Skip to main content

Cara Mengatasi Vertigo di Rumah dengan Aman: Bedakan BPPV, Atur Langkah Pertolongan, dan Kapan Harus ke Dokter

Diperbarui: 20 Januari 2026

Ringkasan cepat:

  • Vertigo biasanya terasa ruangan berputar; langkah pertama adalah amankan posisi agar tidak jatuh dan nilai apakah ada tanda bahaya (stroke/infeksi telinga berat).
  • Kalau vertigo muncul saat menoleh/berbaring/berubah posisi dan berlangsung singkat, sering mengarah ke BPPV—bisa dicoba latihan posisi tertentu secara hati-hati.
  • Jika keluhan Anda lebih seperti “gelap/berkunang-kunang saat berdiri”, baca juga penjelasan bedanya dengan vertigo di artikel Mengapa Mata Sering Berkunang-kunang Saat Berdiri Tiba-tiba dari Posisi Duduk atau Jongkok?.
  • Bila vertigo sering kambuh saat bangun, Anda bisa bandingkan polanya dengan Pusing Saat Bangun Tidur Tapi Tidak Sakit Kepala? Ini 9 Penyebab dan Cara Mengatasinya agar lebih mudah “memetakan” pemicunya.
  • Prioritas utama: hindari jatuh, hindari gerakan mendadak, dan jangan memaksakan manuver bila ada nyeri leher, riwayat cedera, atau gejala berat.

Daftar isi

Apa itu vertigo, dan bedanya dengan pusing biasa?

Vertigo adalah sensasi palsu seperti Anda atau ruangan berputar. Ini berbeda dari:

  • Lightheaded (kepala ringan seperti mau pingsan)
  • Goyah/limbung (tidak stabil saat berjalan)
  • Berkunang-kunang (pandangan gelap/bintik saat berdiri)

Kenapa penting membedakan? Karena langkah penanganannya bisa berbeda. Misalnya, “berkunang-kunang saat berdiri” sering terkait perubahan tekanan darah sementara, sedangkan vertigo lebih sering terkait sistem keseimbangan telinga dalam. Untuk pembahasan yang membedakan ini secara lebih spesifik, Anda bisa membaca Mengapa Mata Sering Berkunang-kunang Saat Berdiri Tiba-tiba dari Posisi Duduk atau Jongkok?.

Tanda bahaya: kapan vertigo harus ke IGD?

Jangan fokus latihan/manuver dulu kalau Anda mengalami salah satu tanda berikut. Ini butuh evaluasi darurat:

  • Kelumpuhan/baal pada wajah atau salah satu sisi tubuh, bicara pelo, bingung mendadak, penglihatan dobel berat (curiga stroke).
  • Sakit kepala sangat hebat mendadak (berbeda dari biasanya), leher kaku hebat.
  • Pingsan, kejang, atau sulit menjaga kesadaran.
  • Vertigo berat + muntah terus-menerus sampai tidak bisa minum (risiko dehidrasi).
  • Demam tinggi dengan nyeri telinga berat, keluar cairan bernanah dari telinga, atau gangguan pendengaran mendadak.
  • Vertigo setelah benturan kepala, atau disertai nyeri leher berat setelah jatuh/kecelakaan.

Jika ragu, pilih jalur aman: minta bantuan keluarga dan periksa segera.

Penyebab vertigo yang paling sering (ringkas)

Berikut gambaran umum (bukan diagnosis):

  • BPPV: muncul saat posisi kepala berubah (menoleh, bangun dari tidur, menengadah). Biasanya singkat (detik–kurang dari 1 menit).
  • Vestibular neuritis/labyrinthitis: vertigo bisa lama (jam–hari), kadang setelah flu/infeksi. Dapat disertai mual berat; labyrinthitis bisa disertai gangguan pendengaran.
  • Migrain vestibular: vertigo berulang, bisa disertai sensitif cahaya/nyeri kepala (tidak selalu).
  • Masalah lain: efek obat tertentu, gangguan saraf pusat, dan kondisi medis lain.

Karena penyebabnya beragam, kita fokus ke penanganan rumah yang paling aman dan “low risk” dulu.

Syarat aman mencoba penanganan di rumah

Sebelum mencoba latihan posisi (misalnya Epley), pastikan:

  • Tidak ada tanda bahaya (lihat bagian sebelumnya).
  • Tidak punya riwayat cedera/nyeri berat pada leher, masalah tulang belakang, atau pernah operasi leher.
  • Ada pendamping (lebih aman), atau minimal Anda berada di tempat yang tidak berbahaya jika tiba-tiba mual/limbung.
  • Anda paham bahwa latihan bisa membuat vertigo “lebih terasa” sesaat—ini normal, tapi harus tetap terkontrol.

Langkah pertama saat vertigo kambuh (pertolongan cepat)

1. Amankan posisi agar tidak jatuh

  • Kalau sedang berdiri: segera duduk atau jongkok pelan, lalu pindah ke tempat aman (kursi/ranjang).
  • Kalau sudah rebahan: diam dulu 30–60 detik, jangan langsung bangun.
  • Singkirkan benda tajam/berbahaya di sekitar Anda.

2. Fokus pada 3 hal: durasi, pemicu, dan gejala penyerta

Catat cepat (di HP juga boleh):

  • Durasi: detik, menit, atau jam?
  • Pemicu: menoleh ke kanan/kiri, menengadah, bangun dari tidur, atau tanpa pemicu jelas?
  • Gejala lain: telinga berdenging/penuh, gangguan dengar, sakit kepala berat, baal/lemah, demam?

Catatan ini sangat membantu kalau Anda nanti perlu periksa.

3. Atasi mual dengan cara sederhana

  • Minum sedikit-sedikit air hangat (jangan sekaligus banyak).
  • Hindari layar HP terlalu dekat dan hindari cahaya menyilaukan jika membuat mual.
  • Jaga ventilasi ruangan, napas pelan dan teratur.

Kalau Anda rentan dehidrasi karena muntah, pelajari juga tanda dehidrasi ringan yang sering diabaikan dalam rutinitas malam/istirahat, misalnya keluhan yang “terasa kecil” tapi mengganggu. Contohnya bisa Anda bandingkan dengan pola keluhan di Cara Mengatasi Telapak Kaki Panas di Malam Hari Secara Alami dan Aman (sering muncul bersamaan pada orang yang kurang tidur/kurang cairan, meski penyebabnya bisa berbeda).

Ciri yang mengarah ke BPPV (vertigo karena “kristal” telinga)

BPPV sering dicurigai bila:

  • Vertigo muncul ketika Anda mengubah posisi kepala (mis. dari duduk ke rebahan, atau menoleh saat di kasur).
  • Rasanya “berputar” cukup kuat, tapi singkat (umumnya detik–kurang dari 1 menit).
  • Di luar serangan, Anda relatif baik-baik saja (meski bisa ada sisa “ngawang” ringan).

Kalau pola Anda justru lebih sering muncul ketika baru bangun tidur, bandingkan detail pemicunya dengan Pusing Saat Bangun Tidur Tapi Tidak Sakit Kepala? Ini 9 Penyebab dan Cara Mengatasinya supaya Anda tidak “mengira semua itu vertigo”, padahal bisa ada faktor lain (kurang tidur, dehidrasi, gula darah, dan sebagainya).

Cara melakukan manuver Epley dengan aman (jika sangat mengarah ke BPPV)

Penting: manuver ini paling sering dipakai untuk BPPV tertentu. Jika Anda punya nyeri leher/punggung atau ragu, jangan memaksakan. Idealnya pertama kali dipandu tenaga kesehatan.

Langkah 1: Siapkan tempat dan pendamping

  • Lakukan di atas kasur (bukan lantai licin).
  • Siapkan 1 bantal agar bahu tersangga dan kepala bisa sedikit “menggantung” aman.
  • Kalau ada pendamping, minta membantu mengingat urutan dan menjaga Anda tidak jatuh.

Langkah 2: Tentukan sisi yang paling memicu

Petunjuk sederhana (bukan tes medis):

  • Kalau vertigo paling sering muncul saat Anda miring/menoleh ke kanan di kasur, kemungkinan sisi kanan lebih sensitif.
  • Kalau pemicu utama saat miring/menoleh ke kiri, kemungkinan sisi kiri lebih sensitif.

Langkah 3: Urutan manuver (contoh untuk “pemicu kanan”)

Jika vertigo Anda lebih sering terpicu saat menoleh/miring ke kanan, coba urutan ini:

  1. Duduk tegak di kasur, kaki lurus. Putar kepala 45° ke kanan.
  2. Dengan kepala tetap 45° ke kanan, berbaring cepat tapi terkontrol (bahu di atas bantal). Tahan 30–60 detik atau sampai putaran mereda.
  3. Putar kepala pelan 90° ke kiri (jadi 45° ke kiri dari posisi tengah). Tahan 30–60 detik.
  4. Putar badan mengikuti arah kepala (miring ke kiri) sampai Anda menghadap agak ke bawah. Tahan 30–60 detik.
  5. Duduk kembali secara perlahan. Diam 1–2 menit.

Langkah 4: Aturan aman setelah mencoba

  • Hentikan jika muncul nyeri leher hebat, lemah/baal, sakit kepala berat, atau gejala makin tidak wajar.
  • Setelah latihan, hindari gerakan mendadak. Bangun dari kasur pelan.
  • Kalau membaik, jangan “memaksa mengulang berkali-kali” dalam satu sesi. Lebih baik terukur.

Jika Anda sering kaget/tersentak menjelang tidur (yang kadang disangka “pusing/vertigo”), beda pembahasannya dengan vertigo. Anda bisa membandingkan dengan artikel Badan Terasa Jatuh atau Kaget Saat Mau Tidur: Penyebab Hypnic Jerk dan Cara Mengurangi agar tidak salah fokus.

Alternatif latihan: Brandt-Daroff (lebih “aman pelan”, tapi butuh rutin)

Kalau Anda ragu dengan Epley, latihan Brandt-Daroff biasanya lebih “pelan” namun perlu konsisten beberapa hari–minggu.

1. Cara melakukan Brandt-Daroff (ringkas)

  1. Duduk tegak di tepi kasur.
  2. Putar kepala 45° ke kiri, lalu rebah ke sisi kanan (kepala tetap menghadap ke atas). Tahan 30 detik atau sampai gejala mereda.
  3. Kembali duduk tegak. Tunggu 30 detik.
  4. Putar kepala 45° ke kanan, lalu rebah ke sisi kiri. Tahan 30 detik.
  5. Itu 1 repetisi. Lakukan beberapa repetisi sesuai toleransi (jangan memaksa sampai muntah hebat).

2. Kapan latihan ini dihentikan?

  • Jika setiap sesi justru makin berat dari hari ke hari.
  • Jika muncul gejala yang mengarah ke tanda bahaya (lihat bagian IGD).
  • Jika Anda tidak yakin ini vertigo posisi (BPPV) dan pemicunya tidak jelas.

Tips mencegah vertigo kambuh

1. Kurangi risiko jatuh di rumah

  • Pasang penerangan cukup saat malam.
  • Hindari lantai licin dan alas yang mudah “geser”.
  • Simpan barang yang sering dipakai di tempat yang mudah dijangkau (agar tidak sering menengadah/naik turun).

2. Biasakan “transisi pelan”

  • Dari rebahan → duduk: diam 30 detik.
  • Dari duduk → berdiri: berdiri pelan, pegang sandaran.

3. Jaga kebugaran dasar (tanpa berlebihan)

Keseimbangan tubuh membaik jika kebugaran dasar baik (tidur cukup, aktivitas ringan rutin, makan teratur). Kalau Anda sedang memperbaiki pola hidup, Anda bisa mulai dari pemahaman status tubuh lewat Cara Menghitung IMT (Indeks Massa Tubuh): Rumus, Cara Hitung Manual, dan Arti Kategorinya—bukan untuk “mendiagnosis”, tapi untuk titik awal kebiasaan sehat yang realistis.

Kapan sebaiknya periksa ke dokter (meski tidak darurat)

Anda sebaiknya periksa jika:

  • Vertigo berulang dan mengganggu kerja/aktivitas.
  • Serangan makin sering, makin lama, atau disertai gangguan pendengaran/tinnitus/penuh telinga.
  • Anda sudah mencoba langkah aman (hindari jatuh, transisi pelan, hidrasi) tetapi tidak membaik.
  • Ada riwayat penyakit tertentu (mis. stroke sebelumnya, gangguan jantung, diabetes tidak terkontrol) sehingga perlu penilaian lebih hati-hati.

FAQ seputar cara mengatasi vertigo

1. Apakah vertigo bisa sembuh sendiri?

Bisa, tergantung penyebabnya. Sebagian kasus membaik tanpa tindakan khusus. Namun bila sering kambuh atau mengganggu, lebih aman evaluasi penyebabnya.

2. Apakah vertigo sama dengan darah rendah?

Tidak selalu. Darah rendah (terutama saat berdiri) seringnya membuat berkunang-kunang/mau pingsan, sedangkan vertigo lebih seperti berputar. Tetapi keduanya bisa tumpang tindih pada sebagian orang.

3. Bolehkah melakukan manuver Epley sendiri?

Boleh pada sebagian kasus yang sangat mengarah ke BPPV, tetapi tetap ada risiko bila salah jenis vertigo atau Anda punya masalah leher/punggung. Kalau ragu, jangan memaksakan.

4. Kenapa vertigo sering kambuh saat bangun tidur?

Sering terkait perubahan posisi kepala dari rebahan ke duduk/berdiri, yang pada sebagian orang bisa memicu vertigo posisi (BPPV) atau keluhan pusing lain (mis. dehidrasi/kurang tidur).

5. Apa yang harus dilakukan kalau vertigo disertai mual muntah?

Prioritaskan mencegah jatuh, istirahat, dan minum sedikit-sedikit. Jika muntah terus sampai tidak bisa minum, atau tampak lemas berat, sebaiknya periksa segera.

6. Kapan saya harus berhenti latihan dan langsung periksa?

Berhenti dan periksa bila muncul gejala baru yang berat (lemah/baal, bicara pelo, sakit kepala hebat, nyeri leher berat), atau latihan membuat kondisi memburuk terus dari hari ke hari.

Baca juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved