Skip to main content

Contoh Data Panel Monitoring di Excel untuk Pemula: Format Tabel, Kolom Wajib, Status Otomatis, dan Cara Rekap Bulanan (Siap Ketik)

Diperbarui: 5 Januari 2026

Ringkasan cepat:

  • Data panel yang “kepakai” di Excel biasanya berupa panel monitoring: 1 baris = 1 tugas/permintaan/insiden, lalu direkap per bulan, per PIC, dan per status.
  • Format paling aman untuk pemula: pisahkan LIST (sumber dropdown) → PANEL (data mentah) → REKAP (ringkasan).
  • Kunci supaya rekap tidak kacau: pakai ID stabil, dropdown untuk Status/Prioritas/Unit, dan kolom helper Bulan.
  • Artikel ini memberi contoh tabel siap ketik + rumus per kolom (tanpa VBA) + rekap bulanan memakai COUNTIFS/SUMIFS.

Daftar isi

Apa itu “data panel” di Excel (versi yang paling praktis)

Di artikel ini, “data panel” saya maksud sebagai tabel monitoring yang dipakai harian: misalnya panel tugas admin, panel permintaan layanan, panel perbaikan sarpras, panel tindak lanjut temuan, panel pengaduan, dan sejenisnya.

Prinsipnya sederhana: 1 baris = 1 entry. Entry itu punya identitas (ID), tanggal masuk, siapa PIC, status, target selesai, dan tanggal selesai. Dengan format ini, Excel bisa membuat rekap otomatis: berapa yang masuk bulan ini, berapa yang selesai, berapa yang terlambat, siapa PIC yang paling banyak menangani, dan tren per bulan.

Kalau Anda sedang butuh dataset latihan untuk penjualan/stok sampai dashboard, itu beda fokus. Anda bisa pakai dataset latihan UMKM di artikel Contoh Data Excel untuk Latihan (Siap Ketik) + Tantangan Rumus Bertahap: Dari Pemula sampai Dashboard (UMKM: Penjualan, Stok, dan Rekap).

Struktur file 3 sheet yang rapi (LIST–PANEL–REKAP)

  • LIST = sumber dropdown (Status, Prioritas, Unit, Jenis, dll)
  • PANEL = data mentah (jangan dicampur dengan rekap)
  • REKAP = ringkasan bulanan/per PIC/per status

Setelah tabel PANEL jadi, ubah menjadi Excel Table (Ctrl+T) agar range ikut memanjang otomatis saat baris ditambah. Panduan praktiknya bisa Anda ikuti di Cara Membuat Excel Table (Ctrl+T) yang Benar untuk Pemula: Header, Filter, Total Row, dan Range Otomatis Ikut Nambah.

Langkah 1: Buat sheet LIST (dropdown anti typo)

1. Buat daftar Status

Ketik di sheet LIST mulai A1:

Status
BARU
PROSES
SELESAI
DITUNDA
BATAL

2. Buat daftar Prioritas dan Unit (contoh)

Prioritas Unit Jenis
LOWTUTUGAS
MEDKURIKULUMPERMINTAAN
HIGHSARPRASINSIDEN
URGENTHUMASTEMUAN

3. Terapkan dropdown (Data Validation) di sheet PANEL

Setelah daftar siap, buat dropdown di kolom Status/Prioritas/Unit/Jenis agar input konsisten dan rekap tidak pecah gara-gara typo. Panduan langkah demi langkahnya ada di Cara Membuat Dropdown List (Pilihan) di Excel Pakai Data Validation: Manual, Dari Range, Dinamis, sampai Dependent (Lengkap + Contoh Tabel).

Jika input Anda sering banyak dan ingin lebih nyaman tanpa VBA, Anda bisa pakai “Form” bawaan Excel untuk entri. Lihat cara menyalakannya di Cara Membuat Form Entri Data di Excel (Tanpa VBA): Aktifkan Tombol Form, Buat Dropdown Anti Salah Input, dan Rekap Otomatis.

Langkah 2: Buat sheet PANEL (contoh data siap ketik + rumus)

1. Buat header tabel PANEL

Ketik di sheet PANEL mulai A1:

ID Tanggal_Masuk Unit Jenis Judul PIC Prioritas Target_Selesai Tgl_Selesai Status Durasi_Hari Flag_Telat Bulan Catatan

2. Isi contoh data (siap ketik)

Contoh di bawah sengaja dibuat “campur status” agar rekap terlihat jelas.

IDTanggal_MasukUnitJenisJudulPICPrioritasTarget_SelesaiTgl_SelesaiStatusDurasi_HariFlag_TelatBulanCatatan
PNL-2026-000102/01/2026TUPERMINTAANSurat keluar perlu nomorRinaMED03/01/202603/01/2026SELESAI(rumus)(rumus)(rumus)
PNL-2026-000203/01/2026SARPRASINSIDENLampu kelas matiDeniHIGH04/01/2026PROSES(rumus)(rumus)(rumus)Menunggu pembelian
PNL-2026-000303/01/2026KURIKULUMTUGASRekap nilai format baruSitiURGENT05/01/202606/01/2026SELESAI(rumus)(rumus)(rumus)Terlambat 1 hari
PNL-2026-000404/01/2026HUMASPERMINTAANPublikasi kegiatanBayuLOW10/01/2026BARU(rumus)(rumus)(rumus)
PNL-2026-000508/01/2026TUTEMUANBukti belanja kurangRinaHIGH09/01/202609/01/2026SELESAI(rumus)(rumus)(rumus)Sudah dilengkapi

3. Rumus Durasi_Hari (kolom K)

Di sel K2 (baris data pertama), lalu copy ke bawah:

  • =IF(B2="","",IF(I2="",TODAY()-B2,I2-B2))

Durasi ini otomatis bertambah setiap hari untuk item yang belum selesai. Kalau Anda butuh durasi “dibekukan” saat tutup bulan, copy kolom Durasi lalu Paste Special → Values.

4. Rumus Flag_Telat (kolom L)

Di sel L2, lalu copy ke bawah:

  • =IF(B2="","",IF(I2="",IF(TODAY()>H2,"TELAT",""),IF(I2>H2,"TELAT","ON TIME")))

Logika: jika belum selesai, bandingkan hari ini dengan Target. Jika sudah selesai, bandingkan Tgl_Selesai dengan Target.

5. Rumus Bulan (kolom M) untuk rekap bulanan

Di sel M2, lalu copy ke bawah:

  • =IF(B2="","",TEXT(B2,"yyyy-mm"))

6. Masalah paling sering: rekap 0 padahal data ada

Biasanya bukan salah rumus, tapi data kotor: angka menjadi teks, tanggal bukan Date, atau ada spasi belakang pada Status/PIC. Audit cepatnya bisa Anda ikuti di Audit Data “Angka Tersimpan sebagai Teks” agar SUMIF/SUMIFS Normal: TRIM, CLEAN, NUMBERVALUE, dan Checklist 5 Menit.

Langkah 3: Buat sheet REKAP bulanan (COUNTIFS/SUMIFS)

1. Buat tabel rekap bulanan

Di sheet REKAP mulai A1:

Bulan Total_Masuk Baru Proses Selesai Telat Rata2_Durasi_Selesai
2026-01 (rumus) (rumus) (rumus) (rumus) (rumus) (rumus)

2. Rumus rekap (asumsi kolom Bulan ada di PANEL!M:M, Status di PANEL!J:J, Durasi di PANEL!K:K, Flag_Telat di PANEL!L:L)

  • Total_Masuk (B2): =COUNTIF(PANEL!$M:$M,$A2)
  • Baru (C2): =COUNTIFS(PANEL!$M:$M,$A2,PANEL!$J:$J,"BARU")
  • Proses (D2): =COUNTIFS(PANEL!$M:$M,$A2,PANEL!$J:$J,"PROSES")
  • Selesai (E2): =COUNTIFS(PANEL!$M:$M,$A2,PANEL!$J:$J,"SELESAI")
  • Telat (F2): =COUNTIFS(PANEL!$M:$M,$A2,PANEL!$L:$L,"TELAT")
  • Rata2_Durasi_Selesai (G2): =AVERAGEIFS(PANEL!$K:$K,PANEL!$M:$M,$A2,PANEL!$J:$J,"SELESAI")

3. Rekap per PIC (opsional, cepat tanpa Pivot)

Buat daftar PIC unik (misalnya Rina, Deni, Siti, Bayu) di REKAP_PIC lalu gunakan COUNTIFS:

  • =COUNTIFS(PANEL!$F:$F,$A2,PANEL!$J:$J,"PROSES") untuk menghitung jumlah tugas PROSES milik PIC tertentu.

Opsional: jadikan panel ini “dashboard 1 halaman”

Kalau Anda ingin tampilan yang enak dipresentasikan, panel monitoring paling cepat dijadikan dashboard dengan alur: Data mentah rapi → Excel Table → PivotTable → Slicer → grafik tren. Anda bisa meniru konsepnya dari Dashboard Laporan Tahunan di Excel: Pivot Table + Slicer (Filter Cepat) + Template KPI 1 Halaman.

FAQ data panel monitoring di Excel

1. “Data panel” itu maksudnya apa di Excel?

Di artikel ini, data panel = tabel monitoring (1 baris = 1 entry) yang punya status, PIC, deadline, dan bisa direkap otomatis.

2. Kolom apa saja yang wajib ada agar rekap tidak repot?

Minimal: ID, Tanggal_Masuk, PIC, Status. Untuk monitoring serius tambahkan Target_Selesai, Tgl_Selesai, Bulan, dan Flag_Telat.

3. Bagaimana cara mencegah input berantakan (typo status/pic/unit)?

Pakai dropdown (Data Validation) untuk kolom kunci, dan jadikan range sebagai Excel Table (Ctrl+T) agar struktur stabil.

4. Kenapa rekap saya 0 padahal datanya ada?

Biasanya karena tanggal bukan tipe Date, angka jadi teks, atau ada spasi tersembunyi pada status/pic. Bersihkan data dulu baru rekap.

5. Bagaimana cara menjaga data panel tetap aman dan amanah?

Batasi akses file, hindari menulis data sensitif yang tidak perlu, dan jangan memanipulasi status/durasi untuk “mempercantik” laporan.

Baca juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved