Skip to main content

Format Label Undangan 103 di Excel: Contoh Tabel Data + Setting Word (Mail Merge) Biar Cetak Label 32×64 mm Presisi

Diperbarui: 4 Januari 2026

Ringkasan cepat:

  • Label undangan “No.103” yang umum di pasaran biasanya berukuran 32 × 64 mm dan 1 lembar isi 12 label (3 × 4)—namun tetap cek kemasan/ukur fisik karena bisa beda merek/seri.
  • Excel dipakai untuk data penerima, sedangkan “format label”-nya dibuat di Word (Mailings → Labels) lalu tarik data dari Excel.
  • Kalau ukuran 103 belum ada di Word, buat sendiri lewat Label Options → New Label (isi parameter ukuran/margin/pitch).
  • Untuk dasar Mail Merge, kamu bisa baca panduan umum di Beginisob: Cara Cetak Label Alamat & Amplop dari Excel di Word (Mail Merge Labels/Envelopes) Tanpa Ribet.

Daftar isi

  1. Checkpoint: terverifikasi vs belum pasti
  2. Gambaran alur kerja “Label 103” yang paling aman
  3. Siapkan data label undangan di Excel (contoh tabel siap ketik)
  4. Setting ukuran label 103 di Word (New Label) + tabel parameternya
  5. Tarik data Excel ke Word (Mail Merge Labels) sampai siap print
  6. Test print & kalibrasi biar tidak geser (wajib)
  7. Tips rapi + anti-error (kode pos 0, urutan RT, simpan template)
  8. FAQ seputar format label undangan 103
  9. Baca juga di Beginisob.com

Checkpoint: terverifikasi vs belum pasti

Yang sudah terverifikasi

  • Praktik paling stabil: Excel untuk data, Word untuk layout label (Mailings → Labels) lalu “hubungkan” ke file Excel.
  • Di Word, pembuatan label yang tidak ada preset-nya dilakukan via Label Options → New Label lalu isi detail ukuran/margin/pitch.
  • Mail merge dari Excel ke Word (termasuk label) mengikuti alur umum: siapkan kolom header di Excel → Select Recipients → Insert Merge Field → Update Labels → Preview → Finish & Merge.

Yang belum pasti / bisa berbeda

  • Istilah “Label 103” di Indonesia sering merujuk ke stiker ukuran tertentu (umumnya 32 × 64 mm), tetapi margin/pitch bisa sedikit berbeda tergantung merek/seri. Karena itu, ukur fisik label atau cek kemasan sebelum cetak massal.
  • Beberapa printer (terutama inkjet) bisa punya toleransi tarik kertas berbeda, sehingga butuh kalibrasi 1–2 kali walaupun ukuran sudah benar.

Gambaran alur kerja “Label 103” yang paling aman

  1. Excel: buat tabel penerima (Nama, Alamat, Kota, KodePos, dst) lalu simpan.
  2. Word: buat “dokumen label 103” (Mailings → Labels). Kalau belum ada ukuran 103, buat lewat New Label.
  3. Hubungkan Word ke Excel (Select Recipients), sisipkan field (Insert Merge Field), lalu Update Labels.
  4. Preview hasilnya, lakukan test print di kertas biasa, baru cetak di stiker asli.

Kalau kamu ingin pemahaman Mail Merge Word dari nol (bukan hanya label), Beginisob sudah membahas lengkap di Cara Membuat Mailings di Word (Mail Merge) untuk Surat Massal dari Excel, Lengkap dengan Contoh. Artikel ini fokus ke kasus spesifik: label undangan No.103 agar tidak “geser” saat dicetak.

Siapkan data label undangan di Excel (contoh tabel siap ketik)

Sheet yang disarankan: buat 1 sheet saja (mis. DATA) supaya Word tidak bingung membaca sumber data.

Struktur kolom minimal (cukup untuk label kecil):

  • Nama (tanpa enter di Excel)
  • Alamat (alamat singkat 1 baris; detail bisa dipisah ke kolom Alamat2)
  • Kota
  • KodePos (kalau ada nol di depan, set sebagai Text)

Contoh tabel Excel (ketik mulai A1):

Nama Alamat Kota KodePos
Ahmad Fauzi Jl. Melati No. 12 RT 02/RW 01 Bandung '40123
Siti Aisyah Perum Griya Asri Blok C2 No. 8 Depok '16411
Budi Santoso Jl. Kenanga No. 8 Bekasi '17113

Catatan penting:

  • Contoh KodePos di atas saya tulis pakai awalan apostrof ' agar Excel memaksa format Text (cara cepat menjaga “0 di depan” tidak hilang).
  • Hindari baris kosong di tengah data.

Supaya data Excel “ngikut memanjang” saat kamu menambah penerima, biasakan jadikan range ini sebagai Excel Table (Ctrl+T). Panduan praktiknya ada di Cara Membuat Excel Table (Ctrl+T) yang Benar untuk Pemula.

Setting ukuran label 103 di Word (New Label) + tabel parameternya

Di Word: Mailings → Labels → Options → New Label. Di sinilah “format label 103” ditentukan.

Parameter yang sering dipakai untuk Label 103 (umum di Indonesia):

Field di Word (New Label) Nilai contoh (cm) Keterangan
Label Height 3,2 Tinggi 1 label (≈ 32 mm)
Label Width 6,4 Lebar 1 label (≈ 64 mm)
Number Across 3 Jumlah kolom label (kiri → kanan)
Number Down 4 Jumlah baris label (atas → bawah)
Top Margin 0,9 Jarak kosong dari tepi atas kertas ke label pertama
Side Margin 0,2 Jarak kosong dari tepi kiri kertas ke label pertama
Vertical Pitch 3,8 Tinggi “1 slot” (label + jarak antar label)
Horizontal Pitch 6,8 Lebar “1 slot” (label + jarak antar label)
Page Size A4 Umumnya stiker label ditempel di A4

Kalau Word menolak (error “margins too small” / tidak muat):

  • Naikkan Side Margin sedikit (mis. 0,2 → 0,3), atau
  • Kurangi Label Width sedikit (mis. 6,4 → 6,3), lalu test print lagi.

Tarik data Excel ke Word (Mail Merge Labels) sampai siap print

1. Hubungkan Word ke data Excel

  1. Pastikan file Excel sudah disimpan lalu tutup Excel.
  2. Di Word (dokumen label 103): Mailings → Select Recipients → Use an Existing List.
  3. Pilih file Excel kamu.
  4. Jika muncul pilihan sheet, pilih sheet yang benar (mis. DATA$) dan centang First row of data contains column headers.

Catatan resmi dari Microsoft: idealnya data untuk mail merge sudah rapi (kolom header jelas, data lengkap di sheet pertama, format angka/kode pos benar) sebelum dihubungkan ke Word. (Jika kamu butuh panduan resmi, gunakan halaman Microsoft Support ini: Mail merge using an Excel spreadsheet.)

2. Isi label pertama (pojok kiri atas) dengan field

Di kotak label pertama, susun seperti ini:

  1. Insert Merge Field → Nama
  2. Tekan Enter
  3. Insert Merge Field → Alamat
  4. Tekan Enter
  5. Insert Merge Field → Kota, beri spasi, lalu Insert Merge Field → KodePos

3. Sebarkan format ke semua kotak label

  1. Klik Update Labels (ini yang paling sering dilupakan).
  2. Klik Preview Results untuk cek beberapa penerima (Next/Previous record).
  3. Kalau sudah benar: Finish & Merge → disarankan pilih Edit Individual Documents dulu (lebih aman), baru print.

Test print & kalibrasi biar tidak geser (wajib)

  1. Print dulu ke kertas HVS biasa (1 halaman).
  2. Tempel/selipkan kertas hasil print di bawah stiker label, lalu lihat di bawah cahaya (apakah teks pas di kotak stiker).
  3. Kalau geser sedikit:
    • Geser ke bawah/atas → koreksi Top Margin (naik/turun 0,1 cm).
    • Geser ke kanan/kiri → koreksi Side Margin (naik/turun 0,1 cm).
    • Antar kolom/antar baris tidak sejajar → koreksi Horizontal/Vertical Pitch sedikit.
  4. Pastikan pengaturan print: Scale = 100% / Actual Size (jangan “Fit to page”).

Tips rapi + anti-error (kode pos 0, urutan RT, simpan template)

1) Kode pos / nomor yang diawali 0 hilang

2) Urutan cetak sesuai RT/RW atau blok

Tambahkan kolom RT / RW di Excel, lalu sort sebelum mail merge.

Kalau butuh panduan sort yang rapi (multi-level), ikuti Cara Mengurutkan Data di Excel untuk Pemula.

3) Simpan template biar sekali setting, selamanya kepakai

4) Catatan amanah & adab

  • Data nama/alamat adalah amanah. Batasi akses file Excel dan jangan menyebarkan ke pihak yang tidak perlu.
  • Gunakan otomatisasi ini untuk hal yang halal dan bermanfaat (undangan, administrasi), bukan spam/penipuan.

FAQ seputar format label undangan 103

1. Ukuran label undangan 103 itu berapa?

Yang paling sering dipakai di pasaran adalah 32 × 64 mm dengan 12 label per lembar (3 × 4). Tetapi tetap cek kemasan/ukur fisik, karena margin/pitch bisa beda tipis antar merek/seri.

2. Kenapa hasil print geser padahal ukuran sudah diisi?

Biasanya karena scaling print tidak 100%, atau toleransi tarik kertas printer. Solusinya: test print di HVS, pastikan Actual Size, lalu koreksi Top/Side Margin bertahap 0,1 cm.

3. Word muncul error “margins too small” saat bikin New Label

Naikkan Side Margin sedikit (mis. 0,2 → 0,3) atau kecilkan Label Width tipis (mis. 6,4 → 6,3). Setelah itu ulang test print.

4. Bisa bikin label 103 tanpa Mail Merge?

Bisa (ketik manual), tapi untuk puluhan/ratusan nama akan lama dan rawan salah. Mail Merge lebih aman karena satu sumber data (Excel) dan output otomatis.

5. Kalau nama penerima ingin pakai gelar (mis. “Bpk. …”) bagaimana?

Paling rapi: buat kolom baru di Excel (mis. NamaTampil) lalu isi sesuai kebutuhan (mis. “Bpk. ” + Nama). Setelah itu, di Word tinggal panggil field NamaTampil.

Baca juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved