Cara Membuat Garis Vertikal di Word (Pemisah Kolom, Garis di Samping Paragraf, dan Garis Bebas): 5 Metode Paling Rapi + Solusi Jika Garis Geser
Diperbarui: 16 Januari 2026
Ringkasan cepat:
- Untuk garis pemisah 2 kolom (model koran/newsletter), pakai fitur Columns lalu centang Line between (paling rapi untuk layout kolom).
- Untuk garis vertikal di samping paragraf (seperti quote/catatan), pakai Left Border / Right Border di menu Borders.
- Untuk garis vertikal bebas (bisa di mana saja), pakai Insert > Shapes > Line, lalu atur Wrap Text (biar tidak mengacaukan teks).
- Kalau tujuanmu membuat dokumen rapi untuk tugas/instansi, kamu bisa sekalian cek panduan Cara Membuat Artikel di Word untuk Tugas Kuliah dan Media Online (Langkah Demi Langkah) supaya layout tidak “berantakan” saat dicetak.
Daftar isi
- Checkpoint: terverifikasi vs belum pasti
- Kapan perlu garis vertikal di Word?
- Perbandingan 5 metode (pilih yang sesuai kebutuhan)
- Metode 1: Garis vertikal pemisah antar kolom (Line between)
- Metode 2: Garis vertikal di samping paragraf (Left/Right Border)
- Metode 3: Garis vertikal bebas pakai Shapes (paling fleksibel)
- Metode 4: Garis vertikal dari tabel (untuk layout rapi)
- Metode 5: Garis vertikal dari text box (untuk blok catatan)
- Masalah umum: garis geser, putus, atau ikut kebawa saat mengetik
- FAQ cara membuat garis vertikal di Word
Checkpoint: terverifikasi vs belum pasti
Yang sudah terverifikasi
- Word punya fitur resmi untuk membuat garis vertikal antar kolom lewat opsi Line between pada pengaturan Columns.
- Garis vertikal di sisi teks bisa dibuat lewat Borders (Left Border/Right Border) dan bisa dikustom lewat Borders and Shading.
- Garis vertikal bebas bisa dibuat lewat Shapes (Line) dan ketebalan/warna garis bisa diubah dari pengaturan format garis.
Yang belum pasti / bisa berbeda tergantung versi Word
- Nama tab bisa berbeda: di Word baru biasanya Layout, di versi lama sering tertulis Page Layout. Namun letak fiturnya umumnya mirip.
- Di Word Web (Word Online), beberapa fitur layout/shape tertentu bisa lebih terbatas dibanding Word desktop.
Kapan perlu garis vertikal di Word?
- Membuat dokumen 2 kolom (brosur sederhana, newsletter, pengumuman) dan ingin ada pemisah di tengah.
- Membuat catatan/quote dengan gaya “garis di samping paragraf” agar lebih menonjol.
- Membuat form sederhana: area tanda tangan, pembatas bagian kiri–kanan, atau layout mirip kop surat.
Kalau kamu membuat kop surat, garis pemisah biasanya dipakai untuk membedakan header dan isi surat. Untuk contoh dokumen resmi yang rapi, lihat Cara Buat Kop Surat di Word untuk Usaha, Sekolah, dan Organisasi (Rapi & Otomatis).
Perbandingan 5 metode (pilih yang sesuai kebutuhan)
| Metode | Cocok untuk | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|---|
| 1) Columns: Line between | Pemisah 2–3 kolom | Paling rapi & stabil untuk layout kolom | Hanya untuk dokumen yang memang memakai Columns |
| 2) Borders: Left/Right Border | Garis di samping paragraf | Cepat, tidak “geser” | Letaknya mengikuti paragraf (bukan bebas) |
| 3) Shapes: Line | Garis bebas di mana saja | Super fleksibel (panjang/posisi bebas) | Perlu atur Wrap Text supaya tidak mengganggu teks |
| 4) Tabel (border tertentu saja) | Form, layout dua sisi | Rapi untuk dokumen “terstruktur” | Kalau salah setting, tabel bisa pecah/geser |
| 5) Text box + border | Blok catatan/infobox | Enak untuk catatan samping | Butuh rapikan posisi & wrap |
Metode 1: Garis vertikal pemisah antar kolom (Line between)
Ini metode paling “resmi” kalau kebutuhanmu memang dokumen 2 kolom dan ingin ada garis pemisah di tengah.
1. Aktifkan layout kolom
- Blok teks yang ingin dijadikan kolom (opsional; kalau tidak diblok, Word biasanya menerapkan ke section/area tertentu).
- Buka tab Layout atau Page Layout > klik Columns.
- Pilih Two (atau jumlah kolom yang kamu butuhkan).
2. Munculkan garis vertikal pemisah
- Masih di Columns, pilih More Columns...
- Centang Line between.
- Klik OK.
Catatan: kalau dokumenmu punya beberapa bagian (section), pengaturan Columns bisa hanya berlaku untuk section tertentu. Ini normal—justru membantu supaya layout tidak ikut berubah semua halaman.
Metode 2: Garis vertikal di samping paragraf (Left/Right Border)
Metode ini cocok untuk membuat tampilan seperti “quote” atau “catatan penting” dengan garis tegak di sisi kiri/kanan paragraf.
1. Buat garis di sisi kiri paragraf
- Blok paragraf yang ingin diberi garis.
- Buka tab Home > grup Paragraph > klik ikon Borders.
- Pilih Left Border (atau Right Border jika ingin di kanan).
2. Atur ketebalan/jenis garis
- Masih di menu Borders, pilih Borders and Shading...
- Pilih Style (jenis garis) dan Width (ketebalan).
- Di kotak preview, pastikan hanya sisi kiri/kanan yang aktif.
- Klik OK.
Kalau kamu sering perlu blok teks cepat sebelum memberi border, kamu bisa pakai trik seleksi paragraf. Lihat panduan Cara Memilih Teks dalam Satu Paragraf di Microsoft Word: Triple Click, Selection Bar, dan Shortcut Keyboard.
Metode 3: Garis vertikal bebas pakai Shapes (paling fleksibel)
Kalau kamu butuh garis vertikal yang posisinya bebas (misalnya memisahkan area kiri–kanan pada halaman yang tidak memakai Columns), pakai Shapes.
Langkah 1: Sisipkan garis
- Klik tab Insert > Shapes.
- Pilih bentuk Line (garis).
- Tarik garis dari atas ke bawah. Agar benar-benar tegak lurus, tahan tombol Shift saat menarik garis.
Langkah 2: Atur garis supaya tidak “mengacaukan” teks
- Klik garisnya sampai muncul tab Shape Format.
- Atur Wrap Text menjadi In Front of Text (atau Behind Text jika kamu ingin garis seperti “background”).
- Geser posisinya sesuai kebutuhan.
Langkah 3: Tebalkan/ubah model garis
- Klik garis > Shape Format > Shape Outline.
- Pilih Weight untuk ketebalan, dan Dashes kalau ingin garis putus-putus.
Metode Shapes juga dipakai untuk membuat elemen visual lain (misalnya melingkari tulisan). Jika kamu belum familiar dengan Shapes, lihat contoh langkahnya di Cara Melingkari Tulisan di Word.
Metode 4: Garis vertikal dari tabel (untuk layout rapi)
Ini cocok untuk layout seperti: kiri = label, kanan = isi; atau membuat area tanda tangan kiri–kanan yang presisi.
Langkah cepat
- Insert > Table > pilih tabel 1 baris 2 kolom.
- Klik tabel > tab Table Design > atur Borders:
- Pilih No Border dulu, lalu aktifkan hanya Inside Vertical Border (garis tengahnya saja).
- Tarik lebar kolom kiri/kanan sesuai kebutuhan.
Kalau kamu sering membuat dokumen berbasis tabel (misalnya format soal, form, layout rapi), kamu akan lebih cepat kalau sudah paham trik border tabel. Contoh pemakaian tabel rapi ada di Cara Membuat Soal Pilihan Ganda di Word (Format Rapi + Kunci Jawaban).
Metode 5: Garis vertikal dari text box (untuk blok catatan)
Kalau kamu ingin membuat blok catatan (seperti “Info penting”) dengan garis vertikal di sisi kiri, text box bisa jadi pilihan.
Langkah singkat
- Insert > Text Box > pilih gaya sederhana.
- Klik text box > atur Wrap Text supaya posisinya stabil.
- Atur border: hilangkan semua border, lalu aktifkan hanya border kiri (atau gunakan border paragraf di dalamnya).
Masalah umum: garis geser, putus, atau ikut kebawa saat mengetik
1) Garis Shapes tiba-tiba geser saat kamu menambah teks
- Solusi cepat: pastikan Wrap Text-nya In Front of Text atau Behind Text (jangan “In Line with Text” kalau kamu ingin posisinya bebas).
2) Garis border paragraf tidak sejajar
- Cek apakah paragraf memakai indent/spasi yang berbeda. Samakan pengaturan paragraf (Paragraph spacing & indent).
- Jika tujuanmu garis yang benar-benar “bebas”, lebih aman pakai Shapes.
3) Garis kolom tidak muncul padahal sudah centang Line between
- Pastikan kamu memang memakai Columns, bukan sekadar membuat dua area teks manual (misalnya pakai spasi/tab).
- Jika dokumen punya beberapa section, pastikan pengaturan Columns diterapkan di section yang benar.
FAQ cara membuat garis vertikal di Word
1. Metode mana yang paling rapi untuk memisahkan halaman jadi kiri–kanan?
Kalau teksnya memang berbentuk kolom, pakai Columns + Line between. Kalau layout-nya form/dua area tetap, pakai tabel 2 kolom dengan hanya border vertikal di tengah.
2. Kenapa garis Shapes saya miring sedikit?
Saat menarik garis, tahan tombol Shift agar garis terkunci tegak lurus (vertikal) atau datar (horizontal).
3. Bisa tidak membuat garis vertikal putus-putus?
Bisa. Untuk Shapes, pilih Shape Format > Shape Outline > Dashes. Untuk border paragraf, atur di Borders and Shading lalu pilih style putus-putus.
4. Kalau saya ingin garis vertikal cuma sepanjang 3–5 cm?
Gunakan Shapes (Line) karena panjangnya bisa kamu atur bebas. Borders paragraf biasanya mengikuti tinggi paragraf.
5. Apa cara tercepat membuat “garis seperti quote” di sisi kiri paragraf?
Pakai Left Border pada paragraf, lalu atur ketebalan di Borders and Shading. Ini paling cepat dan tidak mudah geser.
Penutup
Kalau kamu ingin garis vertikal yang paling “tepat guna”: gunakan Line between untuk dokumen kolom, Border paragraf untuk garis di samping teks, dan Shapes untuk garis bebas. Pilih metode sesuai kebutuhan agar hasilnya rapi dan tidak gampang geser saat diedit maupun dicetak.
Baca juga di Beginisob.com
- Cara Membuat Daftar Isi di MS Word 2007 untuk Skripsi dan Laporan: Otomatis, Rapi, dan Mudah Diubah
- Cara Membuat Mailings di Word (Mail Merge) untuk Surat Massal dari Excel
- Cara Membuat Footnote dari Jurnal di Word yang Rapi (Lengkap + Contoh)
- Cara Membuat Daftar Pustaka APA Style di Word Secara Otomatis dan Manual untuk Skripsi
- Mendeley Cite di Word Sering Error atau Tidak Muncul? Penyebab, Cara Mengatasi, dan Tips Aman untuk Skripsi
Comments
Post a Comment