Skip to main content

Cara Membuat Tabulasi Data di Excel: Dari Data Mentah Jadi Rekap (PivotTable & SUMIFS) + Contoh Tabel Siap Ketik

Diperbarui: 10 Februari 2026

Ringkasan cepat:

  • Tabulasi data = membuat rekap ringkas dari data mentah (misalnya total per kategori, per bulan, atau silang kategori×metode).
  • Urutan aman: rapikan data (1 baris = 1 entry) → jadikan Excel Table (Ctrl+T) → buat tabulasi dengan PivotTable atau SUMIFS.
  • Kalau data masih “kotor” (angka jadi teks/spasi tersembunyi), tabulasi bisa salah. Bersihkan dulu.
  • Di artikel ini ada contoh data siap ketik + contoh tabulasi kategori×metode (Pivot & rumus).

Daftar isi

Konsep inti tabulasi: data mentah vs rekap

Data mentah itu detail (banyak baris). Tabulasi/rekap itu ringkasan (sedikit baris/kolom). Contoh: data transaksi harian (mentah) → tabulasi total per kategori (rekap).

Patokan format data yang “paling aman” di Excel: 1 baris = 1 entry. Ini penting agar tabulasi (Pivot/rumus) tidak menipu. Contoh penerapannya bisa kamu lihat di: Cara Membuat Database Data Penduduk (RT/RW) di Excel yang Rapi dan Amanah: Format 1 Baris = 1 Orang + Validasi.

Contoh data mentah (siap ketik) yang benar

Ketik tabel ini mulai dari sel A1. Ini contoh transaksi sederhana yang cocok untuk latihan tabulasi.

A: Tanggal B: Kategori C: Metode D: Qty E: Harga F: Total
2026-02-01 Makan Tunai 2 18000 (rumus)
2026-02-01 Transport Transfer 1 25000 (rumus)
2026-02-02 Makan Tunai 3 12000 (rumus)
2026-02-03 Belanja Transfer 1 54000 (rumus)
2026-02-03 Makan Transfer 1 15000 (rumus)

Rumus kolom Total (wajib agar tabulasi enak)

Isi kolom F (Total) dengan Qty*Harga. Kalau data sudah jadi Excel Table, rumusnya bisa otomatis turun. Untuk rumus Excel harian yang sering dipakai admin (termasuk SUMIFS), kamu bisa bandingkan dengan: Rumus Excel yang Sering Digunakan Admin: 20 Rumus Harian untuk Rekap, Tanggal, Teks, Lookup, dan Validasi.

Langkah 1: Rapikan struktur & konsistensi input

Sebelum tabulasi, pastikan 3 hal ini:

  • Header jelas (Tanggal, Kategori, Metode, Qty, Harga, Total).
  • Input konsisten (jangan “Transfer”, “transfer”, “TRF” campur aduk).
  • Angka benar-benar angka (bukan teks berkedok angka).

Untuk mencegah salah input kategori/metode, gunakan dropdown (Data Validation) agar konsisten: Cara Membuat Dropdown List (Pilihan) di Excel Pakai Data Validation (Lengkap + Contoh Tabel).

Langkah 2: Jadikan data sebagai Excel Table (Ctrl+T)

Blok data A1:F6 → tekan Ctrl+T → centang “My table has headers”. Ini membuat range kamu “hidup” dan aman saat tambah baris.

Tutorial lengkap Excel Table (termasuk Total Row) ada di: Cara Membuat Excel Table (Ctrl+T) yang Benar untuk Pemula: Header, Filter, Total Row, dan Range Otomatis Ikut Nambah.

Metode A: Membuat tabulasi dengan PivotTable (paling cepat)

Target tabulasi kita: rekap total per Kategori (baris) × Metode (kolom).

1) Buat PivotTable

  1. Klik salah satu sel di dalam tabel.
  2. Insert → PivotTable (lokasi menu bisa beda antar versi).
  3. Pilih tempat output (New Worksheet lebih aman untuk pemula).

2) Susun field Pivot agar jadi tabulasi

  1. Tarik Kategori ke area Rows.
  2. Tarik Metode ke area Columns.
  3. Tarik Total ke area Values (pastikan agregasinya SUM).

Hasilnya adalah tabulasi silang yang bisa kamu filter dan refresh saat data bertambah.

Metode B: Membuat tabulasi dengan SUMIFS (paling stabil untuk template)

Metode ini cocok kalau kamu ingin format rekap yang “tetap” (misalnya template laporan bulanan), bukan pivot yang sering berubah layout.

1) Buat matriks tabulasi (tabel rekap)

Buat tabel rekap seperti ini (misalnya di H1:K5). Ini contoh layout:

H: Kategori \ Metode I: Tunai J: Transfer K: Total Kategori
Makan (rumus) (rumus) (rumus)
Transport (rumus) (rumus) (rumus)
Belanja (rumus) (rumus) (rumus)
Total Metode (rumus) (rumus) (rumus)

2) Rumus SUMIFS untuk isi sel tabulasi (contoh per sel)

Anggap tabel data sudah menjadi Excel Table bernama tTrans dengan kolom [Kategori], [Metode], [Total].

Contoh rumus di sel I2 (Makan-Tunai):

=SUMIFS(tTrans[Total],tTrans[Kategori],$H2,tTrans[Metode],I$1)

Contoh rumus di sel J2 (Makan-Transfer):

=SUMIFS(tTrans[Total],tTrans[Kategori],$H2,tTrans[Metode],J$1)

Total per kategori (K2):

=SUM(I2:J2)

Total per metode (I5 dan J5):

=SUM(I2:I4)
=SUM(J2:J4)

Total keseluruhan (K5):

=SUM(K2:K4)

Cara cek tabulasi tidak salah (audit cepat)

Catatan amanah: tabulasi dipakai untuk keputusan. Pastikan data sumber benar, jangan mengubah angka/rekap untuk “memoles” laporan.

FAQ

1) Apa yang dimaksud tabulasi data di Excel?

Tabulasi adalah membuat rekap ringkas dari data mentah, misalnya total per kategori, per bulan, atau silang kategori×metode.

2) Bagus pakai PivotTable atau SUMIFS?

PivotTable paling cepat untuk eksplorasi. SUMIFS paling stabil untuk template laporan yang layout-nya harus tetap.

3) Kenapa hasil tabulasi 0 padahal datanya ada?

Biasanya karena angka tersimpan sebagai teks atau ada spasi/typo pada kategori/metode. Audit dan rapikan data dulu.

4) Cara membuat tabulasi yang aman saat data bertambah?

Jadikan data sebagai Excel Table (Ctrl+T) agar range ikut memanjang otomatis, lalu tabulasi dari Table itu.

Baca juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved