Perhitungan PPh 21 Gross Up di Excel (Metode TER): Contoh Step-by-Step, Rumus per Sel, dan Template Tabel Siap Pakai
Diperbarui: 5 Januari 2026
Ringkasan cepat:
- Gross up artinya perusahaan memberi tunjangan pajak sehingga PPh 21 yang dipotong “tertutup” oleh tunjangan itu (take home pay sesuai target).
- Untuk mayoritas pegawai tetap, pemotongan PPh 21 masa Jan–Nov bisa pakai TER (tarif efektif bulanan), lalu Desember biasanya ada koreksi hitung tahunan.
- Template Excel paling aman: simpan tabel TER resmi di sheet khusus, lalu hitung PPh 21 otomatis dengan XLOOKUP/VLOOKUP.
- Jika Anda sudah punya dasar template PPh 21, lanjutkan dari artikel Template Excel Hitung PPh 21 TER 2025 (Jan–Nov) + Koreksi Desember.
Daftar isi
- Apa itu gross up PPh 21 (dan bedanya dengan “ditanggung perusahaan”)?
- Data yang harus disiapkan sebelum membuat template
- Struktur template Excel (3 sheet) yang rapi
- Langkah 1: Buat sheet tabel TER (resmi) + contoh format
- Langkah 2: Buat sheet perhitungan gross up (rumus per sel)
- Langkah 3: Gross up paling aman pakai Goal Seek (tanpa VBA)
- Contoh angka lengkap (biar kebayang)
- Catatan penting: koreksi Desember & rekap setahun
- FAQ seputar gross up PPh 21 di Excel
Apa itu gross up PPh 21 (dan bedanya dengan “ditanggung perusahaan”)?
Gross up PPh 21 adalah metode penggajian di mana perusahaan menambahkan tunjangan pajak ke penghasilan bruto karyawan, lalu PPh 21 dipotong dari bruto tersebut. Targetnya: tunjangan pajak = PPh 21 terutang, sehingga secara praktis take home pay tetap sesuai angka yang disepakati.
Dalam praktik payroll, Anda akan menemukan istilah lain seperti “PPh 21 ditanggung perusahaan”. Secara hasil akhir mirip (karyawan tidak menanggung beban pajak), tetapi di Excel/payslip, cara presentasinya bisa berbeda: gross up biasanya tampak sebagai tunjangan pajak yang menambah bruto.
Jika Anda sedang merapikan sistem payroll, sebaiknya format slip gaji diseragamkan dulu. Panduan membuatnya bisa mengikuti artikel Cara Membuat Slip Gaji di Excel Otomatis untuk UMKM dan HR Pemula.
Data yang harus disiapkan sebelum membuat template
- Status PTKP (TK/0, K/0, K/1, dst) untuk menentukan kategori TER (A/B/C).
- Komponen penghasilan bruto: gaji pokok, tunjangan tetap, tunjangan lain yang termasuk bruto.
- Komponen potongan (jika ada): iuran pensiun/iuran lain yang memengaruhi perhitungan tahunan (terutama saat Desember/koreksi).
- Target take home pay (opsional): kalau kebijakan perusahaan menetapkan “gaji bersih” tertentu.
Catatan: bila Anda juga menghitung gaji bersih plus potongan lain (BPJS, dll), Anda bisa menggabungkan logikanya dengan artikel Cara Menghitung Take Home Pay UMK/UMP 2026 (Gaji Bersih): Potongan BPJS + PPh 21.
Struktur template Excel (3 sheet) yang rapi
- Sheet 1: INPUT → data karyawan/angka gaji (bruto, PTKP/kategori, dll).
- Sheet 2: TER → tabel tarif efektif bulanan (kategori A/B/C) yang Anda tempel dari lampiran resmi.
- Sheet 3: HITUNG → rumus perhitungan bruto, tunjangan pajak, tarif TER, PPh 21, dan take home pay.
Jika Anda mengelola banyak karyawan, pola ini cocok digabungkan dengan Template Excel Payroll PPh 21 TER 2025 Otomatis: Multi-Karyawan + Rekap Tahunan.
Langkah 1: Buat sheet tabel TER (resmi) + contoh format
Sumber tabel TER resmi ada di lampiran peraturan (PDF). Anda bisa tempel tabel itu ke Excel lalu rapikan formatnya. Link resmi untuk referensi tabel:
Contoh format tabel TER di Excel (untuk kategori A saja sebagai contoh struktur):
| Min_Bruto | Max_Bruto | Tarif_TER |
|---|---|---|
| 0 | 5400000 | 0% |
| 9650000 | 10050000 | 2% |
| 10050000 | 10350000 | 2,25% |
Penting: contoh di atas hanya untuk menunjukkan format. Untuk penggunaan nyata, Anda wajib menempel seluruh tabel resmi kategori A/B/C dari lampiran.
Langkah 2: Buat sheet perhitungan gross up (rumus per sel)
Contoh layout sheet HITUNG (1 karyawan):
| Sel | Label | Isi/Contoh | Rumus (Excel) |
|---|---|---|---|
| B2 | Bruto_Dasar (tanpa tunjangan pajak) | 9700000 | (input manual) |
| B3 | Tunjangan_Pajak | 0 | (akan dicari dengan Goal Seek) |
| B4 | Bruto_Kena_TER | 9700000 | =B2+B3 |
| B5 | Tarif_TER | (otomatis) |
Contoh XLOOKUP (approximate match) =XLOOKUP(B4;TER!A:A;TER!C:C;;-1) |
| B6 | PPh21_Bulanan | (otomatis) | =B4*B5 |
| B7 | Selisih (tunjangan - pajak) | (harus 0) | =B3-B6 |
| B8 | Take_Home_Pay (versi sederhana) | (otomatis) | =B4-B6 |
Jika rumus Anda “aneh” (misalnya hasil 0 padahal harusnya ada angka), sering penyebabnya data angka terbaca teks. Solusi audit cepatnya bisa mengikuti Audit Data “Angka Tersimpan sebagai Teks” agar SUMIF/SUMIFS Normal.
Langkah 3: Gross up paling aman pakai Goal Seek (tanpa VBA)
Karena tarif TER bergantung pada Bruto_Kena_TER, maka gross up sering bersifat “melingkar”: tunjangan pajak menambah bruto, bruto mengubah tarif, tarif mengubah pajak, pajak mengubah kebutuhan tunjangan. Cara paling aman di Excel (tanpa VBA) adalah Goal Seek.
Langkah 1: Pastikan rumus sudah jadi
- B4 = B2+B3
- B5 = ambil tarif TER berdasar B4
- B6 = B4*B5
- B7 = B3-B6
Langkah 2: Jalankan Goal Seek
- Buka menu Data → What-If Analysis → Goal Seek.
- Set cell: B7
- To value: 0
- By changing cell: B3
- Klik OK sampai Excel menemukan nilai tunjangan pajak yang membuat B3 = B6.
Langkah 3: Kunci hasil (opsional, biar tidak berubah)
Setelah Goal Seek berhasil, Anda bisa Copy sel B3 → Paste Special → Values supaya hasil tunjangan pajak tidak ikut berubah saat Anda uji skenario lain.
Contoh angka lengkap (biar kebayang)
Contoh (disederhanakan): karyawan kategori A, Bruto_Dasar = Rp9.700.000.
| Komponen | Nilai | Keterangan |
|---|---|---|
| Bruto_Dasar | Rp9.700.000 | Gaji + tunjangan tetap (belum termasuk tunjangan pajak) |
| Tunjangan_Pajak (hasil) | ≈ Rp197.959 | Hasil Goal Seek (contoh), sehingga tunjangan ≈ PPh 21 |
| Bruto_Kena_TER | ≈ Rp9.897.959 | Bruto_Dasar + Tunjangan_Pajak |
| PPh21_Bulanan | ≈ Rp197.959 | Bruto_Kena_TER × Tarif TER (kategori A) |
| Take Home Pay (sederhana) | ≈ Rp9.700.000 | (Bruto_Dasar + Tunjangan) − PPh 21 ≈ Bruto_Dasar |
Catatan aman: contoh di atas hanya untuk membantu “membayangkan” mekanisme gross up. Angka real perusahaan Anda tetap harus mengikuti tabel TER resmi (kategori yang benar) dan komponen bruto yang benar.
Catatan penting: koreksi Desember & rekap setahun
Banyak kasus pegawai tetap: pemotongan Jan–Nov memakai TER bulanan, lalu Desember dilakukan hitung ulang setahun dan dibandingkan dengan total potongan Jan–Nov (bisa kurang potong atau lebih potong). Karena itu, jika Anda membuat template gross up, siapkan juga kolom rekap akumulasi dan koreksi Desember.
Untuk contoh struktur rekap dan koreksi Desember, Anda bisa meniru pola tabel di Template Excel Hitung PPh 21 TER 2025 (Jan–Nov) + Koreksi Desember.
Catatan syariat: hitung pajak dan laporan harus jujur, jangan memanipulasi data gaji/potongan untuk mengurangi kewajiban secara batil.
FAQ seputar gross up PPh 21 di Excel
1. Gross up itu wajib pakai Goal Seek?
Tidak wajib, tapi paling aman jika tarif TER Anda diambil berdasarkan bruto setelah tunjangan pajak (karena tarif bisa berubah saat bruto naik). Goal Seek membuat tunjangan pajak otomatis “pas” walau tarif berubah.
2. Apa boleh memakai rumus langsung tanpa Goal Seek?
Boleh sebagai shortcut jika Anda yakin tunjangan pajak tidak mendorong bruto pindah rentang tarif. Jika bruto pindah rentang, rumus shortcut bisa meleset—kembali gunakan Goal Seek.
3. Kenapa setelah gross up, take home pay terlihat “tetap”?
Karena tunjangan pajak menambah bruto, tetapi pajak yang dipotong juga naik dengan jumlah yang sama (targetnya tunjangan = pajak), sehingga netto kurang lebih kembali ke angka awal (sebelum tunjangan).
4. Bagaimana jika gaji berubah-ubah tiap bulan?
Anda bisa jalankan Goal Seek per bulan, atau buat tabel per bulan (Jan–Dec) lalu gunakan Goal Seek pada masing-masing baris. Untuk skala banyak karyawan, biasanya lebih efisien memakai template payroll multi-karyawan.
5. Apakah gross up memengaruhi slip gaji?
Ya, karena tunjangan pajak akan muncul sebagai komponen penghasilan bruto. Supaya rapi dan konsisten, sebaiknya format slip gaji sudah baku sejak awal.
Baca juga di Beginisob.com
- Rumus & Template Simulasi Gaji Bersih UMR/UMP 2025 di Excel: Hitung BPJS + PPh 21
- Gaji Prorata Saat UMP/UMK 2026 Naik: Rumus Excel + Contoh Kasus Harian/Bulanan
- Checklist Tutup Buku Akhir Tahun untuk UMKM di Excel: Rekap, Cocokkan, dan Audit
- Cara Menghitung PPh Badan 2025/2026 untuk Pemula: Tarif, Contoh, dan Simulasi
- Rumus SUM/SUMIF di Excel Tidak Menghitung atau Hasil 0? 12 Penyebab + Cara Memperbaiki
Comments
Post a Comment