Skip to main content

Rumus UNIQUE & FILTER di Excel: Ambil Daftar Unik dan Filter Otomatis (Lengkap Contoh Tabel + Rumus per Sel)

Diperbarui: 1 Januari 2026

Ringkasan cepat:

  • UNIQUE = ambil daftar tanpa duplikat. Cocok untuk membuat daftar produk, nama, cabang, status, dll.
  • FILTER = tampilkan hanya baris yang memenuhi kriteria (mis. Cabang = A, Channel = Online).
  • Kombinasi paling sering dipakai: =UNIQUE(FILTER(...)) untuk “daftar unik berdasarkan kriteria”.
  • Karena hasilnya “spill”, sediakan area kosong agar tidak kena error.
  • Kalau hasil rekap “aneh” (0 padahal data ada), biasanya datanya kotor (angka tersimpan sebagai teks/spasi). Audit dulu biar rumus tidak menipu hasil.

Daftar isi

  1. Syarat versi Excel & catatan pemisah koma/titik koma
  2. Contoh data latihan (tabel siap ketik)
  3. UNIQUE dasar: daftar produk unik
  4. UNIQUE hanya yang muncul sekali (exactly_once)
  5. FILTER dasar: tampilkan transaksi Cabang tertentu
  6. FILTER multi-kriteria (AND/OR) + if_empty
  7. UNIQUE + FILTER: daftar unik berdasarkan kriteria
  8. Tips praktik: rapikan data + cegah error
  9. FAQ UNIQUE & FILTER di Excel

Syarat versi Excel & catatan pemisah koma/titik koma

  • Fungsi UNIQUE dan FILTER tersedia di Excel yang mendukung dynamic arrays (umumnya Microsoft 365 / Excel 2021+).
  • Jika Excel Anda memakai pemisah titik koma ( ; ), cukup ganti semua koma di contoh rumus menjadi titik koma.

Supaya latihan Anda rapi dan range ikut memanjang saat data bertambah, saya sarankan ubah data menjadi Excel Table (Ctrl+T) mengikuti panduan: Cara Membuat Excel Table (Ctrl+T) yang Benar untuk Pemula: Header, Filter, Total Row, dan Range Otomatis Ikut Nambah.

Contoh data latihan (tabel siap ketik)

Tujuan latihan: kita akan membuat (1) daftar produk unik, (2) tampilan transaksi berdasarkan kriteria, dan (3) daftar unik berdasarkan kriteria.

1) Buat tabel transaksi (mulai dari A1)

Sel Isi Keterangan
A1TanggalHeader
B1CabangHeader
C1ProdukHeader
D1ChannelHeader
E1QtyHeader
F1HargaHeader
A201/12/2025Data
B2AData
C2TehDuplikat akan ada
D2OnlineData
E22Angka
F25000Angka
A301/12/2025Data
B3AData
C3KopiData
D3OfflineData
E31Angka
F312000Angka
A402/12/2025Data
B4BData
C4TehDuplikat
D4OnlineData
E45Angka
F45000Angka
A502/12/2025Data
B5BData
C5GulaMuncul sekali
D5OfflineData
E53Angka
F514000Angka
A603/12/2025Data
B6AData
C6SusuMuncul dua kali
D6OnlineData
E61Angka
F69000Angka
A703/12/2025Data
B7CData
C7SusuDuplikat
D7OfflineData
E72Angka
F79000Angka

2) Siapkan area kriteria (biar seperti “mini dashboard”)

Sel Isi Catatan
H1Cabang pilihLabel
H2AKriteria (bisa kamu ganti A/B/C)
I1Channel pilihLabel
I2OnlineKriteria (Online/Offline)

Tips biar input Cabang/Channel konsisten (tidak beda spasi/typo): gunakan dropdown Data Validation. Panduannya ada di Cara Membuat Dropdown List (Pilihan) di Excel Pakai Data Validation (Lengkap Contoh).

UNIQUE dasar: daftar produk unik

Target: buat daftar Produk tanpa duplikat dari kolom C.

Langkah 1: Tulis rumus di sel kosong (misalnya K2)

  • K1: ketik teks Produk unik
  • K2: ketik rumus: =UNIQUE(C2:C7)

Hasil yang diharapkan (spill): Teh, Kopi, Gula, Susu (urut bisa mengikuti kemunculan pertama).

Catatan penting: kalau hasil UNIQUE “gagal” karena area output tidak kosong, kosongkan area di bawah K2 dulu. Ini kebiasaan wajib saat memakai dynamic array.

UNIQUE hanya yang muncul sekali (exactly_once)

Target: ambil produk yang muncul tepat 1 kali (di data kita: Kopi dan Gula).

Langkah

  • L1: ketik Produk muncul sekali
  • L2: ketik rumus: =UNIQUE(C2:C7,,TRUE)

Kalau hasil rekap/unik terasa “aneh”, jangan langsung salahkan rumus. Seringnya datanya kotor (mis. “Teh ” ada spasi belakang). Audit dulu memakai: Audit Data “Angka Tersimpan sebagai Teks” agar SUMIF/SUMIFS Normal (Plus Tips Rapikan Data).

FILTER dasar: tampilkan transaksi Cabang tertentu

Target: tampilkan hanya transaksi dengan Cabang = nilai di H2.

Langkah 1: Tulis rumus FILTER (misalnya mulai di K6)

  • K5: ketik Transaksi Cabang terpilih
  • K6: ketik rumus: =FILTER(A2:F7, B2:B7=H2, "Tidak ada data")

Penjelasan cepat:

  • A2:F7 = data yang ingin ditampilkan
  • B2:B7=H2 = kriteria (Cabang sama dengan pilihan)
  • "Tidak ada data" = pesan kalau hasilnya kosong

Jika Anda sedang membuat rekap total yang mengikuti filter (baris tersembunyi tidak ikut dihitung), pelajari bedanya SUM vs SUBTOTAL/AGGREGATE di: Menjumlah Data yang Difilter di Excel: SUBTOTAL vs AGGREGATE (Biar Rekap Tidak Salah Saat Filter Aktif).

FILTER multi-kriteria (AND/OR) + if_empty

Di dynamic array, kriteria ganda biasanya ditulis dengan operasi logika:

  • AND pakai perkalian *
  • OR pakai penjumlahan + lalu dibandingkan >0

1) AND: Cabang = H2 DAN Channel = I2

  • M5: ketik Cabang + Channel
  • M6: ketik rumus: =FILTER(A2:F7, (B2:B7=H2)*(D2:D7=I2), "Tidak ada data")

2) OR: Cabang A ATAU B

  • N5: ketik Cabang A atau B
  • N6: ketik rumus: =FILTER(A2:F7, ((B2:B7="A")+(B2:B7="B"))>0, "Tidak ada data")

Kalau Anda butuh “nomor urut tampilan” khusus untuk hasil filter (biar tidak lompat), ada contoh yang sangat relevan di: Cara Membuat Nomor Urut di Excel yang Tidak Lompat Saat Filter dan Hide Rows (Lengkap Contoh).

UNIQUE + FILTER: daftar unik berdasarkan kriteria

Target paling sering: “Tampilkan daftar produk unik yang terjual di Cabang yang saya pilih.”

Langkah (misalnya di P2)

  • P1: ketik Produk unik per cabang
  • P2: ketik rumus: =UNIQUE(FILTER(C2:C7, B2:B7=H2, ""))

Bonus: urutkan hasilnya biar rapi

  • Q1: ketik Produk unik per cabang (urut)
  • Q2: ketik rumus: =SORT(UNIQUE(FILTER(C2:C7, B2:B7=H2, "")))

Untuk latihan dataset yang lebih realistis (UMKM: master produk + transaksi + tantangan rumus bertahap), Anda bisa memakai: Contoh Data Excel untuk Latihan (Siap Ketik) + Tantangan Rumus Bertahap.

Tips praktik: rapikan data + cegah error

1) Pisahkan “Data mentah” vs “Output rumus”

  • Sheet 1: Data (input)
  • Sheet 2: Output (FILTER/UNIQUE/SORT)

2) Hindari input manual yang tidak konsisten

3) Rujukan resmi Microsoft (opsional untuk cek sintaks)

FAQ UNIQUE & FILTER di Excel

1. Kenapa rumus UNIQUE/FILTER saya tidak “tumpah” ke bawah?

Biasanya area output tidak kosong, ada sel gabungan (merge), atau rumus kamu ditaruh di tempat yang tidak punya ruang cukup. Pastikan area spill kosong.

2. Bagaimana cara bikin UNIQUE berdasarkan kriteria (misalnya hanya Cabang A)?

Pakai pola paling aman: =UNIQUE(FILTER(range_yang_mau_diunikkan, range_kriteria=kriteria, ""))

3. Bagaimana cara membuat FILTER dengan 2 syarat (AND)?

Gunakan (kriteria1)*(kriteria2). Contoh: =FILTER(A2:F7, (B2:B7=H2)*(D2:D7=I2), "Tidak ada data")

4. Bagaimana cara membuat FILTER dengan pilihan A atau B (OR)?

Gunakan (kriteriaA + kriteriaB) > 0. Contoh: =FILTER(A2:F7, ((B2:B7="A")+(B2:B7="B"))>0, "Tidak ada data")

5. Kenapa hasil FILTER kosong padahal saya yakin ada data?

Paling sering karena data tidak konsisten (spasi tersembunyi, beda huruf besar-kecil, atau nilai angka sebenarnya tersimpan sebagai teks). Rapikan data dulu (TRIM/cleaning) dan pastikan formatnya benar.

Baca juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved