Skip to main content

Cara Memasak Ikan Tuna agar Tidak Amis untuk Pemula: 3 Resep Praktis + Teknik Anti Bau (Tanpa Ribet, Aman, dan Halal)

Diperbarui: 3 Januari 2026

Ringkasan cepat:

  • Anti amis paling ampuh dimulai dari pilih tuna yang segar, simpan dingin, lalu olah cepat.
  • Trik sederhana: buang bagian gelap (bloodline), bilas cepat, keringkan, lalu balur garam + asam (jeruk nipis/lemon/cuka) 10–15 menit.
  • Pemula sebaiknya pilih metode tumis bumbu kuat atau kukus/pepes (lebih ramah anti amis daripada rebus polos).
  • Artikel ini berisi tabel waktu masak dan langkah detail untuk 3 resep: tuna tumis bumbu kuning (suwir), tuna steak teflon, dan tuna kaleng pedas manis.
  • Kalau Anda masak untuk jualan/UMKM, kebersihan proses dan alur kerja perlu lebih rapi.

Daftar isi

Kenapa tuna bisa amis? (biar tahu bagian mana yang harus dibereskan)

“Amis” biasanya muncul karena kombinasi 3 hal: (1) ikan kurang segar atau terlalu lama di suhu ruang, (2) penanganan kurang bersih (lendir/bau menempel), dan (3) ada bagian daging gelap/berdarah (sering disebut bloodline) yang rasanya lebih kuat.

Jadi tujuan kita sederhana: kurangi sumber bau (bagian gelap + lendir), lalu imbangi dengan bumbu/aroma yang tepat, dan pilih teknik masak yang “mengunci” rasa (tumis panas/teflon panas/pepes).

Langkah 1: Pilih tuna yang minim amis sejak beli

Kalau Anda beli tuna segar di pasar, lakukan dulu checklist singkat dari artikel Cara Memilih Ikan yang Segar di Pasar: 11 Ciri Paling Akurat (Mata, Insang, Bau, Tekstur) + Cara Membawa Pulang & Menyimpan. Intinya: bau harus wajar (bukan menyengat/asam), daging kenyal, dan penjual menyimpan di atas es (lebih aman).

1. Pilih bentuk tuna yang paling “aman” untuk pemula

  • Tuna loin/steak (potongan tebal): enak tapi harus kontrol panas agar tidak amis dan tidak kering.
  • Tuna fillet tipis: cepat matang, cocok ditumis bumbu kuat.
  • Tuna kaleng: paling praktis, cocok untuk pemula yang ingin hasil konsisten.

2. Kalau tuna beku, thawing yang benar (biar tidak bau)

  • Pindahkan dari freezer ke chiller kulkas (semalaman) agar cair perlahan.
  • Jangan rendam lama di air hangat. Ini sering bikin bau makin keluar dan tekstur rusak.
  • Setelah cair, tepuk-tepuk kering pakai tisu dapur sebelum dibumbui.

Langkah 2: Teknik anti amis sebelum dimasak (3 cara paling mudah)

Pilih salah satu (tidak harus semua). Untuk pemula, saya sarankan cara A dulu.

1. Cara A (paling cepat): Garam + jeruk nipis/lemon 10–15 menit

  1. Bilas cepat tuna dengan air mengalir (sebentar saja), lalu tiriskan.
  2. Tepuk-tepuk sampai permukaan kering.
  3. Balur garam tipis, lalu teteskan jeruk nipis/lemon.
  4. Diamkan 10–15 menit, bilas cepat lagi (opsional), lalu keringkan lagi.

Catatan: jangan terlalu lama di asam (misalnya 1 jam) karena tuna bisa jadi “matang palsu” di permukaan dan teksturnya cenderung kering.

2. Cara B: Buang bagian gelap (bloodline) kalau ada

Jika Anda melihat strip daging lebih gelap di tengah/tepi potongan, Anda bisa iris tipis bagian itu. Ini sering membantu menurunkan rasa amis yang “kuat”.

3. Cara C: Balur jahe + bawang putih (aromatik kuat, cocok untuk tumisan)

Haluskan/ulek jahe + bawang putih, balurkan 10 menit sebelum masak. Trik ini sangat membantu untuk menu tumis, bumbu kuning, dan pepes.

Untuk pendamping sayur yang segar (biar menu lebih enak dan tidak “eneg”), cara belanja amannya bisa mengikuti Cara Memilih Sayuran yang Baik di Pasar: 11 Ciri Sayur Segar (Daun, Batang, Akar) + Tips Mengurangi Risiko Residu Pestisida dengan Aman.

Tabel cepat: metode masak tuna + waktu + tips anti amis

Metode Waktu (perkiraan) Level “anti amis” Tips kunci
Tumis bumbu kuat (suwir/balado/kuning) 15–25 menit Sangat tinggi Pakai jahe, bawang, kunyit; masak sampai matang & bumbu meresap
Steak teflon (pan-sear) 6–10 menit Tinggi Wajan harus panas, tuna kering di permukaan, masak cepat agar tidak bau menyebar
Kukus/pepes 20–35 menit Tinggi Daun jeruk/serai/kemangi bantu wangi; jangan overcook
Rebus polos 10–20 menit Rendah Jika terpaksa, rebus dengan jahe+serai dan buang air rebusan

Kalau Anda ingin versi olahan ikan yang lebih “ringan minyak” (tetap enak tapi tidak berat), prinsipnya mirip dengan yang dibahas pada Cara Pengolahan Ikan Agar Tidak Menimbun Lemak.

Resep 1: Tuna Suwir Tumis Bumbu Kuning (praktis, wangi, cocok buat lauk)

Hasil: 3–4 porsi lauk (tergantung porsi makan). Cocok untuk stok lauk.

1. Bahan

  • 300–400 g tuna (fillet/loin), potong besar
  • 1 sdt garam + 1–2 sdm jeruk nipis (untuk anti amis)
  • 2 lembar daun salam
  • 1 batang serai (geprek)
  • Minyak 2–3 sdm (atau secukupnya)

Bumbu halus (praktis):

  • 5 bawang merah
  • 3 bawang putih
  • 2 cm kunyit (atau 1 sdt kunyit bubuk)
  • 2 cm jahe
  • 1 sdt ketumbar (opsional)
  • Garam/gula secukupnya

2. Langkah masak (step-by-step)

  1. Anti amis dulu: balur tuna dengan garam + jeruk nipis 10–15 menit, lalu bilas cepat dan keringkan.
  2. Pre-cook biar mudah disuwir: kukus/rebus cepat tuna 5–7 menit dengan serai + salam (opsional tapi membantu wangi). Angkat.
  3. Suwir: setelah agak hangat, suwir tuna sesuai selera (jangan terlalu halus agar tidak hancur).
  4. Tumis bumbu: tumis bumbu halus sampai harum dan matang (warna kuning keluar dan tidak langu).
  5. Masukkan tuna: aduk rata, tambah sedikit air (2–3 sdm) agar bumbu meresap, lalu masak sampai agak kering.
  6. Koreksi rasa: tambah garam/gula secukupnya. Kalau suka pedas, tambahkan cabe di akhir.

3. Tips supaya tidak amis dan tidak hancur

  • Jangan tumis tuna terlalu lama setelah suwir: cukup sampai bumbu meresap.
  • Kalau ingin untuk stok 2–3 hari, masak sampai lebih kering (minim air).

Kalau Anda memang targetnya stok lauk beberapa hari, prinsip “lauk kering lebih awet” bisa dipelajari dari Resep Lauk Kering Tahan 3 Hari Tanpa Kulkas untuk Anak Kos: Masak Sekali Pakai Rice Cooker Saja (utamanya: masak matang, minim air, dan dinginkan dulu sebelum ditutup).

Resep 2: Tuna Steak Teflon (anti amis, luar garing, dalam juicy)

Cocok untuk: tuna loin/steak tebal 2–3 cm.

1. Bahan & bumbu cepat

  • 1 potong tuna steak
  • Garam & merica secukupnya
  • 1–2 sdm jeruk lemon/nipis (opsional, 10 menit sebelum masak)
  • 1–2 siung bawang putih (geprek), opsional
  • Minyak tipis (atau oles teflon)

2. Langkah masak

  1. Tepuk-tepuk tuna sampai permukaan benar-benar kering.
  2. Bumbui garam-merica. Jika pakai jeruk, cukup 10 menit lalu keringkan lagi.
  3. Panaskan teflon sampai benar-benar panas (tetes air langsung “menari”).
  4. Masukkan tuna, masak cepat: 1,5–3 menit per sisi (tergantung tebal dan tingkat kematangan yang diinginkan).
  5. Angkat, diamkan 2 menit, lalu potong melawan serat.

3. Kunci anti amis untuk steak

  • Permukaan harus kering + wajan panas: ini membantu bikin crust dan mengurangi bau menyebar.
  • Jangan kebanyakan dibolak-balik.
  • Kalau Anda mengejar “lebih aman untuk pemula”, masak sampai matang merata.

Resep 3: Tuna Kaleng Pedas Manis (hemat, cepat, tidak amis)

Ini salah satu menu paling “aman” untuk pemula karena aromanya bisa dikendalikan.

1. Bahan

  • 1 kaleng tuna (tiriskan)
  • 1/2 bawang bombay (opsional) atau 4 bawang merah iris
  • 2 bawang putih iris
  • 1–2 sdm kecap manis
  • Garam/merica secukupnya
  • Cabe iris (opsional)
  • Jeruk nipis sedikit (di akhir)

2. Langkah masak

  1. Kurangi amis tuna kaleng: setelah ditiriskan, bilas cepat dengan air matang/air mengalir lalu tiriskan lagi (opsional tapi sering membantu).
  2. Tumis bawang (dan cabe) sampai harum.
  3. Masukkan tuna, aduk 1–2 menit.
  4. Masukkan kecap manis + sedikit air (1–2 sdm) agar tidak gosong, aduk sampai meresap.
  5. Matikan api, teteskan jeruk nipis sedikit, aduk cepat, sajikan.

Catatan halal & aman: hindari resep yang memakai wine/mirin. Untuk rasa “asam segar”, cukup jeruk nipis/lemon atau cuka makan secukupnya.

Cara simpan tuna & lauk tuna agar tidak bau dan lebih aman

1. Setelah dimasak

  • Dinginkan dulu sampai uap panasnya hilang (tidak berembun di wadah), baru tutup rapat.
  • Simpan di chiller. Kalau Anda masak versi kering, biasanya lebih “tahan” aroma dan tidak cepat bau.

2. Hindari kontaminasi silang (penting kalau masak rutin)

  • Pisahkan talenan/pisau ikan dari sayur matang.
  • Cuci tangan dan alat segera setelah memegang ikan mentah.
  • Lap meja agar bau tidak menempel.

Jika Anda mengolah ikan untuk usaha (skala rumahan/UMKM) dan ingin lebih rapi dari sisi alur bersih-kotor, referensi proses higienis dan dokumentasi dasar bisa Anda pelajari dari Panduan SKP Online 2025: Cara Mengurus Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) Ikan untuk UMKM (bagian GMP/SSOP dan alur pengolahan).

FAQ memasak tuna agar tidak amis

1. Apa trik paling cepat agar tuna tidak amis?

Untuk pemula: keringkan permukaan tuna, balur garam + jeruk nipis/lemon 10–15 menit, lalu masak dengan bumbu aromatik (jahe, bawang) atau pan-sear di wajan panas.

2. Tuna amisnya masih terasa meski sudah dibumbui, kenapa?

Biasanya karena tuna kurang segar, terlalu lama di suhu ruang, atau bagian gelap (bloodline) ikut dimasak. Solusi: buang bagian gelap, olah lebih cepat, dan pilih metode tumis bumbu kuat.

3. Lebih “anti amis” tuna ditumis atau dikukus?

Untuk pemula, tumis bumbu kuat biasanya paling “menang” karena aromanya dominan dan meresap. Kukus/pepes juga bagus jika memakai rempah wangi (serai, daun jeruk, kemangi).

4. Bolehkah tuna dimasak setengah matang?

Secara kuliner ada yang suka, tetapi untuk pemula lebih aman masak sampai matang merata. Jika Anda ingin mencoba tingkat kematangan tertentu, pastikan penanganan bersih dan paham risikonya.

5. Apakah tuna kaleng boleh dimasak lagi?

Boleh. Tiriskan, bilas cepat bila perlu, lalu tumis dengan bumbu. Ini salah satu cara paling mudah untuk mengurangi rasa amis yang mengganggu.

Penutup

Kunci tuna yang tidak amis itu bukan “bumbu mahal”, tapi urutan yang benar: pilih yang segar → simpan dingin → bersihkan cepat → keringkan → masak dengan teknik yang tepat. Mulai dari resep tuna suwir bumbu kuning dulu (paling aman untuk pemula), lalu naik level ke steak teflon kalau sudah pede.

Baca juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved