Rekap Perhitungan Suara di Excel: Format TPS, Total Sah/Tidak Sah, dan Cek Konsistensi (Contoh Tabel + Rumus per Sel)
Diperbarui: 30 Desember 2025
Ringkasan cepat:
- Pakai 1 tabel input per TPS (baris = 1 TPS) agar rekap mudah diaudit dan anti “salah jumlah”.
- Wajib buat 3 angka kunci: Suara Sah, Suara Tidak Sah, Total Suara.
- Pasang cek konsistensi: (1) Sah = jumlah kandidat, (2) Sah+Tidak Sah = Total, (3) Total = Pengguna Hak Pilih.
- Gunakan dropdown untuk kolom wilayah (Kecamatan/Desa) supaya tidak typo dan rekap tidak pecah.
- Output akhir: total per kandidat + total sah/tidak sah + daftar TPS bermasalah (tinggal filter “CEK”).
Daftar isi
- Struktur file Excel yang aman (sheet & alur kerja)
- Tabel input per TPS (contoh siap ketik)
- Rumus inti: Sah, Total, dan cek konsistensi
- Rekap total (kab/kec/desa) dengan SUMIFS
- Audit & pencegahan salah input (data validation + filter TPS bermasalah)
- FAQ rekap suara di Excel
- Baca juga di Beginisob.com
Struktur file Excel yang aman (sheet & alur kerja)
Supaya rekap rapi dan gampang dicek, pakai struktur 3 sheet berikut:
- MASTER → daftar wilayah (Kecamatan/Desa) + daftar kandidat (nama/nomor).
- INPUT_TPS → tabel utama (1 baris = 1 TPS) berisi angka per kandidat + pemilih + tidak sah.
- REKAP → ringkasan total (per kandidat, total sah/tidak sah) + tabel “TPS bermasalah”.
Supaya tabel INPUT_TPS stabil saat data bertambah, jadikan range sebagai Excel Table (Ctrl+T) yang benar. Ini penting agar rumus otomatis ikut turun saat kamu menambah TPS baru.
Tabel input per TPS (contoh siap ketik)
Langkah 1 — Buat header tabel INPUT_TPS
Ketik tabel ini mulai dari sel A1 di sheet INPUT_TPS, lalu ubah menjadi Excel Table (Ctrl+T).
| No | Kecamatan | Desa | TPS | DPT | Pengguna_Hak_Pilih | Tidak_Sah | Kandidat_A | Kandidat_B | Kandidat_C | Sah | Total_Suara | Cek_Sah | Cek_Total | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | KEC. MELATI | DESA SUKAMAJU | 001 | 220 | 198 | 3 | 80 | 95 | 20 | (rumus) | (rumus) | (rumus) | (rumus) | (rumus) |
| 2 | KEC. MELATI | DESA SUKAMAJU | 002 | 210 | 205 | 2 | 90 | 88 | 25 | (rumus) | (rumus) | (rumus) | (rumus) | (rumus) |
Langkah 2 — Bikin dropdown untuk Kecamatan & Desa (biar tidak typo)
Di sheet MASTER, buat daftar Kecamatan dan Desa. Lalu pasang dropdown (Data Validation → List) untuk kolom Kecamatan dan Desa di INPUT_TPS. Kalau butuh panduan lengkapnya (termasuk dependent dropdown), ikuti Cara Membuat Dropdown List (Pilihan) di Excel Pakai Data Validation.
Rumus inti: Sah, Total, dan cek konsistensi
Anggap tabel INPUT_TPS sudah menjadi Excel Table. Supaya mudah, kita pakai rumus versi “per baris” (konsepnya sama walau nama kolom berbeda).
1) Kolom Sah (jumlah semua kandidat)
Di kolom Sah, isi rumus:
- Versi biasa (range kolom kandidat):
=SUM(H2:J2) - Versi Table (lebih rapi):
=[@Kandidat_A]+[@Kandidat_B]+[@Kandidat_C]
Jika kamu ingin memahami perbedaan SUM vs SUMIF/SUMIFS (untuk rekap), baca dulu Cara Menghitung Jumlah di Excel untuk Pemula: SUM, SUMIF, SUMIFS, dan SUBTOTAL.
2) Kolom Total_Suara (Sah + Tidak Sah)
Di kolom Total_Suara, isi:
- Versi biasa:
=K2+G2(K2 = Sah, G2 = Tidak_Sah) - Versi Table:
=[@Sah]+[@Tidak_Sah]
3) Kolom Cek_Sah (apakah Sah benar-benar sama dengan jumlah kandidat?)
Secara logika, Sah harus sama dengan jumlah suara tiap kandidat. Maka:
- Versi Table:
=IF([@Sah]=([@Kandidat_A]+[@Kandidat_B]+[@Kandidat_C]),"OK","CEK")
4) Kolom Cek_Total (apakah Total_Suara = Pengguna_Hak_Pilih?)
Ini cek paling penting: total suara masuk harus sama dengan jumlah pengguna hak pilih.
- Versi Table:
=IF([@Total_Suara]=[@Pengguna_Hak_Pilih],"OK","CEK")
5) Kolom Status (gabungkan semua cek jadi 1 keputusan)
Tujuannya: tinggal filter “CEK” untuk menemukan TPS bermasalah.
- Versi Table:
=IF(AND([@Cek_Sah]="OK",[@Cek_Total]="OK"),"OK","CEK")
Rekap total (kab/kec/desa) dengan SUMIFS
Di sheet REKAP, kamu bisa bikin ringkasan total per wilayah. Contoh: rekap per Kecamatan.
Langkah 1 — Buat tabel ringkas (REKAP per Kecamatan)
| Kecamatan | Total_A | Total_B | Total_C | Total_Sah | Total_Tidak_Sah | Total_Suara | Jumlah_TPS_CEK |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| KEC. MELATI | (rumus) | (rumus) | (rumus) | (rumus) | (rumus) | (rumus) | (rumus) |
Langkah 2 — Isi rumus SUMIFS (contoh untuk Kecamatan di sel A2)
- Total_A:
=SUMIFS(INPUT_TPS[Kandidat_A],INPUT_TPS[Kecamatan],$A2) - Total_B:
=SUMIFS(INPUT_TPS[Kandidat_B],INPUT_TPS[Kecamatan],$A2) - Total_C:
=SUMIFS(INPUT_TPS[Kandidat_C],INPUT_TPS[Kecamatan],$A2) - Total_Sah:
=SUMIFS(INPUT_TPS[Sah],INPUT_TPS[Kecamatan],$A2) - Total_Tidak_Sah:
=SUMIFS(INPUT_TPS[Tidak_Sah],INPUT_TPS[Kecamatan],$A2) - Total_Suara:
=SUMIFS(INPUT_TPS[Total_Suara],INPUT_TPS[Kecamatan],$A2) - Jumlah_TPS_CEK:
=COUNTIFS(INPUT_TPS[Kecamatan],$A2,INPUT_TPS[Status],"CEK")
Audit & pencegahan salah input (data validation + filter TPS bermasalah)
1) Wajib batasi input angka (minimal: bilangan bulat ≥ 0) untuk kolom DPT, Pengguna_Hak_Pilih, Tidak_Sah, Kandidat_A/B/C.
- Data Validation → Whole number → greater than or equal to → 0
- Opsional: batasi maksimum (misalnya ≤ DPT) agar tidak ada angka “ngaco”.
2) Buat “daftar TPS bermasalah”
Di INPUT_TPS, aktifkan Filter pada header tabel, lalu filter kolom Status = CEK. Kamu akan langsung melihat TPS mana yang perlu diperbaiki.
3) Kalau total tidak mau bertambah/hasil 0 padahal datanya ada
Penyebab paling sering adalah angka masih terbaca teks (misalnya hasil copy dari WA/PDF) atau ada spasi/format aneh. Mulai dari audit ini: Audit Data “Angka Tersimpan sebagai Teks” agar SUMIF/SUMIFS Normal.
4) Jika rumus SUMIF/SUMIFS tidak menghitung (atau hasilnya nol)
Biasanya karena kriteria tidak persis sama (typo/spasi), atau range tidak sejajar. Panduan cek cepatnya ada di Rumus SUM/SUMIF di Excel Tidak Menghitung atau Hasil 0? 12 Penyebab + Cara Audit Cepat.
FAQ rekap suara di Excel
1. Lebih baik 1 sheet per TPS atau 1 tabel besar?
Untuk audit, lebih aman 1 tabel besar (baris = TPS). Sheet per TPS rawan salah link dan sulit dijumlahkan tanpa celah.
2. Kenapa harus ada kolom Status (OK/CEK)?
Supaya pengecekan cepat: tinggal filter “CEK” untuk menemukan TPS bermasalah, bukan memeriksa satu-satu manual.
3. Bagaimana kalau kandidatnya lebih dari 3?
Tambah kolom kandidat sesuai kebutuhan, lalu rumus Sah cukup diperluas menjadi SUM semua kolom kandidat.
4. Apakah perlu Pivot Table?
Tidak wajib. Untuk pemula, SUMIFS sudah cukup. Pivot Table cocok kalau datanya sangat besar dan kamu ingin ringkasan dinamis.
5. Angka sudah benar, tapi total rekap beda 1–2, biasanya kenapa?
Paling sering karena: ada TPS yang belum terinput, ada sel kosong dianggap 0, atau ada angka tersimpan sebagai teks. Mulai dari filter “CEK” dan audit tipe data.
Baca juga di Beginisob.com
- Link Excel Beda Sheet: Cara Mengambil Data Antar Sheet (Sheet1!A1) + Tips Biar Tidak #REF!
- Link Excel Beda File: Cara Mengambil Data dari Workbook Lain, Bikin “File Master”, dan Perbaiki Link yang Putus
- Menjumlah Data yang Difilter di Excel: SUBTOTAL vs AGGREGATE (Biar Rekap Tidak Salah)
- Cara Membuat Nomor Otomatis di Excel yang Rapi: Auto Increment, Nomor Unik, dan ID Stabil
- Dashboard Laporan Tahunan di Excel: Pivot Table + Slicer (Filter Cepat)
Comments
Post a Comment