Format Data Siswa Baru di Excel: Template Kolom Wajib, Cara Cegah Duplikasi NISN, dan Anti Salah Tulis (Contoh Tabel + Rumus, Tanpa VBA)
Diperbarui: 5 Januari 2026
Ringkasan cepat:
- Template “data siswa baru” yang paling aman di Excel adalah: LIST (dropdown) → SISWA_BARU (data mentah) → REKAP (ringkasan).
- Untuk mencegah salah data: simpan NISN sebagai teks, buat flag duplikat dengan COUNTIF, dan pakai Data Validation agar input yang salah langsung ditolak.
- Kolom wajib minimal agar rekap gampang: ID_Siswa, Tgl_Daftar, Nama, NISN, JK, Kelas_Tujuan, Status_Berkas.
- Artikel ini berisi contoh tabel siap ketik + rumus per kolom + contoh rekap per kelas/JK/status.
Daftar isi
- Konsep format data siswa baru yang mudah direkap
- Struktur file 3 sheet (LIST–SISWA_BARU–REKAP)
- Langkah 1: Buat sheet LIST (dropdown anti typo)
- Langkah 2: Buat sheet SISWA_BARU (template kolom + contoh data)
- Langkah 3: Rumus wajib (ID, flag duplikat NISN, cek wajib isi)
- Langkah 4: Data Validation untuk menolak input salah (tanpa VBA)
- Langkah 5: Buat sheet REKAP (per kelas, per JK, per status)
- FAQ format data siswa baru di Excel
- Baca juga di Beginisob.com
Konsep format data siswa baru yang mudah direkap
Target file “data siswa baru” bukan sekadar menampung nama—tapi memastikan data rapi, konsisten, dan bisa dicek. Prinsip yang paling aman untuk Excel: 1 baris = 1 siswa, lalu kolom-kolom dibuat konsisten dengan dropdown, dan ada kolom kontrol untuk mengecek duplikat/kesalahan.
Kalau Anda ingin versi yang lebih “lengkap sampai buku induk” (status aktif/pindah/lulus + rekap angkatan), itu beda fokus. Untuk itu Anda bisa membaca Format Buku Induk Siswa di Excel yang Rapi dan Siap Arsip: Kolom Wajib, Kode Siswa, Mutasi Masuk/Keluar, dan Rekap per Kelas.
Struktur file 3 sheet (LIST–SISWA_BARU–REKAP)
- LIST = daftar pilihan untuk dropdown (JK, Kelas, Status_Berkas, Agama, dll)
- SISWA_BARU = data mentah (input harian)
- REKAP = ringkasan (jumlah pendaftar, valid, perbaikan, dll)
Setelah header SISWA_BARU jadi, jadikan range itu Excel Table (Ctrl+T) supaya saat baris baru ditambah, filter dan rumus ikut memanjang otomatis. Panduan praktiknya ada di Cara Membuat Excel Table (Ctrl+T) yang Benar untuk Pemula.
Langkah 1: Buat sheet LIST (dropdown anti typo)
1. Daftar pilihan minimal (contoh)
Ketik di sheet LIST seperti ini (contoh, boleh Anda ubah):
| JK | Kelas_Tujuan | Status_Berkas | Agama (opsional) |
|---|---|---|---|
| L | 7A | DRAFT | ISLAM |
| P | 7B | VALID | KRISTEN |
| 7C | PERBAIKAN | KATOLIK | |
| 7D | TIDAK VALID | HINDU | |
| BUDDHA | |||
| KONGHUCU |
Cara membuat dropdown list dari tabel LIST bisa Anda ikuti langkah lengkapnya di Cara Membuat Dropdown List (Pilihan) di Excel Pakai Data Validation.
Langkah 2: Buat sheet SISWA_BARU (template kolom + contoh data)
1. Template kolom wajib + opsional
Di sheet SISWA_BARU, ketik header berikut mulai A1:
| No_Tampil | ID_Siswa | Tgl_Daftar | Nama_Lengkap | NISN | JK | Kelas_Tujuan | Asal_Sekolah | Status_Berkas | HP_Wali (opsional) | Alamat_Singkat (opsional) | Flag_NISN | Flag_Wajib | Catatan |
|---|
2. Contoh data (siap ketik) — termasuk contoh NISN dobel
Penting: sebelum mengisi NISN, format kolom NISN menjadi Text agar nol di depan tidak hilang.
| No_Tampil | ID_Siswa | Tgl_Daftar | Nama_Lengkap | NISN | JK | Kelas_Tujuan | Asal_Sekolah | Status_Berkas | HP_Wali | Alamat_Singkat | Flag_NISN | Flag_Wajib | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| (rumus) | (rumus) | 05/01/2026 | Ahmad Fikri | 0051234567 | L | 7A | SMPN 1 | VALID | 081234567890 | RT 01/RW 02 | (rumus) | (rumus) | |
| (rumus) | (rumus) | 05/01/2026 | Siti Aisyah | 0051234568 | P | 7B | SMPN 2 | PERBAIKAN | 081200000111 | RT 03/RW 01 | (rumus) | (rumus) | Berkas kurang |
| (rumus) | (rumus) | 05/01/2026 | Bima Pratama | 0051234569 | L | 7A | SMPN 3 | VALID | 081299988877 | RT 02/RW 02 | (rumus) | (rumus) | |
| (rumus) | (rumus) | 06/01/2026 | Nabila Zahra | 0051234570 | P | 7C | SMPN 1 | DRAFT | (rumus) | (rumus) | HP belum masuk | ||
| (rumus) | (rumus) | 06/01/2026 | Raka Surya | 0051234568 | L | 7D | SMPN 4 | VALID | 081233344455 | RT 04/RW 02 | (rumus) | (rumus) | Contoh NISN dobel |
Jika Anda ingin input lebih nyaman (tanpa VBA) supaya petugas tidak klik sel ke mana-mana, Anda bisa pakai Form bawaan Excel. Panduannya ada di Cara Membuat Form Entri Data di Excel (Tanpa VBA).
Langkah 3: Rumus wajib (ID, flag duplikat NISN, cek wajib isi)
1. Rumus No_Tampil (kolom A)
Di sel A2:
=IF(C2="","",ROW()-1)
No_Tampil hanya nomor tampilan baris. Kalau Anda butuh nomor yang tetap rapi saat filter, konsepnya dibahas di Cara Membuat Nomor Urut di Excel yang Tidak Lompat Saat Filter dan Tetap Stabil Saat Sort.
2. Rumus ID_Siswa sederhana (kolom B)
Di sel B2:
=IF(C2="","", "SIS-"&TEXT(C2,"yyyymmdd")&"-"&TEXT(A2,"0000"))
Praktik aman: setelah input harian selesai, Anda boleh “membekukan” ID dengan cara Copy kolom ID_Siswa → Paste Special → Values, supaya ID tidak berubah karena urutan baris.
3. Rumus Flag_NISN duplikat (kolom L)
Di sel L2:
=IF(E2="","",IF(COUNTIF($E:$E,E2)>1,"DUPLIKAT","OK"))
Lanjutkan dengan Conditional Formatting untuk memberi warna merah pada “DUPLIKAT”. Tujuannya bukan sekadar menghukum, tapi agar petugas langsung sadar sebelum data telanjur dipakai rekap.
4. Rumus Flag_Wajib (kolom M) — cek kolom wajib kosong
Contoh: anggap kolom wajib adalah Tgl_Daftar, Nama, NISN, JK, Kelas_Tujuan, Status_Berkas (C sampai I). Di sel M2:
=IF(C2="","",IF(COUNTBLANK(C2:I2)>0,"WAJIB LENGKAP","OK"))
Langkah 4: Data Validation untuk menolak input salah (tanpa VBA)
1. Dropdown untuk JK, Kelas_Tujuan, Status_Berkas
- JK → ambil dari LIST kolom JK
- Kelas_Tujuan → ambil dari LIST kolom Kelas_Tujuan
- Status_Berkas → ambil dari LIST kolom Status_Berkas
Jika Anda mengikuti langkah di artikel dropdown Beginisob, Anda akan lebih mudah membuat list dinamis dan dependent dropdown. (Link dropdown sudah saya cantumkan di atas.)
2. Validasi NISN: wajib terisi dan tidak boleh duplikat
Cara “paling aman untuk pemula” adalah pakai 2 lapis: (a) flag DUPLIKAT untuk terlihat, dan (b) Data Validation untuk menolak input duplikat sejak awal.
- Pilih kolom NISN (mis. E2:E1000, atau kolom NISN pada Excel Table).
- Data → Data Validation → Allow: Custom.
- Masukkan formula (untuk range biasa):
=COUNTIF($E:$E,E2)=1 - Set Error Alert: “NISN sudah ada (duplikat). Periksa kembali.”
Jika Anda memakai Excel Table, Anda bisa membuat validasi lebih “ikut memanjang” dengan structured reference. Intinya sama: COUNTIF harus menghasilkan 1 untuk nilai yang sedang diinput.
3. Validasi NISN sebagai teks (anti nol hilang)
- Sebelum input, ubah format kolom NISN menjadi Text.
- Jika data terlanjur masuk dan nol hilang, perbaiki dari sumbernya (jangan menambal sembarang), lalu input ulang sebagai teks.
Langkah 5: Buat sheet REKAP (per kelas, per JK, per status)
1. Rekap per kelas (contoh tabel)
Di sheet REKAP, buat tabel mulai A1:
| Kelas | Total_Daftar | Valid | Perbaikan | Draf | Duplikat_NISN |
|---|---|---|---|---|---|
| 7A | (rumus) | (rumus) | (rumus) | (rumus) | (rumus) |
2. Rumus rekap (contoh untuk baris “7A”)
- Total_Daftar (B2):
=COUNTIF(SISWA_BARU!$G:$G,$A2) - Valid (C2):
=COUNTIFS(SISWA_BARU!$G:$G,$A2,SISWA_BARU!$I:$I,"VALID") - Perbaikan (D2):
=COUNTIFS(SISWA_BARU!$G:$G,$A2,SISWA_BARU!$I:$I,"PERBAIKAN") - Draf (E2):
=COUNTIFS(SISWA_BARU!$G:$G,$A2,SISWA_BARU!$I:$I,"DRAFT") - Duplikat_NISN (F2):
=COUNTIF(SISWA_BARU!$L:$L,"DUPLIKAT")
3. Rekap cepat per JK (opsional)
Misalnya Anda ingin jumlah L/P per kelas 7A:
=COUNTIFS(SISWA_BARU!$G:$G,"7A",SISWA_BARU!$F:$F,"L")=COUNTIFS(SISWA_BARU!$G:$G,"7A",SISWA_BARU!$F:$F,"P")
FAQ format data siswa baru di Excel
1. Kolom apa yang benar-benar wajib untuk data siswa baru?
Minimal: ID internal, Tgl_Daftar, Nama, NISN, JK, Kelas_Tujuan, Status_Berkas. Kolom lain boleh menyusul sesuai kebutuhan.
2. Kenapa NISN harus disimpan sebagai teks?
Karena Excel bisa menghapus nol di depan jika dianggap angka. Menyimpan sebagai teks menjaga NISN tampil persis seperti dokumen sumber.
3. Cara paling aman mencegah NISN dobel apa?
Gabungkan 2 lapis: flag COUNTIF (terlihat) + Data Validation Custom (menolak input duplikat sejak awal).
4. Kalau sudah terlanjur ada NISN dobel, solusinya apa?
Jangan langsung hapus. Periksa baris yang dobel: bisa salah ketik, bisa benar-benar dua entri yang sama. Betulkan berdasarkan sumber dokumen.
5. Bagaimana cara input data biar petugas tidak sering salah kolom?
Gunakan Excel Table (Ctrl+T), dropdown, dan kalau memungkinkan input lewat Form bawaan Excel (tanpa VBA).
Baca juga di Beginisob.com
- Audit Data “Angka Tersimpan sebagai Teks” agar SUMIF/SUMIFS Normal: TRIM, CLEAN, NUMBERVALUE, dan Checklist 5 Menit
- Cara Mengurutkan Data di Excel untuk Pemula: Sort A–Z, Multi-Level Sort, dan Anti Salah Saat Data Bertambah
- Rumus Menghitung Banyaknya Data di Excel: COUNT vs COUNTA vs COUNTIF/COUNTIFS (Contoh Tabel)
- Cara Kompres File Excel Tanpa Merusak Rumus: 9 Cara Mengecilkan Ukuran Workbook
- Cara Membuat Mailings di Word (Mail Merge) untuk Surat Massal dari Data Excel
Comments
Post a Comment