Skip to main content

Menghitung Standar Deviasi di Excel: STDEV.S vs STDEV.P (Kapan Pakai yang Mana) + Contoh Tabel & Perhitungan Manual per Sel

Diperbarui: 11 Februari 2026

Ringkasan cepat:

  • Standar deviasi mengukur “sebaran” data: makin besar SD, makin bervariasi nilainya.
  • Paling sering dipakai: STDEV.S (untuk sampel).
  • Pakai STDEV.P kalau data kamu adalah seluruh populasi (bukan sampel).
  • Di artikel ini ada contoh data siap ketik + perhitungan manual (mean, selisih, kuadrat, varians) supaya kamu paham, bukan sekadar copy rumus.

Daftar isi

Apa itu standar deviasi (penjelasan singkat)

Standar deviasi (SD) adalah ukuran “seberapa menyebar” data dari rata-ratanya. Jika nilai-nilai kamu rapat di sekitar rata-rata, SD kecil. Jika nilainya berjauhan/naik-turun, SD besar.

Praktiknya sering dipakai untuk: menilai konsistensi nilai siswa, fluktuasi penjualan, variasi produksi, atau kontrol kualitas. Kalau kamu masih pemula rumus Excel, mulai dari pondasi rumus dasar (SUM/AVERAGE/COUNT) dulu: Rumus Excel Basic untuk Pemula: 12 Rumus Dasar yang Paling Sering Dipakai.

Kapan pakai STDEV.S dan kapan pakai STDEV.P?

Ini biar tidak salah pilih:

  • STDEV.S = standar deviasi sampel (data kamu hanya sebagian dari populasi).
  • STDEV.P = standar deviasi populasi (data kamu mencakup semuanya, bukan sebagian).

Contoh kasus sederhana

  • Kamu ambil 20 nilai dari 200 siswa di sekolah → itu sampel → pakai STDEV.S.
  • Kamu hitung variasi nilai semua siswa di satu kelas (jumlah siswanya 32 dan kamu punya semua nilainya) → itu populasi → pakai STDEV.P.

Contoh data (siap ketik) untuk latihan

Ketik tabel ini mulai dari sel A1.

A: Nama B: Nilai
Ali70
Budi75
Cici80
Dedi85
Eka90

Kalau kamu butuh contoh data nilai siswa yang lebih “realistis” (dengan rata-rata, predikat, ranking), pakai template ini: Contoh Data Nilai Siswa Excel yang Rapi: Template Tabel Siap Ketik + Rumus per Sel.

Cara cepat hitung standar deviasi (1 rumus)

Misal nilai ada di B2:B6.

Standar deviasi sampel

=STDEV.S(B2:B6)

Standar deviasi populasi

=STDEV.P(B2:B6)

Catatan: di Excel versi lama, kamu mungkin menemukan fungsi lama seperti STDEV (umumnya ekuivalen sampel). Untuk aman, biasakan pakai STDEV.S / STDEV.P.

Cara menghitung manual di Excel (tabel per sel) agar benar-benar paham

Bagian ini penting agar kamu paham logika SD, bukan hanya “percaya rumus”. Kita hitung dari data B2:B6.

1) Buat kolom bantu untuk perhitungan

Tambahkan header berikut mulai dari C1:

C: Mean (rata-rata) D: Selisih (x - mean) E: Kuadrat selisih
(rumus)(rumus)(rumus)
(rumus)(rumus)(rumus)
(rumus)(rumus)(rumus)
(rumus)(rumus)(rumus)
(rumus)(rumus)(rumus)

2) Rumus per sel (contoh jelas)

  • C2 (mean): =AVERAGE($B$2:$B$6) lalu copy sampai C6 (isinya sama).
  • D2 (selisih): =B2-C2 lalu copy sampai D6.
  • E2 (kuadrat): =D2^2 lalu copy sampai E6.

3) Hitung varians dan standar deviasi

Di sel manapun (mis. G2:G5) buat ringkasan berikut:

  • Jumlah kuadrat selisih: =SUM(E2:E6)
  • n (jumlah data): =COUNT(B2:B6)
  • Varians sampel: =SUM(E2:E6)/(COUNT(B2:B6)-1)
  • SD sampel: =SQRT(SUM(E2:E6)/(COUNT(B2:B6)-1))
  • Varians populasi: =SUM(E2:E6)/COUNT(B2:B6)
  • SD populasi: =SQRT(SUM(E2:E6)/COUNT(B2:B6))

Tips: Kalau kamu mau memahami rata-rata lebih dalam (mean, berbobot, AVERAGEIF/AVERAGEIFS), baca: Cara Menghitung Nilai Rata-Rata: Rumus Mean, Rata-Rata Berbobot, dan Contoh di Excel.

Cara cek hasil agar tidak salah (audit cepat)

  • Bandingkan hasil =STDEV.S(B2:B6) dengan SD manual (rumus SQRT varians sampel). Harus sama.
  • Pastikan nilai di kolom B benar-benar angka, bukan teks (sering terjadi jika ada spasi atau format campur).
  • Jika hasil error/aneh (0 atau #VALUE!), audit data dulu. Banyak kasus “rumus benar tapi hasil salah” karena data kotor.

Untuk pola audit data (angka tersimpan sebagai teks, spasi tersembunyi), kamu bisa ikuti panduan admin ini: Rumus Excel yang Sering Digunakan Admin (Plus Tips Audit Data).

FAQ

1) Rumus standar deviasi di Excel yang benar pakai apa?

Gunakan STDEV.S untuk sampel, dan STDEV.P untuk populasi.

2) Saya harus pilih STDEV.S atau STDEV.P?

Jika datamu hanya sebagian dari keseluruhan (sampel), pilih STDEV.S. Jika datamu mencakup semuanya (populasi), pilih STDEV.P.

3) Kenapa hasil standar deviasi saya berbeda dari teman?

Biasanya karena beda pilihan sampel vs populasi, atau range datanya beda, atau ada data yang terbaca teks.

4) Bisa hitung standar deviasi tanpa fungsi STDEV?

Bisa. Hitung mean, kuadrat selisih, varians (bagi n-1 atau n), lalu akar kuadrat varians (SQRT).

Baca juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved