Skip to main content

Cara Membuat Struktur Organisasi di Excel: 3 Metode (SmartArt, Shapes, dan Otomatis dari Data) + Contoh Tabel Siap Ketik

Diperbarui: 14 Januari 2026

Ringkasan cepat:

  • Untuk hasil cepat dan rapi, gunakan SmartArt (Hierarchy → Organization Chart) di Excel.
  • Kalau struktur kamu “unik” (banyak cabang, layout custom), metode Shapes + Connector lebih fleksibel.
  • Jika butuh org chart yang ikut berubah saat data karyawan berubah, pertimbangkan metode berbasis data (syarat akun/fitur tertentu) dengan tabel “Employee ID” dan “Manager ID”.
  • Supaya prosesnya lancar, pahami dulu bagian Ribbon/Insert di Excel seperti di artikel Bagian-bagian Microsoft Excel dan Fungsinya: Kenali Ribbon, Workbook, Worksheet, Formula Bar, sampai Status Bar.

Daftar isi

Checkpoint: terverifikasi vs belum pasti

Yang sudah terverifikasi:

  • Excel dapat membuat bagan organisasi menggunakan SmartArt (Insert → SmartArt → Hierarchy → Organization Chart).
  • SmartArt menyediakan fitur Add Shape (menambah atasan/bawahan/sejajar) dan Text Pane untuk input cepat.
  • Org chart berbasis data bisa dibuat dengan workflow yang menggunakan tabel Employee ID dan Manager ID (umumnya butuh akun/fitur tertentu, tergantung tipe akun & lingkungan kerja).

Yang belum pasti / bisa berbeda:

  • Letak menu bisa sedikit berbeda antar versi Excel (2016/2019/2021/2024/Microsoft 365) dan Windows vs Mac.
  • Metode “otomatis dari data” biasanya butuh akun kerja/sekolah dan file tersimpan di cloud (mis. OneDrive/SharePoint). Jika kamu pakai Excel offline biasa, gunakan Metode 1 atau 2.

Persiapan: rapikan struktur dulu (biar tidak bolak-balik revisi)

Sebelum menggambar bagan, buat keputusan sederhana ini dulu (5 menit):

  • Level organisasi mau sampai mana? (mis. Direksi → Manajer → Supervisor → Staff)
  • Nama yang ditampilkan apa? (Nama saja / Nama + Jabatan / Nama + Jabatan + Divisi)
  • Layout mau top-down (paling umum) atau campuran (mis. ada cabang proyek)?

Kalau kamu biasa mengolah data untuk laporan, prinsip “data rapi dulu baru visual” juga sama seperti saat membuat grafik. Lihat pola rapinya di Cara Membuat Grafik di Excel yang Mudah Dibaca untuk Pemula.

Contoh tabel data struktur (siap ketik)

Gunakan tabel ini sebagai “master” struktur. Meski kamu nanti memilih SmartArt/Shapes, tabel ini membantu mengurangi salah sambung atasan-bawahan.

1. Contoh tabel struktur (Employee ID & Manager ID)

Employee_ID Nama Jabatan Divisi Manager_ID
100 Ahmad Direktur Direksi (kosong)
110 Fatimah Manajer Operasional Operasional 100
120 Zaid Manajer Keuangan Keuangan 100
111 Yusuf Supervisor Gudang Operasional 110
112 Aisyah Staff Gudang Operasional 111
121 Maryam Staff Akuntansi Keuangan 120

Kalau kamu suka membuat data “1 baris = 1 entri” agar gampang diolah, pendekatan ini mirip cara menyusun log kerja di Contoh Data Panel Monitoring di Excel untuk Pemula (bedanya di sini untuk struktur organisasi).

Metode 1: SmartArt (paling cepat dan rapi)

Metode ini cocok untuk 80% kebutuhan: struktur formal, tidak terlalu banyak cabang, dan ingin cepat jadi.

1. Insert SmartArt Organization Chart

  1. Buka Excel → pilih sheet kosong (mis. sheet ORG_CHART).
  2. Klik InsertSmartArt.
  3. Pilih kategori Hierarchy → pilih Organization Chart → klik OK.

2. Isi nama/jabatan dengan cara paling cepat (Text Pane)

  1. Klik SmartArt → jika panel teks belum muncul, klik ikon kecil Text Pane di sisi kiri SmartArt.
  2. Ketik struktur pakai pola “Enter untuk item baru” dan “Tab untuk bawahan”.

Contoh penulisan di Text Pane (langsung copy konsepnya):

Teks di Text Pane Hasilnya
Direktur (Ahmad)
    Manajer Operasional (Fatimah)
        Supervisor Gudang (Yusuf)
            Staff Gudang (Aisyah)
    Manajer Keuangan (Zaid)
        Staff Akuntansi (Maryam)
Node otomatis membentuk hierarki atasan → bawahan

3. Tambah bawahan/sejajar/asisten (Add Shape)

  1. Klik kotak (node) yang ingin kamu tambahi.
  2. Klik tab SmartArt DesignAdd Shape.
  3. Pilih sesuai kebutuhan:
    • Add Shape Below = tambah bawahan
    • Add Shape After/Before = tambah posisi sejajar
    • Add Assistant (jika tersedia di layout tertentu) = posisi asisten

4. Rapikan tampilan SmartArt

  • Ubah layout: SmartArt Design → Layout (coba yang paling pas untuk jumlah node).
  • Ubah warna/tema: SmartArt Design → Change Colors / SmartArt Styles.
  • Nama kepanjangan? Lebih aman tampilkan “Nama + Jabatan singkat” lalu detailnya taruh di tabel data (biar bagan tidak melebar).

Metode 2: Shapes + Connector (paling fleksibel)

Pilih metode ini jika struktur kamu butuh layout custom (mis. ada tim proyek di samping, atau departemen tertentu punya cabang banyak yang tidak simetris).

1. Buat kotak jabatan (Shapes)

  1. Insert → Shapes → pilih Rectangle (atau Rounded Rectangle).
  2. Gambar 1 kotak untuk posisi puncak (mis. Direktur).
  3. Ketik teks di kotak (klik kanan shape → Edit Text, atau langsung ketik).
  4. Copy kotak (Ctrl+C → Ctrl+V) untuk memperbanyak, agar ukuran konsisten.

2. Sambungkan dengan garis penghubung (Connector)

  1. Insert → Shapes → pilih Connector (mis. Elbow Connector).
  2. Klik dari kotak atasan ke kotak bawahan (pastikan menempel ke titik koneksi shape).

3. Kunci kerapian: Align & Distribute

  1. Blok beberapa kotak (Shift+Klik atau drag seleksi).
  2. Gunakan menu Align (rata kiri/tengah/atas).
  3. Gunakan Distribute (jarak sama rata) agar tidak “mepet” atau “jauh sendiri”.

4. Group agar tidak berantakan saat dipindah

  1. Blok semua shape + connector (drag seleksi besar).
  2. Klik kanan → Group.

Tips penting: kalau file Excel jadi berat karena terlalu banyak shape/gambar, kompres dan bersihkan objek yang tidak perlu mengikuti Cara Kompres File Excel Tanpa Merusak Rumus.

Metode 3: Otomatis dari data (untuk yang butuh update cepat)

Metode ini cocok untuk HR/administrasi yang sering berubah data (mutasi, promosi, tambah karyawan). Intinya: bagan mengikuti tabel.

Catatan penting sebelum mulai

  • Biasanya butuh akun Microsoft 365 kerja/sekolah dan file disimpan di cloud (OneDrive/SharePoint).
  • Kolom kunci yang wajib benar: Employee ID harus unik, dan Manager ID harus mengarah ke Employee ID atasannya.
  • Kalau tabelnya “kotor” (ID dobel, Manager ID kosong padahal harusnya ada), hasil bagan bisa error.

Langkah umum (ringkas)

  1. Siapkan tabel seperti contoh pada bagian Employee ID & Manager ID (pastikan tidak ada ID duplikat).
  2. Simpan file di OneDrive/SharePoint (agar fitur/plug-in yang butuh cloud bisa jalan).
  3. Buat org chart dari menu Add-ins/Data Visualizer (jika tersedia pada Excel kamu), lalu pilih template “Organization Chart”.
  4. Ketika data berubah, update tabelnya → klik Refresh pada diagram.

Kalau kamu terbiasa membuat ringkasan data, pola “tabel rapi → diolah → tampilkan ringkas” ini sejalan dengan cara membuat dashboard. Contoh alurnya bisa kamu lihat di Cara Mengelompokkan Data di Excel Tanpa Pivot (bedanya, ini untuk bagan struktur).

Rapikan & siap cetak: ukuran kertas, alignment, dan export PDF

1. Tentukan ukuran kertas & orientasi

  • Page Layout → Size (A4/A3 sesuai kebutuhan).
  • Page Layout → Orientation: biasanya Landscape untuk bagan lebar.

2. Set Print Area agar tidak kepotong

  1. Blok area bagan.
  2. Page Layout → Print Area → Set Print Area.
  3. Cek Print Preview sebelum export.

3. Export ke PDF (hasil final)

  • File → Export/Save As → pilih PDF.
  • Kalau bagan terlalu kecil saat dicetak, naikkan ukuran kertas (A3) atau pecah bagan menjadi 2 halaman.

Kesalahan umum yang bikin bagan berantakan

1. Nama/jabatan terlalu panjang

Solusinya: ringkas di bagan (mis. “Manajer Keuangan”), detailnya simpan di tabel data (Nama lengkap, NIP, kontak, dsb.).

2. Banyak shape tapi tidak di-Group

Kalau pakai Shapes, biasakan group per departemen atau group keseluruhan, supaya saat dipindah tidak “copot-copot”.

3. Data ID tidak rapi (khusus metode otomatis)

Employee ID dobel atau Manager ID salah akan membuat bagan gagal/aneh. Rapikan tabelnya dulu, baru generate.

FAQ cara membuat struktur organisasi di Excel

1. Bagusnya pakai SmartArt atau Shapes?

Kalau butuh cepat dan struktur standar, pilih SmartArt. Kalau layout harus custom (banyak cabang, posisi unik), pilih Shapes + Connector.

2. Bisa tidak membuat struktur organisasi dari data karyawan agar otomatis update?

Bisa, asalkan Excel kamu mendukung fitur/workflow berbasis data (umumnya butuh akun/lingkungan tertentu). Kuncinya: tabel harus punya Employee ID yang unik dan Manager ID yang benar.

3. Kenapa bagan saya kepotong saat print?

Biasanya karena Print Area belum diset atau ukuran kertas terlalu kecil. Gunakan Landscape, atur Print Area, dan pertimbangkan A3 jika bagan lebar.

4. Kalau strukturnya sangat besar (ratusan orang), cara aman apa?

Untuk skala besar, sebaiknya pakai metode berbasis data (agar update cepat) atau pecah per divisi/departemen (tiap sheet 1 divisi) lalu buat ringkasan level atas.

5. Bagaimana supaya file Excel tidak berat setelah membuat bagan?

Hindari menumpuk terlalu banyak objek tidak perlu, dan bersihkan/kompres workbook jika terasa berat, terutama kalau banyak shape atau gambar.

Baca juga di Beginisob.com

Comments

Edukasi Terpopuler

Connect With Us

Copyright @ 2023 beginisob.com, All right reserved