Skip to main content

Cara Membuat Nomor Urut di Excel yang Tidak Lompat Saat Filter dan Tetap Rapi Saat Insert Baris: Pakai SUBTOTAL (Plus Opsi AGGREGATE & SEQUENCE)

Diperbarui: 28 Desember 2025

Ringkasan cepat:

  • Masalah “nomor lompat” biasanya terjadi karena nomor dibuat statis (1,2,3…) lalu data difilter.
  • Solusi paling praktis: buat kolom No_Tampil memakai SUBTOTAL agar nomor hanya menghitung baris yang terlihat.
  • Kalau kamu juga sering Hide Rows manual, pakai versi SUBTOTAL 103 (bukan 3).
  • Untuk identitas transaksi yang tidak berubah walau sort/filter, tetap butuh ID stabil (berbeda dari No_Tampil).
  • Jika Excel mendukung Dynamic Array, kamu bisa buat “tampilan hasil filter” di area lain dan nomor pakai SEQUENCE.

Daftar isi

Pahami dulu: No_Tampil vs ID Stabil (biar tidak salah pakai)

  • No_Tampil: nomor “tampilan” supaya tabel enak dibaca. Boleh berubah saat filter/sort.
  • ID Stabil: identitas transaksi/aset/dokumen. Idealnya tidak berubah walau data disortir.

Artikel ini fokus ke No_Tampil yang rapi saat filter dan tetap masuk akal saat insert baris. Kalau data kamu dipakai untuk rekap uang, pastikan dulu angka tidak “jadi teks” karena bisa bikin hitungan & kriteria salah—panduan auditnya ada di artikel Audit Data “Angka Tersimpan sebagai Teks” agar SUMIF/SUMIFS Normal.

Contoh tabel latihan (siap ketik) + target hasil

Ketik tabel ini mulai dari sel A1.

No_Tampil Tanggal Produk Status Total
2025-12-01Beras 5kgLunas135000
2025-12-01Gula 1kgPiutang56000
2025-12-02TehLunas17000
2025-12-02KopiPiutang54000
2025-12-03MinyakLunas112000
2025-12-03TelurPiutang99000
2025-12-04SusuLunas65000
2025-12-04RotiPiutang80000
2025-12-05GaramLunas12000
2025-12-05TepungPiutang45000

Target: Saat kamu filter kolom Status = Piutang, nomor di No_Tampil harus menjadi 1,2,3,4,5 (bukan 2,4,6,8,10 atau nomor loncat).

Metode utama: Nomor urut tidak lompat saat filter (SUBTOTAL)

1) Buat rumus No_Tampil (yang mengikuti filter)

  1. Di sel A2 (baris data pertama), isi rumus ini:

=IF(B2="","",SUBTOTAL(3,$B$2:B2))

  1. Copy rumus A2 ke bawah sampai A11.
  2. Aktifkan filter (Data → Filter) lalu filter kolom Status menjadi Piutang.

Kenapa rumus itu bisa “anti lompat”?

  • SUBTOTAL(3, ...) menghitung jumlah sel terisi pada rentang yang kamu berikan.
  • Saat filter aktif, SUBTOTAL akan menghitung hanya baris yang terlihat, jadi nomor otomatis rapih 1,2,3… untuk hasil filter.
  • $B$2:B2 dibuat “melebar dari atas sampai baris ini”, sehingga setiap baris menghitung urutan tampilnya sendiri.

Supaya Status konsisten (tidak ada “Piutang ” pakai spasi belakang), paling aman pakai dropdown. Panduannya ada di Cara Membuat Dropdown List (Pilihan) di Excel Pakai Data Validation.

Agar aman saat insert baris & data makin panjang

Masalah umum: setelah kamu insert baris di tengah, nomor harus tetap rapi dan rumus tidak “putus”. Ada 2 kebiasaan yang paling aman:

1) Jadikan range sebagai Excel Table (paling praktis)

  1. Blok tabel data kamu (A1:E11).
  2. Tekan Ctrl + T → centang My table has headers.
  3. Setelah jadi Table, Excel biasanya otomatis meng-copy rumus kolom No_Tampil ke baris baru saat kamu menambah baris.

2) Kalau tidak pakai Table, pastikan rumus ikut tersalin

  • Jika kamu insert baris di tengah, cek apakah kolom No_Tampil di baris baru sudah berisi rumus. Kalau belum, copy dari baris atas/bawah.
  • Hindari merge cell di area data karena sering bikin filter/sort tidak stabil.

Kalau data kamu nanti dipecah-pecah antar sheet (misalnya Transaksi, Rekap, Dashboard), pastikan referensi antar sheet benar supaya hasil hitung tidak “kelihatan benar tapi salah”. Panduannya ada di Link Excel Beda Sheet: Cara Mengambil Data Antar Sheet (Sheet1!A1), Membuat Rekap Otomatis, dan Hyperlink Lompat Sheet.

Jika baris sering di-hide manual: 3 vs 103 (pilih yang benar)

Kalau kamu hanya pakai filter, rumus SUBTOTAL(3,...) biasanya sudah cukup.

Tapi kalau kamu sering Hide Rows manual (klik kanan baris → Hide), pilih versi ini agar baris yang di-hide manual juga tidak dihitung:

=IF(B2="","",SUBTOTAL(103,$B$2:B2))

Ringkasnya:

  • 3 = hitung isi (COUNTA) yang mengikuti filter
  • 103 = hitung isi (COUNTA) yang mengikuti filter + mengabaikan baris yang di-hide manual

Kalau kamu ingin paham bedanya SUBTOTAL vs AGGREGATE (kapan pakai 109, kapan 9, dsb.), pembahasan lengkapnya ada di Excel: SUBTOTAL vs AGGREGATE untuk Data Terfilter & Baris Tersembunyi.

Opsi: AGGREGATE (kalau data sering error / butuh kontrol lebih)

AGGREGATE berguna jika di kolom patokan kamu sering ada error (mis. #N/A) atau kamu ingin kontrol “abaikan apa saja”. Untuk sekadar nomor urut tampil, SUBTOTAL biasanya sudah cukup, tapi ini opsi cadangan yang lebih “tahan banting”.

Jika kamu sering menghitung total yang mengikuti filter (bukan cuma nomor urut), kamu bisa lanjutkan materi rekapnya di artikel Menjumlah Data yang Difilter di Excel: SUBTOTAL vs AGGREGATE.

Opsi modern: SEQUENCE untuk nomor di “tampilan hasil filter” (Excel 365/2021+)

Kalau kamu ingin hasil filter tampil di area baru (misalnya di sheet “View”), kamu bisa nomor urutnya dibuat sangat sederhana pakai SEQUENCE karena datanya sudah “dipisahkan” dari tabel mentah.

Contoh konsep: setelah kamu menghasilkan daftar hasil filter (mis. dengan FILTER), kamu bisa buat kolom nomor: =SEQUENCE(jumlah_baris_hasil).

Catatan: ini tidak menggantikan ID stabil. Ini hanya nomor tampilan untuk hasil yang sedang kamu lihat.

FAQ

1) Kenapa nomor urut saya lompat saat filter?

Karena nomor dibuat statis (1,2,3…) atau pakai ROW() langsung. Saat filter menyembunyikan baris, nomor yang tersisa terlihat “lompat”. Solusinya: buat No_Tampil dengan SUBTOTAL.

2) Rumus SUBTOTAL yang dipakai yang mana: 3 atau 103?

Pakai 3 jika kamu hanya mengandalkan filter. Pakai 103 jika kamu juga sering hide baris manual dan ingin baris hide tidak ikut dihitung.

3) Bisa tidak No_Tampil dipakai sebagai nomor invoice?

Jangan. No_Tampil itu nomor tampilan yang bisa berubah saat sort/filter. Untuk invoice/identitas transaksi, buat ID stabil terpisah dan “kunci” jadi nilai.

4) Kenapa hasil hitung saya tidak masuk kriteria padahal tulisan sama?

Sering karena spasi tersembunyi (“Piutang ”) atau angka terbaca teks. Rapikan data (TRIM/CLEAN) dan batasi input pakai dropdown agar konsisten.

5) Kalau saya insert baris, apakah No_Tampil tetap benar?

Iya, selama rumus No_Tampil ikut tersalin ke baris baru. Cara paling praktis agar otomatis: jadikan data sebagai Excel Table (Ctrl+T).

Baca juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved