Skip to main content

Cara Membuat Grafik di Excel yang Mudah Dibaca untuk Pemula: Pilih Jenis Chart yang Tepat + Label, Sumbu, dan Tips Biar Tidak Menyesatkan

Diperbarui: 27 Desember 2025

Ringkasan cepat:

  • Grafik yang “bagus” bukan yang paling ramai, tapi yang paling mudah dipahami dalam 3–5 detik.
  • Mulai dari data yang rapi: tanggal/angka harus benar, jangan campur teks di kolom angka.
  • Untuk pemula, yang paling aman: Column/Bar (perbandingan) dan Line (tren waktu).
  • Wajib rapikan minimal 4 hal: judul, axis title, skala sumbu, dan data labels (jika perlu).
  • Jika grafik dipakai untuk laporan, hindari trik yang bikin “terlihat naik padahal tidak” (mis. sumbu Y dipotong tanpa alasan).

Daftar isi

Catatan fokus artikel (anti-kanibal Beginisob)

Artikel ini fokus ke grafik dasar: bikin chart dari tabel sederhana, memilih jenis chart yang tepat, dan merapikan elemen penting (judul, sumbu, label). Ini bukan tutorial dashboard/pivot, dan bukan laporan target vs realisasi.

Syarat data sebelum bikin grafik (biar tidak error)

Sebelum masuk langkah, pastikan data kamu “sehat”. Grafik di Excel sering terlihat kacau bukan karena chart-nya, tapi karena datanya:

  • Tanggal harus benar-benar Date (bukan teks). Kalau tanggal dianggap teks, line chart bisa aneh/urutannya kacau.
  • Kolom angka harus angka, bukan “Rp 50.000” yang diketik sebagai teks.
  • Header hanya 1 baris dan nama kolom jelas.
  • Tidak ada baris kosong di tengah range data (sering bikin Excel salah membaca blok data).

Kalau kamu curiga angka kamu sebenarnya “teks”, audit dulu supaya grafik tidak salah baca. Di Beginisob sudah ada panduan auditnya: Audit Data “Angka Tersimpan sebagai Teks” agar SUMIF/SUMIFS Normal: TRIM, CLEAN, NUMBERVALUE, dan Checklist 5 Menit Sebelum Rekap.

Contoh data latihan (siap ketik) untuk bikin grafik

Pakai contoh data penjualan bulanan (paling mudah untuk latihan tren). Ketik mulai dari sel A1.

Bulan Omzet Transaksi
Jan12500000132
Feb11800000121
Mar15250000154
Apr14100000148
Mei16700000171
Jun15900000163

Catatan: Omzet dan Transaksi sengaja saya buat angka murni (tanpa “Rp”) agar Excel membaca sebagai number.

Cara cepat memilih jenis grafik yang tepat

Gunakan aturan praktis ini (cukup untuk 80% kebutuhan pemula):

  • Ingin lihat tren waktu? (bulan ke bulan) → pakai Line chart.
  • Ingin bandingkan nilai antar kategori? (Produk A vs B vs C) → pakai Column/Bar chart.
  • Ingin tunjukkan komposisi (bagian dari total) → pakai Pie hanya kalau kategorinya sedikit (2–5) dan selisihnya jelas.
  • Ingin lihat hubungan 2 angka (iklan vs penjualan) → pakai Scatter.

Untuk pemula, saya sarankan mulai dari Line dan Column dulu. Setelah itu baru eksplor jenis lain.

Langkah membuat grafik di Excel (paling aman untuk pemula)

1. Blok tabel data (termasuk header)

Blok A1:C7 (header + data). Jika datamu panjang, kamu bisa klik satu sel di dalam tabel lalu gunakan Ctrl+A untuk memilih area data yang “nyambung”.

2. Insert grafik (cara paling mudah: Recommended Charts)

Masuk tab Insert → klik Recommended Charts → pilih rekomendasi yang paling masuk akal → OK.

Kalau kamu ingin panduan resmi Microsoft: Create a chart with recommended charts (Microsoft Support).

3. Kalau kamu ingin “langsung pilih jenisnya”

Masih di tab Insert, pilih langsung:

  • Insert Line or Area Chart → pilih Line (untuk tren omzet per bulan), atau
  • Insert Column or Bar Chart → pilih Clustered Column (untuk perbandingan).

Rujukan resmi (umum, lintas versi): Create a chart from start to finish (Microsoft Support).

Rapikan grafik biar enak dibaca: judul, sumbu, label, legenda

Minimal rapikan 4 hal ini. Ini yang membedakan grafik “asal jadi” vs “siap dipakai laporan”.

1) Ganti judul grafik jadi informatif

Contoh judul yang baik: Tren Omzet Jan–Jun 2025 (bukan “Chart Title”).

2) Tambahkan Axis Titles (judul sumbu)

Sumbu X contoh: Bulan. Sumbu Y contoh: Omzet (Rp) atau Omzet (juta).

Jika kamu ingin panduan langkah (aksesibilitas): Video: Create more accessible charts in Excel (Microsoft Support).

3) Data labels: pakai kalau memang membantu

Data labels cocok kalau:

  • Jumlah titik data sedikit (mis. 6–12 bulan), atau
  • Grafik dipakai screenshot/presentasi, dan pembaca perlu angka “sekilas”.

Panduan resmi label: Add or remove data labels in a chart (Microsoft Support).

4) Pastikan skala sumbu tidak “mengelabui”

Untuk kolom/bar chart, praktik paling aman adalah mulai dari 0 di sumbu Y (agar perbandingan tidak terlihat “melonjak” padahal kecil).

Kalau sumber data grafik adalah hasil penjumlahan, pastikan rumusnya benar dulu. Di Beginisob sudah ada panduan dasar penjumlahan: Cara Menghitung Jumlah di Excel untuk Pemula: SUM, AutoSum, SUMIF, SUMIFS, dan SUBTOTAL (Lengkap + Contoh Tabel).

Cara mengganti jenis grafik (kalau pilihan awal kurang cocok)

Kamu tidak perlu bikin ulang dari nol. Caranya:

  1. Klik grafiknya.
  2. Tab Chart DesignChange Chart Type.
  3. Pilih jenis chart yang kamu mau → OK.

Rujukan resmi: Change the chart type of an existing chart (Microsoft Support).

Kalau kebutuhanmu adalah “kolom untuk target vs realisasi + garis untuk persen”, itu sudah masuk kategori combo chart laporan. Di Beginisob ada tutorial khususnya agar tidak campur aduk: Laporan Target vs Realisasi Penjualan Tahunan di Excel: Persentase Pencapaian + Grafik Otomatis.

Grafik saat data difilter: apa yang perlu kamu waspadai

Sering terjadi begini: kamu filter tabel (mis. hanya “Minuman”), lalu grafik tidak ikut berubah sesuai filter. Ini wajar, tergantung cara grafik dibuat dan sumber datanya.

  • Kalau kamu perlu rekap yang “patuh filter”, biasanya kamu butuh pendekatan yang lebih tepat (mis. SUBTOTAL/AGGREGATE atau Pivot/Pivot Chart).
  • Kalau kamu menjumlahkan data yang difilter, jangan pakai SUM biasa karena bisa ikut menjumlah baris tersembunyi.

Untuk kasus rekap saat filter aktif, pelajari dulu konsepnya di artikel: Menjumlah Data yang Difilter di Excel: SUBTOTAL vs AGGREGATE (Biar Rekap Tidak Salah Saat Filter Aktif).

Kalau kebutuhanmu sudah naik level (banyak data, perlu filter cepat, grafik ikut berubah), jalur yang rapi adalah Pivot + Slicer. Itu dibahas terpisah di: Dashboard Laporan Tahunan di Excel: Pivot Table + Slicer (Filter Cepat) untuk Penjualan/HR dalam 1 Halaman.

Kesalahan umum yang bikin grafik menyesatkan

  • Sumbu Y dipotong (tidak mulai dari 0) untuk kolom/bar sehingga kenaikan terlihat “meledak”.
  • Judul tidak jelas (pembaca tidak tahu periodenya apa, satuannya apa).
  • Campur terlalu banyak seri (10 garis sekaligus) sehingga tidak terbaca.
  • Pie chart kebanyakan kategori (jadi “pizza seribu irisan”).
  • Data sumber belum sehat (angka sebagai teks, tanggal kacau) sehingga grafik terlihat salah padahal sumbernya yang rusak.

Catatan amanah laporan: Grafik itu alat komunikasi. Dalam muamalah, kita diperintahkan berlaku jujur dan adil. Jadi, hindari visual yang sengaja “menggiring” pembaca pada kesimpulan yang tidak sesuai data (mis. memotong sumbu tanpa penjelasan).

FAQ seputar grafik di Excel

1) Kenapa grafik saya tidak rapi padahal datanya sudah benar?

Biasanya karena range yang diblok tidak termasuk header, atau Excel salah membaca urutan (terutama kalau kolom bulan/tanggal dianggap teks). Coba ulangi: blok header + data → Insert → Recommended Charts.

2) Line chart cocok untuk apa? Column chart cocok untuk apa?

Line chart cocok untuk tren waktu (bulan ke bulan). Column/Bar cocok untuk membandingkan nilai antar kategori (produk, cabang, sales, dll.).

3) Bagaimana cara menambahkan judul sumbu (Axis Title)?

Pilih grafik → Chart Design → Add Chart Element → Axis Titles → pilih sumbu yang mau diberi judul, lalu ketik judulnya.

4) Boleh tidak sumbu Y tidak dimulai dari nol?

Untuk kolom/bar, paling aman mulai dari nol agar tidak menipu visual. Kalau kamu memang perlu “zoom” (mis. fluktuasi kecil), beri penjelasan jelas agar pembaca tidak salah paham.

5) Kenapa grafik tidak berubah saat tabel saya difilter?

Tergantung sumber data chart. Untuk rekap yang patuh filter, biasanya lebih cocok pakai Pivot/Pivot Chart atau pendekatan SUBTOTAL/AGGREGATE untuk angka rekapnya.

Baca juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved