Skip to main content

Format Laporan Penjualan Excel: Template 3 Sheet (Transaksi Harian → Rekap Bulanan → Ringkasan 1 Halaman) + Contoh Tabel & Rumus per Sel

Diperbarui: 4 Februari 2026

Ringkasan cepat:

  • Format laporan penjualan Excel yang paling aman adalah: 1 baris = 1 transaksi (sheet Transaksi), lalu rekap otomatis di sheet Rekap.
  • Minimal buat 3 sheet: Transaksi (data mentah), Rekap_Bulanan (angka ringkas), Ringkasan (1 halaman untuk atasan/owner).
  • Rumus inti yang paling sering dipakai: Total = Qty × Harga, lalu rekap pakai SUMIFS (per bulan, per produk, per sales).
  • Jika data kamu sering bertambah, jadikan range sebagai Excel Table (Ctrl+T) agar rumus dan rekap tidak mudah rusak.

Daftar isi

Checkpoint: terverifikasi vs belum pasti

  • Terverifikasi: format laporan penjualan yang paling stabil di Excel adalah model “data mentah rapi” (1 baris = 1 transaksi), lalu rekap otomatis (SUMIFS/Pivot) di sheet terpisah.
  • Belum pasti / bisa berbeda: kolom yang wajib ada (mis. Pajak/Discount/COGS/HPP) tergantung kebutuhan bisnis (toko, jasa, marketplace, reseller) dan standar pelaporan internal. Karena itu template di artikel ini dibuat fleksibel: kolom inti dulu, lalu kolom tambahan opsional.

Struktur format laporan penjualan Excel (3 sheet yang rapi)

Ini struktur yang paling aman untuk dipakai jangka panjang (tidak mudah “hancur” saat data makin banyak):

  1. Sheet 1 — Transaksi: semua penjualan dicatat baris demi baris (jangan direkap manual di sini).
  2. Sheet 2 — Rekap_Bulanan: ringkasan per bulan (Omzet, Qty, jumlah transaksi, top produk).
  3. Sheet 3 — Ringkasan: 1 halaman yang mudah dibaca owner/atasan (KPI + grafik sederhana).

Kalau kamu butuh contoh dataset penjualan yang “realistis” untuk latihan (master produk + transaksi), kamu bisa lihat pola datanya di Contoh Data Excel untuk Latihan (Siap Ketik) + Tantangan Rumus Bertahap (UMKM: Penjualan, Stok, Rekap).

Contoh tabel Transaksi (data mentah) + rumus Total per sel

Prinsipnya: 1 baris = 1 transaksi. Jangan gabungkan beberapa transaksi dalam satu sel. Di contoh ini, kolom total dihitung otomatis dari Qty × Harga.

A: Tanggal B: No_Nota C: Produk D: Sales/Channel E: Qty F: Harga G: Total H: Catatan
02/01/2026 INV-0001 Kopi Arabica 250g Marketplace 2 85000 170000 -
02/01/2026 INV-0002 Gula Aren 500g Toko 1 42000 42000 -
15/01/2026 INV-0031 Kopi Robusta 250g Sales_A 3 65000 195000 COD
10/02/2026 INV-0102 Kopi Arabica 250g Marketplace 1 85000 85000 -

1) Rumus Total per sel (wajib)

Di G2:

=E2*F2

Tarik ke bawah untuk baris berikutnya (G3, G4, dst).

2) Jadikan tabel sebagai Excel Table (Ctrl+T) supaya tahan data bertambah

Ini penting untuk laporan penjualan, karena datanya akan terus bertambah. Dengan Excel Table, header otomatis punya filter, dan range rumus biasanya ikut memanjang. Panduan lengkapnya ada di Cara Membuat Excel Table (Ctrl+T) yang Benar untuk Pemula.

Contoh tabel Rekap Bulanan + rumus SUMIFS per sel

Di sheet Rekap_Bulanan, kita rekap omzet per bulan. Agar SUMIFS mudah, tambahkan kolom bantu “Bulan” di sheet Transaksi (opsional tapi sangat membantu).

1) Kolom bantu Bulan (di sheet Transaksi)

Misal kolom I adalah Bulan (format teks “2026-01”, “2026-02”, dst).

Di I2:

=TEXT(A2,"yyyy-mm")

2) Tabel rekap omzet per bulan (sheet Rekap_Bulanan)

A: Bulan B: Omzet C: Total_Qty D: Jumlah_Transaksi
2026-01 407000 6 3
2026-02 85000 1 1

3) Rumus rekap per sel (SUMIFS/COUNTIFS)

Di Rekap_Bulanan!B2 (Omzet):

=SUMIFS(Transaksi!$G:$G,Transaksi!$I:$I,$A2)

Di Rekap_Bulanan!C2 (Total_Qty):

=SUMIFS(Transaksi!$E:$E,Transaksi!$I:$I,$A2)

Di Rekap_Bulanan!D2 (Jumlah_Transaksi):

=COUNTIFS(Transaksi!$I:$I,$A2)

Kalau kamu ingin daftar rumus “harian admin” untuk rekap semacam ini (SUMIFS, COUNTIFS, IFERROR, TEXT, dll), kamu bisa lanjut ke Rumus Excel yang Sering Digunakan Admin: 20 Rumus Harian untuk Rekap.

Ringkasan 1 halaman: KPI yang paling sering diminta

Di sheet Ringkasan, biasanya yang diminta atasan/owner itu bukan data mentah, tapi angka inti (KPI). Pilih yang paling relevan untuk bisnismu:

  • Total omzet bulan ini
  • Jumlah transaksi
  • Rata-rata nilai transaksi (omzet ÷ jumlah transaksi)
  • Top produk (bisa dengan Pivot atau rekap per produk)
  • Target vs realisasi (kalau bisnismu punya target)

Kalau kamu perlu format khusus “Target vs Realisasi” yang rapi (plus % pencapaian dan selisih), gunakan pola yang dijelaskan di Laporan Target vs Realisasi Penjualan Tahunan di Excel: Persentase Pencapaian + Grafik Otomatis.

Untuk visual yang paling mudah dipahami atasan (tanpa ribet), biasanya cukup diagram batang omzet per bulan. Panduan membuatnya ada di Cara Membuat Diagram Batang di Excel yang Benar: Clustered vs Stacked.

Tips anti salah: data kotor, angka jadi teks, dan input konsisten

1) Pastikan Tanggal benar-benar tipe Date, dan Total benar-benar angka

  • Jika tanggal terbaca teks, rekap per bulan bisa gagal.
  • Jika angka terbaca teks, SUMIFS bisa menghasilkan 0 padahal data ada.

2) Samakan penulisan Sales/Channel (hindari typo)

Contoh masalah: “Marketplace”, “marketplace”, “Market Place” dianggap tiga kategori berbeda. Solusi paling aman: buat dropdown untuk kolom Sales/Channel (Data Validation).

3) Jaga amanah (catatan syariat ringkas)

Laporan penjualan adalah amanah. Hindari manipulasi data, nota fiktif, atau mengubah angka untuk “bagus-bagusan”. Lebih baik laporan sederhana tapi jujur dan bisa diaudit.

FAQ

1) Format laporan penjualan Excel yang paling benar itu yang mana?

Yang paling stabil adalah: data mentah rapi (1 baris = 1 transaksi) di sheet Transaksi, lalu rekap di sheet lain. Jangan rekap manual di data mentah.

2) Saya perlu Pivot Table atau cukup SUMIFS?

Untuk laporan sederhana (omzet per bulan, qty per bulan, jumlah transaksi), SUMIFS sudah cukup. Kalau dimensi makin banyak (produk, kota, sales, channel) dan kamu butuh filter cepat, Pivot Table biasanya lebih nyaman.

3) Kenapa SUMIFS saya hasilnya 0 padahal data ada?

Umumnya karena: angka tersimpan sebagai teks, ada spasi tersembunyi, atau format tanggal salah. Rapikan dulu data input, baru rekap.

4) Kolom apa yang sebaiknya ditambah untuk laporan lebih lengkap?

Yang paling umum: Diskon, Ongkir, Metode Bayar, Status (Lunas/Belum), dan jika ingin laba: HPP/COGS per produk. Namun tambahkan bertahap supaya format tetap rapi.

Baca juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved