Template Packing List Excel untuk Pengiriman Barang: Format Tabel per Paket/Koli, Hitung Berat Kotor & Volumetrik, dan Siap Cetak
Diperbarui: 7 Januari 2026
Ringkasan cepat:
- Packing list (daftar kemas) = rincian isi kiriman per paket/koli: SKU/nama barang, qty, berat, ukuran, nomor paket, dan catatan handling.
- Template Excel paling “tahan dipakai” dibuat dengan 4 sheet: MASTER, ITEM, PAKET, MAP_ISI_PAKET + 1 sheet CETAK_PL.
- Rumus inti: total qty & berat per paket memakai SUMIFS / SUMPRODUCT, lalu status “SUDAH LENGKAP” vs “KURANG” dibuat otomatis.
- Berat volumetrik dibuat fleksibel dengan parameter pembagi (karena tiap kurir bisa berbeda).
- Template ini melengkapi invoice (tagihan) dan alamat kirim: invoice untuk nilai transaksi, packing list untuk detail fisik isi paket.
Daftar isi
- Kapan packing list dipakai (dan bedanya dengan invoice)?
- Struktur file Excel (sheet + kolom wajib)
- Contoh tabel packing list (simulasi data siap ketik)
- Langkah membuat template packing list Excel (tanpa VBA)
- Layout CETAK_PL: 1 lembar rapi untuk diselipkan di paket
- Checklist quality control sebelum paket dikirim
- FAQ Template Packing List Excel
Kapan packing list dipakai (dan bedanya dengan invoice)?
Packing list dipakai saat Anda ingin memastikan isi paket benar dan pihak pengirim/penerima bisa mengecek barang tanpa menebak-nebak. Ini sangat membantu ketika:
- 1 order berisi banyak item (rawan salah ambil SKU/varian).
- 1 order dikirim dalam beberapa paket (koli 1, koli 2, dst.).
- Ada barang fragile/perlu catatan khusus (“Jangan dibanting”, “This side up”).
Bedanya dengan invoice: invoice fokus ke nilai transaksi (tagihan/total harga). Packing list fokus ke detail fisik isi kiriman. Kalau Anda butuh template invoice yang rapi dan otomatis, pelajari juga Cara Buat Invoice di Excel dengan Rumus Otomatis untuk UMKM dan Freelancer (Lengkap + Contoh Tabel).
Struktur file Excel (sheet + kolom wajib)
1) Sheet MASTER (data pengirim, penerima, dan parameter volumetrik)
| Field | Nilai (contoh) | Catatan |
|---|---|---|
| Nama_Toko | Toko Barokah | Opsional (untuk header cetak) |
| No_Order | ORD-2601-0012 | ID order/nomor pesanan |
| Nama_Penerima | Ahmad Hidayat | Dipakai di packing list & label |
| Alamat_Kirim | Jl. Melati No. 10, Bandung, 40123 | Ringkas tapi jelas |
| No_HP | 0812xxxxxxx | Secukupnya saja (jaga privasi) |
| Pembagi_Volumetrik | 6000 | Sesuaikan aturan kurir (cm) |
Untuk format alamat yang benar (biar tidak nyasar dan tidak ribut kurir), Anda bisa meniru struktur di Cara Membuat Alamat untuk Mengirim Paket di JNE, J&T, SiCepat, dan Lainnya (Contoh Format + Tabel).
2) Sheet ITEM (daftar barang dalam 1 order)
Prinsip: 1 baris = 1 SKU/varian yang akan dikemas.
| SKU | Nama_Barang | Qty_Order | Berat_Unit_Gram | Catatan_Item |
|---|---|---|---|---|
| SKU-TSHIRT-M | Kaos Polos Hitam (M) | 2 | 180 | Fold rapi |
| SKU-MUG-01 | Mug Keramik 300ml | 1 | 350 | Fragile |
| SKU-STICKER-A5 | Stiker A5 | 3 | 20 | - |
3) Sheet PAKET (daftar paket/koli yang akan dikirim)
Prinsip: 1 baris = 1 paket. Dimensi bisa kosong kalau Anda belum pakai volumetrik.
| No_Paket | Tipe_Kemasan | Panjang_cm | Lebar_cm | Tinggi_cm | Tara_Kemasan_Gram | Catatan_Paket |
|---|---|---|---|---|---|---|
| PKT-1 | Kardus | 30 | 20 | 15 | 120 | FRAGILE |
| PKT-2 | Polybag | 25 | 18 | 5 | 30 | - |
4) Sheet MAP_ISI_PAKET (mapping item ke paket)
Prinsip: 1 baris = 1 baris isi paket (No_Paket + SKU + Qty).
| No_Paket | SKU | Qty_Dikemas |
|---|---|---|
| PKT-1 | SKU-MUG-01 | 1 |
| PKT-1 | SKU-STICKER-A5 | 3 |
| PKT-2 | SKU-TSHIRT-M | 2 |
Contoh hasil hitung (simulasi) yang kita targetkan
Setelah rumus dipasang, kita ingin Excel menghasilkan ringkasan seperti ini:
| No_Paket | Total_Qty_Item | Berat_Netto_Gram | Berat_Kotor_Gram | Berat_Volumetrik_Gram | Status_Paket |
|---|---|---|---|---|---|
| PKT-1 | 4 | 410 | 530 | 1500 | OK |
| PKT-2 | 2 | 360 | 390 | 375 | OK |
Catatan simulasi angka:
- PKT-1 netto = (Mug 1×350) + (Stiker 3×20) = 350 + 60 = 410 gram
- PKT-1 kotor = netto 410 + tara 120 = 530 gram
- PKT-1 volumetrik (cm) = (30×20×15) / 6000 = 1,5 kg = 1500 gram
Langkah membuat template packing list Excel (tanpa VBA)
Langkah 1: Jadikan semua tabel sebagai Excel Table (Ctrl+T)
Buat 4 tabel (MASTER tidak wajib Table, tapi boleh). Untuk 3 tabel utama, beri nama: tItem, tPaket, tMap.
- Keuntungan: range otomatis ikut memanjang saat Anda menambah baris.
- Rumus jadi lebih mudah dibaca (pakai nama kolom).
Langkah 2: Buat dropdown agar input tidak berantakan
- Di tMap[No_Paket] → dropdown dari tPaket[No_Paket].
- Di tMap[SKU] → dropdown dari tItem[SKU].
- Di tPaket[Tipe_Kemasan] → dropdown: Kardus, Polybag, Bubble, Peti, Pallet (sesuaikan).
Kalau Anda ingin input lebih cepat tanpa klik banyak sel, Anda bisa pakai fitur Form bawaan Excel. Panduan lengkapnya ada di Cara Membuat Form Entri Data di Excel (Tanpa VBA): Aktifkan Tombol Form + Contoh Tabel.
Langkah 3: Hitung Total_Qty_Item per paket (tPaket)
Tambahkan kolom baru di tPaket: Total_Qty_Item, isi rumus:
=SUMIFS(tMap[Qty_Dikemas], tMap[No_Paket], [@No_Paket])
Langkah 4: Hitung Berat_Netto_Gram per paket (tPaket)
Karena berat netto berasal dari (Qty_Dikemas × Berat_Unit_Gram) untuk semua item dalam paket, cara yang paling stabil adalah SUMPRODUCT dengan FILTER (Excel 365), atau pakai kolom bantu jika Excel Anda versi lama.
Opsi A (Excel 365): SUMPRODUCT + XLOOKUP
Tambahkan kolom Berat_Netto_Gram di tPaket, isi rumus:
-
=LET(p,[#This Row],[No_Paket], SUMPRODUCT( FILTER(tMap[Qty_Dikemas], tMap[No_Paket]=[@No_Paket]) * XLOOKUP(FILTER(tMap[SKU], tMap[No_Paket]=[@No_Paket]), tItem[SKU], tItem[Berat_Unit_Gram], 0) ))
Jika rumus Anda sering “hasil 0 padahal data ada”, biasanya masalahnya data kotor (angka sebagai teks/spasi). Untuk rekap yang aman saat data difilter, Anda bisa pelajari konsepnya di Menjumlah Data yang Difilter di Excel: SUBTOTAL vs AGGREGATE (Biar Rekap Tidak Salah Saat Filter Aktif).
Opsi B (Semua versi Excel): pakai kolom bantu di tMap
Di tMap, tambahkan 2 kolom baru:
- Berat_Unit_Gram:
=VLOOKUP([@SKU], tItem[[SKU]:[Berat_Unit_Gram]], 2, FALSE) - Berat_Baris_Gram:
=[@Qty_Dikemas]*[@Berat_Unit_Gram]
Lalu di tPaket[Berat_Netto_Gram]:
=SUMIFS(tMap[Berat_Baris_Gram], tMap[No_Paket], [@No_Paket])
Langkah 5: Hitung Berat_Kotor_Gram dan Berat_Volumetrik_Gram
- Berat_Kotor_Gram:
=[@Berat_Netto_Gram] + [@Tara_Kemasan_Gram] - Berat_Volumetrik_Gram (cm):
=ROUND(([@Panjang_cm]*[@Lebar_cm]*[@Tinggi_cm]) / MASTER!$B$6 * 1000, 0)
(Anggap MASTER!B6 berisi Pembagi_Volumetrik, mis. 6000. Hasil kg → dikali 1000 jadi gram.)
Langkah 6: Buat Status “SUDAH LENGKAP” untuk memastikan qty dikemas = qty order
Ini kunci anti salah kirim. Tambahkan kolom di tItem: Qty_Dikemas_Total dan Status_Item.
- Qty_Dikemas_Total:
=SUMIFS(tMap[Qty_Dikemas], tMap[SKU], [@SKU]) - Status_Item:
=IF([@Qty_Dikemas_Total]=[@Qty_Order],"LENGKAP",IF([@Qty_Dikemas_Total]=0,"BELUM","KURANG/LEBIH"))
Untuk cetak label alamat massal (kalau Anda kirim banyak order), Anda bisa kombinasikan data Excel dengan Word (Mail Merge). Panduan lengkapnya ada di Cara Cetak Label Alamat & Amplop dari Excel di Word (Mail Merge Labels).
Layout CETAK_PL: 1 lembar rapi untuk diselipkan di paket
Buat sheet CETAK_PL yang isinya:
- Header: Nama toko, No Order, Nama penerima, alamat kirim.
- Tabel ringkas per paket: No_Paket, tipe kemasan, total item, berat kotor, catatan paket.
- Tabel detail isi paket: No_Paket, SKU, Nama_Barang, Qty, Catatan_Item.
Contoh tabel detail isi paket (yang dicetak):
| No_Paket | SKU | Nama_Barang | Qty | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| PKT-1 | SKU-MUG-01 | Mug Keramik 300ml | 1 | FRAGILE |
| PKT-1 | SKU-STICKER-A5 | Stiker A5 | 3 | - |
| PKT-2 | SKU-TSHIRT-M | Kaos Polos Hitam (M) | 2 | Fold rapi |
Tips cetak (biar rapi):
- Page Layout → set ke A4, margin “Narrow” (opsional), dan atur Print Area hanya bagian packing list.
- Gunakan font sederhana dan jangan terlalu kecil (minimal 10–11).
- Jika 2 paket, bisa dicetak 1 lembar selama tabel ringkas + tabel detail masih muat.
Checklist quality control sebelum paket dikirim
- Cek Status_Item di tItem: semua harus “LENGKAP”.
- Cek paket FRAGILE: pastikan bubble wrap/packing kayu sesuai kebutuhan.
- Cek berat: bandingkan berat kotor vs volumetrik; gunakan yang lebih besar jika kurir menerapkan volumetrik.
- Cek alamat: kecamatan/kode pos/nomor rumah jelas; nomor HP tidak salah.
- Cek konsistensi dokumen: No Order, nama penerima, dan jumlah item sesuai invoice/nota internal.
FAQ Template Packing List Excel
1. Packing list itu wajib atau opsional?
Untuk pengiriman domestik UMKM, packing list umumnya opsional, tapi sangat membantu mencegah salah kirim. Untuk ekspor, packing list sering diminta sebagai dokumen pendukung (tergantung skema & pihak terkait).
2. Apa bedanya packing list dan packing slip?
Istilahnya sering dipakai bergantian. Praktisnya: packing slip biasanya versi “ringkas” untuk pelanggan, sedangkan packing list bisa lebih detail per paket/koli (terutama untuk logistik).
3. Apakah packing list harus mencantumkan harga?
Tidak harus. Umumnya harga ada di invoice. Packing list fokus ke detail fisik: item, qty, berat, ukuran, jumlah paket, dan catatan handling.
4. Bagaimana jika 1 order dikirim jadi 3 paket?
Gunakan tPaket (PKT-1, PKT-2, PKT-3) lalu mapping isi per paket di tMap. Template ini memang dibuat untuk kasus multi-koli.
5. Kenapa berat volumetrik saya berbeda dengan aplikasi kurir?
Karena pembagi volumetrik bisa beda antar kurir/layanan, dan pembulatan (round up) bisa berbeda. Gunakan parameter pembagi di MASTER dan sesuaikan pembulatannya.
6. Bisa tidak template ini dipakai untuk banyak order?
Bisa, tapi versi artikel ini fokus 1 order = 1 file (paling aman untuk pemula). Jika Anda ingin 1 file untuk banyak order, tambahkan kolom No_Order di semua tabel dan rekap pakai SUMIFS tambahan.
Baca juga di Beginisob.com
- Audit Data “Angka Tersimpan sebagai Teks” agar SUMIF/SUMIFS Normal: TRIM, CLEAN, NUMBERVALUE, dan Checklist 5 Menit
- Rumus SUM/SUMIF di Excel Tidak Menghitung atau Hasil 0? 12 Penyebab + Cara Memperbaiki
- Contoh Data Excel untuk Latihan (Siap Ketik) + Tantangan Rumus Bertahap
- Template Excel Kontrol Limit Piutang & Tempo Pembayaran: Otomatis Status Telat + STOP KIRIM (Tanpa Denda Bunga)
- Rekap Stok Opname Akhir Tahun di Excel: Selisih Stok, Barang Minus, dan Nilai Persediaan Akhir
- Cara Menghitung & Menganalisis Perputaran Persediaan (Inventory Turnover) untuk UMKM
Comments
Post a Comment