KMZ to Excel: Cara Convert File KMZ (Google Earth) ke Excel/CSV Paling Aman (Point, Line, Polygon) + Contoh Tabel & Rumus
Diperbarui: 4 Februari 2026
Ringkasan cepat:
- KMZ itu versi “zip” dari KML. Jadi cara paling aman: KMZ → KML → CSV/XLSX → Excel.
- Untuk data titik (placemark/point), hasil terbaik biasanya berupa kolom Longitude, Latitude (dan kadang altitude).
- Untuk garis/polygon, biasanya geometry lebih aman disimpan sebagai WKT (teks) agar tidak hilang.
- Setelah data masuk Excel, pecah koordinat cepat pakai
TEXTSPLIT. Panduannya ada di TEXTSPLIT Excel: Memecah Teks Jadi Kolom/Baris (Alternatif Text to Columns) + Contoh Per Sel.
Daftar isi
- Checkpoint: terverifikasi vs belum pasti
- KMZ itu apa? Bedanya dengan KML
- Metode 0 (wajib tahu): Ekstrak KMZ jadi KML (tanpa tool khusus)
- Metode 1: Convert KMZ/KML → CSV (opsi online) untuk titik (point)
- Metode 2 (paling stabil & aman data sensitif): Convert via QGIS (offline)
- Contoh tabel hasil konversi + rumus per sel (wajib)
- Rapikan data di Excel: angka jadi teks, kategori, dan sort aman
- FAQ
- Baca juga di Beginisob.com
Checkpoint: terverifikasi vs belum pasti
- Terverifikasi: KMZ umumnya adalah file terkompres (zip) yang berisi KML (sering bernama
doc.kml) beserta ikon/gambar pendukung. Excel lebih cocok menerima data tabular (CSV/XLSX), sehingga KMZ perlu dikonversi dulu. - Belum pasti / bisa berbeda: hasil kolom dari converter bisa berbeda tergantung isi file (point vs polygon), apakah ada folder/extended data/description, dan tool yang dipakai. Karena itu artikel ini fokus ke alur yang “paling aman” + cara merapikan hasil di Excel.
KMZ itu apa? Bedanya dengan KML
KML adalah file markup untuk data lokasi (titik, garis, polygon). KMZ adalah versi terkompresinya. Jadi, kalau kamu bisa mengubah KMZ menjadi KML, sisanya sama seperti proses “KML to Excel”.
Fokus Excel adalah tabel dan rekap, bukan geometri. Maka target konversi terbaik adalah membuat tabel seperti: Nama, Deskripsi, Longitude, Latitude, (opsional) Altitude, dan kolom tambahan sesuai kebutuhan.
Metode 0 (wajib tahu): Ekstrak KMZ jadi KML (tanpa tool khusus)
Metode ini berguna kalau kamu ingin proses lebih “bersih” dan tidak bergantung tool converter tertentu.
1) Ubah KMZ menjadi ZIP, lalu ekstrak
- Duplikat file KMZ (biar aman).
- Ubah ekstensi: dari nama_file.kmz menjadi nama_file.zip.
- Ekstrak ZIP. Biasanya kamu akan menemukan file doc.kml (atau file .kml lain).
2) Dari sini kamu punya KML
Setelah dapat KML, kamu bisa pilih: convert cepat (online) atau convert stabil (offline via QGIS).
Metode 1: Convert KMZ/KML → CSV (opsi online) untuk titik (point)
Ini cocok untuk KMZ yang berisi daftar titik (misal: daftar lokasi cabang, titik survey, titik aset). Karena ini melibatkan upload file, gunakan hanya jika data tidak sensitif.
Langkah umum
- Buka converter KMZ → CSV yang kamu percaya (contoh tool “jalan di browser, tanpa upload server”): KMZ to CSV Converter (runs locally in browser).
- Upload .kmz atau .kml → export CSV.
- Buka CSV di Excel.
Catatan: Jika hasil koordinat masih satu kolom (format “lon,lat,alt”), pecahkan pakai rumus di bagian contoh.
Metode 2 (paling stabil & aman data sensitif): Convert via QGIS (offline)
Kalau file berisi data sensitif (lokasi aset/pelanggan), atau KMZ berisi polygon/garis, metode offline lebih aman dan hasilnya biasanya lebih rapih.
1) Install QGIS (tutorial link resmi)
- Unduh QGIS dari situs resmi: Download QGIS
- Install seperti aplikasi biasa.
2) Import KMZ/KML ke QGIS → Export ke CSV
- Buka QGIS → tambahkan layer dari file .kmz / .kml.
- Klik kanan layer → Export → Save Features As…
- Pilih format CSV.
- Untuk geometry:
- Point: ekspor kolom koordinat (X/Y) jika tersedia.
- Line/Polygon: simpan geometry sebagai WKT agar bentuknya tidak hilang (nanti tetap bisa direkap sebagai teks di Excel).
- Buka hasil CSV di Excel.
Setelah data masuk Excel, supaya tabel tidak mudah rusak saat baris bertambah, jadikan range sebagai Excel Table (Ctrl+T) mengikuti Cara Membuat Excel Table (Ctrl+T) yang Benar untuk Pemula: Header, Filter, Total Row, dan Range Otomatis Ikut Nambah.
Contoh tabel hasil konversi + rumus per sel (wajib)
Misal hasil konversi memberi kolom Name, Description, dan kolom Coordinates berisi format:
longitude,latitude,altitude. Ini contoh data siap ketik:
| A: Name | B: Description | C: Coordinates | D: Longitude | E: Latitude | F: Altitude | G: Kategori |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Titik A | Gudang Pusat | 106.8272,-6.1754,0 | Gudang | |||
| Titik B | Cabang 1 | 107.6191,-6.9175,0 | Cabang | |||
| Titik C | Cabang 2 | 110.3695,-7.7956,0 | Cabang |
1) Pecah koordinat otomatis dengan TEXTSPLIT (Excel 365/2021)
Di D2:
=TEXTSPLIT(C2,",")
Rumus ini akan “spill” ke D2:E2:F2. Lalu copy ke bawah. Jika Excel kamu belum mendukung TEXTSPLIT, gunakan fitur “Text to Columns” (Data → Text to Columns) atau lihat alternatifnya di panduan TEXTSPLIT.
2) Konversi agar Longitude/Latitude benar-benar angka (anti “angka jadi teks”)
Kadang hasil split terbaca sebagai teks (setting desimal/ribuan beda). Pakai NUMBERVALUE untuk memaksa jadi angka.
Contoh (misalnya Longitude ada di D2):
=NUMBERVALUE(D2,".","")
3) Rekap jumlah titik per kategori (contoh rumus per sel)
Misal di I2 kamu ingin hitung jumlah “Cabang”:
=COUNTIF(G:G,"Cabang")
Kalau input kategori sering typo (Cabang/cabang/Cabang ), buat dropdown agar konsisten: Cara Membuat Dropdown List (Pilihan) di Excel Pakai Data Validation.
Rapikan data di Excel: angka jadi teks, kategori, dan sort aman
1) Tambah kolom baru dengan benar (biar rumus tidak kacau)
Saat kamu ingin menambah kolom (misalnya KodeLokasi, PIC, Tanggal Update), lakukan dengan cara Insert kolom yang benar. Panduan pemula yang aman ada di Cara Menambah dan Mengatur Kolom di Excel untuk Pemula.
2) Audit “angka tersimpan sebagai teks” sebelum rekap
Jika sort atau rumus rekap hasilnya aneh, seringnya masalah bukan di rumus—tapi data kotor (spasi tersembunyi/angka sebagai teks). Ikuti checklist pembersihannya di Audit Data “Angka Tersimpan sebagai Teks” agar SUMIF/SUMIFS Normal.
3) Sort aman (biar baris tidak “geser” dan koordinat tidak ketukar)
Untuk mengurutkan data berdasarkan Kategori atau Nama, lakukan sort yang aman (pastikan tabel punya header 1 baris dan tidak ada baris kosong). Panduan langkahnya ada di Cara Mengurutkan Data di Excel untuk Pemula: Sort A–Z, Multi-Level Sort, dan Sort Aman Tanpa Baris Geser.
4) Catatan syariat (ringkas)
Data lokasi sering termasuk amanah. Jangan gunakan data titik/area untuk melanggar hak orang lain, menipu, atau membahayakan. Jika datanya sensitif, utamakan metode offline dan batasi akses file.
FAQ
1) KMZ bisa langsung dibuka di Excel?
Umumnya tidak nyaman. KMZ adalah paket (zip) berisi KML dan aset lain. Cara aman: ekstrak jadi KML, lalu konversi ke CSV/XLSX.
2) Kenapa urutan koordinatnya lon-lat, bukan lat-lon?
Banyak format KML/KMZ menulis koordinat sebagai longitude,latitude,altitude. Jadi kolom pertama biasanya Longitude.
3) Kalau KMZ berisi polygon, apa yang masuk Excel?
Polygon berisi banyak titik. Di Excel, yang paling aman adalah menyimpan geometry sebagai WKT (teks) agar bentuknya tidak hilang, lalu kamu rekap atributnya (nama, kategori, luas jika ada dari tool GIS, dsb.).
4) Koordinat saya tidak bisa dihitung atau disortir normal
Biasanya karena angka terbaca sebagai teks atau pemisah desimal tidak sesuai setting Excel. Gunakan NUMBERVALUE dan lakukan audit data.
Baca juga di Beginisob.com
- Contoh Data Excel untuk Latihan (Siap Ketik) + Tantangan Rumus Bertahap (Pemula → Menengah → Mahir)
- Cara Mengelompokkan Data di Excel Tanpa Pivot: Group/Outline + Subtotal (Contoh Tabel)
- Rumus Excel yang Sering Digunakan Admin: 20 Rumus Harian untuk Rekap, Tanggal, Teks, Lookup, dan Validasi
- Cara Membuat Form Entri Data di Excel (Tanpa VBA): Aktifkan Tombol Form + Dropdown Anti Salah Input
- Bagian-bagian Microsoft Excel dan Fungsinya: Kenali Ribbon, Workbook, Worksheet, Cell, dan Formula Bar
Comments
Post a Comment