Diperbarui: 7 Maret 2026
Sedang mengetik di Word lalu hampir semua kata malah muncul garis merah bergelombang? Tampilan dokumen jadi terasa berantakan, padahal belum tentu semua kata itu salah.
Di artikel ini, kamu akan belajar cara menghilangkan garis merah di Word dengan cara yang paling aman: mulai dari memperbaiki kata, mengatur bahasa dokumen, sampai menonaktifkan proofing hanya pada bagian tertentu atau seluruh dokumen.
Panduan ini cocok untuk pelajar, mahasiswa, guru, admin sekolah/kantor, dan siapa pun yang sering membuat surat, laporan, makalah, atau dokumen formal di Microsoft Word.
Ringkasan cepat:
- Kalau garis merah hanya muncul pada beberapa kata, cara terbaik adalah klik kanan kata tersebut lalu pilih saran yang benar atau tambahkan ke kamus.
- Kalau hampir semua kata Indonesia dianggap salah, biasanya bahasa proofing dokumen belum tepat. Ubah lewat Review > Language > Set Proofing Language.
- Kalau ingin garis merah hilang hanya pada bagian tertentu, pilih teksnya lalu aktifkan opsi Do not check spelling or grammar.
- Kalau ingin dokumen tampak bersih tanpa mengubah pengaturan global Word, gunakan opsi Hide spelling errors in this document only.
- Kalau memang tidak butuh pemeriksaan ejaan saat mengetik, baru matikan Check spelling as you type.
- Untuk Word Web, caranya beda sedikit: pilih teks/dokumen, lalu buka Review > Editor > Set Proofing Language.
Kenapa garis merah muncul di Word?
Secara sederhana, garis merah di Word adalah tanda bahwa Word menganggap ada masalah ejaan pada kata tersebut. Ini tidak selalu berarti kamu benar-benar salah mengetik. Kadang penyebabnya justru:
- bahasa dokumen tidak sesuai,
- dokumen campur Indonesia dan Inggris,
- nama orang, istilah teknis, atau singkatan belum dikenali kamus Word,
- template dokumen membawa pengaturan proofing yang kurang tepat.
Karena itu, langkah terbaik bukan selalu “mematikan fitur”, tetapi memilih solusi sesuai penyebabnya. Pendekatan ini lebih aman, terutama kalau kamu sedang menyusun dokumen penting seperti kop surat di Word, laporan, atau naskah formal lain.
Pilih cara yang tepat biar tidak salah matikan fitur
| Situasi | Cara terbaik | Kenapa ini paling aman |
|---|---|---|
| Hanya 1–2 kata bergaris merah | Klik kanan lalu pilih saran / koreksi manual | Kamu tetap menjaga pemeriksaan ejaan aktif |
| Nama orang, istilah kampus, merek, atau singkatan khusus | Add to Dictionary / Ignore | Tidak perlu mematikan proofing seluruh dokumen |
| Hampir semua kata Indonesia dianggap salah | Set Proofing Language ke bahasa yang tepat | Biasanya ini akar masalahnya |
| Hanya paragraf/kutipan tertentu yang ingin dibebaskan dari proofing | Do not check spelling or grammar pada teks terpilih | Pengaruhnya lokal, bukan global |
| Ingin dokumen ini terlihat bersih, tapi dokumen lain tetap normal | Hide spelling errors in this document only | Aman untuk dokumen lain |
| Benar-benar tidak butuh pemeriksaan ejaan saat mengetik | Matikan Check spelling as you type | Paling cepat, tetapi paling “keras” dampaknya |
Cara menghilangkan garis merah di Word
Cara 1: Perbaiki kata yang benar-benar salah (paling disarankan)
Kalau garis merah hanya muncul pada beberapa kata, ini cara paling aman.
- Arahkan kursor ke kata yang bergaris merah.
- Klik kanan pada kata tersebut.
- Pilih saran ejaan yang benar.
- Kalau perlu, buka panel Editor untuk melihat semua saran sekaligus.
Contoh: kamu menulis “lapoarn” atau “undnagan”. Word memberi garis merah karena itu typo nyata. Dalam kasus seperti ini, jangan matikan proofing; cukup perbaiki katanya.
Pendekatan ini paling cocok saat kamu sedang merapikan dokumen panjang seperti artikel, makalah, atau laporan. Kalau kamu sering menulis naskah panjang, kamu juga bisa lihat pola perapian dokumen di artikel cara membuat artikel di Word.
Cara 2: Tambahkan kata ke kamus atau abaikan
Kadang Word menandai kata yang sebenarnya benar, misalnya:
- nama sekolah atau lembaga,
- nama orang,
- istilah teknis,
- singkatan internal kantor,
- kata serapan yang belum dikenali kamus aktif.
Langkahnya:
- Klik kanan kata yang bergaris merah.
- Pilih Add to Dictionary jika kata itu memang akan sering dipakai.
- Atau pilih Ignore / Ignore All jika hanya ingin melewati kata itu tanpa menambahkannya ke kamus.
Kapan pakai cara ini? Misalnya kamu menulis nama unit kerja, istilah produk, atau singkatan tertentu yang valid di lingkunganmu. Ini lebih baik daripada mematikan fitur untuk seluruh dokumen.
Cara 3: Ubah bahasa proofing dokumen (solusi untuk hampir semua kata merah)
Ini salah satu penyebab paling sering. Word mengecek kata berdasarkan bahasa proofing yang aktif. Jadi kalau dokumenmu berbahasa Indonesia tetapi proofing-nya Inggris, banyak kata Indonesia akan ditandai merah.
- Blok teks yang bermasalah, atau tekan Ctrl + A untuk memilih seluruh dokumen.
- Buka tab Review atau Tinjau.
- Pilih Language > Set Proofing Language.
- Pilih bahasa yang sesuai, misalnya Indonesian atau bahasa dokumenmu.
- Klik OK.
Kalau dokumenmu campur Indonesia dan Inggris, kamu bisa menerapkan pengaturan bahasa per bagian. Ini lebih rapi daripada memaksakan satu bahasa untuk seluruh file.
Cara ini sangat berguna pada dokumen formal seperti proposal, surat, atau daftar isi. Kalau kamu sedang merapikan struktur dokumen panjang, artikel cara membuat daftar isi di MS Word 2007 juga relevan untuk membantu dokumen lebih stabil dan mudah di-update.
Cara 4: Hilangkan garis merah hanya di bagian tertentu
Ini cocok kalau kamu hanya ingin menonaktifkan proofing untuk bagian tertentu, misalnya:
- kode,
- daftar istilah asing,
- nama produk,
- baris formulir,
- kutipan mentah yang tidak ingin dikoreksi.
- Pilih teks yang ingin dibebaskan dari garis merah.
- Buka Review > Language > Set Proofing Language.
- Centang atau pilih Do not check spelling or grammar.
- Klik OK.
Keunggulannya: bagian lain dari dokumen tetap diperiksa normal.
Contoh nyata: pada formulir yang berisi kode item, nomor seri, atau format isian khusus, kamu sering tidak butuh spell check. Kalau dokumenmu juga memakai elemen visual seperti garis isian, lihat juga panduan cara membuat garis per di Word agar hasilnya tetap rapi.
Cara 5: Sembunyikan garis merah hanya untuk dokumen ini
Kalau tujuanmu hanya membuat tampilan dokumen ini bersih, tetapi kamu tidak ingin mengubah perilaku Word untuk file lain, gunakan metode ini.
- Buka File.
- Pilih Options.
- Masuk ke menu Proofing / Pemeriksaan.
- Cari bagian Exceptions for / Pengecualian untuk.
- Centang Hide spelling errors in this document only.
- Bila perlu, centang juga Hide grammar errors in this document only.
- Klik OK.
Ini bagus untuk file presentasi internal, template, atau draft yang ingin cepat dicetak tanpa gangguan visual, tetapi kamu tetap ingin Word normal saat membuat dokumen lain.
Cara 6: Matikan pemeriksaan ejaan otomatis di Word
Kalau kamu benar-benar tidak ingin Word memberi garis merah saat mengetik, pakai cara ini. Namun, gunakan sebagai pilihan terakhir.
- Buka File.
- Pilih Options.
- Klik Proofing / Pemeriksaan.
- Hilangkan centang pada Check spelling as you type.
- Bila perlu, hilangkan juga Mark grammar errors as you type.
- Klik OK.
Konsekuensinya: semua dokumen yang kamu edit di Word bisa ikut kehilangan tanda pemeriksaan saat mengetik, bukan hanya file yang sedang dibuka.
Karena itu, untuk banyak kasus saya lebih menyarankan metode dokumen tertentu atau bagian tertentu dibanding langsung mematikan semuanya.
Cara menghilangkan garis merah di Word untuk Web
Di Word untuk Web, jalurnya sedikit berbeda dari Word desktop.
- Pilih teks yang ingin diatur, atau tekan Ctrl + A untuk seluruh dokumen.
- Buka tab Review / Tinjau.
- Pilih Editor > Set Proofing Language.
- Pilih Do not check spelling or grammar.
- Klik OK.
Kalau nanti ingin memeriksa lagi, aktifkan kembali pengaturan proofing atau jalankan pemeriksaan via Editor.
Contoh skenario biar tidak salah pilih
| Skenario | Solusi yang sebaiknya dipilih |
|---|---|
| Kamu menulis surat resmi, tapi nama instansi digaris merah | Add to Dictionary atau Ignore jika hanya sekali |
| Seluruh paragraf bahasa Indonesia digaris merah | Set Proofing Language ke Indonesian |
| Kamu sedang menulis draft kasar dan tidak mau terganggu | Matikan Check spelling as you type sementara |
| Dokumen ini mau dicetak bersih, tapi dokumen lain tetap normal | Hide spelling errors in this document only |
| Bagian tertentu berisi kode, istilah teknis, atau format khusus | Do not check spelling or grammar pada teks terpilih |
Kesalahan umum yang sering bikin gagal
- Langsung mematikan fitur global. Padahal yang salah hanya bahasa dokumen atau beberapa kata saja.
- Tidak mengecek bahasa proofing. Ini penyebab paling sering saat hampir semua kata Indonesia ditandai merah.
- Menggunakan Ignore All untuk typo nyata. Akibatnya, salah ketik tetap lolos sampai akhir dokumen.
- Mencampur banyak bahasa dalam satu blok teks tanpa pengaturan bahasa. Word jadi sulit menilai ejaan dengan benar.
- Bingung membedakan Word desktop dan Word web. Menunya mirip, tetapi langkahnya tidak selalu sama.
Tips tambahan biar dokumen tetap rapi
- Setelah selesai menulis, jalankan pengecekan ulang sebelum cetak atau kirim.
- Kalau dokumen banyak elemen format seperti titik-titik manual, rapikan juga tab stop-nya agar tidak kacau saat diedit. Panduannya ada di cara membuat titik-titik di Word.
- Simpan versi bersih final dan versi kerja terpisah, terutama untuk dokumen kantor/sekolah.
- Jangan asal mematikan semua pemeriksaan jika dokumen akan dikirim resmi ke dosen, atasan, klien, atau instansi.
Kesimpulan
Cara menghilangkan garis merah di Word yang paling aman tergantung penyebabnya. Jika hanya typo, cukup koreksi kata. Jika masalahnya ada pada bahasa dokumen, ubah proofing language. Jika kamu hanya ingin tampilan bersih, gunakan pengaturan untuk bagian tertentu atau dokumen ini saja.
Dengan begitu, kamu tidak perlu asal mematikan fitur penting yang sebenarnya masih berguna untuk menjaga kualitas tulisan.
Kalau setelah ini kamu ingin merapikan dokumen Word lebih jauh, lanjutkan ke panduan Beginisob yang paling dekat dengan kebutuhanmu di bagian “Baca juga”.
FAQ cara menghilangkan garis merah di Word
1. Apakah garis merah di Word berarti semua kata saya salah?
Tidak. Garis merah hanya berarti Word menduga ada masalah ejaan atau kata itu tidak dikenali oleh kamus aktif. Bisa jadi typo, bisa juga hanya karena bahasa proofing salah.
2. Kenapa semua kata Indonesia di dokumen saya jadi merah?
Biasanya karena bahasa pemeriksa ejaan masih Inggris atau bahasa lain. Solusinya: blok semua teks, lalu ubah bahasa proofing ke Indonesian.
3. Mana yang lebih aman: matikan fitur global atau hanya dokumen ini?
Lebih aman hanya untuk dokumen ini, atau bahkan hanya pada bagian tertentu. Mematikan global sebaiknya dipakai kalau kamu memang tidak butuh pemeriksaan ejaan sama sekali saat mengetik.
4. Bisakah garis merah dihilangkan tanpa mematikan spell check seluruh Word?
Bisa. Kamu dapat memperbaiki kata, menambahkan ke kamus, mengatur bahasa proofing, atau menyembunyikan error hanya di dokumen tertentu.
5. Apakah cara di Word Web sama dengan Word desktop?
Tidak persis sama. Di Word Web, jalurnya biasanya lewat Review > Editor > Set Proofing Language, lalu pilih agar teks tidak diperiksa ejaan/tata bahasa.
6. Setelah dimatikan, bagaimana cara mengecek lagi?
Aktifkan lagi pengaturan proofing, lalu jalankan pemeriksaan ejaan/tata bahasa sebelum final. Ini penting supaya typo tidak lolos ke dokumen akhir.
Baca juga
- Cara Membuat Garis Vertikal di Word (Pemisah Kolom, Garis di Samping Teks, dan Shapes)
- Cara Membuat Ceklis di Word (Kotak Centang Interaktif & Tanda Cek)
- Cara Membuat Undangan di Microsoft Word yang Siap Cetak
- Cara Buat Matriks di Word yang Rapi: 3 Metode
- Cara Membuat Daftar Pustaka APA Style di Word Secara Otomatis dan Manual
Comments
Post a Comment