakai aplikasi rapor resmi; Excel biasanya dipakai untuk rekap internal sebelum input ke sistem.
Tujuan template ini: membantu Anda rekap nilai rapi, predikat konsisten, dan deskripsi tertib—lalu Anda sesuaikan ke format rapor yang dipakai sekolah.
Catatan aman (amanah data siswa): hindari menyebar file rapor ke grup umum. Minimal proteksi file (password) dan batasi akses hanya untuk pihak yang berwenang.
Struktur file Excel yang disarankan (4–5 sheet)
- SETUP → tahun pelajaran, semester, daftar mapel, bobot, batas predikat.
- SISWA → master data siswa (nama, NIS/NISN, kelas).
- NILAI → input nilai formatif/sumatif per mapel per siswa + rekap otomatis.
- RAPOR → tampilan siap cetak per siswa (mengambil dari NILAI).
- (Opsional) P5/PROJEK → catatan projek/penguatan profil sesuai kebutuhan sekolah.
Contoh tabel (siap ketik) untuk SISWA dan NILAI
Contoh 1 — Tabel SISWA (sheet: SISWA)
| No | NISN (contoh) | Nama | Kelas | Fase |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 0123456789 | Ahmad Fauzan | 7A | D |
| 2 | 0123456790 | Siti Khadijah | 7A | D |
| 3 | 0123456791 | Muhammad Yusuf | 7A | D |
Tips: jadikan tabel ini sebagai Excel Table (Ctrl+T) supaya tambah siswa → rumus ikut memanjang otomatis. Jika Anda belum terbiasa, ikuti panduan di Beginisob: Cara Membuat Excel Table (Ctrl+T) yang Benar untuk Pemula.
Contoh 2 — Tabel NILAI (sheet: NILAI)
Contoh di bawah 1 baris = 1 siswa + 1 mapel (paling fleksibel untuk rekap dan cetak).
| NISN | Nama | Mapel | Formatif 1 | Formatif 2 | Formatif 3 | Sumatif 1 | Sumatif 2 | Nilai Akhir | Predikat | Kekuatan (dropdown) | Perlu ditingkatkan (dropdown) | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 0123456789 | Ahmad Fauzan | Matematika | 78 | 80 | 82 | 75 | 85 | (rumus) | (rumus) | — | — | (rumus) |
| 0123456789 | Ahmad Fauzan | Bahasa Indonesia | 88 | 86 | 90 | 84 | 87 | (rumus) | (rumus) | — | — | (rumus) |
Langkah 1: Buat sheet SETUP (bobot, predikat, mapel)
Buat sheet bernama SETUP, lalu isi 3 blok berikut.
1) Identitas periode
| Tahun Pelajaran | 2025/2026 |
| Semester | 1 |
2) Bobot Nilai Akhir (contoh yang mudah)
Contoh bobot yang sering dipakai untuk rekap internal (Anda boleh ubah sesuai kesepakatan sekolah):
| Komponen | Bobot |
|---|---|
| Rata-rata Formatif | 40% |
| Rata-rata Sumatif | 60% |
3) Batas Predikat (contoh)
Silakan sesuaikan skala di sekolah Anda.
| Predikat | Nilai Minimal |
|---|---|
| A | 90 |
| B | 80 |
| C | 70 |
| D | 0 |
Catatan teknis: Kalau Excel Anda memakai pemisah titik koma (;) bukan koma (,), ganti koma di rumus menjadi titik koma. Jika Anda butuh konteks fungsi modern, Anda bisa baca: Rumus UNIQUE & FILTER di Excel dan TEXTSPLIT Excel.
Langkah 2: Buat sheet SISWA (master data)
- Buat tabel SISWA seperti contoh di atas (kolom minimal: NISN, Nama, Kelas).
- Blok data → tekan Ctrl+T → centang “My table has headers”.
- Nama tabel (opsional tapi bagus): ubah jadi tblSiswa.
Kalau Anda ingin input data lebih “rapi” (tanpa lompat-lompat sel), Anda bisa pakai pendekatan form: Cara Membuat Form Entri Data di Excel (Tanpa VBA).
Langkah 3: Buat sheet NILAI + rumus Nilai Akhir & Predikat
1) Siapkan tabel NILAI
Buat kolom seperti ini (minimal):
- NISN, Nama, Mapel
- Formatif 1–3
- Sumatif 1–2
- Nilai Akhir, Predikat
2) Rumus tarik Nama otomatis (opsional)
Kalau di NILAI Anda hanya ingin input NISN, nama bisa ditarik otomatis dari tabel SISWA.
- Contoh: NISN di sel A2, Nama di sel B2
- Rumus (butuh XLOOKUP):
=XLOOKUP(A2, tblSiswa[NISN (contoh)], tblSiswa[Nama], "")
Kalau XLOOKUP tidak ada, pakai VLOOKUP versi lama: =IFERROR(VLOOKUP(A2, SISWA!B:C, 2, FALSE), "") (sesuaikan posisi kolom).
3) Rumus Nilai Akhir (contoh bobot 40/60)
Misal di baris 2:
- Formatif 1–3 ada di D2:F2
- Sumatif 1–2 ada di G2:H2
- Nilai Akhir ada di I2
Rumus (pembulatan 0 desimal):
=ROUND(AVERAGE(D2:F2)*0.4 + AVERAGE(G2:H2)*0.6, 0)
Contoh hitung (biar kebayang):
- Formatif: 78, 80, 82 → rata-rata = 80
- Sumatif: 75, 85 → rata-rata = 80
- Nilai Akhir = 80×0,4 + 80×0,6 = 32 + 48 = 80
4) Rumus Predikat (paling simpel dan tahan error)
Misal Nilai Akhir ada di I2, Predikat di J2:
=IFS(I2>=90,"A", I2>=80,"B", I2>=70,"C", TRUE,"D")
Kalau rumus Anda sering “hasil 0” atau tidak menghitung, biasanya masalahnya data angka terbaca sebagai teks. Audit dulu sebelum menyalahkan rumus, panduannya ada di Beginisob: Audit Data “Angka Tersimpan sebagai Teks” agar SUMIF/SUMIFS Normal.
Langkah 4: Deskripsi capaian (cara aman, tidak “mengarang”)
Deskripsi rapor sebaiknya tidak asal “dibagus-baguskan”. Cara paling aman di Excel adalah semi-otomatis:
- Anda siapkan dropdown Kekuatan (mis. “Pemahaman konsep”, “Pemecahan masalah”, “Komunikasi”, “Kerapian tugas”).
- Anda siapkan dropdown Perlu ditingkatkan (mis. “Ketelitian”, “Konsistensi”, “Kecepatan”, “Menalar langkah”).
- Excel menggabungkan keduanya jadi kalimat deskripsi standar.
Contoh rumus deskripsi (aman & konsisten)
Misal:
- Kekuatan di K2
- Perlu ditingkatkan di L2
- Deskripsi di M2
Rumus:
=IF(OR(K2="",L2=""),"", "Menunjukkan capaian baik pada " & K2 & "; perlu meningkatkan " & L2 & " agar hasil belajar lebih optimal.")
Langkah 5: Buat sheet RAPOR (siap cetak) + tips layout
Sheet RAPOR biasanya berupa “tampilan” per siswa. Cara paling mudah:
- Buat dropdown Pilih NISN di sel B2 (Data Validation ambil dari tblSiswa).
- Tampilkan Identitas Siswa (Nama, Kelas) pakai XLOOKUP/VLOOKUP dari B2.
- Tampilkan tabel nilai per mapel dengan FILTER (jika tersedia) atau cara manual pakai pivot.
Contoh (opsi modern) tampilkan semua mapel siswa terpilih
Jika Excel Anda mendukung FILTER, misal data NILAI sudah jadi table bernama tblNilai dan NISN terpilih ada di B2:
=FILTER(tblNilai[[Mapel]:[Deskripsi]], tblNilai[NISN]=B2, "Belum ada data")
Catatan: jika muncul error #SPILL!, biasanya area output ketabrak sel terisi. Solusi lengkapnya ada di Beginisob: Cara Mengatasi Error #SPILL! di Excel.
Tips cetak biar rapi
- Page Layout → Size (A4/F4 sesuai kebutuhan sekolah).
- Atur Margins dan aktifkan “Fit Sheet on One Page” jika format rapor pendek.
- Gunakan “Print Area” supaya yang tercetak hanya blok rapor.
Opsional: Tambah sheet Projek/P5 (catatan & rekap)
Kalau sekolah Anda meminta ringkasan projek/P5, buat sheet P5 sederhana:
- NISN, Nama, Tema Projek, Peran/Partisipasi, Catatan Guru, Predikat/Skala (jika dipakai).
- Yang penting: formatnya mengikuti kesepakatan sekolah (Excel ini hanya wadah rekap).
FAQ seputar format rapor Kurikulum Merdeka di Excel
1) Apakah rapor Kurikulum Merdeka wajib pakai aplikasi e-Rapor?
Tidak selalu. Banyak sekolah memakai aplikasi rapor resmi, tetapi Excel sering dipakai sebagai rekap internal. Jika sekolah Anda butuh rujukan aplikasi resmi e-Rapor SMP, lihat laman Direktorat SMP: e-Rapor SMP (Direktorat SMP).
2) Bobot formatif dan sumatif yang benar itu yang mana?
Bobot bisa berbeda sesuai kebijakan sekolah/MGMP/dinas. Template ini sengaja dibuat fleksibel: Anda tinggal ubah bobot di SETUP, rumus Nilai Akhir ikut menyesuaikan.
3) Apakah predikat harus A–D?
Tergantung kebijakan sekolah. Kalau sekolah Anda memakai skala lain (mis. SB/B/C/K atau interval berbeda), cukup ubah batas predikat dan rumus IFS menyesuaikan.
4) Bagaimana kalau Excel saya tidak punya XLOOKUP atau FILTER?
Anda bisa pakai VLOOKUP untuk tarik nama siswa, dan untuk tampilan rapor bisa pakai Pivot Table atau tampilan manual per siswa. Yang penting data dasar (SISWA dan NILAI) rapi.
5) Bagaimana cara aman membagikan file rapor ke wali murid?
Prinsip aman: minimalkan data yang dibagikan, kirim per siswa (bukan 1 file berisi semua siswa), dan gunakan proteksi file. Hindari membagikan NISN/identitas lengkap di grup umum.
6) Rumus saya error karena pemisah koma/titik koma berbeda. Solusinya?
Jika Excel Anda memakai pemisah ;, ganti semua koma , di rumus menjadi ;. Ini sering terjadi karena pengaturan regional Windows/Office.
Baca juga di Beginisob.com
- Cara Kompres File Excel Tanpa Merusak Rumus: 9 Cara Mengecilkan Ukuran Workbook
- Contoh Data Excel untuk Latihan (Siap Ketik) + Tantangan Rumus Bertahap
- Rumus SUM/SUMIF di Excel Tidak Menghitung atau Hasil 0? 12 Penyebab + Cara Memperbaiki
- Format Buku Induk Siswa di Excel yang Rapi dan Siap Arsip: Kolom Wajib + Rekap
- Program Kerja Tahunan Sekolah di Excel: Template Kalender Kegiatan, PIC, Anggaran
Comments
Post a Comment